<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354</id><updated>2011-07-07T17:17:50.342-07:00</updated><category term='menjelang sahur'/><category term='selepas sahur'/><category term='Randucinta'/><title type='text'>~*~ Lelaki Diujung Sunyi ~*~</title><subtitle type='html'>Agungkanlah kesunyian karena tanpanya kau tak akan menghargai apalagi memahami cinta</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>123</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-8479475940306834646</id><published>2009-08-19T01:03:00.000-07:00</published><updated>2009-08-19T01:13:13.385-07:00</updated><title type='text'>Biar gak sering tengkar neh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/Souz9Rh_0aI/AAAAAAAAAHM/dVVyqcHzLBw/s1600-h/kangen_660x300.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 91px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/Souz9Rh_0aI/AAAAAAAAAHM/dVVyqcHzLBw/s200/kangen_660x300.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371584845828837794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siapapun pasti ingin memiliki hubungan yang awet. Tapi kadang-kadang hal tersebut sering terlupakan, terutama ketika sedang mendapatkan masalah. Apalagi kalau emosi sudah menyelusup, dan ditambah lagi tidak bisa mengendalikan diri, bisa-bisa jadi perang dunia ke-3 yang ujung-ujungnya putus. Tapi lain hal kalau suatu hubungan nggak pernah ada masalah, itu justru kurang asyik (bukannya harus cari-cari masalah nih). Karena, ketika kamu berhasil menyelesaikan permasalahan tersebut, itu bisa mempererat hubungan kamu dengan si dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar untuk berbagi bagaimana caranya untuk meminimalkan pertengkaran dengan pacar agar hubungan kamu bisa awet alias langgeng, akan lebih baik jika kamu menghindari sifat atau hal-hal yang bisa menyebabkan antara kamu dengan si dia bertengkar. Karena (menurut saya) salah satu penyebab putus hubungan biasanya disebabkan oleh pertengkaran. Karena itu, dibawah ini ada beberapa sifat yang harus dihindari agar tidak sering bertengkar dengan dengan si dia :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Egois&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun mempunyai sifat egois. Tapi, kadar/levelnya berbeda-beda. Kalau sifat egois ini keterlaluan, maka ini bisa menjadi suatu penyebab antara kamu dan dia jadi ribut. Ingat bahwa hubungan yang sedang kamu jalin bukan untuk diri kamu sendiri, tetapi untuk kamu dan dia. Dalam kondisi tertentu, ‘mengalah’ adalah hal yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cemburu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu sedang melihat si dia dengan cewek/cowok lain, jangan langsung naik pitam! Kalaupun kamu cemburu, tanyakan secara baik-baik siapa orang tersebut. Setelah kamu menanyakan mengenai hal tersebut, nggak ada salahnya berterus terang, “Say.., aku tadi jealous banget ngeliat kamu jalan sama cowok/cewek tadi. Tadi itu siapa ya..?”. Sekedar untuk memperlihatkan rasa sayang kamu, wajar kan kalau kamu bilang bahwa kamu merasa cemburu ketika melihat si dia jalan sama orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu suka memendam suatu perasaan yang sebenarnya harus kamu katakan, ya katakan saja. Cobalah untuk terbuka. Ceritakan hal-hal yang kamu rasakan. Mungkin kamu ada suatu pertanyaan, rasa curiga, atau mungkin ada sesuatu hal dimana kamu ingin melibatkan si dia. Dengan selalu berbicara terbuka bisa menciptakan perasaan saling pengertian. Dan juga dengan keterbukaan si dia bisa mengerti keadaan kamu yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang perhatian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang perhatian karena sibuk harus menyelesaikan tugas, atau sibuk dengan pekerjaan yang harus segera diselesaikan, itu adalah sebuah keharusan!. Tapi jangan mentang-mentang sibuk, kamu melupakan dia. Sekarang kan jaman sudah canggih, jadi sms kek, atau telfon dia. Dengan itu kamu dapat menghilangkan rasa curiga, perasaan negatif thinking, dan juga sekaligus mengurangi rasa kangen. Buktikan bahwa kamu masih care sama dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka main Api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu ingin hubungan kamu dan dia baik-baik saja, jangan suka main api! Main api bisa menyebabkan kamu main hati sama cewek/cowok lain, yang akhirnya menyebabkan hal-hal yang tidak pernah kamu duga sebelumnya. Selain itu, ini juga dapat melindungi kamu agar terhindar dari image ‘mata keranjang’, dan juga agar si dia tidak beranggapan bahwa ternyata hubungan kamu dan dia ‘tidak serius’. Ingat, Api kecil menjadi kawan, tapi kalau sudah besar jadi lawan lho!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembosan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hubungan pasti akan terfikirkan mengenai masalah yang satu ini. Selain itu rasa bosan kadang-kadang menjadi sebuah ketakutan diantara kamu dan dia, apalagi kalau kamu sedang berada dalam sebuah hubungan yang serius. Maka dari itu, sedikit banyaknya kamu punya cara tersendiri bagaimana caranya agar tidak bosan. Misalnya, sesekali coba jalan-jalan sama pacar kamu ke tempat yang belum pernah kamu kunjungi, mengajaknya untuk melakukan kegiatan yang menjadi hobi kamu berdua, pergi ke tempat favorit kamu, atau bisa juga memberikan jarak waktu (kesempatan) untuk sendiri dulu atau tidak bertemu dengannya, de el el.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okay.., 6 poin diatas adalah hal-hal yang biasanya menyebabkan terjadinya pertengkaran. So.., kalau kamu mau awet pacaran, nggak ada salahnya kamu mengetahui dan menghindari hal-hal tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-8479475940306834646?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/8479475940306834646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=8479475940306834646' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8479475940306834646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8479475940306834646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/08/biar-gak-sering-tengkar-neh.html' title='Biar gak sering tengkar neh'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/Souz9Rh_0aI/AAAAAAAAAHM/dVVyqcHzLBw/s72-c/kangen_660x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-151364796019066822</id><published>2009-08-02T16:43:00.000-07:00</published><updated>2009-08-02T16:44:04.789-07:00</updated><title type='text'>ouhhhhhhhhhh</title><content type='html'>Biarkan aku tulis segala gelisah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak kunjung reda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan membuat ku semakin pasrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah wajah bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pucat pasi. Di balik senyummu yang membawa luka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku tetap menikmati setiap sayatannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah wajahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membayang di purnama. Usai hujan yang tak jadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu temani rembulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka atau lukakah yang aku kunyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab ini lidah menjadi tak bertuah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin bisu dan beku tekurung waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semakin jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari setiap genggaman yang begitu erat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada roda waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang kau masih saja menjawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan puranama yang kau lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah kau fatamorgana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bayang bayang yang menjadi bayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap perpaduan rasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan aku tulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala gelisah yang tak sudah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski jadi gundah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar aku lukis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap jengkal dari jarak kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap helaan nafas perjumpaan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            ; sekali pun kau fatamorgana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku masih menyaksikan wajahmu di balik bulan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-151364796019066822?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/151364796019066822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=151364796019066822' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/151364796019066822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/151364796019066822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/08/ouhhhhhhhhhh.html' title='ouhhhhhhhhhh'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-8423843387261818074</id><published>2009-08-02T16:38:00.001-07:00</published><updated>2009-08-02T16:38:31.358-07:00</updated><title type='text'>Indahnya dekat denganmu</title><content type='html'>Hidup ini merupakan proses pencarian yang  tidak pernah usai dan  tidak mudah untuk melewati setiap tahap proses pencarian itu sendiri. Namun, Meski ketika semua bisa diraih oleh  manusia tapi  mereka tetap akan  mempertanyakan “bahagiakah aku dengan ini??”… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Kebahagiaan baru bisa aku dapatkan ketika aku bisa memahami diri aku sendiri dan belajar menerima kenyataan yang ada. Banyak sekali yang kutemui di perjalanan pencarianku ini dan sudah pastinya Allah selalu menuntunku dan melindungiku  lewat orang-orang terbaik yang aku temui. Itulah salah satu rahasia Allah yang harus aku pahami bahwa akan ada orang-orang  pilihan yang telah Allah kirim untukku. Subhanallah.. J Terimakasihku  untuk-Mu Ya Allah dan Terimakasihku  untuk semua orang  yang  telah  memberi  peranan dalam perjalanan pencarianku ini… J, kalian adalah salah satu  kado terindah yang  telah  Allah  berikan  untukku.. Mudah-mudahan  kalian selalu ada dalam lindungan-Nya dan  dalam kasih sayang-Nya…  (amin).. J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Sebagai manusia, kita akan selalu senantiasa diuji dan diberi cobaan. Namun begitu bahagianya aku karena aku dilahirkan sebagai seorang muslim yang merupakan solusi terbaik untuk seluruh umat manusia. Subhanallah J … Ketika segala cobaan hidup datang  menerpa, kita diajarkan untuk senantiasa bersabar..dan bertawakal kepada-Nya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah do’a yang sangat indah sekali yang aku kutip dari al FitraH’s Weblog …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“yaa hayyu…yaa qayyum, bi rahmatika astagiiits… ashlihliy sya’niy kullahu wa laa takilniy ila nafsihi tharfata ‘aiyni…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah  segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku  sekalipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).” (HR. Al-Hakim Shahih dlm. At-Targhib wat Tarhib 1/273.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu Indahnya…  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memohon pada-Nya agar senantiasa selalu dijaga, dilindungi dan tidak dibiarkan menghadapai cobaan  sendiri wlopun sekejap mata tanpa pertolongan dari-Nya… Subhanallah.. J , do’a ini begitu menyentuh hatiku hingga  membuatku tidak bisa berkata apa-apa selain tetesan air mata…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan belajar bersabar kita akan  semakin dekat dengan-Nya.. J , sehingga kita bisa memandang hidup ini dengan optimis dan dari hari kehari hidup kita pun akan semakin berarti… J Allahu Akbar…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-8423843387261818074?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/8423843387261818074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=8423843387261818074' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8423843387261818074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8423843387261818074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/08/indahnya-dekat-denganmu.html' title='Indahnya dekat denganmu'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5577832443281724003</id><published>2009-08-02T16:25:00.001-07:00</published><updated>2009-08-02T16:25:40.224-07:00</updated><title type='text'>musim yang lalu</title><content type='html'>Banyak kondisi yang dialami oleh manusia, sama halnya yang dialami oleh makhluk hidup yang ada di alam dunia ini. Yang mempunyai kondisi alam yang berubah – ubah dan selalu memberikan warna – warna yang penuh dengan inspirasi, kekuatan hidup dan pesona yang kadang mengejutkan, kadang juga membuat sedikit membiru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin pagi mendapatkan sms dari seorang temen, bahwa ayahanda tercintanya meninggal dunia, “Innalillahi wa inna ilaihi roojiun” , semoga segala amal ibadahnya diterima dan diberikan segala kesabaran bagi yang ditinggalkan. Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmhh…sebuah senja yang memberikan satu inspirasi bagi jiwa yang sedang sedikit tak tenang. Sebuah kemenangan bagi insan – insan yang terpaku pada satu buah kesetiaan. Masa – masa yang biasa orang mengenalnya dengan sebuah kehangatan. Kehangatan yang sungguh tak mungkin terlupakan bagi sebagian orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang aku lihat disekeliling ku kemarin.. hebat.. dan sungguh luar biasa. Masa , musim yang lalu pun aku melihatnya dengan kesegaran jiwa , ketegaran nurani , dan sebuah naluri untuk selalu berbagi.. sungguuhh.. nikmatnya, sungguh luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur Alhamdulillah, jika kita bisa melihat, merasakan, dan mendapatkan sebuah gambaran masa lalu yang lebih buruk menjadi masa sekarang yang makin lebih baik.. Subhanalloh.. semoga cinta selalu memberikan warna, semoga asa selalu menjadikan kita tetap bersemangat untuk menjalani masa – masa yang akan datang. .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5577832443281724003?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5577832443281724003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5577832443281724003' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5577832443281724003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5577832443281724003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/08/musim-yang-lalu.html' title='musim yang lalu'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2868478824488760616</id><published>2009-06-30T18:21:00.001-07:00</published><updated>2009-06-30T18:21:44.553-07:00</updated><title type='text'>Bunda, Aku ingin menikah</title><content type='html'>Seketika mata tua itu berbinar senang seraya menatap anak laki-lakinya. Terlintas di pikirannya, gubuk kecil ini akan penuh dengan limpahan kebahagiaan. Ditemankan seorang gadis cantik yang kelak menjadi menantunya, hingga terbayang pula celoteh, canda dan tawa cucu-cucu yang memenuhi setiap sudut rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditatapnya kembali pemuda tanggung yang berdiri dengan gagah di depannya. Ia telah tumbuh besar, bukan lagi bocah kecil yang dulu sering dijewer telinganya saat nakal. Tak pula sepotong kue yang disodorkan akan membuatnya menghentikan tangisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bocah ingusan itu telah dewasa, bahkan terlihat lebih dewasa dari usianya. Sorot matanya tajam laksana elang, rahang kukuh dan ditumbuhi cambang, serta tubuh yang tegap bagaikan prajurit yang tak sabar menanti genderang perang ditabuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan tak percaya pada sekian waktu yang telah berlalu, tangan yang telah keriput dimakan usia itu bergerak perlahan menyentuh wajah di hadapannya. Lalu dielusnya dengan lembut, penuh dengan selaksa cinta. Paras wajahnya mewarisi ketampanan asy Syahid, suaminya tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memang telah dewasa dan saatnya telah tiba untuk menikah, hati kecilnya bergumam bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepekan pun berlalu dalam guliran usia dan waktu. Seiring itu pula, alunan bacaan al Qurâ€˜an semakin terdengar merdu dan syahdu. Hampir setiap saat, lelaki itu selalu bersama mush-haf al Qurâ€˜an kecil yang tak pernah jauh dari sisinya. Menjelang saat pernikahan, ia memang semakin dekat dengan Allah Subhanahu wa Taâ€˜ala. Ibadah wajib bahkan sunnat pun tampak semakin khusyuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, pemuda itu kembali berdiri di hadapan ibunda tercinta. Ia semakin tampan, wajahnya tampak bercahaya, gagah walaupun tanpa mengenakan pakaian pesta seperti layaknya mempelai yang akan menikah. Ia tersenyum, sedikit menganggukkan kepala lalu memeluk dengan penuh kasih sayang wanita yang melahirkannya. Pelukannya lambat laun semakin erat, bagaikan sebuah salam perpisahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunda pun menangis, isakannya terdengar saling memburu dan membasahi kafeyah. Mata hatinya sebagai seorang ibu, telah menerka makna pernikahan sesungguhnya yang diinginkan buah hati tercinta. Sekelebat kebahagiaan yang terlintas beberapa hari lalu di pikirannya, semata-mata hanyalah pelipur lara bagi fitrahnya sebagai seorang ibunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda yang lahir dari rahimnya, dibuai dan telah dibesarkan ini bukanlah miliknya, tapi milik zamannya. Kini anak panah itu telah siap meluncur dari busur, pedang siap terayun menebas musuh, butir peluru pun siap ditembakkan dan melaju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untaian doâ€˜a, baluran cinta dan alunan senandung jihad yang senantiasa menemani lelap tidur anaknya telah menjelma dalam setiap helaan nafas dan butiran darah. Hidup bagi seorang laki-laki sejati di bumi al Aqsa hanyalah perjuangan yang tak pernah padam, mengusir zionis jahanam, laknatuLlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilepaskannya kepergian buah hati tercinta dengan ikhlas, penuh keredhaan dan iringan doâ€˜a. Tak ada lagi tangis, apalagi sedu sedan dari sudut mata tuanya. Hanya tatapan kasih sayang dan senyum kebanggaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pemuda melangkah dengan penuh keyakinan menuju gerbang pernikahan yang dihiasi mahligai cinta. Mahar yang akan diberikan pun telah siap di balik baju, melilit sekujur tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, hanya sepenggal bulan bergelayut di awan. Angin berhembus lirih, burung malam pun enggan bersenda gurau. Senyap dan kelam membalut kesunyian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecah…&lt;br /&gt;Menggelegar membelah angkasa. Lalu tanah pun merekah oleh suara-suara tapak sepatu bot dan deru mesin pembunuh. Mereka bergerak menuju semburat titik api yang memancar dari Jalur Gaza. Kata makian dan sumpah serapah berhamburan, meracau tak karuan. Wajah-wajah itu berang, marah dan menyeringai bagaikan srigala yang mulutnya masih berlumuran darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisa kebisingan itu menelisik dari celah-celah dinding, menyapa seorang perempuan yang baru saja selesai menunaikan sholat malamnya di sebuah gubuk tua. Ia tersenyum, lalu diambilnya sebuah mush-haf kecil, dan didekapnya dengan selimut kasih sayang. Lembut dibelainya, bagaikan membelai syuhada saat masih bocah. Ia bernyanyi kecil dengan senandung jihad, seraya beringsut menuju sebuah kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan dikuaknya daun pintu kayu agar buah hati tercinta tidak terjaga dari tidur. Dengan kasih sayang lalu diletakkannya di pembaringan, dan ia pun beranjak keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semerbak…&lt;br /&gt;Bau wangi menyeruak dan merebak dari kamar syuhada, harum bagaikan khas keharuman sebuah kamar mempelai yang akan mereguk cinta di malam pertama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2868478824488760616?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2868478824488760616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2868478824488760616' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2868478824488760616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2868478824488760616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/bunda-aku-ingin-menikah.html' title='Bunda, Aku ingin menikah'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5188616749950409090</id><published>2009-06-30T18:19:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T18:20:10.547-07:00</updated><title type='text'>Buat Yg Belum, Akan &amp; Telah Menikah</title><content type='html'>Benarkah menikah didasari oleh kecocokan?&lt;br /&gt;Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng..&lt;br /&gt;Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah…(is that simple?……..) itu semua bukan ukuran utk&lt;br /&gt;menikah atau mempertahankan pernikahan.&lt;br /&gt;Tapi liat analogi-analogi berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilamana sepasang sandal yang&lt;br /&gt;hanya punya aspek kiri dan&lt;br /&gt;kanan, menikah adalah persatuan dua&lt;br /&gt;manusia, pria dan wanita. Dari&lt;br /&gt;anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi&lt;br /&gt;urusan jiwa dan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecocokan, minat dan latar belakang&lt;br /&gt;keluarga bukan jaminan&lt;br /&gt;segalanya akan lancar.. Lalu apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan&lt;br /&gt;untuk memasukinya diperlukan pelaku yang&lt;br /&gt;kuat dan berani. Berani menghadapi masalah&lt;br /&gt;yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk&lt;br /&gt;menemukan jalan keluarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya?&lt;br /&gt;Harus ada ‘Komunikasi Dua Arah’, ‘Ada kerelaan&lt;br /&gt;mendengar kritik’, ‘Ada keikhlasan meminta&lt;br /&gt;maaf’, ‘Ada ketulusan melupakan kesalahan,dan&lt;br /&gt;keberanian untuk mengemukakan pendapat&lt;br /&gt;secara JUJUR’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi&lt;br /&gt;MENIKAH bukanlah upacara yang&lt;br /&gt;diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun&lt;br /&gt;pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian&lt;br /&gt;mobil undangan yang memacetkan jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIKAH adalah berani memutuskan untuk&lt;br /&gt;berlabuh,ketika ribuan kapal pesiar yang&lt;br /&gt;gemerlap memanggil-manggil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIKAH adalah proses penggabungan dua&lt;br /&gt;orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana&lt;br /&gt;kemesraan, ciuman, dan pelukan yang&lt;br /&gt;berkepanjangan hanyalah bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya bukanlah menikah dengan anak&lt;br /&gt;siapa, yang hartanya berapa, bukanlah rangkaian&lt;br /&gt;bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah&lt;br /&gt;perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya&lt;br /&gt;membuat keluarga saling tersinggung, apalagi&lt;br /&gt;kegemaran minum kopi yang sama…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIKAH adalah proses pengenalan diri&lt;br /&gt;sendiri maupun pasangan anda. Tanpa&lt;br /&gt;mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa&lt;br /&gt;memahami orang lain…?? Tanpa bisa&lt;br /&gt;memperhatikan diri sendiri, bagaimana anda bisa&lt;br /&gt;memperhatikan pasangan hidup…??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIKAH sangat membutuhkan keberanian&lt;br /&gt;tingkat tinggi,toleransi sedalam samudra,&lt;br /&gt;serta jiwa besar untuk bisa saling ‘MENERIMA’&lt;br /&gt;dan ‘MEMAAFKAN’, yg bukan sekedar&lt;br /&gt;MENERIMA kritikan atau MEMAAFKAN&lt;br /&gt;kesalahan semata akan tetapi MENERIMA dan&lt;br /&gt;MEMAAFKAN dlm arti yg luas dan mendalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5188616749950409090?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5188616749950409090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5188616749950409090' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5188616749950409090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5188616749950409090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/buat-yg-belum-akan-telah-menikah.html' title='Buat Yg Belum, Akan &amp; Telah Menikah'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2038645729523507965</id><published>2009-06-30T18:18:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T18:19:09.088-07:00</updated><title type='text'>Wanita seperti apa yg kau cari?</title><content type='html'>Untuk segala sesuatu, Allah telah menciptakan berpasang-pasangan. Tumbuhan, pepohonan, bunga-bunga, Allah ciptakan dengan keserasian dan keseimbangan. Binatang-binatang memiliki pasangan dari jenisnya, dimana mereka bisa saling melengkapi satu dengan yang lainnya dan bisa mengembangbiakkan keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula manusia, Allah menciptakan manusia dengan bentuk yang sangat indah, dan untuk mereka Allah ciptakan pasangannya. Secara naluriah, manusia akan memiliki ketertarikan kepada lawan jenis. Ada sesuatu yang amat kuat menarik, sehingga laki-laki dengan dorongan naluriah dan fitrahnya mendekati perempuan. Sebaliknya dengan perasaan dan kecenderungan alamiyahnya perempuan merasakan kesenangan tatkala didekati laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman, â€œDijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan pada apa-apa yang diinginkan, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladangâ€ (QS. Ali Imran: 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk merealisasikan ketertarikan tersebut menjadi sebuah hubungan yang benar dan manusiawi, Islam datang dengan membawa ajaran pernikahan. Sebuah ajaran suci yang menampik kehidupan membujang di satu sisi, namun juga menampik kebebasan interaksi laki-laki dan perempuan di sisi yang lain. Nikah adalah jalan tengah yang membentang antara dua ekstrem tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan akan bernilai dakwah apabila dilaksanakan sesuai dengan tuntunan Islam dan menimbang berbagai kemaslahatan dakwah dalam setiap langkahnya. Dalam memilih jodoh, pikirkan kriteria pasangan hidup yang bernilai optimal bagi dakwah. Dalam menentukan calon jodoh tersebut, dipertimbangkan juga kemaslahatan secara luas. Selain kriteria umum sebagaimana tuntunan fikih Islam, pertimbangan lainnya adalah: apakah pemilihan jodoh ini memiliki implikasi kemaslahatan yang optimal bagi dakwah, ataukah sekedar mendapatkan kemaslahatan bagi dirinya? Walaupun dalam hadits Rasulullah SAW jelas disebutkan bahwa dalam memilih istri hendaknya mengutamakan akhlak dan agamanya, namun kenyataannya sekarang banyak ikhwan yang lebih mendahulukan kecantikan dibanding agama. Apakah memilih wanita cantik dilarang? Tidak. Itu juga sah-sah saja. Namun hendaknya kriteria cantik ini tidak membuat kita lupa akan kriteria akhlak dan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari saya beri contoh berikut. Diantara sekian banyak wanita muslimah yang telah memasuki usia siap nikah, mereka berbeda-beda jumlah bilangan usianya yang oleh karena itu berbeda pula dengan tingkat kemendesakan untuk menikah. Beberapa orang bahkan sudah mencapai 35 tahun, sebagian yang lain antara 30 hingga 35 tahun, sebagian usia berusia 25 hingga 30 tahun, dan yang lainnya dibawah 25 tahun. Mereka ini siap menikah, siap menjalankan fungsi dan peran sebagai ibu di rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda adalah laki-laki muslim yang telah berniat melaksanakan pernikahan. Usia anda 25 tahun. Anda dihadapkan pada realitas bahwa wanita muslimah yang sesuai kriteria fikih Islam untuk anda nikahi ada sekian banyak jumlahnya. Maka siapakah yang akan anda pilih, dan dengan pertimbangan apa anda memilih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata anda memilih si A, karena ia memenuhi kriteria kebaikan agama, cantik, menarik, pandai dan usia masih muda 20 tahun atau bahkan kurang dari itu. Apakah pilihan anda ini salah? Demi Allah, pilihan anda ini tidak salah! Anda telah memilih calon istri dengan benar karena berdasarkan kriteria kebaikan agama, dan memenuhi sunnah kenabian. Bukankah Rasullah saw bertanya kepada Jabir ra:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œMengapa tidak (menikah) dengan seorang gadis yang bisa engkau cumbu dan bisa mencumbuimu?â€ (Riwayat Bukhari dan Muslim). Dan inilah jawaban dakwah seorang Jabir ra: â€œWahai Rasullah, saya memiliki saudara-saudara perempuan yang berjiwa keras, saya tidak mau membawa yang keras juga kepada mereka. Janda ini saya harapkan mampu menyelesaikan persoalan tersebutâ€, kata Jabir, â€œBenar katamuâ€, jawab Rasullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jabir tidak hanya berpikir untuk kesenangan dirinya sendiri. Ia bisa memilih seorang gadis perawan yang cantik dan muda belia. Namun ia memiliki kepekaan dakwah yang amat tinggi. Kemaslahatan menikahi janda tersebut lebih tinggi dalam pandangan Jabir, dibandingkan dengan apabila menikahi gadis perawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, apabila semua laki-laki muslim berpikiran dan menentukan calon istrinya harus memiliki kecantikan ideal, berkulit putih, usia lima tahun lebih muda dari dirinya, maka siapakah yang akan datang melamar para wanita muslimah yang usianya diatas 25 tahun, atau diatas 30 tahun, atau bahkan diatas 35 tahun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cantik Tapi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang sudah kita dengar dan baca, bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna. Terlebih lagi wanita yang telah Allah ciptakan dalam keadaan bengkok. Secara kodrat, mereka lebih banyak kekurangan dan kelemahan dibandingkan pria, sebagaimana sabda Rasullah, â€œ…Tidaklah aku melihat orang yang kurang akal dan kurang agama lagi potensial melemahkan laki-laki yang kuat selain salah seorang dari kalian (para wanita)…â€ (Riwayat Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal demikian menuntut para lelaki untuk lebih banyak mengerti wanita, juga lebih bisa memahami kekurangan mereka. Menyangkut kekurangan ini, bukanlah hal yang aneh bila ada wanita yang secara fisik cantik tapi pemboros, atau abid (ahli ibadah) tapi tak bisa memasak, atau ahli memasak tapi pencemburu berat, dan lainnya. Yang demikian itu adalah biasa. Hampir terjadi dan ada pada setiap wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda para bujangan, wanita mana yang akan kau pilih, semua tergantung pada anda. Pada dasarnya ini menyangkut kriteria utama anda yang anda tetapkan dan kekurangan-kekurangan yang masih bisa anda toleransi. Tentunya setiap ikhwan berbeda-beda satu ikhwan mungkin menjadikan kecantikan sebagai standar utama, tak peduli bisa masak atau tidak, sementara ikhwan lain mugkin lebih mengutamksn ibadahnya dan tak peduli kekuranganâ€“kekurangan yang lainnya, dan seterusnya. Yang jelas tak ada wanita di dunia ini yang sempurna seratus persen. Pasti ada saja kekurangannya. Ini hal pertama yang hendaknya dipahami betul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Bisa Seperti Nabi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita sedikit menengok sejarah nabi, bagaimana beliau memperistri wanita atau kriteria wanita atau kriteria yang ditetapkan oleh beliau bagi wanita yang menjadi isterinya, maka akan kita dapati nabi lebih mengutamakan agama dan akhlaknya dibanding fisiknya. Itupun masih didasari pada manfaaat dan madharatnya bagi perkembangan Islam. Itulah mengapa Rasulullah hanya menikahi satu wanita yang masih perawan, yaitu Aisyah ra. Sedangkan yang lainnya para janda yang pada umumnya sudah tua. Pelajaran yang bisa kita ambil dari pernikahan Rasulullah ini, bahwa agama hendaknya dijadikan patokan utama dalam memilih seorang wanita, agar nantinya rumah tangga bahagia dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para Akhwat yang belum memiliki suami, semestinya anda terus menggali potensi untuk meningkatkan kualitas diri. Adapun tuntunan dari Rasulullah agar menjadi seorang wanita pilihan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Taat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang gadis yang biasanya taat kepada orang tua, akan mudah taat pada suami ketika menikah nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Enak Dipandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak harus cantik, dengan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya seorang wanita akan membuat senang suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cinta dan Pasrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria tentu berharap mendapat seorang istri yang mampu mencintai sepenuh hati dan bersikap pasrah. Wanita yang dalam berbuat dan bertingkah laku selalu berupaya menyenangkan suami dam menjauhi hal-hal yang mendatang kebenciannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Suka membantu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalihah adalah yang selalu mengajak suaminya pada kebaikan agama dan dunianya. Bukannya memberatkan, namun justru mengingatkan suami untuk selalu berlaku taat pada Allah SWT, serta memberikan saran dan pendapat demi kemajuan sang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kita tidak mendapatkan pasangan ketika di dunia, tetapi kalau kita ahli ibadah Insya Allah akan mendapatkan pasangan ketika di akhirat kelak. Amien&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2038645729523507965?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2038645729523507965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2038645729523507965' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2038645729523507965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2038645729523507965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/wanita-seperti-apa-yg-kau-cari.html' title='Wanita seperti apa yg kau cari?'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-8530353836169553145</id><published>2009-06-30T18:17:00.001-07:00</published><updated>2009-06-30T18:17:55.570-07:00</updated><title type='text'>PErnikahan yg diridhoi Allah SWT</title><content type='html'>Untuk merealisasikan keinginan menikah dalam koridor yang diridhoi Allah perlu persiapan beberapa hal, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. KEYAKINAN&lt;br /&gt;Hendaknya kita menyakini sepenuh hati bahwa setiap makhluk yang diciptakan Allah pasti mempunyai pasangannya masing-masing, sebagaimana Allah sendiri&lt;br /&gt;yang membuat aturan tersebut bahwa : “Telah Kuciptakan segala sesuatu di bumi ini berpasang-pasangan”. Sehingga tidak perlu merasa khawatir akan tidak mendapat pasangan (baca : jodoh). Hanya persoalannya adalah bagaimana cara yang harus ditempuh untuk meraih hal tersebut. Allah berfirman : “Mintalah kepadaKu, niscaya Aku kabulkan permintaanmu”. Dalam meminta kepada Allah perlu dilakukan dengan dua&lt;br /&gt;bentuk, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Doa bis-sual (doa dengan meminta dan meminta) disini semakin sering meminta dan tidak bosan-bosannya, maka semakin berpotensi untuk dikabulkan. Jika menusia diminta terus bisa berakibat bosan, sedangkan Allah jika dimintai terus menerus akan semakin dekat, itulah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Doa bil-afal (do`a melalui amal perbuatan) dalam hal ini seorang mukmin harus memiliki usaha-usaha yang sangat gigih dalam hal apapun termasuk dalam&lt;br /&gt;mendapatkan jodoh. Bukan berarti mengumbar dan menawarkan kemana-mana, yang penting disini manusia harus selalu berusaha dengan cara-cara yang dibenarkan, seperti memanfaatkan teman-teman sepengajian, saudara, orangtua dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. PERSIAPAN PEMAHAMAN&lt;br /&gt;Seorang yang akan menikah hendaknya telah mempersiapkan sisi ini dengan cara membaca buku yang berkaitan dengan masalah pernikahan ini, seperti buku pernikahan dalam Islam oleh Al-Bani, seminar tentang pranikah dan lainnya. Intinya, pemahaman yang paling pokok untuk diketahui adalah pemahaman tentang peran suami atau istri, cara berkomunikasi antara suami-istri dan kiat-kiat membangun rumah tangga Islami dengan membaca pengalaman orang lain dan sekitar kita, keluarga, teman dan dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. MENGKONDISIKAN KELUARGA&lt;br /&gt;Terutama keluarga yang masih asing terhadap cara-cara pernikahan yang Islami, sehingga pada saat `hari H-nya` nanti keluarga tidak kaget dengan berbagai bentuk yang selama ini tidak diketahui oleh mereka misalnya penataan ruangan yang memisahkan tempat tamu antara laki-laki dan perempuan menghindarkan hal-hal yang bersifat mubadzir dan berlebihan, lebih menampakkkan&lt;br /&gt;kesederhanaan dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu’alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-8530353836169553145?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/8530353836169553145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=8530353836169553145' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8530353836169553145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8530353836169553145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/pernikahan-yg-diridhoi-allah-swt.html' title='PErnikahan yg diridhoi Allah SWT'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-9214242233796388374</id><published>2009-06-30T18:15:00.001-07:00</published><updated>2009-06-30T18:15:28.140-07:00</updated><title type='text'>Menikah....</title><content type='html'>Saudaraku, berbicara masalah nikah, seringkali harus bersentuhan dengan “penyesalan” . Ada orang yang menyesal mengapa tidak menikah sejak dulu, setelah ia merasakan manfaatnya. Namun ada juga yang menyesal mengapa menikah, setelah merasakan pahit getirnya hidup berumahtangga. Sebagai orang beriman, kita harus yakin bahwa menikah adalah ibadah. Ada banyak kebaikan di dalamnya. Kalau pun ada masalah, maka yakinlah bahwa itulah ladang amal dan sarana pendewasaan yang dianugerahkan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, bagaimana agar pernikahan mendatangkan ridha Allah. Semakin lama usia pernikahan akan semakin terasa sakinah mawaddah wa rahmah? Ada tiga rumus dalam QS Al-Ashr. Setiap bertambah hari, bertambah umur, kita itu merugi kecuali tiga golongan kelompok yang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah rumahtangga yang selalu berpikir keras bagaimana keyakinan kepada Allah terus meningkat. Semua kebahagiaan dan kemuliaan itu berbanding lurus dengan tingkat keyakinan kepada Allah. Tidak ada orang ikhlas kecuali yakin kepada Allah. Tidak ada sabar kecuali kenal kepada Allah. Tidak ada orang zuhud kecuali orang yang tahu kekayaan Allah. Tidak ada orang tawadhu kecuali orang yang tahu kehebatan Allah. Makin akrab dan kenal dengan Allah semua dipandang kecil. Setiap hari dalam hidup kita seharusnya dipikirkan bagaimana kita dekat dengan Allah. Kalau Allah sudah mencintai mahluk segala urusan akan beres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, apa pun yang ada dirumah harus menjadi jalan mendekat kepada Allah. Beli barang apa pun harus barang yang disukai Allah. Supaya rumah kita menjadi rumah yang disukai Allah. Boleh punya barang yang bagus tanpa diwarnai dengan takabur. Bukan perkara mahal atau murah, bagus atau tidak tetapi apakah bisa dipertanggungjawabk an disisi Allah atau tidak. Bahkan dalam mendengar lagu yang disukai Allah siapa tahu kita dipanggil Allah ketika mendengar lagu. Rumah kita harus Allah oriented. Kaligrafi dengan tulisan Allah. Kita senang melihat rumah mewah dan islami. Jadikan semua harta jadi dakwah mulai mobil sampai rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita pikirkan Allah sudah mengetahui apa yang kita pikirkan. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana dekat dengan Allah, selanjutnya Allah yang akan mengurus. Kalau hubungan kita dengan Allah bagus semua akan beres. Barangsiapa yang dekat dengan Allah, akan diberi jalan keluar setiap urusannya. Dan dijamin dengan rezeki dari tempat yang tidak diduga-duga. Dan barang siapa hatinya yakin Allah yang punya segalanya, akan dicukupkan segala kebutuhannya. Jadi bukan dunia ini yang menjadi masalah tetapi hubungan kita dengan Allah-lah masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua adalah rumahtangga yang paling produktif dalam kebaikan. Uang paling berkah adalah uang yang paling tinggi produktifitasnya. Kaya boleh asal produktif. Boleh mempunyai rumah banyak asal diniatkan agar berkah demi Allah itu akan beruntung. Karena itu, teruslah mencari uang. Bukan untuk memperkaya diri untuk mendistribusikannya untuk umat. Sedekah itu tidak akan mengurangi harta kita kecuali bertambah. Jadi pikiran kita bukan akan mendapat apa kita? Tapi apa yang bisa kita perbuat? Orang beruntung setiap waktu pikirannya produktif mengenai kebaikan. Selagi hidup lakukan yang terbaik, sesudah mati kita tidak akan bisa. Kalau sudah berbuat nanti Allah yang akan memberi, itulah namanya rezeki. Orang yang beruntung adalah orang yang paling produktif kebaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah rumahtangga yang dihiasi saling nasihat menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Kata-kata terbaik yang kita katakan adalah meminta saran dan nasihat. Ayah meminta nasihat anak atau istri, niscaya tidak akan kehilangan wibawa. Dan kita tidak bisa menjadi penasihat yang baik sebelum ia menjadi orang yang bisa dinasihati. Tidak akan bisa kita memberi nasihat jika kita tidak bisa menerima nasihat. Nikmatilah nasihat sebagai rezeki dan bukti kesuksesan hidup. Sayang hidup hanya sekali dan sebentar hanya untuk menipu diri. Wallaahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-9214242233796388374?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/9214242233796388374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=9214242233796388374' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/9214242233796388374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/9214242233796388374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/menikah.html' title='Menikah....'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-1988977251885832169</id><published>2009-06-30T18:13:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T18:14:16.365-07:00</updated><title type='text'>MEngapa takut menikah?</title><content type='html'>Kita hidup di zaman yang mengajarkan pergaulan bebas, menonjolkan aurat, dan mempertontonkan perzinaan. Bila mereka tidak saja berani kepada Allah dengan melakukan tindakan yang tidak hanya merusak diri, melainkan juga menghancurkan institusi rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita takut untuk mentaati Allah dengan membangun rumah tangga yang kokoh? Bila kita beralasan ada resiko yang harus dipikul setelah menikah, bukankah perzinaan juga punya segudang resiko? Bahkan resikonya lebih besar. Bukankankah melajang ada juga resikonya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup, bagaimanapun adalah sebuah resiko. Mati pun resiko. Yang tidak ada resikonya adalah bahwa kita tidak dilahirkan ke dunia. Tetapi kalau kita berpikir bagaimana lari dari resiko, itu pemecahan yang mustahil. Allah tidak pernah mengajarkan kita agar mencari pemecahan yang mustahil. Bila ternyata segala sesuatu ada resikonya, maksiat maupun taat, mengapa kita tidak segera melangkah kepada sikap yang resikonya lebih baik? Sudah barang tentu bahwa resiko pernikahan lebih baik daripada resiko pergaulan bebas (baca: zina). Karenanya Allah mengajarkan pernikahan dan menolak perzinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak alasan dari kawan-kawan yang masih melajang, padahal ia mampu untuk menikah. Setelah saya kejar alasannya, ternyata semua alasan itu tidak berpijak pada fondasi yang kuat, ada yang beralasan untuk mengumpulkan bekal terlebih dahulu, ada yang beralasan untuk mencari ilmu dulu, dan lain sebagainya. Berikut ini kita akan mengulas mengenai mengapa kita harus segera menikah? Sekaligus di celah pembahasan saya akan menjawab atas beberapa alasan yang pernah mereka kemukakan untuk membenarkan sikap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah itu Fitrah&lt;br /&gt;Allah Taala menegakkan sunnah-Nya di alam ini atas dasar berpasang-pasangan. Wa min kulli syaiâ€™in khalaqnaa zaujain, “dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan” (Adz-Dzariyaat: 49). Ada siang ada malam, ada laki ada perempuan. Masing-masing memerankan fungsinya sesuai dengan tujuan utama yang telah Allah rencanakan. Tidak ada dari sunnah tersebut yang Allah ubah, kapanpun dan di manapun berada. Walan tajida lisunnatillah tabdilla, ” dan kamu sekali-kali tidak akan mendapati perubahan pada sunnah Allah” (Al-Ahzab: 62). Walan tajida lisunnatillah tahwiila, “dan kamu tidak akan mendapati perubahan bagi ketetapan kami itu.” (Al-Isra: 77)&lt;br /&gt;Dengan melanggar sunnah itu berarti kita telah meletakkan diri pada posisi bahaya. Karena tidak mungkin Allah meletakkan sebuah sunnah tanpa ada kesatuan dan keterkaitan dengan sIstem lainnya yang bekerja secara sempurna secara universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia dengan kecanggihan ilmu dan peradabannya yang dicapai, tidak akan pernah mampu menggantikan sunnah ini dengan cara lain yang dikarang otaknya sendiri. Mengapa? Sebab, Allah swt. telah membekali masing-masing manusia dengan fitrah yang sejalan dengan sunnah tersebut. Melanggar sunnah artinya menentang fitrahnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sikap menentang fitrah ini terus-menerus dilakukan, maka yang akan menanggung resikonya adalah manusia itu sendiri. Secara kasat mata, di antara yang paling tampak dari rahasia sunnah berpasang-pasangan ini adalah untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia dari masa ke masa sampai titik waktu yang telah Allah tentukan. Bila institusi pernikahan dihilangkan, bisa dipastikan bahwa mansuia telah musnah sejak ratusan abad yang silam.&lt;br /&gt;Mungkin ada yang nyeletuk, tapi kalau hanya untuk mempertahankan keturunan tidak mesti dengan cara menikah. Dengan pergaulan bebas pun bisa. Anda bisa berkata demikian. Tetapi ada sisi lain dari fitrah yang juga Allah berikan kepada masing-masing manusia, yaitu: cinta dan kasih sayang, mawaddah wa rahmah. Kedua sisi fitrah ini tidak akan pernah mungkin tercapai dengan hanya semata pergaulan bebas. Melainkan harus diikat dengan tali yang Allah ajarkan, yaitu pernikahan. Karena itulah Allah memerintahkan agar kita menikah. Sebab itulah yang paling tepat menurut Allah dalam memenuhi tuntutan fitrah tersebut. Tentu tidak ada bimbingan yang lebih sempurna dan membahagiakan lebih dari daripada bimbingan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman fankihuu, dengan kata perintah. Ini menunjukan pentingnya hakikat pernikahan bagi manusia. Jika membahayakan, tidak mungkin Allah perintahkan. Malah yang Allah larang adalah perzinaan. Walaa taqrabuzzina, dan janganlah kamu mendekati zina (Al-Israa: 32). Ini menegaskan bahwa setiap yang mendekatkan kepada perzinaan adalah haram, apalagi melakukannya. Mengapa? Sebab Allah menginginkan agar manusia hidup bahagia, aman, dan sentosa sesuai dengan fitrahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendekati zina dengan cara apapun, adalah proses penggerogotan terhadap fitrah. Dan sudah terbukti bahwa pergaulan bebas telah melahirkan banyak bencana. Tidak saja pada hancurnya harga diri sebagai manusia, melainkan juga hancurnya kemanusiaan itu sendiri. Tidak jarang kasus seorang ibu yang membuang janinnya ke selokan, ke tong sampah, bahkan dengan sengaja membunuhnya, hanya karena merasa malu menggendong anaknya dari hasil zina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan bagaimanan akibat yang harus diterima ketika institusi pernikahan sebagai fitrah diabaikan. Bisa dibayangkan apa akibat yang akan terjadi jika semua manusia melakukan cara yang sama. Ustadz Fuad Shaleh dalam bukunya liman yuridduz zawaj mengatakan, â€œOrang yang hidup melajang biasanya sering tidak normal: baik cara berpikir, impian, dan sikapnya. Ia mudah terpedaya oleh syetan, lebih dari mereka yang telah menikah.â€&lt;br /&gt;Menikah Itu Ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat Ar-Rum: 21, Allah menyebutkan pentingnya mempertahankan hakikat pernikahan dengan sederet bukti-bukti kekuasaan-Nya di alam semesta. Ini menunjukkan bahwa dengan menikah kita telah menegakkan satu sisi dari bukti kekusaan Allah swt. Dalam sebuah kesempatan Rasulullah saw. lebih menguatkan makna pernikahan sebagai ibadah, â€œBila seorang menikah berarti ia telah melengkapi separuh dari agamanya, maka hendaknya ia bertakwa kepada Allah pada paruh yang tersisa.â€ (HR. Baihaqi, hadits Hasan)&lt;br /&gt;Belum lagi dari sisi ibadah sosial. Dimana sebelum menikah kita lebih sibuk dengan dirinya, tapi setelah menikah kita bisa saling melengkapi, mendidik istri dan anak. Semua itu merupakan lapangan pahala yang tak terhingga. Bahkan dengan menikah, seseorang akan lebih terjaga moralnya dari hal-hal yang mendekati perzinaan. Alquran menyebut orang yang telah menikah dengan istilah muhshan atau muhshanah (orang yang terbentengi) . Istilah ini sangat kuat dan menggambarkan bahwa kepribadian orang yang telah menikah lebih terjaga dari dosa daripada mereka yang belum menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ternyata pernikahan menunjukkan bukti kekuasan Allah, membantu tercapainya sifat takwa. dan menjaga diri dari tindakan amoral, maka tidak bisa dipungkiri bahwa pernikahan merupakan salah satu ibadah yang tidak kalah pahalanya dengan ibadah-ibadah lainnya. Jika ternyata Anda setiap hari bisa menegakkan ibadah shalat, dengan tenang tanpa merasa terbebani, mengapa Anda merasa berat dan selalu menunda untuk menegakkan ibadah pernikahan, wong ini ibadah dan itupun juga ibadah.&lt;br /&gt;Pernikahan dan Penghasilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita mendapatkan seorang jejaka yang sudah tiba waktu menikah, jika ditanya mengapa tidak menikah, ia menjawab belum mempunyai penghasilan yang cukup. Padahal waktu itu ia sudah bekerja. Bahkan ia mampu membeli motor dan HP. Tidak sedikit dari mereka yang mempunyai mobil. Setiap hari ia harus memengeluarkan biaya yang cukup besar dari penggunakan HP, motor, dan mobil tersebut. Bila setiap orang berpikir demikian apa yang akan terjadi pada kehidupan manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belum pernah menemukan sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw. melarang seorang sahabatnya yang ingin menikah karena tidak punya penghasilan. Bahkan dalam beberapa riwayat yang pernah saya baca, Rasulullah saw. bila didatangi seorang sahabatnya yang ingin menikah, ia tidak menanyakan berapa penghasilan yang diperoleh perbulan, melainkan apa yang ia punya untuk dijadikan mahar. Mungkin ia mempunyai cincin besi? Jika tidak, mungkin ada pakaiannya yang lebih? Jika tidak, malah ada yang hanya diajarkan agar membayar maharnya dengan menghafal sebagian surat Alquran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang tergambar dari kenyatan tersebut adalah bahwa Rasulullah saw. tidak ingin menjadikan pernikahan sebagai masalah, melainkan sebagai pemecah persoalan. Bahwa pernikahan bukan sebuah beban, melainkan tuntutan fitrah yang harus dipenuhi. Seperti kebutuhan Anda terhadap makan, manusia juga butuh untuk menikah. Memang ada sebagian ulama yang tidak menikah sampai akhir hayatnya seperti yang terkumpul dalam buku Al-ulamaul uzzab alladziina aatsarul ilma â€˜alaz zawaj. Tetapi, itu bukan untuk diikuti semua orang. Itu adalah perkecualian. Sebab, Rasulullah saw. pernah melarang seorang sahabatanya yang ingin hanya beribadah tanpa menikah, lalu menegaskan bahwa ia juga beribadah tetapi ia juga menikah. Di sini jelas sekali bagaimana Rasulullah saw. selalu menuntun kita agar berjalan dengan fitrah yang telah Allah bekalkan tanpa merasakan beban sedikit pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang masalah penghasilan hampir selalu menghantui setiap para jejaka muda maupun tua dalam memasuki wilayah pernikahan. Sebab yang terbayang bagi mereka ketika menikah adalah keharusan membangun rumah, memiliki kendaraan, mendidik anak, dan seterusnya di mana itu semua menuntut biaya yang tidak sedikit. Tetapi kenyataannya telah terbukti dalam sejarah hidup manusia sejak ratusan tahun yang lalu bahwa banyak dari mereka yang menikah sambil mencari nafkah. Artinya, tidak dengan memapankan diri secara ekonomi terlebih dahulu. Dan ternyata mereka bisa hidup dan beranak-pinak. Dengan demikian kemapanan ekonomi bukan persyaratan utama bagi sesorang untuk memasuki dunia pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Sebab, ada pintu-pintu rezeki yang Allah sediakan setelah pernikahan. Artinya, untuk meraih jatah rezki tersebut pintu masuknya menikah dulu. Jika tidak, rezki itu tidak akan cair. Inilah pengertian ayat iyyakunu fuqara yughnihimullahu min fadhlihi wallahu waasiâ€™un aliim, jika mereka miskin Allah akan mampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas lagi Maha mengetahui (An-Nur: 32). Ini adalah jaminan langsung dari Allah, agar masalah penghasilan tidak dikaitkan dengan pernikahan. Artinya, masalah rezki satu hal dan pernikahan hal yang lain lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar Ash-Shidiq ketika menafsirkan ayat itu berkata, â€œTaatilah Allah dengan menikah. Allah akan memenuhi janjinya dengan memberimu kekayaan yang cukup.â€ Al-Qurthubi berkata, â€œIni adalah janji Allah untuk memberikan kekayaan bagi mereka yang menikah untuk mencapai ridha Allah, dan menjaga diri dari kemaksiatan.â€ (lihat Tafsirul Quthubi, Al Jamiâ€™ liahkamil Qurâ€™an juz 12 hal. 160, Darul Kutubil Ilmiah, Beirut).&lt;br /&gt;Rasulullah saw. pernah mendorong seorang sahabatnya dengan berkata, â€œMenikahlah dengan penuh keyakinan kepada Allah dan harapan akan ridhaNya, Allah pasti akan membantu dan memberkahi.â€ (HR. Thabarni). Dalam hadits lain disebutkan: Tiga hal yang pasti Allah bantu, di antaranya: â€œOrang menikah untuk menjaga diri dari kemaksiatan.â€ (HR. Turmudzi dan Nasaâ€™i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Thawus pernah berkata kepada Ibrahim bin Maysarah, â€œMenikahlah segera, atau saya akan mengulang perkataan Umar Bin Khattab kepada Abu Zawaid: Tidak ada yang menghalangimu dari pernikahaan kecuali kelemahanmu atau perbuatan maksiat.â€ (lihat Siyar Aâ€™lamun Nubalaâ€™ oleh Imam Adz Dzahaby). Ini semua secara makna menguatkan pengertian ayat di atas. Di mana Allah tidak akan pernah membiarkan hamba-Nya yang bertakwa kepada Allah dengan membangun pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya sekarangan, mengapa banyak orang berkeluarga yang hidup melarat? Kenyataan ini mungkin membuat banyak jejaka berpikir dua kali untuk menikah. Dalam masalah nasib kita tidak bisa mengeneralisir apa yang terjadi pada sebagian orang. Sebab, masing-masing ada garis nasibnya. Kalau itu pertanyaanya, kita juga bisa bertanya: mengapa Anda bertanya demikian? Bagaimana kalau Anda melihat fakta yang lain lagi bahwa banyak orang yang tadinya melarat dan ternyata setelah menikah hidupnya lebih makmur? Dari sini bahwa pernikahan bukan hambatan, dan kemapanan penghasilan bukan sebuah persyaratan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling penting adalah kesiapan mental dan kesungguhan untuk memikul tanggung jawab tersebut secara maksimal. Saya yakin bahwa setiap perbuatan ada tanggung jawabnya. Berzina pun bukan berarti setelah itu selesai dan bebas tanggungjawab. Melainkan setelah itu ia harus memikul beban berat akibat kemaksiatan dan perzinaan. Kalau tidak harus mengasuh anak zina, ia harus menanggung dosa zina. Keduanya tanggung jawab yang kalau ditimbang-timbang, tidak kalah beratnya dengan tanggung jawab pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tanggung jawab menikah jauh lebih ringan, karena masing-masing dari suami istri saling melengkapi dan saling menopang. Ditambah lagi bahwa masing-masing ada jatah rezekinya yang Allah sediakan. Tidak jarang seorang suami yang bisa keluar dari kesulitan ekonomi karena jatah rezeki seorang istri. Bahkan ada sebuah rumah tangga yang jatah rezekinya ditopang oleh anaknya. Perhatikan bagaimana keberkahan pernikahan yang tidak hanya saling menopang dalam mentaati Allah, melainkan juga dalam sisi ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan dan Menuntut Ilmu&lt;br /&gt;Seorang kawan pernah mengatakan, ia ingin mencari ilmu terlebih dahulu, baru setelah itu menikah. Anehnya, ia tidak habis-habis mencari ilmu. Hampir semua universitas ia cicipi. Usianya sudah begitu lanjut. Bila ditanya kapan menikah, ia menjawab: saya belum selesai mencari ilmu.&lt;br /&gt;Ada sebuah pepatah diucapkan para ulama dalam hal mencari ilmu: lau anffaqta kullaha lan tashila illa ilaa baâ€™dhiha, seandainya kau infakkan semua usiamu â€“untuk mencari ilmuâ€“, kau tidak akan mendapatkannya kecuali hanya sebagiannya. Dunia ilmu sangat luas. Seumur hidup kita tidak akan pernah mampu menelusuri semua ilmu. Sementara menikah adalah tuntutan fitrah. Karenanya, tidak ada aturan dalam Islam agar kita mencari ilmu dulu baru setelah itu menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para ulama yang menikah juga mencari ilmu. Benar, hubungan mencari ilmu di sini sangat berkait erat dengan penghasilan. Tetapi banyak sarjana yang telah menyelesaikan program studinya bahkan ada yang sudah doktor atau profesor, tetapi masih juga pengangguran dan belum mendapatkan pekerjaan. Artinya, menyelesaikan periode studi juga bukan jaminan untuk mendapatkan penghasilan. Sementara pernikahan selalu mendesak tanpa semuanya itu. Di dalam Alquran maupun Sunnah, tidak ada tuntunan keharusan menunda pernikahan demi mencari ilmu atau mencari harta. Bahkan, banyak ayat dan hadits berupa panggilan untuk segera menikah, terlepas apakah kita sedang mencari ilmu atau belum mempunyai penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pengalaman membuktikan bahwa menikah tidak menghalangi seorang dalam mencari ilmu. Banyak sarjana yang berhasil dalam mencari ilmu sambil menikah. Begitu juga banyak yang gagal. Artinya, semua itu tergantung kemauan orangnya. Bila ia menikah dan tetap berkemauan tinggi untuk mencari ilmu, ia akan berhasil. Sebaliknya, jika setelah menikah kemauannya mencari ilmu melemah, ia gagal. Pada intinya, pernikahan adalah bagian dari kehidupan yang harus juga mendapatkan porsinya. Perjuangan seseorang akan lebih bermakna ketika ia berjuang juga menegakkan rumah tungga yang Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. telah memberikan contoh yang sangat mengagumkan dalam masalah pernikahan. Beliau menikah dengan sembilan istri. Padahal beliau secara ekonmi bukan seorang raja atau konglomerat. Tetapi semua itu Rasulullah jalani dengan tenang dan tidak membuat tugas-tugas kerasulannya terbengkalai. Suatu indikasi bahwa pernikahan bukan hal yang harus dipermasalahkan, melainkan harus dipenuhi. Artinya, seorang yang cerdas sebenarnya tidak perlu didorong untuk menikah, sebab Allah telah menciptakan gelora fitrah yang luar biasa dalam dirinya. Dan itu tidak bisa dipungkiri. Masing-masing orang lebih tahu dari orang lain mengenai gelora ini. Dan ia sendiri yang menanggung perih dan kegelisahan gelora ini jika ia terus ditahan-tahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memenuhi tuntutan gelora itu, tidak mesti harus selesai study dulu. Itu bisa ia lakukan sambil berjalan. Kalaupun Anda ingin mengambil langkah seperti para ulama yang tidak menikah (uzzab) demi ilmu, silahkan saja. Tetapi apakah kualitas ilmu Anda benar-benar seperti para ulama itu? Jika tidak, Anda telah rugi dua kali: ilmu tidak maksimal, menikah juga tidak. Bila para ulama uzzab karena saking sibuknya dengan ilmu sampai tidak sempat menikah, apakah Anda telah mencapai kesibukan para ulama itu sehingga Anda tidak ada waktu untuk menikah? Dari sini jika benar-benar ingin ikut jejak ulama uzzab, yang diikuti jangan hanya tidak menikahnya, melainkan tingkat pencapaian ilmunya juga. Agar seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;Sebenarnya pernikahan bukan masalah. Menikah adalah jenjang yang harus dilalui dalam kondisi apapun dan bagaimanapun. Ia adalah sunnatullah yang tidak mungkin diganti dengan cara apapun. Bila Rasulullah menganjurkan agar berpuasa, itu hanyalah solusi sementara, ketika kondisi memang benar-benar tidak memungkinkan. Tetapi dalam kondisi normal, sebenarnya tidak ada alasan yang bisa dijadikan pijakan untuk menunda pernikahan.&lt;br /&gt;Agar pernikahan menjadi solusi alternatif, mari kita pindah dari pengertian â€œpernikahan sebagai bebanâ€ ke â€œpernikahan sebagai ibadahâ€. Seperti kita merasa senang menegakkan shalat saat tiba waktunya dan menjalankan puasa saat tiba Ramadhan, kita juga seharusnya merasa senang memasuki dunia pernikahan saat tiba waktunya dengan tanpa beban. Apapun kondisi ekonomi kita, bila keharusan menikah telah tiba â€œjalani saja dengan jiwa tawakkal kepada Allahâ€. Sudah terbukti, orang-orang bisa menikah sambil mencari nafkah. Allah tidak akan pernah membiarkan hambaNya yang berjuang di jalanNya untuk membangun rumah tangga sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan mereka yang suka berbuat maksiat atau berzina. Mereka begitu berani mengerjakan itu semua padahal perbuatan itu tidak hanya dibenci banyak manusia, melainkan lebih dari itu dibenci Allah. Bahkan Allah mengancam mereka dengan siksaan yang pedih. Melihat kenyataan ini, seharusnya kita lebih berani berlomba menegakkan pernikahan, untuk mengimbangi mereka. Terlebih Allah menjanjikan kekayaan suatu jaminan yang luar biasa bagi mereka yang bertakwa kepada-Nya dengan membangun pernikahan. Wallahu aâlam bishshawab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-1988977251885832169?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/1988977251885832169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=1988977251885832169' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1988977251885832169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1988977251885832169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/mengapa-takut-menikah.html' title='MEngapa takut menikah?'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-1121042621670171513</id><published>2009-06-30T18:12:00.001-07:00</published><updated>2009-06-30T18:12:27.981-07:00</updated><title type='text'>Kriteria memilih pasangan hidup</title><content type='html'>Dalam menentukan kriteria calon pasangan, Islam memberikan dua sisi yang perlu diperhatikan. Pertama, sisi yang terkait dengan agama, nasab, harta, maupun kecantikan. Kedua, sisi lain yang lebih terkait dengan selera pribadi, seperti masalah suku, status sosial, corak pemikiran, kepribadian, serta hal-hal yang terkait dengan masalah fisik, termasuk masalah kesehatan dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Masalah yang Pertama&lt;br /&gt;Masalah yang pertama adalah masalah yang terkait dengan standar umum. Yaitu masalah agama, keturunan, harta, dan kecantikan. Masalah ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW dalam haditsnya yang cukup masyhur.&lt;br /&gt;Dari Abi Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena agamanya, nasabnya, hartanya, dan kecantikannya. Perhatikanlah agamanya, maka kamu akan selamat.” (HR. Bukhari, Muslim).&lt;br /&gt;Khusus masalah agama, Rasulullah SAW memang memberikan penekanan yang lebih, sebab memilih wanita yang sisi keagamaannya sudah matang jauh lebih menguntungkan ketimbang istri yang kemampuan agamanya masih setengah-setengah. Sebab, dengan kondisi yang masih setengah-setengah itu, berarti suami masih harus bekerja ekstra keras untuk mendidiknya. Itupun kalau suami punya kemampuan agama yang lebih. Tetapi kalau kemampuannya pas-pasan, maka mau tidak mau suami harus ‘menyekolahkan’ kembali istrinya agar memiliki kemampuan dari sisi agama yang baik.&lt;br /&gt;Tentu saja yang dimaksud dengan sisi keagamaan bukan berhenti pada luasnya pemahaman agama atau fikrah saja, tetapi juga mencakup sisi kerohaniannya (ruhiyah) yang idealnya adalah tipe seorang yang punya hubungan kuat dengan Allah SWT. Secara rinci bisa dicontohkan antara lain :&lt;br /&gt;- Aqidahnya kuat.&lt;br /&gt;- Ibadahnya rajin.&lt;br /&gt;- Akhlaqnya mulia.&lt;br /&gt;- Pakaiannya dan dandanannya memenuhi standar busana muslimah.&lt;br /&gt;- Menjaga kohormatan dirinya dengan tidak bercampur baur dan ikhtilath dengan lawan jenis yang bukan mahram.&lt;br /&gt;- Tidak bepergian tanpa mahram atau pulang larut malam.&lt;br /&gt;- Fasih membaca Al-Qur’an Al-Karim.&lt;br /&gt;- Ilmu pengetahuan agamanya mendalam.&lt;br /&gt;- Aktifitas hariannya mencerminkan wanita shalilhah.&lt;br /&gt;- Berbakti kepada orangtuanya serta rukun dengan saudaranya.&lt;br /&gt;- Pandai menjaga lisannya.&lt;br /&gt;- Pandai mengatur waktunya serta selalu menjaga amanah yang diberikan kepadanya.&lt;br /&gt;- Selalu menjaga diri dari dosa-dosa meskipun kecil.&lt;br /&gt;- Pemahaman syari’ahnya tidak terbata-bata.&lt;br /&gt;- Berhusnuzhan kepada orang lain, ramah, dan simpatik.&lt;br /&gt;Sedangkan dari sisi nasab atau keturunan, merupakan anjuran bagi seorang muslim untuk memilih wanita yang berasal dari keluarga yang taat beragama, baik status sosialnya, dan terpandang di tengah masyarakat. Dengan mendapatkan istri dari nasab yang baik itu, diharapkan nantinya akan lahir keturunan yang baik pula. Sebab, mendapatkan keturunan yang baik itu memang bagian dari perintah agama, seperti yang Allah SWT firmankan di dalam Al-Qur’an Al-Karim.&lt;br /&gt;“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS. An-Nisa : 9).&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila istri berasal dari keturunan yang kurang baik nasab keluarga, seperti kalangan penjahat, pemabuk, atau keluarga yang pecah berantakan, maka semua itu sedikit banyak akan berpengaruh kepada jiwa dan kepribadian istri. Padahal nantinya peranan istri adalah menjadi pendidik bagi anak. Apa yang dirasakan oleh seorang ibu pastilah akan langsung tercetak begitu saja kepada anak.&lt;br /&gt;Pertimbangan memilih istri dari keturunan yang baik ini bukan berarti menjatuhkan vonis untuk mengharamkan menikah dengan wanita yang kebetulan keluarganya kurang baik. Sebab, bukan hal yang mustahil bahwa sebuah keluarga akan kembali ke jalan Islam yang terang dan baik. Namun masalahnya adalah pada seberapa jauh keburukan nasab keluarga itu akan berpengaruh kepada calon istri. Selain itu juga pada status kurang baik yang akan tetap disandang terus di tengah masyarakat yang pada kasus tertentu sulit dihilangkan begitu saja. Tidak jarang butuh waktu yang lama untuk menghilangkan cap yang terlanjur diberikan masyarakat.&lt;br /&gt;Maka bila masih ada pilihan lain yang lebih baik dari sisi keturunan, seseorang berhak untuk memilih istri yang secara garis keturunan lebih baik nasabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Masalah yang Kedua&lt;br /&gt;Masalah kedua terkait dengan selera subjektif seseorang terhadap calon pasanan hidupnya. Sebenarnya hal ini bukan termasuk hal yang wajib diperhatikan, namun Islam memberikan hak kepada seseorang untuk memilih pasangan hidup berdasarkan subjektifitas selera setiap individu maupun keluarga dan lingkungannya.&lt;br /&gt;Intinya, meskipun dari sisi yang pertama tadi sudah dianggap cukup, bukan berarti dari sisi yang kedua bisa langsung sesuai. Sebab masalah selera subjektif adalah hal yang tidak bisa disepelekan begitu saja. Karena terkait dengan hak setiap individu dan hubungannya dengan orang lain.&lt;br /&gt;Sebagai contoh adalah kecenderungan dasar yang ada pada tiap masyarakat untuk menikah dengan orang yang sama sukunya atau sama rasnya. Kecenderungan ini tidak ada kaitannya dengan masalah fanatisme darah dan warna kulit, melainkan sudah menjadi bagian dari kecenderungan umum di sepanjang zaman. Dan Islam bisa menerima kecenderungan ini meski tidak juga menghidup-hidupkannya.&lt;br /&gt;Sebab bila sebuah rumah tangga didirikan dari dua orang yang berangkat dari latar belakang budaya yang berbeda, meski masih seagama, tetap saja akan timbul hal-hal yang secara watak dan karakter sulit dihilangkan.&lt;br /&gt;Contoh lainnya adalah selera seseorang untuk mendapatkan pasangan yang punya karakter dan sifat tertentu. Ini merupakan keinginan yang wajar dan patut dihargai. Misalnya seorang wanita menginginkan punya suami yang lembut atau yang macho, merupakan bagian dari selera seseorang. Atau sebaliknya, seorang laki-laki menginginkan punya istri yang bertipe wanita pekerja atau yang tipe ibu rumah tangga. Ini juga merupakan selera masing-masing orang yang menjadi haknya dalam memilih.&lt;br /&gt;Islam memberikan hak ini sepenuhnya dan dalam batas yang wajar dan manusiawi memang merupakan sebuah realitas yang tidak terhindarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat Langsung Calon yang Terpilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim apabila berkehendak untuk menikah dan mengarahkan niatnya untuk meminang seorang perempuan tertentu, diperbolehkan melihat perempuan tersebut sebelum ia mulai melangkah ke jenjang perkawinan, supaya dia dapat menghadapi perkawinannya itu dengan jelas dan terang, dan supaya tidak tertipu. Sehingga dengan demikian, dia akan dapat selamat dari berbuat salah dan jatuh ke dalam sesuatu yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah justru karena mata merupakan duta hati dan kemungkinan besar bertemunya mata dengan mata itu menjadi sebab dapat bertemunya hati dan berlarutnya jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah RA berkata, “Saya pernah di tempat kediaman Nabi, kemudian tiba-tiba ada seorang laki-laki datang memberitahu, bahwa dia akan kawin dengan seorang perempuan dari Anshar, maka Nabi bertanya, ‘Sudahkah kau lihat dia?’ Ia mengatakan, ‘Belum!’ Kemudian Nabi mengatakan, ‘Pergilah dan lihatlah dia, karena dalam mata orang-orang Anshar itu ada sesuatu.’” (Riwayat Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Mughirah bin Syu’bah bahwa dia pernah meminang seorang perempuan. Kemudian Nabi SAW mengatakan kepadanya, “Lihatlah dia! Karena melihat itu lebih dapat menjamin untuk mengekalkan kamu berdua.” Kemudian Mughirah pergi kepada dua orangtua perempuan tersebut, dan memberitahukan apa yang diomongkan di atas, tetapi tampaknya kedua orangtuanya itu tidak suka. Si perempuan tersebut mendengar dari dalam biliknya, kemudian ia mengatakan, ‘Kalau Rasulullah menyuruh kamu supaya melihat aku, maka lihatlah.’ Kata Mughirah, ‘Saya lantas melihatnya dan kemudian mengawininya.’” (Riwayat Ahmad, Ibnu Majah, Tarmizi dan ad-Darimi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits ini Rasulullah tidak menentukan batas ukuran yang boleh dilihat, baik kepada Mughirah maupun kepada lain-lainnya. Justru itu sebagian ulama ada yang berpendapat, yang boleh dilihat yaitu muka dan dua tapak tangan, tetapi muka dan dua tapak tangan yang boleh dilihat itu tidak ada syahwat pada waktu tidak bermaksud meminang. Dan selama peminangan itu dikecualikan, maka sudah seharusnya si laki-laki tersebut boleh melihat lebih banyak dari hal-hal yang biasa. Dalam hal ini Rasulullah SAW pernah bersabda dalam salah satu haditsnya, “Apabila salah seorang di antara kamu hendak meminang seorang perempuan, kemudian dia dapat melihat sebagian apa yang kiranya dapat menarik untuk mengawininya, maka kerjakanlah.” (Riwayat Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batasan untuk Melihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ulama ada yang sangat ekstrim dalam memberikan kebebasan batas yang boleh dilihat, dan sementara ada juga yang ekstrim dengan mempersempit dan keras. Tetapi yang lebih baik ialah tengah-tengah. Justru itu sebagian ahli penyelidik memberikan batas, bahwa seorang laki-laki di zaman kita sekarang ini boleh melihat perempuan yang hendak dipinang dengan berpakaian yang boleh dilihat oleh ayah dan mahram-mahramnya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya mereka berkata, bahwa si laki-laki itu boleh pergi bersama wanita tersebut dengan syarat disertai oleh ayah atau salah seorang mahramnya dengan pakaian menurut ukuran syara’ ke tempat yang boleh dikunjungi untuk mengetahui kecerdikannya, perasaannya, dan kepribadiannya. Semua ini termasuk kata sebagian yang disebut dalam hadits Nabi di atas yang mengatakan, “… Kemudian dia dapat melihat sebagian apa yang kiranya dapat menarik dia untuk mengawininya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibolehkan juga si laki-laki melihat perempuan dengan sepengetahuan keluarganya; atau samasekali tidak sepengetahuan dia atau keluarganya, selama melihatnya itu bertujuan untuk meminang. Seperti apa yang dikatakan Jabir bin Abdullah tentang isterinya, “Saya bersembunyi di balik pohon untuk melihat dia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dari hadits Mughirah di atas, kita tahu bahwa seorang ayah tidak boleh menghalang-halangi anak gadisnya untuk dilihat oleh orang yang berminat hendak meminang dengan dalih tradisi. Sebab yang harus diikuti ialah tradisi agama, bukan agama harus mengikuti tradisi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di balik itu, seorang ayah dan laki-laki yang hendak meminang maupun perempuan yang hendak dipinang, tidak diperkenankan memperluas mahramnya, seperti yang biasa dilakukan oleh penggemar-penggemar kebudayaan Barat dan tradisi-tradisi Barat. Ekstrimis kanan maupun kiri adalah suatu hal yang amat ditentang oleh jiwa Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-1121042621670171513?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/1121042621670171513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=1121042621670171513' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1121042621670171513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1121042621670171513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/kriteria-memilih-pasangan-hidup.html' title='Kriteria memilih pasangan hidup'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6463406261676939632</id><published>2009-06-30T18:11:00.001-07:00</published><updated>2009-06-30T18:11:29.027-07:00</updated><title type='text'>Ada apa dibalik pernikahan?</title><content type='html'>Nikah. Untuk satu kata ini, banyak pandangan sekaligus komentar yang berkaitan dengannya. Bahkan sehari-hari pun, sedikit atau banyak, tentu pembicaraan kita akan bersinggungan dengan hal yang satu ini. Tak terlalu banyak beda, apakah di majelisnya para lelaki, pun di majelisnya wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit di antara komentar yang bisa kita dengar dari suara-suara di sekitar, di antaranya ada yang agak sinis, yang lain merasa keberatan, menyepelekan, atau cuek-cuek saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang menyepelekan nikah, bilang, “Apa tidak ada alternatif yang lain selain nikah?” atau “Apa untungnya nikah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang merasa berat pun berkomentar, “Kalau sudah nikah, kita akan terikat alias tidak bebas.” semakna dengan itu, “Nikah! Jelasnya bikin repot, apalagi kalau sudah punya anak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lumayan banyak ‘penggemarnya’ adalah yang mengatakan, “Saya pingin meniti karier terlebih dahulu, nikah bagi saya itu gampang kok.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, para orangtua pun turut memberi nasihat untuk anak-anaknya, “Kamu nggak usah buru-buru menikah, cari duit dulu yang banyak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya bersamaan dengan banyak orang yang ‘enggan’ nikah, ternyata angka perzinaan atau ‘kecelakaan’ semakin meninggi! Itu beberapa pandangan orang tentang pernikahan. Tentu saja tidak semua orang berpandangan seperti itu. Sebagai seorang muslim tentu kita akan berupaya menimbang segalanya sesuai dengan kacamata Islam. Apa yang dikatakan baik oleh syari’at kita, pastinya baik bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila Islam bilang sesuatu itu jelek, pasti jelek bagi kita. Karena pembuat syari’at, yaitu Allah adalah yang menciptakan kita, yang tentu saja lebih tahu mana yang baik dan mana yang buruk bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan yang mungkin muncul di tengah masyarakat kita sehingga timbul berbagai komentar seperti di atas, tak lepas dari kesalahpahaman atau ketidaktahuan seseorang tentang tujuan nikah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikah di dalam pandangan Islam, memiliki kedudukan yang begitu agung. Ia bahkan merupakan sunnah (ajaran) para nabi dan rasul, seperti firman Allah, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan.” (QS. Ar-Ra’d : 38).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit memberikan gambaran kepada kita, nikah di dalam ajaran Islam memiliki beberapa tujuan yang mulia, di antaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Nikah dimaksudkan untuk menjaga keturunan, mempertahankan kelangsungan generasi manusia. Tak hanya untuk memperbanyak generasi saja, namun tujuan dari adanya kelangsungan generasi tersebut adalah tetap tegaknya generasi yang akan membela syari’at Allah, meninggikan dinul Islam , memakmurkan alam, dan memperbaiki bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Memelihara kehormatan diri, menghindarkan diri dari hal-hal yang diharamkan, sekaligus menjaga kesucian diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Mewujudkan maksud pernikahan yang lain, seperti menciptakan ketenangan, ketenteraman. Kita bisa menyaksikan begitu harmoninya perpaduan antara kekuatan laki-laki dan kelembutan seorang wanita yang diikat dengan tali pernikahan, sungguh merupakan perpaduan yang begitu sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan pun menjadi sebab kayanya seseorang, dan terangkat kemiskinannya. Nikah juga mengangkat wanita dan pria dari cengkeraman fitnah kepada kehidupan yang hakiki dan suci (terjaga). Diperoleh pula kesempurnaan pemenuhan kebutuhan biologis dengan jalan yang disyari’atkan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pernikahan, mewujudkan kesempurnaan kedua belah pihak dengan kekhususannya. Tumbuh dari sebuah pernikahan adanya sebuah ikatan yang dibangun di atas perasaan cinta dan kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum : 21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah beberapa tujuan mulia yang dikehendaki oleh Islam. Tentu saja tak keluar dari tujuan utama kehidupan yaitu beribadah kepada Allah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6463406261676939632?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6463406261676939632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6463406261676939632' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6463406261676939632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6463406261676939632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/ada-apa-dibalik-pernikahan.html' title='Ada apa dibalik pernikahan?'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-3223685970369846463</id><published>2009-06-30T18:09:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T18:10:19.325-07:00</updated><title type='text'>Janji Allah Bagi Anda yang Ingin Menikah</title><content type='html'>Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini sekelumit apa yang bisa saya hadirkan kepada pembaca agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup. Semoga bermanfaat buat saya pribadi dan kaum muslimin semuanya. Saya memohon kepada Allah semoga usaha saya ini mendatangkan pahala yang tiada putus bagi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula),dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit, “apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah - dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya - maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rejeki yang berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. “Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya“. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu â€˜alaihi wa sallam dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Ruum : 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. “Dan Tuhanmu berfirman : â€˜Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’ “. (Al Mu’min : 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga janji Allah â€˜Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, penurut, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berdoa perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlash, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah â€˜Azza wa Jalla turun ke langit dunia, pada waktu antara adzan dan iqamah, pada waktu turun hujan, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari yang haram, juga makan, minum dan berpakaian dari usaha yang haram, melakukan apa yang diharamkan Allah, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat lain dari berdoa berarti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang ketika jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Sebagian orang ada juga yang menggunakan guna-guna. Cara-cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadits-hadits berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu â€˜alaihi wa sallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam”. (Hadits shahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah bersabda Rasulullah shallallahu â€˜alaihi wa sallam, “Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu.” (Shahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah bersabda Nabi shallallahu â€˜alaihi wa sallam, “Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan jimat-jimat dan guna-guna (pelet) itu adalah (hukumnya) syirik.” (Hadits shahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. “Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat“. (Al Baqarah : 153)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu â€˜alaihi wa sallam. Juga harus shalat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid’ah-bid’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (Alam Nasyrah : 5 - 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. “Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia&lt;br /&gt;akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad : 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar Allah Tabaraka wa Ta’ala menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. (Al Hajj : 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al Baqarah : 214)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kenapa ragu dengan janji Allah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-3223685970369846463?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/3223685970369846463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=3223685970369846463' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3223685970369846463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3223685970369846463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/janji-allah-bagi-anda-yang-ingin.html' title='Janji Allah Bagi Anda yang Ingin Menikah'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2444734418300085536</id><published>2009-06-30T18:06:00.001-07:00</published><updated>2009-06-30T18:06:52.447-07:00</updated><title type='text'>RiSau</title><content type='html'>Kegamanganku terbelah dalam dua polaritas yang saling bertentangan. Aku menjadi begitu perasa. Sering melamun, memikirkan ketidakberdayaan hatiku menyikapi masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ini laki-laki. Seharusnya otakku yang menuntunku, tapi kenapa hatiku yang meraja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ini orang bebas. Semestinya aku berhak mengambil keputusan apa saja; tinggal dengan perempuan itu, atau mencari gadisku. Tapi, kenapa aku jadi begitu ragu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik berlalu sangat lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian tahu apa yang membuatku begitu merana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menanyakan kepadaku, siapa yang aku tunggu. Aku yakin dia sudah mengetahuinya. Dia berpura-pura tidak mengetahuinya. Dia hanya minta aku menjawabnya. Dan aku tidak bisa. Aku tidak sanggup. Itu akan menyakitinya. Biarlah aku berpura-pura tidak tahu bahwa ia sudah menjenguk relung hatiku yang paling dalam, dimana gadisku berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam ia menyerah. Sambil memelukku, ia mengatakan akan membantuku mencari gadisku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gila. Sinting. Tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa dia mengatakan itu? Bukankah aku laki-laki yang dinantikannya? Kenapa dia berkeras mengatakan akan ikut mencari gadisku. Untukku. Bukankah ia seharusnya justru minta aku untuk berhenti mencari, dan tinggal dengannya. Untuk kebahagiaannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebersit jawaban melintas di benakku, membuatku menggigil… hhh… dia… dia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak kuasa menahan beban emosi di dadaku. Airmataku runtuh tak bisa kubendung. Tubuhku demam. Kupeluk dia. Kusembunyikan wajahku di hangat dadanya. Tak sanggup aku menatap matanya yang begitu dalam dan penuh pengertian itu. Aku, cuma bisa menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu mimpiku absurd. Ribuan cahaya berguratan tak beraturan. Tak ada bentuk solid sedikitpun yang bisa aku terjemahkan. Aku biarkan diriku tenggelam dalam lautan cahaya, hangat, dingin, bergantian membuai. Ragaku melayang setiap kali cahaya-cahaya itu berkelebatan halus, hingga sebentuk cahaya mengulas pipiku, usapannya yang hangat membangunkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku buka mata, aku lihat seraut wajah menatapku lembut. Perempuan itu. Aku lihat ekspresinya yang tidak biasa. Aneh. Ada kelegaan, tapi sekaligus terkandung perih luarbiasa. Aku menatapnya bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œSeseorang menunggumu,â€ bisiknya lirih, nyaris tak terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula aku tak tahu apa maksud perkataannya, hingga otak membangunkan seluruh kesadaranku. Aku tercekat. Dadaku berdegup kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadisku datang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suaraku hilang. Aku menatapnya tak percaya. Aku bahkan tak sadar telah mencengkeram lengannya untuk mendapatkan jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œIa menunggumu, di ujung jalan.â€&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak sanggup lagi mencerna kata-katanya. Otakku, hatiku, seluruh inderaku terpaku pada sebuah kenyataan bahwa gadisku memang ada. Wujud. Dia ada di ujung jalan, menungguku. Darahku berdesir kencang, bersicepat terpompa jantung. Ingin rasanya segera beranjak dari tempat tidur itu dan keluar untuk melihatnya. Melihat sebuah mimpi yang sekian lama menghantuiku terwujud. Sebuah kenyataan yang semula tak aku yakini ada. Kugeleng-gelengkan kepalaku agar lebih bisa menerima kenyataan itu. Ya. Aku harus menemuinya… harus…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi… tubuhku serasa tertahan… perempuan ini… aku tidak tega meninggalkannya. Aku sangat memahami perasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatapnya. Aku mencoba menjenguk hatinya. Aku lihat ia berusaha mengendalikan diri, berusaha tersenyum, sementara aku tahu hatinya gamang luarbiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œYa, kau akan menemuinya. Kau bisa pergi bersamanya. Tapi, boleh aku minta sesuatu darimu?â€&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menengarai ia akan mengatakan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œMandilah, dan pakailah pakaian ini,â€ ujarnya sambil berdiri. Dia beranjak dan mengambil kotak di atas lemari. Aku tahu persis isinya apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatapnya tidak mengerti. Bukankah baju ini sangat sakral untuknya? Kenapa ia memintaku memakainya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œAku ingin kau siap menemuinya. Bergegaslah. Mandi. Siapkan dirimu. Aku menunggu di teras.â€&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, kudengar suaranya begitu tenang. Sangat tenang. Aku bahkan tidak menangkap getarannya yang sesaat tadi sempat muncul. Ia ingin aku pergi. Sepertinya begitu. Hanya itu satu-satunya jawaban yang bisa kutelaah saat ini. Aku tidak diharapkan ada di sini. Dia ingin aku benar-benar pergi. Selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurasakan nyeri di ulu hatiku…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2444734418300085536?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2444734418300085536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2444734418300085536' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2444734418300085536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2444734418300085536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/risau.html' title='RiSau'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-1664246015074493277</id><published>2009-06-30T18:01:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T18:05:37.746-07:00</updated><title type='text'>BimBang dan RaGu</title><content type='html'>Aku, seorang laki-laki. Kumiliki semua. Jalan luas membentang di depanku, siap aku tapaki satu persatu. Seorang gadis cantik di sebelahku, ceria, menghibur dan selalu mengajakku bicara. Kurang apa lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, kenapa hatiku begitu berat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelegaan yang sesaat aku rasakan ketika bertemu dengan gadis ini pudar, menguap, terbungkus rasa kosong. Semakin jauh kaki ini melangkah, semakin hambar. Aku bahkan tak bisa memahami cara gadis itu bicara, terlalu cepat. Indera penglihatanku mulai mengabaikan kecantikannya yang segar. Pikiran dan hatinya? Aku tak bisa menjawab! Aku tidak tahu soal yang satu itu. Aku tidak mengenalnya. Tapi, bukankah aku baru sesaat bersamanya, pasti butuh waktu untuk mengenal seseorang bukan? Ya. Pasti! Aku mencoba menghibur diriku dengan jawaban itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadisku pun sepertinya mengalami kesulitan yang sama. Ia banyak bertanya, sekedar agar tahu apa yang kuinginkan. Dan aku harus menjawabnya, ia tak bisa membaca pikiranku. Ia juga meminta aku bertanya tentangnya, agar kami saling memahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian pernah bermain puzzle? Kita harus menyatukan keping gambar, menyusunnya satu persatu hingga membentuk satu gambaran utuh. Kemarin, saat berada di rumah perempuan itu, aku berhasil menyatukan kepingan demi kepingan. Memang ada satu keping yang tercecer, kucari-cari, tapi tepat saat dia membangunkanku, dan mengatakan ada seorang gadis menungguku, kepingan itu telah berada digenggamanku. Tinggal aku letakkan pada tempatnya, bahkan tanpa harus bertemu gadisku. Sedangkan saat ini, aku seperti dihadapkan pada sebuah puzzle baru, yang gambar panduannya pun aku tak tahu! Parahnya, intuisiku pun menolak menebak gambar apa yang harus aku susun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan, bukan ini yang aku inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tiba-tiba tersengal. Aku seperti terjebak dalam arus yang aku buat sendiri, nyaris tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai… ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah gamitan di tangan, membangunkanku dari lamunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau sedang memikirkan apa?” gadisku bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak bisa menjawab. Tidak mau, tepatnya. Bukankah keputusanku juga untuk mengikutinya sampai titik ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jawablah pertanyaanku. Kulihat kau terus melamun. Kaki-kakimu melangkah ke depan, tapi hatimu tertinggal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tercekat mendengar kata-katanya, “Darimana kau tahu itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tersenyum. Barangkali geli dengan kenaifanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku ini juga perempuan. Aku tahu. Aku tidak menemukannya di sini,” ia menjawab sambil menunjuk dadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tergagap, diam, tak mampu berkata-kata. Ia benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayolah, katakan apa yang kau rasakan, apa yang kau pikirkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku memikirkan perempuan itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak hanya itu. Kau juga memikirkan hatimu yang tertinggal di sana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terperangah oleh kelantangan kata-katanya. Kutatap wajah gadis itu. Kucari makna keterusterangannya. Adakah ia terluka mengatakan kenyataan yang baru saja ia sampaikan? Dan sekali lagi aku merasa sangat tolol karena tak bisa membaca isi hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak. Kau tak perlu membacaku. Aku akan mengatakannya…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terdiam, terpaku. Apapun, dalam diriku merasakan, tak lama lagi aku pasti akan menyisakan segurat kesedihan di hati gadis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi, ia tersenyum melihat keraguanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duduk di situ yuk!” katanya sambil menggandengku ke tepi jalan, duduk di antara akar-akar pohon yang bertonjolan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari tak begitu terik. Ia hanya mengusap lembut tepian-tepian daun pohon, menyisakan sekumpulan bayangan rindang yang menyelimuti kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku duduk bersandar di batang pohon itu, memejamkan mata. Aku resapi aura tenang yang dipancarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…Kau tahu kenapa aku datang kepadamu?” suara gadis itu membuyarkan kenikmatan sesaatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku buka mata. Kutatap wajahnya yang bening. Menggeleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena kau terus memanggilku,” ujarnya lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening, aku berharap dia meneruskan kalimatnya, menjelaskan apa maksud kata-katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa maksudmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukankah kau selalu menungguku selama hidupmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana itu menjelaskan keterpanggilan itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Entah. Angin terus menderaku dengan desaunya, menyuarakan tentangmu. Langit juga terus menggenggam asamu dan melemparkannya ke pelukanku. Aku sendiri tidak tahu. Aku hanya merasakannya, bahkan sejak aku lahir. Setiap kali aku ingin berjalan ke arah yang aku tuju, selalu saja buyar. Kaki akan membawaku ke arah yang berbeda. Mula-mula aku tidak tahu apa yang terjadi, tapi seiring pemahamanku terhadap semesta ini, aku tahu bahwa ada seseorang yang menungguku. Dan itu kau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhh… tiba-tiba dadaku terasa sesak. Lagi, rupanya di luar kuasaku aku telah memenjarakan satu jiwa. Jiwa yang seharusnya bebas dari ikatan diriku yang bukan apa-apa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau… menyesal… kita ketemu?” ragu aku bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah senyuman tersungging di sudut bibir gadis itu. Kulihat kepalanya menggeleng lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk suatu alasan, tidak… Kau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya… kau. Apa kau menyesal akhirnya menemukanku?” tanya gadis itu dengan suara bening.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Entahlah…,” ragu aku menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau tidak tahu atau sekedar tidak ingin mengatakan apa yang ada di benakmu?” lagi suara beningnya memecah kesadaranku, menohokku dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau ingin aku jujur?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi, sebuah anggukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhh… dadaku menyesak. Inilah saatnya menyingkap perasaan yang terus bergejolak di dadaku beberapa hari ini. Kutatap mata gadis itu. Kucari setitik saja keraguannya mendengarkan kejujuran yang akan kuungkap. Tapi, tak kutemukan itu. Dia seperti telah berketetapan hati untuk mendengar kebenaran hatiku, sepahit apapun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri? Siapkah aku untuk ‘telanjang’ di depannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubiarkan waktu berdetak lalu dalam keheningan sesaat… hingga aku siap untuk berkata-kata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-1664246015074493277?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/1664246015074493277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=1664246015074493277' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1664246015074493277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1664246015074493277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/06/bimbang-dan-ragu.html' title='BimBang dan RaGu'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-768188545880237320</id><published>2009-03-13T19:52:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T19:58:33.129-07:00</updated><title type='text'>Itsumo Aishiteru</title><content type='html'>Kapanpun Mencintaimu (Itsumo Aishiteru)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata ku berlinangan..&lt;br /&gt;Haru yang menyelimuti kesenangan..&lt;br /&gt;Ataukah kepedihan dalam kesedihan..&lt;br /&gt;Mungkinkah kepenatan dalam angan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terkantuk..&lt;br /&gt;Sejenak tertunduk..&lt;br /&gt;Kubenamkan semua masalah..&lt;br /&gt;Kujauhkan segala amarah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pernah ku tau..&lt;br /&gt;Teramat berarti hadirmu..&lt;br /&gt;Teramat besar pengaruh mu..&lt;br /&gt;Selamanya di sisiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan penyair..&lt;br /&gt;Dipenuhi sajak yang mengalir..&lt;br /&gt;Aku bukan musisi..&lt;br /&gt;Yang lagunya dapat kau dengarkan setiap hari..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku adalah aku..&lt;br /&gt;Aku yang mencintaimu..&lt;br /&gt;Aku yang menginginkan mu..&lt;br /&gt;Sampai kapanpun mencintaimu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-768188545880237320?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/768188545880237320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=768188545880237320' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/768188545880237320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/768188545880237320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/03/itsumo-aishiteru.html' title='Itsumo Aishiteru'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2235377374896980465</id><published>2009-03-13T19:47:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T19:49:20.332-07:00</updated><title type='text'>Perlukah alasan aku mencintaimu?</title><content type='html'>ce :&lt;br /&gt;Mengapa kamu menyukai saya?&lt;br /&gt;Mengapa kamu mencintai saya?&lt;br /&gt;co :&lt;br /&gt;Saya tidak dapat menjelaskan alasannya...&lt;br /&gt;tetapi saya sungguh menyukai kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ce :&lt;br /&gt;Kamu bahkan tidak dapat memberikan alasan&lt;br /&gt;kepada saya, bagaimana kamu dapat berkata&lt;br /&gt;kamu menyukai saya ?&lt;br /&gt;bagaimana kamu dapat berkata kamu mencintai&lt;br /&gt;saya ?&lt;br /&gt;co :&lt;br /&gt;Saya sungguh tidak tau alasannya,&lt;br /&gt;tetapi saya dapat membuktikan bahwa saya&lt;br /&gt;mencintai kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ce :&lt;br /&gt;Bukti? Tidak! Saya mau kamu menjelaskan&lt;br /&gt;alasannya. Pacar kawan saya dapat berkata&lt;br /&gt;kepada kawan saya bahwa dia mencintai&lt;br /&gt;kawan saya, tetapi kamu tidak dapat!&lt;br /&gt;co :&lt;br /&gt;Ok ok!!!! Hmm karena kamu cantik,&lt;br /&gt;karena suaramu enak didengar,&lt;br /&gt;karena kamu penuh perhatian,&lt;br /&gt;karena kamu mengasihi,&lt;br /&gt;karena kamu bijaksana,&lt;br /&gt;karena senyummu,&lt;br /&gt;karena setiap gerakkanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, beberapa hari kemudian,&lt;br /&gt;sang cewek mengalami kecelakaan dan&lt;br /&gt;mangalami koma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang cowok kemudian menaruh surat di sisinya,&lt;br /&gt;dan isinya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihku,&lt;br /&gt;Karena suaramu yang merdu saya mencintaimu...&lt;br /&gt;Sekarang dapatkah kamu berbicara?&lt;br /&gt;Tidak!&lt;br /&gt;oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kamu penuh perhatian dan peduli&lt;br /&gt;maka saya menyukaimu...&lt;br /&gt;Sekarang kamu tidak dapat menunjukkannya,&lt;br /&gt;oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena senyummu,karena setiap gerakanmu&lt;br /&gt;maka saya mencintaimu.&lt;br /&gt;Sekarang dapatkah kamu tersenyum?&lt;br /&gt;Dapatkah kamu bergerak?&lt;br /&gt;Tidak!&lt;br /&gt;Karena itu saya tak dapat mencintaimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika cinta memerlukan alasan, seperti sekarang,&lt;br /&gt;maka tidak ada alasan lagi bagi saya untuk&lt;br /&gt;mencintai kamu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah cinta memerlukan alasan?&lt;br /&gt;TIDAK!&lt;br /&gt;Oleh karena itu, saya masih tetap mencintaimu&lt;br /&gt;dan Cinta tidak memerlukan alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jika cinta tetap memerlukan alasan...&lt;br /&gt;maka alasannya hanya satu...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aku Mencintaimu karena Tuhan...&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2235377374896980465?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2235377374896980465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2235377374896980465' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2235377374896980465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2235377374896980465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/03/perlukah-alasan-aku-mencintaimu.html' title='Perlukah alasan aku mencintaimu?'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7374261303680374673</id><published>2009-03-13T19:36:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T19:37:53.674-07:00</updated><title type='text'>Cinta Sejati VS Teman Sejati</title><content type='html'>Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur, ketika kita menangis, ketika kita membayangkan, ketika kita berciuman?&lt;br /&gt;Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua agak aneh... dan hidup sendiri juga agak aneh...&lt;br /&gt;Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita.&lt;br /&gt;Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal - hal yang tidak ingin kita lepaskan...&lt;br /&gt;Orang - orang yang tidak ingin kita tinggalkan...&lt;br /&gt;Tapi ingatlah... melepaskan BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru.&lt;br /&gt;Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari, dan mereka yang telah mencoba.&lt;br /&gt;Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA yang AGUNG adalah...&lt;br /&gt;Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya..&lt;br /&gt;Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia.&lt;br /&gt;Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sambil berkata 'Aku turut berbahagia untukmu'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila cinta tidak berhasil... BEBASKAN dirimu...&lt;br /&gt;Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI...&lt;br /&gt;Ingatlah...bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya...&lt;br /&gt;Tapi, ketika cinta itu mati... kamu TIDAK perlu mati bersamanya...&lt;br /&gt;Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.&lt;br /&gt;Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.&lt;br /&gt;HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan - pilihan kehidupan yang telah kau buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMAN SEJATI...&lt;br /&gt;Mengerti ketika kamu berkata 'Aku lupa'&lt;br /&gt;Menunggu selamanya ketika kamu berkata 'Tunggu sebentar'&lt;br /&gt;Tetap tinggal ketika kamu berkata 'Tinggalkan aku sendiri'&lt;br /&gt;Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata 'Bolehkah saya masuk?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENCINTAI...&lt;br /&gt;BUKANlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.&lt;br /&gt;MEMAAFKAN...&lt;br /&gt;BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti.&lt;br /&gt;MENGERTI...&lt;br /&gt;BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati, dibandingkan menangis tersedu – sedu.&lt;br /&gt;Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang.&lt;br /&gt;Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang. BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kamu benar - benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia.&lt;br /&gt;Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar - benar mencintai MELAINKAN... BERJUANGLAH demi cintamu.&lt;br /&gt;Itulah CINTA SEJATI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'.&lt;br /&gt;Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu.&lt;br /&gt;Lebih baik menunggu orang yang tepat kerena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya dengan 'seseorang'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari.&lt;br /&gt;And now find U'r Love ... ... ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7374261303680374673?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7374261303680374673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7374261303680374673' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7374261303680374673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7374261303680374673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/03/cinta-sejati-vs-teman-sejati.html' title='Cinta Sejati VS Teman Sejati'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-3941689042107615702</id><published>2009-03-13T19:27:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T19:30:03.278-07:00</updated><title type='text'>*MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT*</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SbsWnzY2RhI/AAAAAAAAAHE/LspEJ_Hrx4A/s1600-h/unconditional_love_by_btoinc.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 147px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SbsWnzY2RhI/AAAAAAAAAHE/LspEJ_Hrx4A/s200/unconditional_love_by_btoinc.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312865058478769682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset&lt;br /&gt;Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau&lt;br /&gt;juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT*&lt;br /&gt;- - - sebuah perenungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat para suami baca ya….. istri &amp; calon istri juga boleh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja&lt;br /&gt;bahkan sudah mendekati malam,Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan&lt;br /&gt;merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah&lt;br /&gt;lebih 32 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah istrinya&lt;br /&gt;melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu&lt;br /&gt;terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi&lt;br /&gt;lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran,&lt;br /&gt;menyuapi,danmengang katistrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkatkerja&lt;br /&gt;dialetakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.Walau&lt;br /&gt;istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinyatersenyum,&lt;br /&gt;untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga&lt;br /&gt;siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makansiang. sorenya dia pulang&lt;br /&gt;memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani&lt;br /&gt;istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 sajayg dia alami seharian.&lt;br /&gt;Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak&lt;br /&gt;Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap&lt;br /&gt;berangkat tidur.Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun,&lt;br /&gt;dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah&lt;br /&gt;hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padasuatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka&lt;br /&gt;sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal&lt;br /&gt;dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg&lt;br /&gt;merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.&lt;br /&gt;Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata ‘ Pak kami ingin sekali&lt;br /&gt;merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada&lt;br /&gt;sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……. . ..bahkan bapak tidak&lt;br /&gt;ijinkan kami menjaga ibu’ . dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan&lt;br /&gt;kata2nya ’sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi,kami&lt;br /&gt;rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan&lt;br /&gt;berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak,kami janji kami&lt;br /&gt;akan merawat ibu sebaik-baiksecara bergantian’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2&lt;br /&gt;mereka.’Anak2ku ……… Jikalau perkawinan &amp; hidup didunia ini hanya untuk&lt;br /&gt;nafsu, mungkin bapak akan menikah….. .tapi ketahuilah dengan adanya ibu&lt;br /&gt;kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian..&lt;br /&gt;sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir&lt;br /&gt;didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan&lt;br /&gt;apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia&lt;br /&gt;meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg&lt;br /&gt;masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu&lt;br /&gt;yg masih sakit.’&lt;br /&gt;Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat butiran2 kecil&lt;br /&gt;jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno.. dengan pilu ditatapnya matasuami yg&lt;br /&gt;sangat dicintainya itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah&lt;br /&gt;satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan&lt;br /&gt;pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat&lt;br /&gt;Istrinya yg sudah tidak bisa apa2.. disaat itulah meledak tangis beliau&lt;br /&gt;dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup&lt;br /&gt;menahan haru disitulah Pak Suyatno bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya,&lt;br /&gt;tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian )&lt;br /&gt;adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup&lt;br /&gt;saya,dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya mencintai saya&lt;br /&gt;denganhatidan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..&lt;br /&gt;Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu&lt;br /&gt;merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk&lt;br /&gt;mencintainya apa adanya. sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya&lt;br /&gt;apalagi dia sakit,,,’&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-3941689042107615702?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/3941689042107615702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=3941689042107615702' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3941689042107615702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3941689042107615702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/03/mampukah-kita-mencintai-tanpa-syarat.html' title='*MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT*'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SbsWnzY2RhI/AAAAAAAAAHE/LspEJ_Hrx4A/s72-c/unconditional_love_by_btoinc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-8718681590581872088</id><published>2009-02-13T00:59:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T01:36:54.195-08:00</updated><title type='text'>Happy Valentinte</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SZU_B9KdNTI/AAAAAAAAAG8/PwF8zdEEwF8/s1600-h/29102007mwr.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SZU_B9KdNTI/AAAAAAAAAG8/PwF8zdEEwF8/s200/29102007mwr.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302213439129466162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sedianya 1 tangkai mawar dan sebungkus coklat kan kuberi untukmu&lt;br /&gt;tapi itu tak mungkin....&lt;br /&gt;aku hanya bisa berimu beberapa kata&lt;br /&gt;jika kau temukan milyaran bintang bercahaya pada langit hatimu yang biru, membentuk rasi rindu dalam aurora rembulan yang pucat pasi &lt;br /&gt;maka tersenyumlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karenaada seribu satu jalan bagi petualang menemukan persinggahan demi persinggahan yang tak pernah kekal. &lt;br /&gt;tapi baginya hanya ada satu cinta yang akan menuntun seluruh rindu untuk kembali pulang ke pangkuanmu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;esok atau pun lusa hanyalah hitungan dua puluh empat jam yang bergerak ke pedalaman sunyi. &lt;br /&gt;sedang langkah pertama akan menentukan arah hidup yang sebenarnya. &lt;br /&gt;maka peta adalah perbekalan utama bagi si pejalan. &lt;br /&gt;dan si perindu akan tetap ingat pulang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tatap hari esok dengan cinta, sayang! &lt;br /&gt;sebab langkah pertama adalah syahadat cinta yang diikrarkan jiwamu dan jiwaku &lt;br /&gt;pada altar suci para pecinta di dunia.&lt;br /&gt;HAPPY VALENTINE! &lt;br /&gt;......karena kasih sayang tak pernah punya hari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-8718681590581872088?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/8718681590581872088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=8718681590581872088' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8718681590581872088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8718681590581872088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/02/happy-valentinte.html' title='Happy Valentinte'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SZU_B9KdNTI/AAAAAAAAAG8/PwF8zdEEwF8/s72-c/29102007mwr.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-9050131478777993531</id><published>2009-02-03T00:05:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T00:06:13.964-08:00</updated><title type='text'>heart alone</title><content type='html'>I hear the ticking of the clock&lt;br /&gt;I’m lying here the room’s pitch dark&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melirik jam di ponsel, rupanya sudah jam 11 malam dan mataku masih terpicing tajam, di dalam gelap ruangan kamar aku hampir bisa melihat semuanya, aku terdiam dalam kamarku sendiri, suara hembusan pendingin ruangan jadi satu-satunya suara berisik selain tik-tik jam di dinding kamar, jam itu menunjukkan pukul 7, entah itu siang atau sore, tapi sudah lama jarum detik, menit dan jam-nya tidak bergerak, baterai baru yang kujejalkan di punggung badan jam itu juga tak mampu menggerakkan waktu untuknya. Tapi waktu sebenarnya bergerak, mungkin dia ingin tetap berada disana, seperti aku yang selalu ingin ada di dekatnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“luna…”, panggilku pada kesendirianku, aku ingin dia disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I wonder where you are tonight&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membayangkan dimana sosokmu malam ini, Apakah sudah tengkurap lelap? apakah masih termenung terjaga?, atau masih entah berada dimana? Aku mengamit ponselku, cahaya biru menyebar merampas tanpa cahaya dan gelap. Aku memencet nomornya, aku memanggilnya lewat frekuensi tinggi udara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No answer on the telephone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak cuma sekali aq memencet nomornya, setiap aku hendak berhenti memanggilnya, ada suara kecil yang berkata “mungkin sekali lagi”, namun tak sekalipun diantara panggilanku berhasil membuatku mendengar suara riangmu disana. Aku bingung…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And the night goes by so very slow&lt;br /&gt;Oh I hope that it won’t end though&lt;br /&gt;Alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggelung tubuhku di ranjangku, memeluk selapis baju hangat, aromamu tertinggal disana sejak terakhir kita berpelukan. Malam berjalan dengan pelan bahkan mungkin terlalu pelan, detik-detik memukul-mukul gendang telingaku, mataku kupejamkan dengan paksa, aku mencoba tidur.. orang bilang jeda waktu yang dibutuhkan untuk tidur setelah memejamkan mata rata-rata 7 menit, aku sudah 20 menit memejamkan mata, dan detik-detik jam masih terasa, aku merasa seperti binatang kelinci hutan yang diburu anjing-anjing para pemburu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantai kamar terasa sangat dingin saat kakiku mengelus lembut lantai, sedikit terpekik kakiku saat menginjak lantai-lantai kamarku, kakiku menolak dingin yang menyusup ke syaraf-syaraf terluarnya. Otakku memerintah dengan bengis dan membuatku seluruh tubuhku berhasil tegak berdiri di lantai dingin, memang tak sedingin suasana kesendirianku saat ini, tapi tetap saja dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Till now I always got by on my own&lt;br /&gt;I never really cared until I met you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku duduk di kursi pelataran sempit rumahku, aku merasa kursi ini selalu menjadi temanku sudah sejak lama, dia hanya diam dan menopangku tanpa pernah merasa dimanfaatkan, dia hanya membisu dan diam meski aku memaki-maki, menangis, berkeluh-kesah dalam hati. Malam itu, sekali lagi aku diam dan duduk termangu disana menatap taman hias didepanku, ada beberapa tikus berlarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengenang jauh ke beberapa waktu yang lalu, saat pertama kali bertemu denganmu, aku tak pernah bergantung pada siapapun, aku menghadapi setiap masaku sendiri, entah apalah itu yang sedang aku hadapi, namun saat itu aku merasa bahwa aku membutuhkanmu, entah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibit pertemuan pertama itu membuahkan pertemuan-pertemuan berikutnya, dan disetiap pertemuan berikutnya selalu ada bibit yang kutanamkan untuk menumbuhkan dan membuahkan pertemuan berikutnya.. Aku begitu ketagihan untuk selalu bertemu, seperti aku ketagihan untuk memujaNya setiap saat.. aku ingin kamu ada didekatku, hadir tanpa seolah-olah kamu ada, namun benar-benar ada dengan apapun beban yang kamu bawa untuk kamu limpahkan ke aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya.. jadikan aku karung untuk mewadahi keluh dan lelahmu, atau sansakmu untuk jadi lampiasan marah dan kesalmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And now it chills me to the bone&lt;br /&gt;How do I get you alone&lt;br /&gt;How do I get you alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, entah kenapa kamu juga mungkin tak ingin membagi semuanya denganku, semua rasamu kau pendam sendiri, kau nikmati sendiri. Aku ingin meminta rasa kesal, marah dan keluhmu untukku, bagilah saja sedikit jika tak ingin semuanya kamu berikan, atau ijinkan aku mengintipnya sedikit. Tapi kamu selalu sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa ini menyusup jauh kedalam.. membuat ruang kosong dalam hati, seakan bolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You don’t know how long I have wanted&lt;br /&gt;to touch your lips and hold you tight, oh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama aku melihatmu dalam gambar yang ada dibayangan dunia ini, sorot mata yang tajam menatap mataku kejam. Sesorot mata yang berkata dengan lantang bahwa dia tak bisa aku miliki. Lucunya, waktu pertama kali melihatnya, aku seolah melihatnya memiliki mata dengan frame melancip seperti pisau, tubuh mungil dan wajah ceria yang tampak ringkih, namun aku tak sepenuhnya benar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama hanya menjadi pengagummu, aku bisa melihatmu di depanku. Sosokmu yang nyata dan hidup ada di hadapanku, sosok yang selalu kubayangkan setiap malam dalam menikmati kesendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumanmu membuatku ingin merengkuhmu dalam pelukanku bukan sebagai sesuatu khayal namun sebagai rengkuhan nyata yang tersentuh dan terasa, saat itu aku merasa asing berada di depanmu, merasa kecil dan tak berharga karena memiliki imajinasi yang penuh dengan keinginan-keinginan atas dirimu, suat keinginan yang hampir mustahil bisa terwujud padamu. Tapi jauh di balik sadarku atas tidak mungkin itu, aku tetap berharap..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You don’t know how long I have waited&lt;br /&gt;and I was going to tell you tonight&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pada suatu malam, kita berhadapan sekali lagi dalam pertemuan yang kesekian-kali, pertemuan yang selalu mengantarku pulang dengan bayanganmu menggelayut manja di benakku, aku keracunan sosokmu dan aku merindukannya. Kamu seperti nikotin yang ditagih tubuhku, pikiranku menolak namun tubuhku meminta dan menasbihkan namamu.. selalu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu aku kamu membawaku dan memperkenalkanku pada duniamu pada semua impian-impianmu yang terbendung pada semua hal yang kautemani dan kaumusuhi, kau tahu?? Aku bangga dan bahagia bisa menjadi bagianmu saat itu.. Aku kesabaranmu, pengertianmu dan kelembutanmu mengantarkan aku mengakhiri malam itu dengan rasa yang bahkan tubuh dan kata-kata tak sanggup mengibaratkannya, atau bahkan tak mungkin mendefinisikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But the secret is still my own&lt;br /&gt;and my love for you is still unknown&lt;br /&gt;Alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang aku tak perlu mengungkapkannya padamu, mungkin kamu juga tahu dari sikapku, namun benarkan rasa itu yang kurasa?? Rasa yang muncul setiap teringat akan dirimu dalam pikiranku membuat perutku serasa hangat dan penuh dengan kupu-kupu terbang, rasa yang mendidih namun bukan amarah atau kesal dan sesal, rasa yang membuat hari mendung itu segar dan terik itu ceria. Benarkah rasa itu? Atau hanya keinginan-keinginan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin hanya karena aku merasa sendiri saja.. mungkin karena kamu juga sendiri, dan kita ingin beramai-ramai dalam sendiri, sendiri dengan bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alone, alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan kamu, bersama sendiri dengan cara masing-masing… ya cara kita masing-masing..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-9050131478777993531?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/9050131478777993531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=9050131478777993531' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/9050131478777993531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/9050131478777993531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/02/heart-alone.html' title='heart alone'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-9204588825336205956</id><published>2009-02-01T23:48:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T23:49:18.855-08:00</updated><title type='text'>Keagungan sebuah cinta</title><content type='html'>Sekedar sharing cerita… sayang klo cerita sebagus ini tidak dibagi ke orang lain…dari Rekan Kantor…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka  menikah sudah lebih 32 tahun Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ketiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan  mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.&lt;br /&gt;Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, pak suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan pak suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata “Pak kami ingin sekali merawat ibu , semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keluar dari bibir bapak………bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu” . Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya” sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya,  kapan bapak menikmati masa tua bapak  dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan&lt;br /&gt;merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak2ku ……… Jikalau perkawinan &amp; hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah……tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian¡­sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno.. dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada suyatno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio. kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disitulah pak Suyatno bercerita;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian ) adalah kesia-siaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Kita Semua bisa mengambil Hikmahnya….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-9204588825336205956?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/9204588825336205956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=9204588825336205956' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/9204588825336205956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/9204588825336205956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/02/keagungan-sebuah-cinta.html' title='Keagungan sebuah cinta'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6622811989426977385</id><published>2009-01-29T00:30:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T00:37:40.674-08:00</updated><title type='text'>cinta yang hilang</title><content type='html'>Dalam kehidupan, banyak orang membicarakan tentang cinta, namun banyak pula yang ternyata merasa tidak memilikinya. Yach, banyak orang yang haus akan cinta. Walau mungkin yang terucap tidak selalu kata “cinta”. Metamorfosa atau sinonim cinta adalah kasih, sayang, dan perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta hilang beragam penyebabnya. Mungkin doi yang pergi dengan beribu alasan (selingkuh lah, bosen lah, dilarang ortu lah….). Mungkin orang tercinta tutup usia. Mungkin keluarga orangtua yang broken. Mungkin semasa kecil tidak dalam belaian kasih sayang orangtua. Atau….. malah mungkin kita sendiri yang berpotensi berpaling, dengan mengalihkan obyek yang pantas kita cintai saat ini. Wow….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memang akan membius hampir semua sendi kehidupan kita. Dari bangun tidur sampai tidur, semua aktifitas terwarnai karenanya. Tapi semua tergantung “siapa” dan “apa” yang sangat kita cintai. Koleksi benda-benda dalam kamar, cara berpikir, obyek lamunan, obyek komunikasi, sampai tujuan hidup, tidak lepas dari pengaruh orang atau sesuatu yang kita cintai tersebut. Sehingga wajar apabila kedudukan cinta akan sangat mirip dengan “sikap untuk men-tuhan-kan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan adalah sesuatu yang penting dan dipentingkan, yang dapat mendominasi peri kehidupan yang men-tuhan-kannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jika cinta itu hilang? banyak yang mengklaim “aku hidup tanpa cinta”. ups! cinta yang mana dulu?. Jika kita mau merenung sejenak, banyak orang yang kehilangan cinta di satu sisi, tetapi malah berlimpah cinta di sisi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak istri merasa tidak mendapat lagi cinta dari suaminya, tetapi kadang terlupakan bahwa anak-anaknya sangat besar mencintai (baca: memberikan cinta) kepada ibunya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak remaja jomblo bin jablai mengatakan “tidak ada yang mencintai diriku”, padahal masih banyak teman-temannya yang memberikan perhatian (baca: saudara kembarnya cinta) kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang gagal cenderung menyalahkan diri sendiri hingga depresi akut, padahal di sisi lain banyak keberhasilan dan prestasi yang dia ukir dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emosi manusia kadang memang menyempitkan cara pandang mata plus hati. Jika ada satu kekurangan atau kegagalan, maka sang emosi cendering menyempitkan pola pikir dan menyimpulkan “anda 100% gagal”. Sehingga orang mudah akan merasa frustasi, ngambek, mutung, mogok makan, puasa bicara, dan bahkan sok action menyakiti diri sendiri. Udah sakit, kok malah milih kejatuhan tangga hehhee….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam manajemen krisis di perusahaan, orang dilatih membuat rencana A, rencana B, dan rencana C. Pertama rencana A dijalankan. Jika bermasalah, gunakan rencana B. dan seterusnya. Sehingga pekerjaan tidak deadlock di tengah jalan. Demikian juga dalam kehidupan yang berbumbu cinta. Jangan karena kehilangan cinta doi, cintai orangtua, cinta guru, dll, maka dunia seakan runtuh. Hidup terasa hampa bahkan tidak ada gairah lagi. Yakinlah bahwa cinta itu banyak ragamnya dan banyak pula yang memberikannya. Jika kekasih pergi, yakinlah akan datang kekasih baru, atau minimal cinta kasih masih akan datang banyak dari orang-orang dekat kita. Amat sangat jarang semua orang dekat akan membenci kita pada saat bersamaan, kecuali kesimpulan emosional kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, jika memang anda yakin semua makhluk di bumi ini membenci anda. Yakinlah bahwa Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang tanpa pandang bulu, tanpa memandang iman atau kafir, semua dalam rengkuhan cinta kasihNYA. Kenapa anda masih merasa kehilangan cinta?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6622811989426977385?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6622811989426977385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6622811989426977385' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6622811989426977385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6622811989426977385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/cinta-yang-hilang.html' title='cinta yang hilang'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2857966477295116759</id><published>2009-01-12T04:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T04:29:45.502-08:00</updated><title type='text'>UNTUKMU.....1010</title><content type='html'>Menurut Imam Gozali Cinta merupakan ibarat condongnya hati terhadap sesuatu yang amat terasa keindahannya. Kalau condongnya hati terlalu kuat dan menggebu-gebu artinya sudah sampai tingkat rindu. Rasa itu mampu membuat seseorang menjadi budak bagi yang di cintainya. Itulah pengertian cinta dalam bukunya yang berjudul Mukassaf Qolbi (Rahasia Ketajaman Hati) yang di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Fatihhudin Abu Yasiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoba setia pada seseorang yang belum tentu orang itu tahu adalah satu perjuangan yang melelahkan bagi gadis SMA bernama lengkap Giza Selavina. Dua tahun lalu dia punya cinta namanya David, tak lebih yang di inginkan Giza hanyalah cinta tapi kalau cinta itu tak tercipta untuknya apa daya? Mau memberontak ini sudah takdirnya. Giza bukannya pasrah tapi ... hanya sekedar bersabar.&lt;br /&gt;“Aku akan tetap bersabar menunggu dia. karena aku yakin Allah pasti tanggapi kesabaranku” bisiknya&lt;br /&gt;“Aku tahu David nggak akan pernah tahu sama perjuanganku dulu sampai sekarang tapi belum tentu juga David akan berfikiran positif kalau dia tahu perjuanganku” hatinya mulai ragu, akanka keraguan itu bisa menghapus segala perasaan yang di milikinya untuk David? ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini gadis remaja itu sedang bersama cinta yang lain, kebahagian tak dia dapatkan dari Andra karena niat untuk mencinta pun tak ada. Maksud Giza menerima Andra adalah hanyalah ingin mencari kebahagian untuk dirinya, memang Andra sudah berusaha untuk membahagiakan Giza dengan cara apapun tapi itu tak mempan juga mungkin karena David? ... Maybe ...&lt;br /&gt;Mereka hubungan sudah empat bulan lebih tapi hati Giza masih juga belum terbuka, hatinya masih tertutup untuk yang lain hanya David yang mampu membuka pintu hatinya. David ... dia seolah pangeran yang mampu melepas sang putri dari belenggu duniawi. David ... beruntunglah dirimu ... tak ada lelaki yang mampu membuat Giza seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Diary ....&lt;br /&gt;Puss... !! udah beberapa kali aku mencoba untuk mencintai Andra tapi aku nggak bisa karena bayangan David masih melekat di syaraf otak aku, David is my shadow...&lt;br /&gt;Salah kali yah aku sayang sama David, buktinya sampai sekarang belenggu itu belum juga terjawab, David... memang harus ku akui kalau aku terlalu bodoh karena sudah berharaf pada sesuatu yang tak pasti dan yang tak pasti itu kamu ... !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semuanya bahagia karena cinta Giza malah terpuruk akan cinta yang dia rasa, memang telah lama dia alami itu tapi bodohnya dia, dia tak pernah mau untuk berusaha lebih keras melupakan cinta gila itu. Yang dia takutkan dari kecil akhirnya terjadi juga. Kasihan ... si gadis belia itu harus menerima kenyataan kalau cintanya itu hanya dapat dia rasa tanpa dapat orang itu membalasnya.&lt;br /&gt;“Na, kemaren aku ketemu sama David, dia ganteng banget dia banyak berubah sebulan ini, itu yang spesial dari David dia paling care banget sama penampilan. Jarang ada loh cowok yang kayak dia” utas Giza “wah... massa sih... wih... beruntung juga yah kamu kemaren pergi lewat jalan itu” utas Nuna “iya.... ! oh ya Na, kapan yah aku ...” bicaraan Giza terpotong oleh nasihat Nuna “Za, Allah pasti denger do’a kamu, Allah juga pasti tahu pengorbanan kamu, kamu tinggal tawakal aja ... ! cinta kamu udah bertahan dua tahun ini dan aku sebagai temen kamu bener-bener salut sama kamu, kamu hebat bisa mempertahankan cinta kamu. sabar aja Za ... “ Giza hanya menunduk dan sedikit meneteskan air mata “di setiap nafasku hanya bayangmu yang ku tahu yang ku rasakan dan yang ku idamkan ... “ bisik Giza dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Diary ...&lt;br /&gt;Puss ... !! kok Nuna malah nyuruh aku bersabar yah...?? apa kurang kesabaran aku ini?... aku nggak bisa bertahan dalam kesendirian, cinta yang nggak pasti selalu aja ada ... David seandainya kamu cepat tahu perasaan aku pasti aku nggak akan kayak gini ... David ... Cuma kamu yang bisa ngelepasin aku dari jeruji hati ini ... Memo 28 April&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang perduli terhadap Giza terutama Nuna dia tahu benar bagaimana perasaan Giza terhadap David, dalam sedalam hati dan luas seluas memori. Dua tahun bukan waktu yang sedikit untuk menempuh cinta, menatap kebahagian yang belum tentu hari itu datang.&lt;br /&gt;Berbagai perasaan bahagia dia pendam dalam hati sehingga banyak kata yang terpendam dalam di hati Giza untuk David. sejenak Giza berfikir “akankah perasaan terpendamnya akan berakhir ketika David datang menyambut hatinya lalu pergi lagi?” Giza takut kalau perasaan itu akan tetap ada meskipun David telah menyambut hatinya dan pergi lagi. Akankah surga menjadi bukti cintanya? ... ah, jangan berkhayal panjang-panjang ... fajar masih belum terbit di siang hari ...&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;“Za, kata Andra kamu kesana gih...!” seru Mona “iya, aku nyusul” ujar Giza lalu dia berjalan menuju tempat dimana Andra ada di sana. Mereka duduk berdua di taman sekolah, yang pertama kalinya mereka saling bungkam tak banyak bicara. Andra diam seolah kehabisan kata karena setiap di tanya pasti Giza menjawab seperlu dan sepentingnya saja. Akhirnya Andra membiarkan Giza pergi, tanpa senyum Giza berjalan meninggalkan Andra. “Ada apa dengan Giza? Tumben dia diam” ujar Andra ketika melihat Giza berjalan lemas.&lt;br /&gt;Batin Giza semakin terpuruk, batinnya semakin lumpuh. Tak tahu harus bagaimana lagi Nuna memberikan pengarahan agar Giza bahagia, tapi itu tak juga membuat Giza bahagia. Giza pernah mengatakan pada Nuna kalau dia akan memutuskan Andra di bulan depan karena Giza baru menyadari kalau hatinya tak bisa terbuka oleh cinta Andra, Andra bukan orang yang di pilih hati Giza.&lt;br /&gt;Sepulang sekolah Giza menolak di antar pulang oleh Andra, padahal Andra akan mengajak Giza ke tempat biasa dimana mereka pertama kali bertemu, tapi sepertinya Giza tak ada selera. Giza pulang dengan taxi katanya dia akan ke danau tempat Giza merenung, danau itu tak jauh dari rumahnya setiap sore tanpa ada yang tahu dia selalu singgah ke danau sana untuk menenangkan diri dan untuk mencari suasana rileks untuk berfikir.&lt;br /&gt;“Huh ... akhirnya aku mampu menghirup udara segar ... “ ujarnya sambil menghela nafas dalam-dalam. “Ya ... Tuhan ... akankah umurku panjang? Tolong panjangkan umurku agar aku tetap bisa merasa cinta dan berikan aku kesempatan bertemu dengan David walau hanya sesaat, itu kalau umurku pendek ...” utas Giza sambil menatap danau yang luas dan tumbuhan yang hijau lebat.&lt;br /&gt;“Kehidupan yang panjang tanpa David adalah keputusan yang berat untuk aku, aku nggak bisa hidup tanpa dia, kenapa Allah lama banget ngabulin do’a aku, padahal Allah tahu sendiri kalau selama ini aku sayang banget sama David. kata Nuna aku harus lebih bersabar, tapi kan kesabaran orang tuh ada batasnya, dua tahun sabar tapi nggak juga ada hasilnya. Massa harus nunggu aku sampai beruban, udah bau tanah dong kalau gitu ... ” ujar Giza sambil melamun. Itu adalah pikiran yang bodoh terlalu panjang, dan terlalu menafsirkan hidup sendiri padahal yang berhak hanya Tuhan, manusia hanya bisa melamun dan berakhayal tingkat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Diary ...&lt;br /&gt;Puss ... !! bodoh kali yah aku ngayal itu ... tahu nggak sih ada sebuah lagu yang telah menjadi wakil dari perasaanku saat ini // tersiksa // iya... perasaan cinta ini telah menyiksa harafanku, membuat aku semakin ragu ... aku bener-bener takut menghadapi massa depan tanpa David padahal dari David lah semuanya terinsprirasi, lewat dari bait-bait puisi itu semua berkat David David adalah seorang inspirator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau udah sendiri kayak gini, rasanya perasaan itu menjalar sampai ke otak dan memecahkan segala memori otak. Aku emang udah di bikin goblok sama cinta ... !! Untukmu Selamanya ... !! aku bener-bener nggak bisa mencintai Andra untuk melupakanmu ... sungguh. Aku mencintaimu setulus hatiku ... David&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak ... Cepet pulang ... (Wiera)&lt;br /&gt;Lalu Giza pun pulang karena adiknya barusan memberi pesan singkat agar cepat pulang ke rumah. Hanya butuh waktu sepuluh menit untuk tiba di rumah karena jarak danau dengan rumahnya tak begitu jauh, cukup berjalan kaki.&lt;br /&gt;“Dari mana Za ... ?” tanya Mama&lt;br /&gt;“dari danau sana”&lt;br /&gt;“kalau mau kesana izin dulu kenapa sih? ... Mama khawatir, kalau pulang sekolah langsung pulang ke rumah dong ... emangnya ada apa sih di danau? Tiap hari pasti mampir kesana”&lt;br /&gt;“yah ... ada alam lah Ma ... “ ujar Giza sambil naik tangga ke kamarnya&lt;br /&gt;“Liat tuh kakak kamu ... udah gede di kasih tahu malah cuek, persis kayak bapaknya ... “&lt;br /&gt;“kan, kak Giza anaknya Ma ... yah ... pantas aja donk ... mirip ... “ utas Wiera yang mengikuti Giza naik tangga&lt;br /&gt;“dasar, anak dua-duanya kok sama-sama susah di ajak ngomong ... “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giza berbaring di sofa warna biru langitnya yang terletak di pinggir meja tata riasnya, tak sengaja dia melihat David sedang mengendarai mobil Honda hitam miliknya. Ini adalah kali ke tiganya dia bertemu David di tahun 2008 ketika melihat David dia hanya terkejut setelah itu dia berlari ke tempat meja belajarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Huh, di tahun tikus ini baru tiga kali ketemu David?! ... oh Tuhan ... padahal jumlah daftarnya aku row banyak ... !! tapi aku tetep bersyukur kok ... ternyata Allah beri aku kesempatan untuk liat dia lagi ... “ utas Giza sambil mencatat di lembar kertas yang tertempel di dindingnya “duh ... barusan David liat aku ... kenapa aku nggak senyum aja yah ... ih, gara-gara gerogi sih ... “ lanjut Giza sambil tersenyum girang. Handphone Giza berdering, ternyata ada pesan dari Nuna :&lt;br /&gt;Mengenalmu satu keindahan ... Menyayangimu satu kebahagiaan ... Pacaran denganmu satu keinginan ... Kau terima cintaku satu impian ... Melupakanmu tak mungkin bisa aku lakukan ...&lt;br /&gt;Giza hanya tersenyum membaca teks itu “Hehmm ... Nuna ... !! padahal ganti dong “pacaran sama kau terima cintaku” aku kan bukan cewek sembarangan, meskipun kebelet cinta tetep kok Jaim ... “ utas Giza. Setelah itu dia berbaring di tempat tidur kesayangannya dia lupa tak membalas sms dari Nuna akhirnya pada malam hari ia baru membalasnya&lt;br /&gt;Ugh ... thank’s for all friend ... !! you’re so sweet ... but I like it. It’s a poetry to David, I love he ... without answer. Impossable to me to hope. David is my shadow ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giza lalu turun ke bawah untuk makan malam bersama keluarga, dengan sudah menggunakan baju tidur Giza duduk di samping adiknya. Mama, Papa dan Wiera melihat Giza dengan anehnya. “Za, kamu nggak sopan makan malam pakai baju tidur. Ganti dulu sana ... “ suruh Papa, tanpa banyak bicara Giza naik lagi ke atas untuk berganti pakaian “Pa, Giza kenapa? Kok tumben dia nggak ngomong?” tanya Mama “nggak tahu ... tapi bagus lah ... biar suara Papa seraknya makin berkurang, abis kalau udah marahin Giza suara Papa langsung serak ... dia suka ngelawan sih kalau di marahin” jawab Papa “kak Giza lagi sariawan kali Ma ... “ sahut Wiera “hus ... jangan ngomong gitu ... nanti kedengeran “ beberapa saat kemudian Giza datang dengan memakai celana pendek atas lutut dan sweeter cokelat kesayangannya.&lt;br /&gt;Seusai makan Giza langsung masuk kamar biasanya seusai makan dia duduk sambil membaca buku di ruang keluarga tapi sekarang dia langsung masuk kamarnya. Mama Papa pun aneh padanya tak biasanya dia seperti itu. Di dalam kamar Giza hanya diam saja, kepalanya merasa pusing, akhirnya dia membawa obat di kotak obat yang terrletak di sebelah kanan pintu kamarnya.&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Giza memakai strit cokelat dan baju pendek berwarna ungu dan shal di pegangnya, dia akan pergi ke taman kompleks untuk olah raga bersama teman-temannya – Nuna, Sania, dan Oca – sudah lama Giza tak lagi berolah raga bersama, dan ini pertama kalinya di bulan April 2008. mereka bersenang-senang disana dan suasananya sangat ramai.&lt;br /&gt;Pukul 9 pagi Giza pulang ke rumah dengan berlari karena taman kompleks tidak begitu jauh hanya tinggal melewati lima rumah saja. Pada saat masuk ke kamar dia melihat handphone-nya ternyata ada empat pesan kiriman yang berisikan kata-kata romantis ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edwin&lt;br /&gt;Bila waktu yang tiba kan ku petik bintang rembulan di atas awan. Tuk ku persembahkan ke pangkuanmu, seraya aku berkata bahwa aku merindukanmu ... sayang ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edwin&lt;br /&gt;Ku mengenalmu lewat hati bukan lewat mata, ku menyayangimu lewat jiwa bukan dengan kata, gurau tawaku menyayangimu dengan perasaan bukan dengan pikiran. Kadang mata salah melihat tapi hati tak’an pernah bohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edwin&lt;br /&gt;Siang yang melelahkan telah terlewatkan nikmatilah warna malam yang kian meraja dengan memejamkan mata hingga fajar merampas kuasa sang malam. Met’ pagi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deni&lt;br /&gt;Satu senyuman mewakili perasaan, satu tawa menghapus kesedihan, satu do’a mewakili satu harafan, satu sms mewakili satu ucapan :&lt;br /&gt;Met’ menjelang pagi ... !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dasar, raja-raja gombal kere’ massa kasih ucapan gitu musti pake jaringan murah. Telpon donk ah ... !!” seru Giza sehabis membaca pesan singkat tadi. Kata-katanya memang menarik hati tapi tidak untuk Giza ... dia bosan di gombali orang-orang gombal.&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Sore itu Giza duduk di kursi ruang keluarganya, dia sedang mendengarkan lagu kesayangannya, setelah lagu yang satu berakhir datanglah sebuah lagu wakil dari hatinya itu, Giza kaget sempat terpaku, dia tak kuasa mendengar lagu itu akhirnya dia berlari ke atas. Wiera datang ke ruang keluarga dan mematikan televisi itu. Ketika Wiera datang ke kamar Giza, terlihat Giza sedang memeluk lutut kakinya di kursi sofanya sambil menunduk. Karena takut menganggu akhirnya Wiera menutup pintu kamar Giza dengan perlahan.&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, Giza keluar dari kamarnya dengan membawa buku Dairy kesayangannya yang ia beri nama Pussh, ternyata Giza terus berjalan menutup pintu rumahnya. Giza mampir ke danau dengan memakai baju berlengan panjang, dia berlari ke danau sambil menangis.&lt;br /&gt;Jujur saja ... semenjak David datang ke hati Giza, kelakuan Giza menjadi aneh dan kurang di fahami oleh teman-temannya khususnya oleh keluarganya sendiri. Semenjak Giza mencintai David, dia menjadi sering mengurung diri di kamar, sering membeli buku-buku Dairy hanya untuk mencurahkan isi hatinya, dan yang paling aneh dia menjadi sering menangis tanpa ada sebab yang pasti. Keluarga dan teman-temannya khawatir pada Giza, takut dia kenapa-napa, teman-temannya juga tak begitu menau prihal masalah batin Giza karena Giza tak pernah bicarakan hatinya, keluarganya apalagi ... !! Giza anak paling anti bercerita ini itu, apalagi bicarakan cinta pada adik, Mama atau Papa ...&lt;br /&gt;Sesampai di danau, Giza langsung duduk di rumput halus itu, dia langsung membuka Dairy merah mudanya. Air matanya masih menetes meskipun beberapa kali dia mencoba untuk menghapusnya. Tangisan Giza semakin menjadi ketika dia mulai menulis catatan Dairynya.&lt;br /&gt;Dear Diary ...&lt;br /&gt;Puss ... !! kenapa tetesan air mata ini harus terjadi lagi? ... aku mencoba tabah dan sabar tapi aku tetap tak bisa karena tekanan batin yang semakin menjadi saja. Tuhan ... mampu kah aku hidup di terpa sulit seperti ini ??...&lt;br /&gt;Berulang kali Kau berikan cobaan persis seperti ini tapi tetap saja jawabanku tetap David ... seburuk apapun dia, cinta ini tak akan pernah berkurang. Dav ... jujur, aku nggak bisa bertahan tanpa kamu. Kenapa Tuhan tetap mengujiku meskipun Dia sudah tahu kalau kamu yang aku cintai&lt;br /&gt;God, please ... sending to me DON’T LONG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“David ....” teriak Giza, dia semakin gila karena cinta. Kasihan, anak remaja yang malang. Beberapa saat kemudian datang Nuna dengan memakai payung, hujan semakin deras dan langit semakin mencekam. “Za ... “ panggil Nuna lalu dia menghampiri Giza yang sedang duduk di rumput halus sana “Za ... udah ... jangan membatin seperti ini” utas Nuna sambil memayungi Giza “aku nggak bisa bertahan kaya gini Na ...” Giza menangis tersedu tak henti “Za ... masih ada Andra ... dia sayang sama kamu apa adanya, tinggal kamunya aja sayang sama dia ... kalau kalian saling membalas pasti kalian akan bahagia” utas Nuna sambil memeluk Giza “aku nggak bisa sayang sama Andra karena hati aku terlalu melekat nama David ... Na ... Cuma David yang bisa bikin aku bangun dari mimpi ... “ lanjut Giza. Cinta ini tercipta untukmu selamanya ... David ...&lt;br /&gt;Mungkinkah itu jawaban dari semuanya, Davidlah pengisi kekal hati Giza, hanya David yang mampu membuat Giza bangun dari tidur panjangnya. David ... cepatlah bangunkan Giza ... jangan sampai dia mati di telan cinta ... hanya kau lah yang mampu dia cintai, Giza lelah mencarimu sampai titik darah penghabisan, sekarang ... saatnya untukmu menyambut dia disaat nafasnya berhenti di pangkuan cinta.&lt;br /&gt;“David is my love ...” Arwahmu akan selalu ada ... Giza ... !!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2857966477295116759?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2857966477295116759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2857966477295116759' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2857966477295116759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2857966477295116759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/untukmu1010.html' title='UNTUKMU.....1010'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7315573462164436326</id><published>2009-01-12T04:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T04:27:24.863-08:00</updated><title type='text'>Mencintai Seutuhnya !!!</title><content type='html'>Ketika qt telah memilih &amp; pilihan qt itu akn berujung pd sebuah komitment, apa yg kamu lakuin ketika pacar kamu seperti obrolan dibawah ini Pdhal dia sabar, penyayang, pengertian meski kadang agak keras kepala....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ce : Mengapa kamu menyukai saya?&lt;br /&gt;Co : Saya tidak dapat menjelaskan alasannya.&lt;br /&gt;Tetapi saya sungguh menyukai engkau&lt;br /&gt;Ce : Kamu bahkan tidak dapat memberikan alasan kepada saya&lt;br /&gt;Bagaimana kamu dapat berkata menyukai saya?&lt;br /&gt;Bagaimana kamu dapat berkata kamu mencintai saya?&lt;br /&gt;Co : Saya sungguh tidak tahu alasannya,&lt;br /&gt;tetapi saya dapat membuktikan bahwa saya mencintai kamu.&lt;br /&gt;Ce : Bukti? Tidak!&lt;br /&gt;Saya mau kamu menjelaskan alasannya.&lt;br /&gt;Pacar kawan saya dapat berkata kepada kawan saya&lt;br /&gt;bahwa dia mencintai kawan saya, tetapi kamu tidak dapat!&lt;br /&gt;Co : Ok ok!!!&lt;br /&gt;Hmm karena kamu cantik,&lt;br /&gt;karena suaramu enak didengar,&lt;br /&gt;karena kamu penuh perhatian,&lt;br /&gt;karena kamu mengasihi,&lt;br /&gt;karena kamu bijaksana,&lt;br /&gt;karena senyummu,&lt;br /&gt;karena setiap gerakanmu&lt;br /&gt;Sayangnya, beberapa hari kemudian,&lt;br /&gt;sang cewek mengalami kecelakaan dan mengalami koma.&lt;br /&gt;Sang cowok kemudian menaruh surat di sisinya,&lt;br /&gt;dan isinya sebagai berikut:&lt;br /&gt;Kekasihku,&lt;br /&gt;Karena suaramu yang merdu saya mencintaimu.&lt;br /&gt;Sekarang dapatkah kamu berbicara?&lt;br /&gt;Tidak!&lt;br /&gt;Oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu.&lt;br /&gt;Karena kamu penuh perhatian dan peduli&lt;br /&gt;maka saya menyukaimu.&lt;br /&gt;Sekarang kamu tidak dapat menunjukkannya,&lt;br /&gt;oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu&lt;br /&gt;Karena senyummu, karena setiap gerakanmu&lt;br /&gt;maka saya mencintaimu&lt;br /&gt;Sekarang dapatkah kamu tersenyum?&lt;br /&gt;Dapatkah kamu bergerak?&lt;br /&gt;Tidak!&lt;br /&gt;Karena itu saya tak dapat mencintaimu..&lt;br /&gt;Jika cinta memerlukan alasan,&lt;br /&gt;seperti sekarang,&lt;br /&gt;maka tidak ada alasan lagi bagi saya untuk mencintai engkau lagi.&lt;br /&gt;Apakah cinta memerlukan alasan?&lt;br /&gt;TIDAK!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, saya masih tetap mencintaimu&lt;br /&gt;dan cinta tidak memerlukan alasan&lt;br /&gt;Ketika mencintai seseorang&lt;br /&gt;jangan pernah menyesal dengan apa yang pernah kamu lakukan&lt;br /&gt;menyesallah terhadap apa yang tidak pernah kamu tidak lakukan.&lt;br /&gt;Jika Tuhan membawa engkau kepada cinta..&lt;br /&gt;Dia akan memampukan engkau untuk bisa mengatasinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7315573462164436326?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7315573462164436326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7315573462164436326' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7315573462164436326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7315573462164436326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/mencintai-seutuhnya.html' title='Mencintai Seutuhnya !!!'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7697882918060090266</id><published>2009-01-12T04:25:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T04:26:21.700-08:00</updated><title type='text'>Mencintai dia Karena Tuhan</title><content type='html'>Cinta, sejuta rasanya, kata mereka yang sedang bercinta. Cinta menuju kepada pernikahan. Pernikahan bukan pestanya. Pernikahan bukan gaun pengantinnya. Pernikahan bukan setelan jas mempelainya. Pernikahan bukan dekorasi Dan tempat resepsinya.&lt;br /&gt;Cinta adalah komitmen antara seorang pria Dan wanita single yang dewasa dalam iman, dewasa dalam kemandirian keuangan.&lt;br /&gt;Masuk ke dalam pernikahan berarti sudah siap menghadapi tantangan.&lt;br /&gt;Hidup baru dengan pasangan yang dicintai tidak selalu mudah Dan mulus.&lt;br /&gt;Hidup baru dengan pasangan yang dicintai berarti mulai menghadapi tantangan.&lt;br /&gt;Mengapa menghadapi tantangan dalam kehidupan?&lt;br /&gt;Dua pribadi yang saling tidak tahu sepenuhnya menjadi satu, . . Bagaimana caranya menekan odol. Bagaimana caranya tidur.&lt;br /&gt;Ada perempuan yang setelah beberapa bulan menikah tidak mau tidur seranjang dengan suaminya sebab suaminya ngorok.&lt;br /&gt;Kadang-kadang pasangan tidak tahu apa kesukaan Dan apa yang tidak disukai pasangannya. Apa kesulitannya? Kadang-kadang manusia cenderung melakukan apa yang dia sukai, ingin pasangannya mengerti Dan mengikutinya, tetapi dia sendiri tidak memahami kesukaan pasangannya; mengabaikannya, atau tidak mau mendukungnya. Ada pasangan yang tidak mau mempersoalkannya, tetapi Ada yang kemudian menimbulkan persoalan.&lt;br /&gt;Kebahagiaan dalam rumah tangga bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya. Tetapi kebahagiaan harus diusahakan oleh kedua belah pihak, bukan dengan saling menuntut atau saling memaksa, tetapi dengan saling memahami, saling memberi atau saling memperhatikan, bahkan saling berkorban.&lt;br /&gt;Sukses di dalam pernikahan bukan meminta atau menuntut pasanganmu menjadi orang yang tepat, tetapi jadilah orang yang tepat untuk pasanganmu.&lt;br /&gt;Pernikahan sukses bukan dengan sekedar mengharapkan kebahagiaan dari padanya, tetapi dengan menanamkan kebahagiaan ke dalamnya.&lt;br /&gt;Apa kuncinya? Saling memberi, saling memperhatikan, saling melayani. Real berkorban, selalu menyangkal diri, suka mengampuni.&lt;br /&gt;Dalam dialog selama pernikahan atau dalam kehidupan kapan saja, dengan siapa saja, Ada beberapa reaksi untuk suatu percakapan.&lt;br /&gt;Pilihlah untuk tidak mudah marah, atau pilihlah perbincangan yang tidak menyulut kemarahan.&lt;br /&gt;Suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu. Hiduplah dengan pengertian terhadap perasaannya, sebab wanita biasa main perasaan. Jangan sakiti atau kecewakan perasaannya. Apa yang anda lakukan atau ucapkan, untuk kesalahan yang kecil, itu dapat disimpan lama dalam memorinya.&lt;br /&gt;Mengasihi isteri seperti Tuhan mengasihi umatNya adalah mengasihi dengan sempurna, mengasihi habis-habisan, sehingga siap mati baginya, artinya rela berkorban baginya.&lt;br /&gt;Perhatikan emosinya, waktu dia sakit, waktu dia lemah atau lelah. Janganlah hal ini menjadi janji nikah semata-Mata, tetapi untuk menggenapi janji itu perlu latihan dalam hal yang kecil-kecil.&lt;br /&gt;Jangan lupa berpacaran dalam pernikahan, ingat ulang tahun masing-masing, ingat ulang tahun pernikahan.&lt;br /&gt;Kasihi dengan seutuhnya, saling menerima apa adanya. Kasihi dengan kelembutan hati Dan sikap. Kasihi dengan perasaan yang dinyatakan dalam tindakan.&lt;br /&gt;Cintai dia karena Dia. Bukan karena wajahnya. Bukan karena tubuhnya. Semua bisa berubah. Minta Tuhan memampukan kalian saling mengasihi Dan menjadi saksi di dalam dunia yang kurang kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7697882918060090266?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7697882918060090266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7697882918060090266' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7697882918060090266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7697882918060090266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/mencintai-dia-karena-tuhan.html' title='Mencintai dia Karena Tuhan'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-8712152902014728683</id><published>2009-01-04T18:40:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T18:41:59.262-08:00</updated><title type='text'>Jangan Mengeluh &amp; Bersabarlah</title><content type='html'>MEREKA MENARUHMU DI API DAN KAU DUDUK DISITU! &lt;br /&gt;JANGAN MENGELUH DAN BERSABARLAH &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahir Rohmaanir Rohim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini jika kamu menganggap bahwa dirimu adalah seorang murid, dari Mawlana &lt;br /&gt;Shaykh Nazim qs, atau murid dari tariqah lain,dia harus tahu bahwa mengeluh &lt;br /&gt;atau keberatan pada ketetapan atau kehendak Allah swt,apapun yg Allah kirimkan &lt;br /&gt;untuknya, apapun yang Allah telah tuliskan dan kami melihat itu dari Nuzul &lt;br /&gt;al-Aqdaar, dari  manifestasi apapun yang Allah miliki, dengan Kebijaksanaan-Nya &lt;br /&gt;– diciptakan dan dikirimkan kepada kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh jika kalian terkena bencana angin topan, atau kalian memiliki &lt;br /&gt;masalah atau kesulitan yang sangat berat,  maka apapun yang kalian hadapi dalam &lt;br /&gt;kehidupan kalian, jika kalian menganggap bahwa diri kalian seorang murid, &lt;br /&gt;kalian jangan keberatan, jangan berkata, “Kenapa” lima la” kenapa dan "Kenapa &lt;br /&gt;tidak begini Ya Allah?" Kenapa begini dan kenapa begitu, kenapa terjadi pada &lt;br /&gt;saya dan bukan yang lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Grandshaykh Abdullah almarhum biasa selalu menegaskan bahwa tidak ada "lima la" &lt;br /&gt;dalam tariqah . Tidak ada kata-kata  "kenapa" dan tidak ada “kenapa tidak” Ini &lt;br /&gt;adalah pendapatmu. Dan jika kalian memasuki jalan Tariqah, Jalan Sufi maka &lt;br /&gt;pendapatmu hanya untuk dirimu sendiri. Jangan membiarkan Ego kalian &lt;br /&gt;mengeluarkan pendapatnya sendiri, dan tidak akan pernah sama pendapat Ego dgn &lt;br /&gt;pendapat Shaykh kalian. Selalu akan bertentangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Grandshaykh Abdullah qs berkata,”Selama kalian ada di tariqah, kalian &lt;br /&gt;jangan merasa keberatan, dan kejadian-kejadian itu sudah ditetapkan.” Seperti &lt;br /&gt;halnya sebuah alarm dalam jam, kalian mengaturnya pada jam tertentu dan &lt;br /&gt;kemudian pada jam yang ditentukan tiba, maka alarm itu berbunyi. Begitu juga &lt;br /&gt;setiap kejadian telah ditetapkan dalam kehidupan kalian, dan ketika kalian &lt;br /&gt;keberatan dan hatimu keberatan, kemudian kalian tidak peduli maka kalian jatuh &lt;br /&gt;pada lubang yang dalam, jurang yang dalam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah keberatan akan kehendak Allah yang akan terjadi padamu. &lt;br /&gt;Keberatan pertama ini, awalnya yaitu ketika kalian keberatan akan pemahaman &lt;br /&gt;agama, ini akan segera menandakan dari Maut ad-Deen – Kematian akan &lt;br /&gt;keyakinanmu, maka dengan segera kalian menghancurkan keyakinanmu. Kalian tahu &lt;br /&gt;syariah, dalam agama ada 3 level: Pertama adalah Lima Pilar Rukun Islam, Kedua &lt;br /&gt;adalah Rukum Iman; dan Ketiga adalah level yang tertinggi yaitu Maqam al–Ihsan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi ketika kalian keberatan atas apa yang Allah telah kirimkan padamu maka &lt;br /&gt;kamu membunuh agamamu dan itulah tanda dari kematian agamamu, dan itu membunuh &lt;br /&gt;agamamu. Karena dalam tariqah tidak ada “mengapa ?” dan tidak ada “Mengapa &lt;br /&gt;tidak?”; tidak ada “la lima la.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian ingin membuat suatu keputusan dan kalian ingin memberikan suatu jalan &lt;br /&gt;pada sebuah keberatan pada apa yang Allah dan Nabi-Nya inginkan. Jika kalian &lt;br /&gt;lihat tanda itu Mawt ad-Deen, Kematian dari Keyakinanmu, maka keberatan kalian &lt;br /&gt;ini kemudian akan menuntunmu menuju mawt ad-deen dan itu menyebabkan kematian &lt;br /&gt;dari keyakinan akan keMaha Esa-an Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu artinya kalian menempatkan diri kalian berada sejajar dengan Tuhan &lt;br /&gt;kalian: “Kalian berkata ini dan aku berkata itu; apa yang kukatakan lebih baik &lt;br /&gt;dari apa yang kalian katakan.” Lalu apa yg terjadi? Kalian berusaha membuat &lt;br /&gt;suatu kemitraan. Kalian berusaha membuat identitas diri kalian didalam &lt;br /&gt;Kehadirat Allah. Disitu tidak ada identitas diri dikehadirat Allah, yang ada &lt;br /&gt;hanya Laa ilaha illa-Allah Muhammadun Rasulullah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu apa yang terjadi kemudian? Dengan Tawhid kalian?, melihat tanda ke-Esa an &lt;br /&gt;dalam segalanya; lalu jika agama telah mati tentu saja Tawheed akan hilang. &lt;br /&gt;Jadi ketika kalian berkata,"Kenapa", "lima la", maka tawhid kalian akan mati.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi apa yang ingin kalian katakan,"Kenapa". Khususnya kamu, selalu berkata &lt;br /&gt;lima la. Semua dari kita. Kita tidak mengatakannya dengan kata-kata tetapi &lt;br /&gt;dengan perbuatan kita : "Kenapa".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seperti juga mereka yang sakit dan memiliki dua kutub kepribadian, atau &lt;br /&gt;menderita schizophrenia- kenapa mereka sakit, apakah kalian tahu? Seperti &lt;br /&gt;halnya jika ada seseorang yg duduk ditelingamu, jin kecil, kalian tahu, &lt;br /&gt;sekarang mereka menjualnya dipasaran mereka duduk di telinga dan mengirimkan &lt;br /&gt;pesan : “Kamulah yang terhebat, kamulah yang terbaik!” “lakukan ini! Lakukan &lt;br /&gt;itu! Ini adalah sifat dari ego. kalian tidak mendengar pada apa yang dia &lt;br /&gt;katakan padamu. Mereka mungkin mengatakan padamu “Embanlah mimbar ini” dan &lt;br /&gt;lemparkan. Lalu apa yang mereka lakukan? mereka membawa mimbar itu dan &lt;br /&gt;melemparkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, jin itu memberikan energi pada kalian. Shaytan memberikan energi; &lt;br /&gt;lalu orang itu mengangkat meja itu dan melemparkannya. Hal itu kadang datang &lt;br /&gt;dengan jin, atau tidak perlu dengan jin. Karena kalian mendengar &lt;br /&gt;perintah-perintah itu datang. Tergantung, seperti ketika kalian memiliki radio &lt;br /&gt;di dalam mobil, maka kalian ingin mendengar berita, kemudian kalian ingin &lt;br /&gt;mendengarkan chanel yang lainnya, lalu kalianpun memindahkan saluran yang &lt;br /&gt;lainnya lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi mereka yang memiliki dua kutub kepribadian, maka mereka seperti &lt;br /&gt;menghidupkan satu saluran radio, dan dapat mendengar dan mengambil sesuatu, &lt;br /&gt;lalu mereka berpaling pada perintah lain yang datang. Dan banyak dari kita yang &lt;br /&gt;memiliki dua kutub kepribadian. Jangan pernah berfikir kita telah mencapai &lt;br /&gt;tingkatan yang tinggi. Kita ini apa? Bipolar. Kita telah memalingkan &lt;br /&gt;pendengaran kita pada tempat-tempat yang menjadikan kita selalu banyak mengeluh &lt;br /&gt;pada apapun juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika agama mati dan terjadi atas dirimu maka kalian tidak dapat meyakini &lt;br /&gt;Tawhid, lalu kalian berfikir bahwa kalian adalah yang terbaik, tetapi &lt;br /&gt;sebenarnya kalian melakukan tawhid pada diri kalian sendiri, bukan kepada Allah &lt;br /&gt;swt.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi ketika tawhid mati lalu kalian berakhir dengan Mawt at-Tawakkal, Kematian &lt;br /&gt;Ketawakalan kalian. Mati dengan tidak bersandar pada Allah. Kalian tidak lagi &lt;br /&gt;bersandar pada Allah, kalian hanya bersandar pada diri kalian sendiri. Itulah &lt;br /&gt;sebabnya 'tunafis amru nafsika' – Kalian hanya mengerjakan 'Apa yang ego kalian &lt;br /&gt;minta dari kalian".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi pelajaran pertama bagi kita adalah ‘Jangan keberatan’ - la ta`tarid." &lt;br /&gt;"al-`itiraad marfud – Jangan Mengeluh, Jangan menolak dan menolak." Bila Kalian &lt;br /&gt;mengeluh, maka kalian akan berakhir dengan membunuh agama kalian, membunuh &lt;br /&gt;Maqam at-Tawhid dan membunuh Maqam at-Tawakkal dan membunuh ketulusan yang ada &lt;br /&gt;dalam dirimu. Kalian tidak akan lagi tulus, ketulusan itu tidak akan menolak &lt;br /&gt;tapi menerima. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati orang yang beriman, mereka tidak pernah mengeluh, dia tidak akan pernah &lt;br /&gt;tahu dan dia tidak akan membiarkan keluhan itu memasuki hatinya, dan setiap &lt;br /&gt;saat dalam hidupnya, segalanya dikatakannya, “Ya”. Semuanya dijalaninya dan &lt;br /&gt;segalanya dikatakannya “ Allah memiliki kibijaksanaan atas ini” dan dia tidak &lt;br /&gt;akan mengatakan apapun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalian harus tahu, Wahai murid-murid dalam tariqah atau perwakilan dari tariqah &lt;br /&gt;atau apapun kamu yang berada di jalan tariqah, dijalan sufi, bahwa ke akuan dan &lt;br /&gt;ego yang ada dalam diri kita selalu berperang melawan dirimu, munaza`a.  Sebuah &lt;br /&gt;kompetisi, berusaha untuk mengambil apa yang harus diambil untuk dirinya &lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ego tidak akan membiarkanmu untuk dapat menerima atau patuh.Jadi kalian harus &lt;br /&gt;berjuang melawan diri kalian sendiri. Jangan biarkan Ego berperan atas dirimu. &lt;br /&gt;Jika kalian ingin memperbaikinya, maka perbaikilah diri kalian..tapi bagaimana? &lt;br /&gt;Dengan mujahadah. Berusahalah untuk tidak selalu mendengarkan keluhan ego itu. &lt;br /&gt;Tetaplah dengarkan apa yang Allah inginkan darimu. Jangan dengarkan jin kecil &lt;br /&gt;yang membisikanmu untuk melakukan ini dan itu. Inilah bisikan gosip setan yang &lt;br /&gt;datang ketelinga kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian memiliki ego yang besar dan setan yang besar, maka bisikan Ego &lt;br /&gt;makin besar. Jika kalian memiliki ego yang kecil, lalu kalian akan memiliki jin &lt;br /&gt;yg kecil. Jika kalian tidak berjuang terus dengan Egomu setiap saat, maka &lt;br /&gt;kalian tidak aka selamat dari kejahatan setan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Kulluha sharrun bi sharr". Jangan percaya pada, “Seluruh kejahatan yang ada &lt;br /&gt;dalam kejahatan.” Ego kalian adalah seluruh kejahatan yang ada dalam kejahatan. &lt;br /&gt;Karena tidak ada celah kecil bagi kebaikan didalamnya. Ketika kalian mulai &lt;br /&gt;untuk memotongnya, melawannya, melawannya, memotongnya, dan perjuangan kalian &lt;br /&gt;dengannya semakin berkurang, kalian menyemirnya, menyemirnya hingga nafus &lt;br /&gt;kalian menjadi nafs al-mutma’inna – menjadi "Jiwa yang Tenang". Itu tandanya &lt;br /&gt;Hati menjadi Hidup, dan kalian menjadi muda kembali dan mulai mendengarkan &lt;br /&gt;apa-apa yang Allah katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jin yang kecil tadi jika kalian berperang melawannya, maka dia akan kabur dan &lt;br /&gt;tidak akan duduk lagi ditelingamu. Jadi kita memiliki jin yang kecil ataupun &lt;br /&gt;jin yg besar. Jangan katakan jin yg kecil pada Egomu.Jangan! Semua jin itu &lt;br /&gt;adalah besar, ego kalian demikian besar, "kulluha sharrun fee sharr". Itu &lt;br /&gt;sangat besar, dan kesemua dari itu adalah kejahatan dalam kejahatan. Tidak ada &lt;br /&gt;jin yang kecil,semua jin itu sangat besar. Semua ego kalian adalah besar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika kalian berjuang dan mengendalikannya, dan mungkin orang akan berkata. “ &lt;br /&gt;Bagaimana aku mengendalikan egoku?” kemudian dia memberitahukanmu bagaimana &lt;br /&gt;cara mengendalikannya; yaitu jangan mengeluh. &lt;br /&gt;Jadi apapun keluhan yang datang kehatimu, “ untuk mengeluhkan ini melakukan ini &lt;br /&gt;dan si anu melakukan itu. Jika kamu tidak diam, dengan menerima dan pasrah, &lt;br /&gt;dengan pasrah dan jangan mengeluh, lalu kesemua itu akan mengendalikan Egomu. &lt;br /&gt;Jika kalian membiarkannya terlepas, maka kalian seperti tidak bisa memegang &lt;br /&gt;kendali seekor kuda, dan akhirnya kuda itu akan menjadi liar, dan kalian akan &lt;br /&gt;terjatuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap melakukan kesalahan, maka kalian akan jatuh. Lalu apa yang terjadi jika &lt;br /&gt;kalian menyemir hati kalian dengan baik? Maka egomu akan jatuh dan kalian akan &lt;br /&gt;tahu bahwa didalam ego tidak ada keuntungan yang dapat kalian raih. Jadi nafsu &lt;br /&gt;kalian adalah lilinnya setan dalam dirimu. Lalu kalian meniup cahaya lilin itu, &lt;br /&gt;meniupnya sampai tak ada lagi api, lalu..kalian akan mencapai tingkatan Nafs &lt;br /&gt;al-Mardiyya, Ya ayyuhana Nafsul Mutmainna.  &lt;br /&gt;Berpalinglah kepada Tuhanmu dan kalian akan diterima dan menggapai ketenangan. &lt;br /&gt;Dan Allah akan puas denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Allah akan membukamu didunia lalu maqam terbuka kembali dan &lt;br /&gt;mengembalikan Ego ketempatnya berasal.  “Wahai jiwa yang tenag” – kamu &lt;br /&gt;terhubung dengan realitas dan kemudian kamu terhubung dengan Allah. Itulah &lt;br /&gt;mengapa Awliyaullah terhubung dengan realitas mereka, karena kamu akan dengan &lt;br /&gt;mudah dapat terhubung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini mereka berkata, kami terhubung satu sama lain melalui group sms. Apa &lt;br /&gt;itu? Group pesan text sms. Kirim satu sms kebanyak orang. Kalian mengirim satu &lt;br /&gt;sms yang akan menggapai setiap orang dalam kelompok tersebut.&lt;br /&gt;Dan bahkan sekarang mereka terhubung dengan fasilitas facebook didalam &lt;br /&gt;internet. Apa yang mereka lakukan? “Sebuah Jaringan social” yang tersebar &lt;br /&gt;keseluruh dunia. Kalian tidak tahu siapa teman siapa, tetapi efek domino dalam &lt;br /&gt;jaringan sosial ini seperti pesan keseluruh dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal itu dapat terjadi, apakah Awliyaullah tidak dapat menghubungkan segala &lt;br /&gt;sesuatu yang rahasia? Pada mereka yang tidak lagi merupakan rahasia, &lt;br /&gt;Awliyaullah dapat melihatmu dimana saja. Jadi apakah kita inginkan itu atau &lt;br /&gt;inginkan facebook? Apakah kau menaruh photomu di facebook? Saya melihat photo &lt;br /&gt;Ali. Dia mengirimkannya keseorang teman,yang kemudian mengirimkannya ketemannya &lt;br /&gt;lalu ketemannya lagi. Sekarang photo Ali ada dimana-mana. Sekarang ketika kamu &lt;br /&gt;lakukan itu, itu adalah Maqam al-Wilayah, level kewalian, dan ketika kamu &lt;br /&gt;mengembalikan pada asalnya itu akan menjadi bersih dan tidak akan tergantung &lt;br /&gt;pada siapapun atau pada makhluk yang Allah  ciptakan, dan hanya tergantung pada &lt;br /&gt;Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu kamu dapat memberikan sebuah nama setelah nama Sayyidina Ibrahim &lt;br /&gt;as, sebagai Ayah dari semua ruh yang telah tersucikan dan hanya bergantung &lt;br /&gt;semata-mata kepada Allah. Ketika Nabi Ibrahim as berjuang dan Namrud &lt;br /&gt;melemparkannya kedalam api – Sayyidina Ibrahim as adalah ayah dari para &lt;br /&gt;nabi,dia tidak bisa keluar dari api? Tetapi Allah menunjukan kepada kita jika &lt;br /&gt;Nabi Ibrahim as dapat berjalan keluar maka dia berjalan dengan Egonya.Tetapi &lt;br /&gt;dengan kepasrahannya untuk duduk ditempat didalam api, maka Nabi Ibrahim &lt;br /&gt;berpikir, jika dia selamat maka akan selamat, tetapi jika tidak “kamu datang &lt;br /&gt;padaKu" kata Allah swt.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang terjadi padanya? Nabi Ibrahin as begitu damai – "saakinah". Tetap &lt;br /&gt;tidak bergerak, tidak seperti ikan keluar dari lautan. Hatinya tetap pada &lt;br /&gt;tingkatan Mencintai Allah dan Kehadirat keilahiahan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awliyaullah  berkata tidak ada satu makhlukpun yang Allah ciptakan yang tidak &lt;br /&gt;mendatangi Nabi Ibrahim as dan menawarkan bantuan padanya. Seluruh makhluk yang &lt;br /&gt;dapat kalian bayangkan diseluruh alam raya ini, seluruh ciptaan-Nya. Mereka &lt;br /&gt;mendatangi Nabi Ibrahim as satu persatu, yang Allah telah kirimkan padanya, &lt;br /&gt;satu menit baginya adalah satu tahun, ada yang dua tahun, 10 tahun, 100 tahun. &lt;br /&gt;Namun Dimata Namrud itu cuma satu menit, tapi bagi nabi Ibrahim as itu adalah &lt;br /&gt;waktu baginya untuk didatangi oleh seluruh makhluk dan menawarkan bantuan untuk &lt;br /&gt;menyelamatkannya dari api, mereka tidak menunda untuk mendatangi Nabi Ibrahim &lt;br /&gt;as. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jin,manusia, malaikat, kepala malaikat, semua ciptaan diatas bumi ini, bahkan &lt;br /&gt;planet, mereka mendatanginya dan berkata, “Kami akan menghancurkan Namrud &lt;br /&gt;untukmu. Terimalah!”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apa Jawaban Nabi Ibrahim as. `ilmahu bi haalee yughneennee `an suwalee – &lt;br /&gt;Seseorang yang tahu tingkatanku, membuat aku tidak memerlukan sebuah &lt;br /&gt;permohonan. Allah swt, Dia tahu apa yg kumau, lalu kenapa aku harus meminta? &lt;br /&gt;Apakah Allah tidak tahu aku berada didalam api ini? Kenapa kalian datang? untuk &lt;br /&gt;apa? Apakah DIA mengirim kalian? Jika DIA mengirimkanmu, aku tak membutuhkanmu, &lt;br /&gt;aku membutuhkan-Nya. Lalu kenapa aku harus meminta?” &lt;br /&gt;Lalu Nabi Ibrahim as diam, menunggu nasibnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah tingkatan dari  "sakina", "ketenangan dan Kedamaian" – dia tidak &lt;br /&gt;mengeluh. Dan dia mengalami semuanya yg telah kami jelaskan.Hatinya begitu &lt;br /&gt;damai. Ketika dia telah mencoba seluruhnya dan terlihat bahwa Nabi Ibrahim as &lt;br /&gt;ada dalam kepasrahan total kepada tuhannya, bagaimana api dapat membakarnya &lt;br /&gt;sekarang. Api hanya membakar mereka yang takut, untuk mereka yang tidak takut, &lt;br /&gt;api tidak dapat membakar mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku akan memberikanmu sebuah contoh, kalian lihat orang yang berjalan diatas &lt;br /&gt;api, kenapa mereka tidak terbakar. Karena rasa takut akan api telah hilang dari &lt;br /&gt;hati mereka. Mereka membangun kekuatan untuk melawan api jadi ketika mereka &lt;br /&gt;berjalan diatas api,api tidak dapat melukai mereka. Dan itulah sebabnya kalian &lt;br /&gt;melihat mereka berjalan atau berlari diatas api. Beberapa muslim dan non &lt;br /&gt;muslim, dinegara muslim kalian lihat mereka dari tariqah Rifa’I melakukan itu &lt;br /&gt;dan di India kalian lihat non muslim melakukan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana api akan membakar Sayyidina Ibrahim as ketika dia telah mencapai &lt;br /&gt;puncak dari kepasrahan? Jadi mereka dapat berjalan diatas api. Jadi ketika dia &lt;br /&gt;telah mencapai kepasrahan, tidak hanya seperti yang berjalan diatas api, bagi &lt;br /&gt;Nabi Ibrahim as seluruh tubuh dan hatinya ada dalam kepasrahan dan penyerahan &lt;br /&gt;diri. Untuk beberapa orang api tunduk pada mereka, tetapi untuk Nabi Ibrahim &lt;br /&gt;as,Dia pasrah dan menyerahkan dirinya pada Allah dan lalu api itu menjadi &lt;br /&gt;dingin dan damai kepadanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia dengan segera menerima dukungan Allah.dukungan Allah akan datang pada &lt;br /&gt;orang2 yg sabar.Siapa yg sabar,dukungan Allah akan mendatanginya. &lt;br /&gt;Allah berfirman dalam Qur’an Suci: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inna Allah yuwaffa as-sabireen ujoorahum bi ghayri hisaab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa &lt;br /&gt;batas!” [39:10] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah akan memberikan pahala yang melimpah pada mereka yang  bersabar. &lt;br /&gt;Bersabarlah maka kalian akan mendapatkan pahala yang melimpah. Sayyidina &lt;br /&gt;Ibrahim as mendapatkan pahala yg melimpah karena dia bersabar. Lalu apa lawan &lt;br /&gt;dari `itiraad, yaitu Bersabarlah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at-Tawfiq, bi hurmatil Fatiha. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Apa yang dapat diambil dari pelajaran kali ini, "la ta`tarid, bal asbur" &lt;br /&gt;"Jangan keberatan, bersabarlah…"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-8712152902014728683?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/8712152902014728683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=8712152902014728683' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8712152902014728683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8712152902014728683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/jangan-mengeluh-bersabarlah.html' title='Jangan Mengeluh &amp; Bersabarlah'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5861833634701457304</id><published>2009-01-04T18:30:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T18:31:05.277-08:00</updated><title type='text'>Terimalah Aku Apa Adanya</title><content type='html'>Di bawah naungan ajaran Islam, pernikahan sepasang insan suami istri menjalani hidup mereka dalam satu perasaan, menyatunya hati dan cita-cita. Namun adakalanya pernikahan harus berjalan di atas kerikil. Apalagi saat pandangan mulai berbeda, tujuan tak lagi sama. Mempertahankan keutuhan dan keharmonisan rumah tangga terasa tak lagi mudah. Di mata kita pasangan selalu serba salah dan penuh kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Samara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan adalah fitrah kemanusiaan. Karenanya Islam menganjurkan, sebab nikah merupakan gharizah insaniyah. Sebagaimana Allah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.” (Ar-Ruum : 30).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memberi penghargaan tinggi pada pernikahan dan Allah menyebutnya sebagai ikatan yang kuat. Dalam al-Quran surat An Nisaa : 21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“… dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian agungnya ikatan pernikahan hingga sebanding dengan separuh agama. Begitulah, keputusan dua insan berbeda untuk menikah tentunya dengan pertimbangan matang, faham dan tahu tujuan dari pernikahan. Mengerti betul perbedaan akan disatukan dalam perkawinan. Hingga pemahaman-pemahaman dari ini diharapkan akan membawa pada keharmonisan dan kelangsungan pernikahan pada keabadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan adalah bangunan yang bertiang Adam dan Hawa yang membangun kecintaan dan kerjasama, penuh mawadah, ketenteraman, pengorbanan, dan juga hubungan rohani yang mulia dan keterikatan jasad yang disyariatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir." (Ar-Ruum :21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini merupakan pondasi kehidupan yang diliputi suasana perasaan yang demikian sejuk. Istri ibarat tempat bernaung bagi suami setelah seharian bekerja keras. Penghiburnya di saat lelah. Suasana rumah yang penuh belas kasih hingga menumbuhkan ketenteraman. Sebaliknya suami yang baik akan memberikan timbal balik yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami sebagai pemimpin rumahnya dengan bantuan dan dukungan istri akan bertindak sebijaksana mungkin mengatur rumah tangganya tanpa harus bersikap otoriter. Dan jika tugas suami istri berjalan seimbang maka akan memberi ketenteraman dan kemantapan dalam hubungan suami istri. Dan anak-anak yang tumbuh dalam “lembaga” yang bersih ini akan tumbuh dengan baik. Sebab individu yang bernaung di dalamnya tahu hak dan kewajibannya sebagaimana sabda Rasulullah n,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin bertanggungjawab atas yang dipimpinnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tak heran kalau keluarga harmonis yang saking penuh mawadah warahmah akan mudah diwujudkan. Insyaallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak dan kewajiban suami istri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan terbaik yang tertangkap dari rumah tangga Nabawi adalah terjaganya hak dan kewajiban dalam hubungan suami istri. Bahkan hak itu tetap diperoleh Khadijah dari Rasulullah meski Khadijah telah wafat hingga membuat Aisyah cemburu. Padahal Aisyah tak pernah berjumpa dengannya. Hal itu semua karena Rasulullah sering mengingat kebaikan dan jasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keharmonisan dalam rumah tangga akan dengan sendirinya terwujud jika pihak suami atau istri tahu hak dan kewajiban masing-masing. Rasa kasih dan sayang sebagai fitrah Allah di antara pasangan suami dan istri akan bertambah seiring dengan bertambahnya kebaikan pada keduanya. Sebaliknya, akan berkurang seiring menurunnya kebaikan pada keduanya. Sebab secara alami, jiwa mencintai orang yang memperlakukannya dengan berbuat baik dan memuaskan untuknya, termasuk melaksanakan hak dan kewajiban suami istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami memiliki hak yang besar atas istrinya. Di antara hak itu misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga kehormatan dan harga dirinya, mengurusi anak-anak, rumah dan hartanya saat suami tak ada di sisinya. Allah l berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“….. wanita yang shalihah adalah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri saat suaminya tidak ada karena Allah telah memelihara mereka…… “ (An Nisa: 34).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam haditsnya Rasulullah bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan bertanggungjawab atas kepemimpinannya.” (Riwayat Bukhari Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpenampilan menyenangkan di depan suami dan bersikap manis. Sebagaimana Rasulullah bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaik-baik wanita adalah yang bisa membuatmu senang saat engkau pandang, menaatimu saat engkau perintah dan menjaga dirinya dan hartamu saat engkau tinggal.” (Riwayat Tabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak lain suami adalah tidak mengizinkan istri memasukan orang yang dibenci suami, menjaga rahasia suami istri termasuk dalam urusan ranjang, berusaha menjaga kelanggengan bahtera rumah tangga, tidak meminta cerai tanpa sebab syar’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Tsauban, Rasulullah berkata, “wanita manapun yang minta cerai kepada suami tanpa sebab, maka haram baginya mencium bau surga”. (Riwayat Tirmidzi, Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu istri harus banyak bersyukur dan tidak banyak menuntut. Perintah ini sangat ditekankan Islam, bahkan ancaman Allah tak akan melihatnya pada hari kiamat kelak jika istri berbuat demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan melihat kepada seorang wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya dan dia selalu menuntut (tidak pernah merasa cukup)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak hak-hak suami atas istrinya. Di samping itu suami pun harus memberikan hak istrinya serta menjalankan kewajibannya. Di antaranya adalah memberi makan pada istri apabila ia makan, memberikannya pakaian, tidak memukul wajah istri, tidak menjelek-jelekkan kekurangannya, tidak meninggalkan istri melainkan di dalam rumah, memperlakukan dengan lembut dan menggaulinya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain suami memiliki kewajiban memberi nafkah lahir batin, suami berkewajiban mengajarkan ilmu agama apalagi ia memegang kepemimpinan dalam rumah tangga. Hingga ia pun wajib membekali diri dengan ilmu yang syar’i, dengan demikian ia akan mampu membawa keluarganya, istri dan anaknya dalam kebaikan. Jika ia tidak sanggup, mengajar mereka, suami harus mengajak mereka menuntut ilmu syar’i bersama ataupun menghadiri majelis-majelis ilmu. Suami pun harus memberi teladan baik dalam mengemban tanggung jawabnya dan atas apa yang dipimpinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerima Kekurangan dan Kelebihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita melihat bagaimana al-Qur’an membangkitkan pada diri masing-masing pasangan suami istri suatu perasaan bahwa masing-masing mereka saling membutuhkan satu sama lain dan saling menyempurnakan kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibaratnya wanita laksana ranting dari laki-laki dan laki-laki adalah akar bagi wanita. Karena itu akar selalu membutuhkan ranting dan ranting selalu membutuhkan akar. Sebagaimana firman Allah dalam al-A’raf 189,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, pernikahan tak hanya menyatukan dua manusia berbeda tapi juga menyatukan dua perbedaan, kelebihan dan kekurangan sepasang anak manusia. Dimana masing-masing akan saling mengisi dan melengkapi kekurangan satu dengan yang lain. Sementara menjadikan kelebihan masing-masing untuk merealisasikan cita-cita pernikahan sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.” (al Baqarah : 187).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memahami hal ini, kehidupan rumah tangga akan tenteram. Dan tenang berlayar, sangat mustahil ditemukan sepasang suami istri yang sempurna segala sesuatunya. Yang bisa dilakukan adalah dengan jalan saling memahami dan menghargai satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerima apa adanya kekurangan atau kelebihan pasangan. Tidak membandingkan pasangan kita dengan yang lain. Karena hal-hal seperti ini tidak akan membuat nyaman hubungan namun hanya akan menjadikan kita makin sensitif dengan segala perbedaan. Dan sekali lagi memaafkan semua kekurangan pasangan adalah lebih baik. Hargailah segala kelebihannya. Dan berterima kasihlah atas semua yang telah dikerjakan dan diberikan pasangan pada kita. Insyaallah ini akan membuat makin manisnya hubungan dengan pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada hal-hal yang tak kita sukai pada pasangan kita, namun bukanlah masih ada hal-hal baik yang kita sukai dan lihat ada padanya? Kita harus bijaksana menyikapi hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tak perlu berpura-pura dan menutupi kekurangan kita hanya karena takut tak sempurna di hadapan si dia. Karena bisa saja justru hal ini akan menyeret kita pada hal-hal berbahaya. Moralnya saja dengan berbohong menjanjikan ini dan itu serta janji setinggi langit. Padahal kita tahu tak akan bisa memenuhinya. Jika pasangan tahu tentu ia akan marah dan jengkel hingga membuahkan pertengkaran dan hal-hal buruk lain. Bukanlah lebih baik kita selalu tampil apa adanya, karena itu tak akan membebani kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, jika si dia benar-benar mencintai kita tentu dia akan menerima kita apa adanya. Mau menerima kekurangan dan kelebihan kita. Tanpa basa-basi. Yang perlu diingat kita selalu berusaha memberikan yang terbaik untuknya, semampu kita. Insyaallah di rumah kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5861833634701457304?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5861833634701457304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5861833634701457304' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5861833634701457304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5861833634701457304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/terimalah-aku-apa-adanya.html' title='Terimalah Aku Apa Adanya'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-4454147001421726166</id><published>2009-01-04T18:20:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T18:21:34.180-08:00</updated><title type='text'>Sufyan Bin ‘Uyainah Rahimahullah (Kunikahi Dia Karena Agamanya)</title><content type='html'>Orang alim ini dilahirkan pada tahun 107 H pada pertengahan bulan Syawwal, dan ajal menjemputnya pada hari Sabtu, 1 Rajab 198 H. Nasab lengkapnya, Sufyan bin ‘Uyainah bin Abi ‘Imran al Kufi. Dia dikenal dengan panggilan Abu Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya seorang pegawai pada masa Khalid bin Abdillah Al Qasri. Tatkala Khalid diberhentikan dari jabatan Gubernur Iraq dan digantikan oleh Yusuf bin Umar ats Tsaqafi, pejabat baru ini mencari-cari para staff pada masa pemerintahan Khalid, sehingga mereka berlarian untuk menyembunguikan diri. ‘Uyainah, Ayah Sufyan kecil, melarikan diri sampai ke kota Mekkah dan akhirnya memutuskan berdomisili disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia menapak usia lima belas tahun, ayahku memanggil, seraya berpesan : “Wahai Sufyan! Masa kanak-kanak sudah lepas darimu, maka kejarlah kebaikan, supaya engkau termasuk orang-orang yang mengejarnya. Jangan tertipu dengan pujian orang-orang yang menyanjungmu dengan pujian yang Allah mengetahui, bahwa keadaanmu berlawanan dengan itu. Sebab, tidak ada orang yang berkata baik kepada orang lain tatkala ia sedang senang, kecuali ia akan berkata kejelekan kepadanya serupa ketika ia sedang dilanda amarah. Nikmati kesendirian daripada bergaul dengan kawan-kawan yang buruk. Jangan engkau alihkan prsangka baikku kepadamu kepada prasangka lain. Dan tidak akan ada orang yang berbahagia bersama dengan ulama, kecuali orang-orang yang mentaati mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar nasihat ayahnya ini Sufyan berkata dalam hati : ”Sejak itu, aku menjadikan pesan Ayah sebagai arah kompasku, berjalan bersamanya, tidak menyimpang darinya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah yang ia jalani. Sejak usia dini, ulama besar ini telah menyibukkan diri pada pendalaman ilmu din. Tepatnya pada tahun 119 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu ’Uyainah mengisahkan tentang dirinya : ”Aku keluar menuju masjid, dan aku melihat-lihat halaqah-halaqah (majlis ilmu) yang ada. Bila aku lihat ada kumpulan ulama dan orang-orang tua, maka aku menghampirinya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menceritakan: ”Aku duduk di majlis ilmu Ibnu Syihab dalam usia enam belas tahun tiga bulan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang menunjukkan keberuntungannya, sebanyak delapan puluh ulama besar dari kalangan tabi’in sempat ia jumpai. Misalnya, ’Amr bin Dinas, az Zuhri, Muhammad bin al Munkadir, al A’masy, Sulaiman at Taimi, Humaid ath Thawil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang kekuatan hafalannya, ia berkata, ”Aku tidak pernah menulis sesuatu, kecuali sudah aku hafal sebelum aku menuliskannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pelak, berkat pergaulannya dengan ulama-ulama besar, telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang teguh, luas ilmunya dan mendalam. Ia menjadi nara sumber dalam berbagai permasalahan dan tempat curahan isi hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yahya bin Yahya an Naisaburi menceritakan: ”Suatu hari, ada seorang lelaki mendatangi Sufyan dengan berkata : ’Wahai , Aba Muhammad (yang dimaksud adalah Sufyan). Aku ingin mengadukan kepadamu tentang keadaan istriku. Aku menjadi lelaki yang paling hina dan rendah dimatanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Sufyan menggeleng-gelengkan kepala heran, dan kemudian berujar : ”Mungkin, keadaan itu muncul karena engkau menikahainya untuk meraih kehormatan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu pun mengakuinya: ”Ya, betul wahai Aba Muhammad”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sufyan lalu berpesan: ”Barang siapa pergi karena mencari kehormatan, niscaya akan diuji dengan kehinaan. Barangsiapa mengerjakan sesuatu lantaran dorongan harta, niscaya akan diuji dengan kefakiran. Barang siapa bergerak karena dorongan din, niscaya Allah akan menghimpun kehormatan dan harta bersama dinnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya, Sufyan mulai berkisah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami adalah empat bersaudara, Muhammad, Imran, Ibrahim, dan aku sendiri. Muhammad adalah kakak sulung., Imran anak bungsu. Sedangkan aku berada di tengah-tengah. Tatkala Muhammad ingin menikah, ia menginginkan kemuliaan nasab. Maka ia menikahi wanita yang lebih tinggi status sosialnya. Kemudian Allah mengujinya dengan kehinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Imran, (saat menikah) ingin mendapatkan harta. Maka ia menikahi wanita yang lebih kaya dari dirinya. Allah kemudian mengujinya dengan kemiskinan. Keluarga wanita mengambil seluruh yang dimilikinya, tidak menyisakan sedikitpun.&lt;br /&gt;Aku pun merenungkan nasib keduanya. Sampai akhirnya Ma’mar bin Rasyid datang menghampiriku. Aku pun berdiskusi dengannya. Aku ceritakan kepadanya peristiwa yang menimpa para saudaraku. Ia mengingatkanku dengan hadits Yahya bin Ja’daj dan hadits ’Aisyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Yahya bin Ja’dah yang dimaksud, yaitu sabda Nabi Shollallahu ’alayhi wa sallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    ”Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, status sosialnya, kecantikannya dan dinnya. Carilah waniya yang beragama, niscaya tanganmu akan beruntung”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan hadits ’Aisyah, Nabi Shollallahu ’alayhi wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Wanita yang paling besar berkahnya adalah waniya yang paling ringan beban pembiayaannya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, aku memutuskan untuk memilih bagi diriku (wanita yang) memiliki din dan beban yang ringan untuk mengikuti Sunnah Rasulullah Shollallahu ’alayhi wa sallam. Allah menghimpunkan bagiku kehormatan dan limpahan harta dengan sebab agamanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah salah satu hikmah yang muncul dari lisannya. Tidak sedikit untaian hikmah dari Sufyan yang mencerminkan kedekatannya dengan Al Khaliq, Allah Subhaanahu wa Ta’Ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sufyan bin ’Uyainah pernah ditanya tentang hakikat wara’, Dia pun menjelaskan, wara’ adalah keinginan untuk mendalami ilmu din yang menjadi sarana untuk mengenal seluk-beluk wara’. Sebagian orang menganggap sikap wara’ tercermin pada sikap diam dalam waktu yang lama dan sedikit bicara, padahal tidak demikian. Menurut kami, sesungguhnya orang yang berbicara lagi alim, itu lebih afdhal dan lebih wara’ dibandingkan lelaki yang jahil lagi diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sufyan bin ’Uyainah juga memiliki hikmah yang menunjukkan kedalaman ilmunya. Dia menyatakan, permisalan ilmu adalah bagaikan negeri kufur atas negeri Islam. Apabila penganut Islam meninggalkan jihad, niscaya orang-orang kafir akan datang dan mengambil Islam. Jika orang-orang meninggalkan ilmu, maka mereka menjadi manusia-manusia bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang pentingnya menyampaikan ilmu yang sudah diketahui, dia berkata : ”Tidaklah disebut (sebagai) alim orang yang mengetahui kebenaran dan kejelekan. Tetapi, orang alim sejati ialah orang yang mengetahui kebaikan dan mengikutinya, serta mengetahui kejelekan dan menjauhinya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah menganugerahinya dengan rahmat yang luas dan menempatkannya di surga-Nya yang tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Diketik kembali oleh Ummu ’Umar dari Majalah As-Sunnah Edisi 10/IX/1426H/2005M (Yang mana tulisan dari Majalah As Sunnah tersebut bersumber dari Tahdzibul Kamal fi Asma-i ar Rijal (3/223-228) karya Aal Hafizh Jamaluddin Abul Hajjaj Yusuf al Mizzi, tahqiq Basyyar Awwad Ma’ruf, Muassasah ar Risalah, Cetakan 1 Tahun 1418 H – 1998 M)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadur dari: www.jilbab.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-4454147001421726166?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/4454147001421726166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=4454147001421726166' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/4454147001421726166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/4454147001421726166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/sufyan-bin-uyainah-rahimahullah.html' title='Sufyan Bin ‘Uyainah Rahimahullah (Kunikahi Dia Karena Agamanya)'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-8645060894771759044</id><published>2009-01-04T18:16:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T18:17:38.685-08:00</updated><title type='text'>so sweet</title><content type='html'>Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.&lt;br /&gt;Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya.&lt;br /&gt;Itulah Cinta…&lt;br /&gt;Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kita masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kita masih merasa sanggup.&lt;br /&gt;Jangan sesekali mengatakan kita tidak mencintainya lagi, jika kita masih tidak dapat melupakannya.&lt;br /&gt;Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan.&lt;br /&gt;Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.&lt;br /&gt;Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang hingga dia meninggal dunia dan akhirnya kita terpaksa mencatatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya.&lt;br /&gt;Sebaiknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenak kita itu sekarang selagi ada hayatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.&lt;br /&gt;Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.&lt;br /&gt;Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai kita, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kita tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cinta itu kepadanya.&lt;br /&gt;Seandainya kita ingin mencintai atau memiliki hati seseorang ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah.&lt;br /&gt;Kadangkala kita mencium harum mawar tersebut, tetapi ada kalanya kita merasakan bisa duri mawar itu menusuk jari.&lt;br /&gt;Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kita bertemu seseorang yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kita harus membiarkannya pergi.&lt;br /&gt;Kadangkala kita tidak menghargai orang yang mencintai kita sepenuh hati,sehingga kita kehilangannya.&lt;br /&gt;Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.&lt;br /&gt;Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, sekiranya kita benar-benar mencintainya setulus hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU!!&lt;br /&gt;Kemungkinan apa yang kita sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan apa yang kita benci tersimpan kebaikan didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.&lt;br /&gt;Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kita dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah keabadian… dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.&lt;br /&gt;Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata,sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin.&lt;br /&gt;Itulah dahsyatnya cinta…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.&lt;br /&gt;Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan didalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak akan pernah tahu bila kita akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.&lt;br /&gt;Karena cinta sesuatu yang membawa keindahan dan kebahagiaan di dalamnya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar,tambah lari… Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kita tidak mengharapkannya.&lt;br /&gt;Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya.&lt;br /&gt;Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.&lt;br /&gt;Jangan pernah bilang “I love you” kalau kita tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada.&lt;br /&gt;Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya.&lt;br /&gt;Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kita lakukan hanya berbohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kita tidak berniat untuk menangkapnya…&lt;br /&gt;Cinta bukan “Ini salah kamu”, tapi “Ma’afkan aku”.&lt;br /&gt;Bukan “Kamu dimana sih?”, tapi “Aku disini”.&lt;br /&gt;Bukan”Gimana sih kamu?”, tapi “Aku ngerti kok”. Bukan&lt;br /&gt;“Coba kamu gak kayak gini”, tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kita sudah bersama maupun berapa sering kita bersama, tapi apakah selama kita bersama, kita selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kita inginkan dan menyayat sedalam yang kita ijinkan.Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya jatuh cinta …… jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa .&lt;br /&gt;berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sakit melihat orang yang kita cintai sedang berbahagia dengan orang lain, tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kita cintai itu tidak berbahagia bersama kita.&lt;br /&gt;Cinta akan menyakitkan ketika kita berpisah dengan seseorang, lebih menyakitkan apabila kita dilupakan oleh kekasih, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kita sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kita rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kita dan kita sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak “worth it” sekarang, dia tidak&lt;br /&gt;akan pernah “worth it” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi , biarkan dia pergi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you think , love is blind the love still life in your mind When you have the passion of love you will find the time for it!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Love isn’t always an easy road to traverse . if you’ve found yourself confused about your path ,take a minute . and let love help you find your way…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Love is sweet&lt;br /&gt;Love needs sweat&lt;br /&gt;But sweat is not sweet&lt;br /&gt;but sweet is reached with sweat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah semangat, cinta adalah kepercayaan, cinta adalah energi yang tak bisa dimusnahkan ia hanya bisa berubah bentuk.&lt;br /&gt;Cinta memang tak harus memiliki, karena mencintai berarti memberi tanpa pernah meminta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-8645060894771759044?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/8645060894771759044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=8645060894771759044' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8645060894771759044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8645060894771759044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/so-sweet.html' title='so sweet'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6739553247456245746</id><published>2009-01-02T09:27:00.001-08:00</published><updated>2009-01-02T09:27:19.918-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Aku pernah bilang akan meninggalkanmu, tapi aku tak tahu&lt;br /&gt;Adakah saat yang paling tepat untuk pergi?&lt;br /&gt;Akankah ada waktu yang cukup tepat untuk meninggalkanmu?&lt;br /&gt;Bukankah kita tak pernah merencanakan akan berjumpa dan menjadi sangat dekat?&lt;br /&gt;Dan bukankah kita memang bertemu di waktu yang tak tepat?&lt;br /&gt;Sayangnya waktu terlalu baik pada kita kemarin&lt;br /&gt;Hingga kita pikir, segalanya adalah rencana terbaik dari alam&lt;br /&gt;Waktu begitu memanjakan kita dengan kasih sayang&lt;br /&gt;Yang sama sekali tak pernah kita rencanakan akan tumbuh&lt;br /&gt;Kita tak pernah mengambil apa-apa dan tak ingin mengganggu siapapun&lt;br /&gt;Kamu jadi begitu berharga buatku seperti kamu mengaku membutuhkanku&lt;br /&gt;Kita menitipkan rasa pada semesta dan tak berani berharap dia mau membacanya&lt;br /&gt;Mimpi-mimpi ajaib kerap melintas dalam percakapan&lt;br /&gt;Yang selalu kita abaikan kemudian&lt;br /&gt;“Biar saja alam mengaturnya,” begitu kita selalu berkata&lt;br /&gt;Dan tampaknya, kini kita harus kembali lagi&lt;br /&gt;Ke titik awal perjumpaan yang memang selalu akan mengantar kita&lt;br /&gt;Pada akhir yang juga tak pernah ingin kita rencanakan&lt;br /&gt;Kalau boleh memilih, mungkin aku akan tak beranjak ke mana-mana&lt;br /&gt;Karena sebenarnya aku ingin membenamkan kepala lebih dalam di dekapmu&lt;br /&gt;“Aku masih ingin di sini,” kataku suatu kali&lt;br /&gt;Dan kamu bilang, kamu memang berharap begitu&lt;br /&gt;Karena kepergianku akan membuatmu mati&lt;br /&gt;Tapi apa yang bisa kita lakukan ketika waktu memutuskan untuk beranjak&lt;br /&gt;Meninggalkan kita yang telah tak lagi bisa pergi ke mana-mana&lt;br /&gt;Hatiku ingin berdiam selamanya di hatimu&lt;br /&gt;Tapi waktu seperti memaksaku meninggalkanmu&lt;br /&gt;Tak ada yang membelaku&lt;br /&gt;Tak ada yang harapkan aku tetap tinggal di hatimu&lt;br /&gt;Waktu permainkanku seperti gasing, membuatku pening&lt;br /&gt;Dan ketika putarannya terhenti&lt;br /&gt;Kulihat duniaku limbung dan aku harus bertahan untuk tidak jatuh&lt;br /&gt;Tak ada yang mau menyanggaku lagi karena aku mengambil langkah sendiri&lt;br /&gt;Tak ada yang membelaku, membelamu, membela kita&lt;br /&gt;Jadi tampaknya aku memang harus pergi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6739553247456245746?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6739553247456245746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6739553247456245746' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6739553247456245746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6739553247456245746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/aku-pernah-bilang-akan-meninggalkanmu.html' title=''/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2278362260534634806</id><published>2009-01-02T09:23:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T09:24:10.078-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Maaf sayang...&lt;br /&gt;Aku lupa bagaimana dulu aku mencintaimu&lt;br /&gt;Aku lupa apa yang membuatku begitu terpesona padamu&lt;br /&gt;Hati ini tak lagi kukenali&lt;br /&gt;Seperti kamu yang begitu asing, tak sanggup kupahami&lt;br /&gt;Entah apa alasan yang membuatku tetap diam di sisimu&lt;br /&gt; Aku tak juga beranjak bahkan ketika kamu campakkanku&lt;br /&gt;Tak sedepapun aku bergeser dari bangku pengantin kita&lt;br /&gt;Seperti menjajal nyawa, aku bergeming&lt;br /&gt;Bahkan canting pun bergerak menemui pola yang lain&lt;br /&gt;Aku diam menunggu keajaiban&lt;br /&gt;Inginnya kamu tahu bahwa cinta punya harga&lt;br /&gt;Tapi harga cinta kita berbeda&lt;br /&gt;Mata kita tak sama memaknainya&lt;br /&gt;Jalan kita bertolak, saling membelakangi dan makin menjauh&lt;br /&gt;Kamu daratan asing yang tak kukenali&lt;br /&gt;Dan aku kini tak ingin lagi menjelajahimu&lt;br /&gt;Biarkan saja waktu mengatur segalanya&lt;br /&gt;Kamu tahu?&lt;br /&gt;Rasaku tak lagi utuh buatmu...&lt;br /&gt;Tak kutunggu kamu menghampiriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengenangmu diujunng malam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2278362260534634806?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2278362260534634806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2278362260534634806' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2278362260534634806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2278362260534634806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/maaf-sayang.html' title=''/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6739048844914531869</id><published>2009-01-02T09:22:00.001-08:00</published><updated>2009-01-02T09:22:59.408-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kunyalakan sebatang rokok….&lt;br /&gt;Aku cinta padamu.&lt;br /&gt;Keteguk sebotol corona,&lt;br /&gt;corona yang menguap dalam maknanya sendiri&lt;br /&gt;yang menyatu dengan deburan darah dan ludah&lt;br /&gt;menembus dinding kesadaran diri&lt;br /&gt;aku terlelap&lt;br /&gt;aku lupa padamu&lt;br /&gt;lupa terhadapmu yang tlah meninggalkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perahu berlayar tanpa kendali&lt;br /&gt;tanpa tali&lt;br /&gt;tali yang dulu diyakininya&lt;br /&gt;akan mengendalikan ke batas kewajaran&lt;br /&gt;Kini,&lt;br /&gt;limbung, terhempas badai kemunafikan&lt;br /&gt;terdampar ke pelabuhan nista&lt;br /&gt;yang kontras dengan suara hatinya&lt;br /&gt;seiring dengan nafsu setannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlari-berlari dan berlari&lt;br /&gt;menuju alam pelampiasan diri&lt;br /&gt;membelakangi segala tuntutan hidup.&lt;br /&gt;Aku dan sebotol corona….&lt;br /&gt;Satu rasa,&lt;br /&gt;rasa pahit,&lt;br /&gt;rasa getir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6739048844914531869?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6739048844914531869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6739048844914531869' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6739048844914531869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6739048844914531869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2009/01/kunyalakan-sebatang-rokok.html' title=''/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2535623026071237779</id><published>2008-12-14T21:07:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T21:08:09.298-08:00</updated><title type='text'>Sebuah permainan bernama cinta</title><content type='html'>Cinta, sebuah kata indah yang selalu  jadi sumber insipirasi hidup dan karya manusia. Mulai dari karya sastra, arsitektur film apalagi lagu. Ribuan lagu diseluruh dunia beredar yang isinya soal cinta. Taj Mahal adalah makam monumen cinta seorang Permaisuri yang begitu dicintai suaminya. Dalam kehidupan nyata cinta adalah inti dari kehidupan manusia. Manusia ada karena cinta, banyak yang terjerumus dan mati oleh cinta juga. dan tujuan hidup mereka pun didasari oleh cinta baik itu cinta pada Tuhan, pacar, harta, dan banyak lagi hal yang didasari oleh cinta yang berbeda objeknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau berbicara tentang cinta pasti akan berhubungan dengan yang namanya jatuh cinta suatu proses dimana pada saat seseorang mengalami reaksi kimiawi yang sejenis dengan adiksi/kecanduan terhadap orang yang kita suka, entah karena fisik maupun pribadinya. Jangankan berpegangan tangan, terima SMS dari orang yang sedang kita fall in love with itu, rasanya seolah-olah kita bisa terbang. Gak tahu kenapa, segalanya terasa begitu menyenangkan, kita jadi bekerja lebih rajin, lebih jaga penampilan, masalah yang berat menjadi tak berarti, uang di dompet yang tinggal 50 ribu perak gak mampu menanggalkan ke PD-an kita, karena dalam hati dan dalam pikiran kita ada satu nama yang seolah memberi kekuatan ekstra.  Itu efek positif dari cinta. Negatifnya? Nah lo…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta seperti api, kalau sedikit jadi penerang kalau banyak kebakaran. Bagaikan air yang bisa memberi kesegaran kalau banyak jadi banjir.  Kita gak tahu kapan cinta itu akan jadi ‘kebanyakan’ atau kapan orang yang kita cintai mulai merasa bosan dengan diri kita tanpa kita mengetahuinya. Ujung-ujungnya patah hati. Pada saat hal itu terjadi, kita pun bagai terjatuh kedalam sebuah lubang gelap yang tanpa ujung. Bagai sutera yang tersangkut di duri lalu di tarik seperti itulah hati kita. Hari-haripun menjadi gelap, semua hal menjadi tak berarti tanpa orang yang kita cintai tersebut. Kepedihannya lebih panjang kita rasakan daripada keceriaan disaat jatuh cinta. So sad…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah sebuah permainan yang menggunakan ‘hati’ sebagai medianya, yang menang akan mendapatkan ‘hati’ yang lain, yang kalah akan terluka ‘hati’nya. Kalau permainannya fair dua belah pihak akan mendapatkan ‘hati’ masing-masing. Love is a Crying Game kata Boy George, it’s true. Kalah dalam bercinta akan menguras air mata dan menghapus asa. Cinta adalah permainan indera ketika jiwa yang sepi terpesona kharisma jiwa yang lain, yang kemudian berubah menjadi sebuah fatamorgana bagi mereka yang kalah dan terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau gue bisa memilih gue gak mau jatuh cinta karena cinta membuat gue jadi orang yang pemurung, paranoid dan posesif. Rasa takut kehilangan yang tercinta selalu ada di kepala gue, takut kalau pada suatu hari gue akan dikecewakan. Sayangnya kita gak tahu kapan kita dan dengan siapa kita akan jatuh cinta, kita gak tahu apakah cinta sejati yang akan kita dapat atau hanyalah gombal murni, seperti halnya kita gak bisa memilih untuk jatuh cinta atau hanya sebatas suka. Kita gak punya antibodi untuk menolak pesona seseorang, kita hanya bisa menahan diri untuk tidak jatuh cinta lalu semuanya terletak pangkuan sang waktu. Cintakah yang tumbuh atau hanya sekedar nafsu.  Pada saat kita membiarkan diri kita jatuh cinta pada seseorang sebenarnya kita telah menyerahkan ‘hati’ dan kesadaran kita pada orang tersebut, menyerahkan seluruh pikiran dan perhatian kita kepadanya. Segala hal yang baik dari orang tersebut menguasai pikiran kita sementara logika dan akal sehat mengendap entah dimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta seharusnya membuat kita bahagia bukan merana. Cinta seharusnya mengisi hati kita bukan menciptakan kekosongan di sana. Salahkah cinta jika ia membuat kita menjadi buta? Salahkah kita bila kita tak mau mencinta? Masihkah ia bernama cinta jika ia datang hanya menambah derita? Cinta, berjuta orang mencarimu berjuta juga kecewa. Ah cinta, alangkah bahagianya kalau aku bisa meng-On/Off kanmu, lalu memilih  pribadi  mana yang akan kucinta…andaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Cinta hanyalah rasa, penabuh genderang didalam dada, pemicu manusia meraih asa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;L’amour, quand vous me donnerez le vrai l’un ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2535623026071237779?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2535623026071237779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2535623026071237779' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2535623026071237779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2535623026071237779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/12/sebuah-permainan-bernama-cinta.html' title='Sebuah permainan bernama cinta'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-3856759456898051047</id><published>2008-12-02T12:54:00.000-08:00</published><updated>2008-12-02T12:56:42.747-08:00</updated><title type='text'>hujan rindu</title><content type='html'>Kasih,kata-kataku untukmu adalah angin.&lt;br /&gt;angin yang akan selalu berhembus hingga bumi berhenti berputar.&lt;br /&gt;kata-kataku adalah malam.&lt;br /&gt;malam yang selalu memberikan gelap hingga matahari kehabisan cahaya.&lt;br /&gt;kata-kataku tak akan pernah bisa berwujud srigala,&lt;br /&gt;karena lolongannya berada tepat dibawah telapak kakiku,&lt;br /&gt;yang selalu kuinjak setiap seperseribu detik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika hujan rindu menyiramimu&lt;br /&gt;gerimis mimpiku juga ikut membasahi helai-helai rambutmu&lt;br /&gt;lalu jemarimu mengusapnya,menyimpannya dalam gengamanmu&lt;br /&gt;akupun bersimpuh dihadapanmu atas semua detik-detikmu,atas lelehan keringat dikeningmu.&lt;br /&gt;Aku berhutang rindu padamu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih,senyumku kembali bangkit dari kematian sejak waktu itu.&lt;br /&gt;sejak kureguk bertetes cinta yang telah kau tuangkan hingga ia menjelma merah,menjadi darah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-3856759456898051047?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/3856759456898051047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=3856759456898051047' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3856759456898051047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3856759456898051047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/12/hujan-rindu.html' title='hujan rindu'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6180572966771866261</id><published>2008-12-02T12:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-02T12:49:06.142-08:00</updated><title type='text'>Sekerat HaTI</title><content type='html'>Apa yang tersisa dari sepotong hati yang terluka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah menemuinya. Menatapnya dalam diam.&lt;br /&gt;Matanya teduh, lembut dan penuh sabar.&lt;br /&gt;Tiada riak emosi. Yang kurasakan hanya kepasrahan yang mengalir.&lt;br /&gt;Sebuah ketenangan yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah menemuimu. Menatapmu dengan airmata.&lt;br /&gt;Andai kau beri aku sebuah ruang untuk berpikir dan memilih.&lt;br /&gt;Tapi kutahu kau takkan pernah berikan ruang itu.&lt;br /&gt;Karena kau sangat mengenalku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kini, semua membeku.&lt;br /&gt;Cair lalu kembali membeku.&lt;br /&gt;Membeku dalam heningku.&lt;br /&gt;Membeku dalam ketidaktegasanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kau pernah mencoba memahami hati wanita?&lt;br /&gt;Apakah kau pernah tahu berkorban adalah jalan hidup wanita?&lt;br /&gt;Wanita selalu memilih untuk berkorban,&lt;br /&gt;mengorbankan dirinya, demi yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kini, siapa yang kau inginkan untuk berkorban?&lt;br /&gt;Ketika semua memilih untuk berkorban, lalu apa yang yang kau dapatkan?&lt;br /&gt;Ketika semua memilih untuk membahagiakan yang lain,&lt;br /&gt;lalu siapa yang sebenarnya akan bahagia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah menemuinya. Memeluknya erat.&lt;br /&gt;Aku tahu ia tak pernah membenciku.&lt;br /&gt;Aku tahu aku tak pernah bisa menyakitinya.&lt;br /&gt;Aku tahu kasih tlah hadir di ruang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun aku tak pernah yakin, apakah aku sanggup melaluinya.&lt;br /&gt;Aku tidak siap dengan kenyataan ini.&lt;br /&gt;Aku tahu kau pun tak siap.&lt;br /&gt;Dan juga dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana semua ini bisa terjadi, tak pernah bisa kumengerti.&lt;br /&gt;Mengapa kau bersikukuh mengejar awan di langit?&lt;br /&gt;Mengapa kau bersikeras meredakan ombak?&lt;br /&gt;Mengapa kau berkorban demikian besar tuk meruntuhkan hatiku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta ini tak pernah padam. Cinta ini selalu ada.&lt;br /&gt;Cinta ini terus berharap. Harapan yang membuatnya selalu hidup.&lt;br /&gt;Menanti seseorang yang pantas menerimanya.&lt;br /&gt;Tuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku tak sanggup memadamkan api yang telah kau kobarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuharap kau mengerti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6180572966771866261?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6180572966771866261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6180572966771866261' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6180572966771866261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6180572966771866261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/12/sekerat-hati.html' title='Sekerat HaTI'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-720301761142568164</id><published>2008-12-02T12:46:00.000-08:00</published><updated>2008-12-02T12:47:56.323-08:00</updated><title type='text'>Tak bisa mencintai</title><content type='html'>Pelan saja Bagosa menurunkan kakinya yang berada di atas sofa dengan mata tertuju ke arah Aldi. Tak ada syarat yang terlihat dari mata yang tertuju lekat-lekat pada layar televisi.&lt;br /&gt;Bagosa menghembuskan napasnya kuat-kuat. Berharap Aldi akan menoleh ke arahnya, dan mengangguk mengerti dengan tindakan yang baru saja ia lakukan.&lt;br /&gt;"Kenapa?" Sebuah tanya dari Aldi menghilang begitu saja ketika suara pintu yang ditutup keras-keras seperti dibanting terdengar menandingi suara Aldi.&lt;br /&gt;Tak ada tanggapan dari Aldi kecuali hanya mengedikkan bahunya dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;"Aku mau pulang," Bagosa mendekat ke arah Aldi. Ditepiskannya jemari Aldi yang ingin menyentuh jemarinya sambil menggeleng keras-keras. "Aku mau pulang," ulangnya. Kali ini Bagosa menendang kaki Aldi sedikit keras hingga Aldi meringis dan mengalihkan tatapanya pada Bagosa.&lt;br /&gt;"Janjimu...."&lt;br /&gt;Bagosa mengangguk. Menghembuskan napasnya lagi. Ah, betapa ia sudah tak kuat dengan situasi yang ada. "Aku melakukan kesalahan," bisiknya.&lt;br /&gt;Aldi mengernyit. "Terlalu takut."&lt;br /&gt;"Masalahnya...," Bagosa menggeleng. Aldi tidak akan mengerti apa yang ada di hatinya setelah tadi tatapan dari Mama Aldi mengarah padanya. Meski dengan senyum, ia tahu senyum itu keluar cuma untuk basa-basi. Ada kebencian yang tersimpan. Ada kesinisan yang memaksanya untuk mengerti isyarat tidak suka akan kehadirannya di sini.&lt;br /&gt;Mungkin ia yang salah. Dan bodohnya ia, kenapa tadi begitu cueknya menaikkan salah satu kakinya ke sofa meskipun dengan posisi tertekuk karena tidak tahan dengan nyamuk yang menggigit kakinya.&lt;br /&gt;"Bodohnya...!"&lt;br /&gt;"Tunggu sampai film ini selesai kalau kamu mau diantar pulang."&lt;br /&gt;Bagosa menggeleng.&lt;br /&gt;"Tadi katanya...?"&lt;br /&gt;"Tiba-tiba aku sakit perut."&lt;br /&gt;Aldi terbahak. Melihat ekspresi Aldi yang tertawa itu, sebenarnya Bagosa ingin mengikuti untuk tertawa. Biasanya juga begitu yang mereka lakukan. Tapi ia mulai mendengar suara pintu kamar tidur utama terbuka dan langkah diseret menuju ke arah Aldi. Refleks, Bagosa berpindah tempat hingga posisinya tidak berdempetan dengan Aldi.&lt;br /&gt;"Kamu tidak ke mana-mana hari ini, kan?" tanya itu ditujukan ke arah Aldi. Cuma Aldi. Karena mata itu tidak memandang ke arah Bagosa sedikit pun. Meliriknya pun tidak.&lt;br /&gt;"Antar Bagosa pulang, Ma. Memangnya Mama mau...."&lt;br /&gt;"Kamu harus antar Mama jam empat nanti. Sekarang sudah jam setengah empat."&lt;br /&gt;Sebuah pengusiran halus yang diucapkan seperti ultimatum dengan tindakan meninggalkan Aldi dan ia kembali masuk ke dalam kamar. Lagi-lagi dengan suara pintu yang sepertinya sengaja ditutup keras-keras.&lt;br /&gt;"Aku harus pulang," Bagosa menatap Aldi.&lt;br /&gt;"Mama memang begitu...."&lt;br /&gt;"Aku harus...."&lt;br /&gt;"Jangan takut begitu, dong. Lihat, muka kamu pucat seperti habis melihat hantu. Kebiasaan jelek Mama memang begitu. Terlalu selektif memilih calon menantu," Aldi meringis. "Ujian baru dimulai. Kamu tidak berniat untuk mundur, kan?"&lt;br /&gt;Tak peduli dengan apa yang Aldi katakan, Bagosa cepat beranjak dari duduknya. Tak berani ia menarik tangan Aldi yang terjulur seperti minta dibantu untuk bangkit dari duduknya.&lt;br /&gt;"Harus pamit dulu sama Mama."&lt;br /&gt;Kalau Bagosa menyebut nama Tuhan berkali-kali dalam hatinya saat ini, itu dikarenakan ia takut dengan apa yang akan terjadi nanti setelah Aldi mengetuk pintu kamar tidur utama.&lt;br /&gt;"Kamu harus pulang cepat...!" Cuma itu suara yang terdengar untuk menyahuti panggilan Aldi lewat ketukan pintu. Tak ada kepala yang tersembul untuk sekedar memamerkan senyum.&lt;br /&gt;Bagosa mengelus dadanya.&lt;br /&gt;Tiba-tiba ia merasakan belum siap dengan ujian yang Aldi katakan.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;"Kenapa menghindariku?" tanya itu meluncur ketika Bagosa baru saja mengangkat horn telepon dan mendekatkannya ke telinganya. Ada yang terasa lain ketika mendengar suara Aldi di seberang sana. "Ada acara bagus, nih. Pertunjukan wayang orang...." Aldi terbahak. Pasti tidak suka, kan?"&lt;br /&gt;"Bicara yang jelas!" protes Bagosa dengan suara sedikit meninggi. Kepalanya pening akibat kejadian di rumah Aldi kemarin. Dan sejak kemarin itu, ia memang berniat untuk tidak menghubungi atau bertemu dengan Aldi dalam sementara waktu. Perasaan sentimen dan sensitifnya harus dihilangkan dulu.&lt;br /&gt;"Mama memintaku...," Aldi seperti sengaja menggantung kalimatnya. "Tidak percaya, kan?"&lt;br /&gt;Bagosa menguap. Sengaja mengeraskan suaranya agar Aldi tahu bahwa ia tak ingin mendengar ceritanya itu.&lt;br /&gt;"Mama memintaku mengajakmu untuk menemaninya pergi ke pesta pernikahan anak kawannya...," Aldi tertawa lagi. "Ngerti kan meski bicaraku berbelit-belit begitu?"&lt;br /&gt;"Kamu...."&lt;br /&gt;"Waktu pertama jadi pacarku kan aku sudah bilang bahwa kamu akan melewati berbagai macam ujian dari Mamaku yang begitu sayang dengan anak sulungnya. Dan kamu bilang setuju sambil belajar mengerti karakter orang tua Jawa seperti Mamaku. Ingat juga kan waktu kamu bilang bahwa kamu ingin sekalian menghilangkan sifat cuekmu karena terlalu lama tinggal di Jakarta."&lt;br /&gt;"Tapi...."&lt;br /&gt;"Mau belajar jadi Putri Solo, kan? Please, Bagosa...."&lt;br /&gt;Dan entahlah, apa yang membuat Bagosa pada akhirnya menganggukkan kepala dan mengucapkan kalimat 'ya' sebagai tanda persetujuan atas ajakan Aldi.&lt;br /&gt;Setelah horn telepon diletakkan pada tempatnya, yang terpikirkan di kepala Bagosa cuma satu. Busana apa yang harus dikenakannya nanti agar ujian dari Mama Aldi terhadapnya berjalan lancar?&lt;br /&gt;Pesta pernikahan itu sebenarnya meriah. Dan makanan yang dihidangkan pun menarik selera. Tapi segalanya jadi berantakan karena Bagosa tidak tertarik sama sekali akibat suasana hatinya yang tidak mendukung.&lt;br /&gt;"Di Solo kos? Gadis-gadis Jakarta memang pemberani. Tapi kadang kurang dapat menyesuaikan diri dengan keadaan di sekeliling."&lt;br /&gt;Itu komentar pertama ketika Bagosa baru saja memasuki rumah Aldi. Aldi sepertinya sengaja disembunyikan hingga dikatakan anak itu sedang tidak ada di rumah.&lt;br /&gt;"Warna pakaianmu tidak cocok untuk pesta malam ini."&lt;br /&gt;Komentar kedua yang masih bisa ditolerir Bagosa.&lt;br /&gt;"Harusnya Aldi mendapatkan gadis seperti Rieke. Ingat gadis yang tadi dikenalkan, kan? Orangtuanya cukup berpendidikan dan akrab dengan keluarga kami. Tapi dasar saja Aldi yang keras kepala. Mama harus menuruti keinginannya dahulu. Yang Mama yakin cuma satu. Pada suatu saat, Aldi pasti mendapatkan gadis seperti yang Mama inginkan. Untuk sementara waktu, biar Mama yang bersabar. Baru tahun kemarin lulus SMA, tentunya agak sulit untuk memaksa menentukan gadis pilihan Mama."&lt;br /&gt;Komentar ketiga yang berkepanjangan yang membuat Bagosa menulikan telinganya dengan mencoba berkonsentrasi pada keadaan ramai di sekelilingnya.&lt;br /&gt;"Lekas-lekaslah kamu mencari laki-laki lain biar Aldi tidak lagi dekat-dekat denganmu."&lt;br /&gt;Ada tambahan sakit hati lagi.&lt;br /&gt;"Calon menantu? Bukan. Kebetulan sekali saja anak-anak sedang tidak ada di rumah. Jadi saya mengajak gadis ini. Katanya ingin belajar banyak tentang Solo. Gadis Jakarta. Maklum...."&lt;br /&gt;Tawa yang meluncur itu dengan mata yang melirik ke arah Bagosa membuat Bagosa menjadi muak.&lt;br /&gt;Makanan dan keramaian tidak lagi menarik perhatiannya. Ia cuma ingin cepat-cepat pulang. Ia cuma ingin cepat-cepat menumpahkan tangisnya di dalam kamarnya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;"Bagosa...."&lt;br /&gt;Masih dengan ransel di punggungnya, Bagosa jongkok di bawah pohon di halaman kampus. Seperti tidak mempedulikan kehadiran Aldi, tangan Bagosa sibuk membuka lembaran koran yang terhampar di hadapannya.&lt;br /&gt;"Kamu marah?"&lt;br /&gt;Bagosa diam.&lt;br /&gt;"Ujiannya masih banyak dan sepertinya aku sudah tidak kuat untuk bertahan."&lt;br /&gt;Bagosa diam.&lt;br /&gt;"Bagosa, please...."&lt;br /&gt;Bagosa cuma diam. Aldi seperti cowok cengeng begitu. Wajahnya terlihat memelas ketika memandangi Bagosa. Ah, dungu sekali Bagosa bisa menambatkan hati pada cowok itu.&lt;br /&gt;Gara-bara bertabrakan di kantin kampus. Kebetulan Bagosa sedang sibuk memesan minuman untuk rapat organisasi dan Aldi tengah bersiap membayar makanannya.&lt;br /&gt;Tidak saling mengenal. Tapi swear saja, Bagosa sudah tertarik ketika melihat Aldi untuk pertama kali. Makanya acara tabrakan di kantin itu bisa jadi sarana yang menyenangkan untuk Bagosa karena bisa lebih mengenal Aldi.&lt;br /&gt;Sesuatu kemudian akhirnya memang berlanjut. Yakin saja bahwa cowok pendiam seperti Aldi, jatuhnya justru pada cewek-cewek seperti dirinya.&lt;br /&gt;Dan kenyataan itu terjadi. Tapi sayangnya, Bagosa tidak pernah memperhitungkan yang lain. Kecuekannya yang disenangi Aldi ternyata sulit untuk diterima oleh Mama Aldi.&lt;br /&gt;"Gue udah dapat cowok Solo. Asli, lho. Kalem orangnya. Yakin deh, kalau bukan gue yang selingkuh, pasti hubungan kita akan awet selamanya," begitu sms yang Bagosa kirim untuk teman-temannya di Jakarta.&lt;br /&gt;"Bagosa...."&lt;br /&gt;Sentuhan jemari Aldi pada rambut Bagosa membuat Bagosa mau tidak mau harus memperhatikan Aldi.&lt;br /&gt;"Kamu marah?"&lt;br /&gt;"Masalahnya...."&lt;br /&gt;"Yang tidak cocok cuma Mama, kan? Kedua adikku justru dekat denganmu. Kitty beberapa hari belakangan ini sering menanyakan kamu. Ada konser musik grup kesayangannya yang akan tampil di GOR Manahan. Dia ingin mengajakmu."&lt;br /&gt;"Masalahnya...."&lt;br /&gt;"Aku kan bisa merayu Mama."&lt;br /&gt;Bagosa terdiam untuk beberapa saat. Kasihan juga sebenarnya melihat wajah Aldi yang memelas. Tapi sakit di hatinya belum bisa hilang cepat. Yang ada cuma bayangan Mama Aldi dengan senyum sinis dan kalimat yang meluncur menyakitkan.&lt;br /&gt;"Bagosa...."&lt;br /&gt;"Tidak tertarik dekat dengan gadis-gadis yang ditawarkan Mamamu?"&lt;br /&gt;"Kamu...."&lt;br /&gt;"Kalau kamu tertarik, sebelum yang ada di hati semakin besar, aku bisa mundur. Masih banyak cadanganku." Sengaja kalimat itu diucapkan Bagosa. Ditambahi dengan gerakan tangan Bagosa yang melambai ke arah beberapa cowok yang melintasinya. Lalu tertawa menggoda mereka.&lt;br /&gt;"Mungkin Mama benar...," pada akhirnya Aldi melangkah meninggalkan Bagosa tanpa menoleh lagi.&lt;br /&gt;Dan Bagosa tidak mengerti, ia harus tertawa atau menangis untuk saat ini.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Rumah besar berkesan angkuh yang terletak di jalan Slamet Riyadi itu, sebenarnya sudah ingin Bagosa tinggalkan beberapa waktu yang lalu ketika keputusasaan telah menderanya. Tekadnya sudah bulat. Ia tidak ingin terikat dengan cowok cengeng. Begitu banyak cowok yang jatuh cinta padanya, lalu kenapa ia harus bersandar pada Aldi yang berada di bawah pengaruh sangat kuat dari Mamanya?&lt;br /&gt;Bagosa mengusap wajahnya.&lt;br /&gt;Berapa lama ia tidak menjumpai Aldi? Seminggu? Dua minggu? Rasanya lebih. Dan ia tidak berniat menghitungnya karena sudah ia tanamkan dalam-dalam bahwa Aldi cuma bagian kecil dari kehidupannya di kota kecil seperti Solo.&lt;br /&gt;"Mas Aldi tabrakan. Gara-gara Mama, sih. Sepanjang perjalanan Mama ngomel terus sama Mas Aldi. Trus, Mas Aldi jadi tidak konsentrasi. Trus...," begitu pengakuan Kitty pada Bagosa di telepon. Isak tangisnya jelas sekali membuat Bagosa yang hampir terlelap tidur jadi lantas membuka matanya lebar-lebar.&lt;br /&gt;Bagosa masih diam menyimak.&lt;br /&gt;"Di rumah sakit, cuma nama Mbak Bagosa yang dipanggil-panggil. Kasihan, kan?"&lt;br /&gt;Dan kalimat itu menyentuh perasaan Bagosa. Tapi belum ada niat di hatinya untuk datang mengunjungi Aldi. Masalahnya, ia cuma takut Kitty berbohong karena disuruh Aldi. Masalahnya bayang-bayang Mama Aldi menghantuinya.&lt;br /&gt;Sebenarnya, bisa saja ia bersikap tidak peduli. Tapi itu tidak berani ia lakukan. Setahun tinggal di Solo telah mendidiknya banyak hal tentang kesopanan yang harus diikuti.&lt;br /&gt;Sampai, sebuah ketukan di pintu kamar kosnya mengejutkannya. Dan hampir membuat Bagosa loncat dari tempatnya berdiri.&lt;br /&gt;"Aldi kecelakaan. Mama berharap banyak padamu...." Cuma kalimat itu yang terucap dengan airmata yang tak henti mengalir, yang pada akhirnya meruntuhkan hati Bagosa. Entah ke mana ia buang sakit hatinya pada saat itu.&lt;br /&gt;Dan kalau sekarang, besok maupun seterusnya Bagosa berdiri dan menjadi bagian dari rumah besar itu, jangan salahkan dirinya. Salahkan takdir yang membuatnya harus mengikuti apa yang Tuhan atur.&lt;br /&gt;Sebuah kesombongan barangkali harus diruntuhkan dengan peristiwa kecelakaan itu.&lt;br /&gt;"Bagosa...."&lt;br /&gt;Sebenarnya Bagosa sudah mendengar bunyi derit kursi roda. Tapi Bagosa mencoba untuk tidak begitu antusias menyambutnya. Sebagian hatinya juga mendukung hal itu.&lt;br /&gt;"Aku menunggumu sejak siang tadi. Kenapa baru datang? Banyak kuliah tambahan atau terlalu banyak teman yang mengajakmu pergi? Frans dan lainnya pasti senang ya, melihat aku jadi lumpuh begini. Dia masih mengejar-ngejar kamu, kan?"&lt;br /&gt;Seperti tidak peduli, Bagosa justru menghampiri rumpun melati tak jauh dari tempatnya. Beberapa bunga yang ada diambilnya dan dimasukkan ke dalam saku celana jeansnya.&lt;br /&gt;"Mama menyuruhmu untuk menemaniku sampai malam nanti. Yang lainnya pergi. Ada buku-buku yang harus kamu bacakan untukku. Sekarang, aku lebih senang mendengar suaramu membacakan cerita untukku daripada aku membacanya sendiri."&lt;br /&gt;Bagosa menghembuskan napasnya. Sampai terlihat oleh matanya tirai di kamar tidur utama tersingkap dan wajah Mama terlihat memperhatikan. Tapi cepat-cepat ditutup kembali setelah mengetahui Bagosa memperhatikan hal itu.&lt;br /&gt;"Bagosa, liburan ini kamu tidak jadi ke Jakarta, kan? Aku bisa frustasi kalau kamu pergi. Lagipula, Mama sudah merestui hubungan kita. Kata Mama, kamu sudah seperti gadis Jawa. Ah, kalau Papa masih ada, beliau pasti senang berkenalan denganmu."&lt;br /&gt;Bagosa menghembuskan napasnya lagi. Lagi. Kakinya bergerak mendekati Aldi dan mendorong kursi roda Aldi perlahan.&lt;br /&gt;"Aku mencintaimu, Bagosa...."&lt;br /&gt;Bagosa diam. Ada yang menitik perlahan yang cepat dihapuskannya ketika mendengar suara langkah diseret menuju ke tempat ia dan Aldi berada. Mama!&lt;br /&gt;"Mama merestui, kan?" tanya Aldi pada Mama.&lt;br /&gt;Dan Bagosa melihat kepala yang mengangguk perlahan. Namun sorot matanya terlihat kaku dan masih tak bersahabat.&lt;br /&gt;Bagosa mengelus dadanya. Seperti mencari tahu apa yang ada di hatinya.&lt;br /&gt;Rasa-rasanya, tidak sebesar dulu apa yang tersimpan di hatinya untuk Aldi. Semuanya sudah berubah. Dan memang ia gadis yang cepat berubah.&lt;br /&gt;Bagosa menggigit bibirnya.&lt;br /&gt;Belum ada bayangan cowok lain memang. Tapi cinta di hatinya untuk Aldi luntur perlahan. Aldi bukan tipe seperti yang ia inginkan. Lagipula, ia bukan tipe yang diinginkan Mama Aldi.&lt;br /&gt;"Bagosa aku mencintaimu...."&lt;br /&gt;Bagosa tak menjawab tapi terus mendorong kursi roda Aldi.&lt;br /&gt;Saat ini, hatinya merasa sunyi.&lt;br /&gt;Saat ini, ia seperti menjadi orang lain!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-720301761142568164?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/720301761142568164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=720301761142568164' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/720301761142568164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/720301761142568164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/12/tak-bisa-mencintai.html' title='Tak bisa mencintai'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7035721491195164961</id><published>2008-12-02T12:44:00.000-08:00</published><updated>2008-12-02T12:46:17.057-08:00</updated><title type='text'>??????</title><content type='html'>Betapa bosan aku dengan skenario.&lt;br /&gt;Betapa luka aku dengan skenario.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tersadar telah terjebak dalam skenario&lt;br /&gt;Yang kau ciptakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tersentak&lt;br /&gt;Tersedu&lt;br /&gt;Terluka&lt;br /&gt;Dan akhirnya amarah menguasai jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kau ubah menjadi sebuah permainan&lt;br /&gt;Kau memojokkan dengan tiada pilihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada yang memintamu untuk mencintaiku&lt;br /&gt;Tiada yang menjeratmu untuk menyukaiku&lt;br /&gt;Sungguh ku tlah memilih untuk meninggalkan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini ketika hati telah terjerat,&lt;br /&gt;kau berkata ringan seakan memberiku pilihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau lupa, aku tak ubah seekor banteng luka&lt;br /&gt;Tubuhku penuh bekas cabikan&lt;br /&gt;Dengan darah yang masih menetes-netes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini kau siram lukaku dengan asam&lt;br /&gt;Perih membuatku melolong&lt;br /&gt;dan tanganku meraih bilah&lt;br /&gt;menikamkan terus ke dadaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tiada lagi yang bisa&lt;br /&gt;Membuatku menangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai lara tlah lama mengering&lt;br /&gt;Retak-retak&lt;br /&gt;Hujan hanya akan menggelontorkan&lt;br /&gt;Bergulung-gulung bersama lumpur&lt;br /&gt;Dan akhirnya lenyap di lautan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;:: Sungguh, ini bukan tentang dirimu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7035721491195164961?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7035721491195164961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7035721491195164961' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7035721491195164961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7035721491195164961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/12/blog-post.html' title='??????'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-8993655885402193651</id><published>2008-11-22T18:01:00.000-08:00</published><updated>2008-11-22T18:02:28.994-08:00</updated><title type='text'>jiwa sepi</title><content type='html'>Malam sudah menari gemulai&lt;br /&gt;Menebar kelam di setiap ayunan lentik jarinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukma dingin Lembab dan sepi&lt;br /&gt;Laksana Jurang hampa tak berdasar&lt;br /&gt;Dan hatiku sedang deras melayang jatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam adalah gelap sempurna&lt;br /&gt;Tanpa ada riap bintang satu kejap pun&lt;br /&gt;Gelap yang indah,&lt;br /&gt;Sunyi yang tentram..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai jiwa yang sepi abadi&lt;br /&gt;Akankah terbiasa dengan kelam seperti ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-8993655885402193651?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/8993655885402193651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=8993655885402193651' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8993655885402193651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8993655885402193651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/jiwa-sepi.html' title='jiwa sepi'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-3033235822621502438</id><published>2008-11-22T17:58:00.000-08:00</published><updated>2008-11-22T17:59:56.990-08:00</updated><title type='text'>Jiwa</title><content type='html'>Satu jiwa sepi melangkah &lt;br /&gt;Menyibak semesta, merambah mayapada&lt;br /&gt;Mencari mimpi, meraba asa&lt;br /&gt;Yang dahulu pernah teramat dekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu pasang mata menatap nanar&lt;br /&gt;Mencoba terbiasa dengan kelam abadi&lt;br /&gt;Menggelapi dunia yang dahulu indah dan warni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kepal hati dingin tersisa&lt;br /&gt;Dari degup hangat dahulu kala&lt;br /&gt;Yang dulu senantiasa menebar wangi untuk seluruh dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu laksa kecewa kini merebak&lt;br /&gt;Dari cinta tak berbalas&lt;br /&gt;Dari kasih yang tercampak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu sukma letih dan gontai&lt;br /&gt;Sebab tak jua menemukan jawaban&lt;br /&gt;tentang bagaimana mengusir cinta yang terus bertahta..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-3033235822621502438?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/3033235822621502438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=3033235822621502438' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3033235822621502438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3033235822621502438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/jiwa.html' title='Jiwa'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2653048181815491400</id><published>2008-11-22T17:51:00.000-08:00</published><updated>2008-11-22T17:53:42.356-08:00</updated><title type='text'>Butiran hari</title><content type='html'>Satu butir hari bergulir lagi&lt;br /&gt;Semakin menjauh dari awal hari kita berpisah&lt;br /&gt;Meregang rindu&lt;br /&gt;Menuang asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lingkar Chandra berlalu lagi&lt;br /&gt;Meningkahi tenggelamnya mentari&lt;br /&gt;Menyanyikan elegi&lt;br /&gt;Mencoba mengobati lara yang meringis menahan perih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu serpihan kecil hati berjingkat pergi&lt;br /&gt;Membawa luka dan kecewa &lt;br /&gt;Mencoba melupakan segala derita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Semua sudah pergi,&lt;br /&gt;Tapi cinta padamu selalu tinggal&lt;br /&gt;Untuk menyiksaku lebih lama lagi..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2653048181815491400?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2653048181815491400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2653048181815491400' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2653048181815491400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2653048181815491400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/butiran-hari.html' title='Butiran hari'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5496248943135403146</id><published>2008-11-22T17:27:00.000-08:00</published><updated>2008-11-22T17:37:39.743-08:00</updated><title type='text'>Luka itu perih Sayang........</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SSiyE4oDSnI/AAAAAAAAAGY/ET7seuEdRbU/s1600-h/avatar-10586.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 100px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SSiyE4oDSnI/AAAAAAAAAGY/ET7seuEdRbU/s200/avatar-10586.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5271659160826759794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Aq serius mulai sekarang kita jalanin hidup masing-masing qt PUTUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih terdengar jelas pernyataan itu dari mulut seorang perempuan kepada lelakinya dengan nada kekecewaan. lelaki itu menangis. Bukan. Tapi baru akan menangis. Air matanya mengembun di sudut matanya yang kosong. Ia ingin sekali menganggap itu lelucon sehingga ia bisa tersenyum dan memperlihatkan betapa tegarnya ia dengan senyumnya. Tapi kalimat yang baru didengarnya itu bukan lelucon dan tak nampak seperti lelucon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka itu perih sayang. Sakitnya tak tertahankan. lelaki itu shock menghadapi lukanya&lt;br /&gt;lelaki itu menangis . Hatinya perih tapi ia berusaha untuk tersenyum. Matanya masih melirik ke layar ponselnya ketika air matanya mulai membasahi wajahnya. Berharap kalau suara yang baru didengarnya dari benda persegi panjang itu pastilah keliru. Tapi lelaki itu salah. Ia hafal betul tiap kata yang didengarnya dan suara yang sudah fasih dalam ingatannya. Ia tak mungkin keliru menerjemahkan kalimat itu. Berkali-kali lengan kirinya diarahkan ke pipinya membendung  air mata yang tak mau berhenti, tapi tak bisa. lelaki itu membenamkan wajahnya di balik lengannya dan tangan yang satunya lagi memegang erat dadanya yang mulai sesak. Mungkin sebentar lagi lelaki itu akan pingsan seperti yang diharapkannya. “Tidak, kau tak boleh rapuh lagi. Cukup sudah siksa batin yang kau alami selama ini. Sekarang kau harus lebih kuat. Jangan menangis.” Kata suara di hati kecil lelaki itu lirih. &lt;br /&gt;lelaki itu menegakkan kepalanya. Heran sendiri mengapa ia tak jadi pingsan. Hatinya membenarkan kata hatinya dan tangannya mengusap air matanya sebanyak mungkin hingga tak ada lagi tetes air mata yang tersisa di pipinya. Ia mengangguk perlahan, menyakinkan dirinya akan bisikan hati kecilnya itu. Kakinya bangkit berdiri dan melangkah menuju cermin di depannya. Wajahnya tampak kusut sekali, matanya bengkak tapi masih terlihat sangat gagah. lelaki itu mencoba untuk tersenyum dan menarik nafasnya satu kali. Lalu membuangnya satu kali. Ia tersenyum lagi. Ah, sepertinya sudah lega rasanya. Tapi ternyata tak semudah itu. Wajah tegar itu terlihat kusut lagi. Mata kosong itu menyipit dan sembab lagi. Dalam sekejab saja wajah itu sudah menghilang dari bayangan cermin. Yang terlihat hanyalah mulut yg menyembulkan asap rokok  dan suara tarikan nafas pilu yang menyanyat hati. Lelaki itu belum cukup kuat untuk menerima kenyataan yang baru saja diterimanya. Kalau boleh memilih, lelaki itu tak ingin punya masa lalu. Masa lalu yang terbungkus dalam luka lama yang sudah membusuk. &lt;br /&gt;lelaki itu masih saja merenung beberapa waktu hingga suaranya benar-benar hilang dan matanya tertutup rapat. Mungkin dengan berpindah ke alam mimpi, ia bisa berkelana sendiri untuk menghibur diri. Begitulah yang biasanya dilakukannya jika kecewa datang tanpa kompromi. &lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;lelaki itu membaca ulang hidupnya seakan membaca hatinya sendiri. Lalu dengan senyum mengembang ia menutup perlahan matanya. Ia sudah pernah hancur karena cinta dan ia tak mau hancur kedua kalinya di lubang yang sama. Bukankah kini ia punya karir yang bagus di sebuah perusahaan swasta. Setidaknya dengan bekerja ia akan melupakan perihnya luka di hatinya. Sedangkan luka  itu. Sepertinya lelaki itu akan tetap membiarkannya terbuka karena ia yakin luka itu akan kering sendiri oleh waktu. Dan jika saat itu telah tiba, ia akan siap menerima cinta tumbuh lagi di hatinya. Atau mungkin lebih siap jika luka kembali tertoreh di hatinya. Entahlah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5496248943135403146?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5496248943135403146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5496248943135403146' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5496248943135403146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5496248943135403146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/luka-itu-perih-sayang.html' title='Luka itu perih Sayang........'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SSiyE4oDSnI/AAAAAAAAAGY/ET7seuEdRbU/s72-c/avatar-10586.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2528975233188426111</id><published>2008-11-21T18:07:00.001-08:00</published><updated>2008-11-21T18:16:32.051-08:00</updated><title type='text'>mahar dan perkawinan</title><content type='html'>Perkawinan adalah suatu ikatan pernikahan yang disunnahkan oleh rasul. Tujuan nya dalah untuk mendapatkan keturunan yang sah, membentuk keluarga yang penuh berkah, dan kasih sayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahar adalah suatu syarat untuk meminang seseorang yang telah disepakati dan di benarkan oleh adat, sehingga bisa untuk melangsukan perkawinan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini saya tidak membahas masalah itu, tapi saya mau bertanya kepada rekan2 sekalian, cara berlangsung pernikahan dan penetapan mahar sekarang ini menurut adat dan budaya kalian. apakah sudah sesuai dengan undang-undang yang ada di RI ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mendengar bahwa pernah ada sepasang insan, ingin menikah gara gara mahar yang terlalu tinggi akhirnya mereka tidak jadi menikah secara sah, bagaimana menurut teman-teman....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk penetapan mahar sebaiknya pemerintah membuat kanum yang relevan dengan kemampuan yang ingin menikah sehingga tidak ada lagi kejadian menikah di bawah tangan, dan tidak terjadi lagi zina yang berkepanjangan seperti yang kita lihat sekarang ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2528975233188426111?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2528975233188426111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2528975233188426111' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2528975233188426111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2528975233188426111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/mahar-dan-perkawinan.html' title='mahar dan perkawinan'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2510354285909106105</id><published>2008-11-16T18:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T18:15:09.391-08:00</updated><title type='text'>Usia Pernikahan Pengaruhi Kemesraan</title><content type='html'>Sebelum Bobo:&lt;br /&gt;6 minggu: selamat bobo sayang, mimpi indah ya, mmmuach.&lt;br /&gt;6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.&lt;br /&gt;6 tahun : Kesana-an doong... kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini  &lt;br /&gt;sih?!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pakai Toilet:&lt;br /&gt;6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq.&lt;br /&gt;6 bulan: masih lama ngga nih?&lt;br /&gt;6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau tapa di  &lt;br /&gt;gunung kawi sono!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ngajarin Nyetir:&lt;br /&gt;6 minggu: hati-hati say, injek kopling dulu baru masukin perseneling &lt;br /&gt;ya&lt;br /&gt;6 bulan: pelan-pelan dong lepas koplingnya. &lt;br /&gt;6 tahun: pantesan sering ke bengkel, masukin persenelingnya aja kayak  &lt;br /&gt;gini!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Balesin SMS:&lt;br /&gt;6 minggu: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak  &lt;br /&gt;kesukaanmu dulu ya&lt;br /&gt;6 bulan: mct bgt di jln nih&lt;br /&gt;6 tahun: ok. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dating process:&lt;br /&gt;6 minggu: I love U, I love U, I love U.&lt;br /&gt;6 bulan: Of course I love U.&lt;br /&gt;6 tahun : Ya iyalah!! kalau aku tidak cinta kamu, ngapain nikah sama  &lt;br /&gt;kamu??&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Back from Work:&lt;br /&gt;6 minggu: Honey, aku pulang...&lt;br /&gt;6 bulan : I'm BACK!!&lt;br /&gt;6 tahun: Si mbok masak apa hari ini?? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hadiah (ulang tahun):&lt;br /&gt;6 minggu : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli&lt;br /&gt;6 bulan : Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang  &lt;br /&gt;tengah&lt;br /&gt;6 tahun : Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Telepon:&lt;br /&gt;6 minggu: Baby, ada yang pengen bicara ama kamu di telpon&lt;br /&gt;6 bulan : Eh...ini buat kamu nih...&lt;br /&gt;6 tahun : WOOIII TELPON BUNYI TUUUHHH....ANGKAT DUOOONG!!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masakan:&lt;br /&gt;6 minggu: Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt...!!!&lt;br /&gt;6 bulan: Kita makan apa malam ini?? &lt;br /&gt;6 tahun: HAH? MAKANAN INI LAGI? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Memaafkan:&lt;br /&gt;6 minggu: Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya&lt;br /&gt;6 bulan: Hati-hati! Nanti jatuh tuh.&lt;br /&gt;6 tahun: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Baju baru:&lt;br /&gt;6 minggu: Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu&lt;br /&gt;6 bulan: Lho, kamu beli baju baru lagi? &lt;br /&gt;6 tahun: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA?? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rencana liburan:&lt;br /&gt;6 minggu: Gimana kalau kita jalan-jalan ke Amerika atau ke tempat yg  &lt;br /&gt;kamu mau honey?&lt;br /&gt;6 bulan: Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat...&lt;br /&gt;6 tahun: JALAN-JALAN? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TV:&lt;br /&gt;6 minggu: Baby, apa yg pengen kita tonton malam ini ?&lt;br /&gt;6 bulan : Sebentar ya, filmnya bagus banget nih.&lt;br /&gt;6 tahun: JANGAN DIGANTI-GANTI DONG CHANNELNYA AH! GAK BISA LIAT ORANG  &lt;br /&gt;SENENG DIKIT APA ?!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2510354285909106105?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2510354285909106105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2510354285909106105' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2510354285909106105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2510354285909106105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/usia-pernikahan-pengaruhi-kemesraan.html' title='Usia Pernikahan Pengaruhi Kemesraan'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6961646401266164706</id><published>2008-11-16T15:28:00.001-08:00</published><updated>2008-11-16T15:28:47.788-08:00</updated><title type='text'>Anjuran Untuk Menikah</title><content type='html'>Islam telah menganjurkan kepada manusia untuk menikah. Dan ada banyak hikmah di balik anjuran tersebut. Antara lain adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Menikah Adalah Sunnah Para Nabi dan Rasul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab. (QS. Ar-Ra'd : 38).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abi Ayyub ra bahwa r bersabda,"Empat hal yang merupakan sunnah para rasul : [1] Hinna', [2] berparfum, [3] siwak dan [4] menikah. (HR. At-Tirmizi 1080)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hinna' artinya adalah memakai pacar kuku. Namun sebagian riwayat mengatakan bahwa yang dimaksud adalah bukan Hinna' melainkan Haya' yang maknanya adalah rasa malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Menikah Adalah Bagian Dari 'Tanda' Kekuasan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. (Q.S. Ar-Ruum:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Menikah Adalah Salah Satu Jalan Untuk Menjadikan Seseorang Kaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas lagi Maha Mengetahui. (QS. An-Nur : 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Menikah Adalah Ibadah Dan Setengah Dari Agama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Anas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Orang yang diberi rizki oleh Allah SWT seorang istri shalihah berarti telah dibantu oleh Allah SWT pada separuh agamanya. Maka dia tinggal menyempurnakan separuh sisanya. (HR. Thabarani dan Al-Hakim 2/161).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Tidak Ada Pembujangan Dalam Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam berpendirian tidak ada pelepasan kendali gharizah seksual untuk dilepaskan tanpa batas dan tanpa ikatan. Untuk itulah maka diharamkannya zina dan seluruh yang membawa kepada perbuatan zina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi di balik itu Islam juga menentang setiap perasaan yang bertentangan dengan gharizah ini. Untuk itu maka dianjurkannya supaya menikah dan melarang hidup membujang dan kebiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim tidak halal menentang pernikahan dengan anggapan, bahwa hidup membujang itu demi berbakti kepada Allah, padahal dia mampu menikah; atau dengan alasan supaya dapat seratus persen mencurahkan hidupnya untuk beribadah dan memutuskan hubungan dengan duniawinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi memperhatikan, bahwa sebagian sahabatnya ada yang kena pengaruh kependetaan ini (tidak mau kawin). Untuk itu maka beliau menerangkan, bahwa sikap semacam itu adalah menentang ajaran Islam dan menyimpang dari sunnah Nabi. Justru itu pula, fikiran-fikiran Kristen semacam ini harus diusir jauh-jauh dari masyarakat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Qilabah mengatakan "Beberapa orang sahabat Nabi bermaksud akan menjauhkan diri dari duniawi dan meninggalkan perempuan (tidak kawin dan tidak menggaulinya) serta akan hidup membujang. Maka berkata Rasulullah s.a.w, dengan nada marah lantas ia berkata: 'Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu hancur lantaran keterlaluan, mereka memperketat terhadap diri-diri mereka, oleh karena itu Allah memperketat juga, mereka itu akan tinggal di gereja dan kuil-kuil. Sembahlah Allah dan jangan kamu menyekutukan Dia, berhajilah, berumrahlah dan berlaku luruslah kamu, maka Allah pun akan meluruskan kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian turunlah ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman! Jangan kamu mengharamkan yang baik-baik dari apa yang dihalalkan Allah untuk kamu dan jangan kamu melewati batas, karena sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang melewati batas." (al-Maidah: 87)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujahid berkata: Ada beberapa orang laki-laki, di antaranya Usman bin Madh'un dan Abdullah bin Umar bermaksud untuk hidup membujang dan berkebiri serta memakai kain karung goni. Kemudian turunlah ayat di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada satu golongan sahabat yang datang ke tempat Nabi untuk menanyakan kepada istri-istrinya tentang ibadahnya. Setelah mereka diberitahu, seolah-olah mereka menganggap ibadah itu masih terlalu sedikit. Kemudian mereka berkata-kata satu sama lain: di mana kita dilihat dari pribadi Rasulullah s.a.w. sedang dia diampuni dosa-dosanya yang telah lalu maupun yang akan datang? Salah seorang di antara mereka berkata: Saya akan puasa sepanjang tahun dan tidak akan berbuka. Yang kedua mengatakan: Saya akan bangun malam dan tidak tidur. Yang ketiga berkata: Saya akan menjauhkan diri dari perempuan dan tidak akan kawin selama-lamanya. Maka setelah berita itu sampai kepada Nabi s.a.w. ia menjelaskan tentang kekeliruan dan tidak lurusnya jalan mereka, dan ia bersabda: 'Saya adalah orang yang kenal Allah dan yang paling takut kepadaNya, namun tokh saya bangun malam, juga tidak, saya berpuasa, juga berbuka, dan saya juga kawin dengan perempuan. Oleh karena itu barangsiapa tidak suka kepada sunnahku, maka dia bukan dari golonganku.'" (Riwayat Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Said bin Abu Waqqash berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rasulullah s.a.w. menentang Usman bin Madh'un tentang rencananya untuk membujang. Seandainya beliau mengizinkan, niscaya kamu akan berkebiri." (Riwayat Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Rasulullah juga menyerukan kepada para pemuda keseluruhannya supaya menikah, dengan sabdanya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai para pemuda! Barangsiapa di antara kamu sudah mampu kawin, maka menikahlah; karena dia itu dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan." (Riwayat Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini, sebagian ulama ada yang berpendapat: bahwa kawin itu wajib hukumnya bagi setiap muslim, tidak boleh ditinggalkan selama dia mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ada juga yang memberikan pembatasan --wajib hukumnya-- bagi orang yang sudah ada keinginan untuk kawin dan takut dirinya berbuat yang tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim tidak boleh menghalang-halangi dirinya supaya tidak kawin karena khawatir tidak mendapat rezeki dan menanggung yang berat terhadap keluarganya. Tetapi dia harus berusaha dan bekerja serta mencari anugerah Allah yang telah dijanjikan untuk orang-orang yang sudah kawin itu demi menjaga kehormatan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janji Allah itu dinyatakan dalam firmanNya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kawinkanlah anak-anak kamu (yang belum kawin) dan orang-orang yang sudah patut kawin dari hamba-hambamu yang laki-laki ataupun hamba-hambamu yang perempuan. Jika mereka itu orang-orang yang tidak mampu, maka Allah akan memberikan kekayaan kepada mereka dari anugerahNya." (an-Nur 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah s.a.w.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada tiga golongan yang sudah pasti akan ditolong Allah, yaitu: (1) Orang yang kawin dengan maksud untuk menjaga kehormatan diri; (2) seorang hamba mukatab yang berniat akan menunaikan; dan (3) seorang yang berperang di jalan Allah." (Riwayat Ahmad, Nasa'i, Tarmizi, Ibnu Majah dan al-Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Menikah itu Ciri Khas Makhluk Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu secara filosofis, menikah atau berpasangan itu adalah merupakan ciri dari makhluk hidup. Allah SWT telah menegaskan bahwa makhluk-makhluk ciptaan-Nya ini diciptakan dalam bentuk berpasangan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.(QS. Az-Zariyat : 49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. (QS. Yaasin : 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi.(QS. Az-Zukhruf : 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.(QS. An-Najm : 45)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6961646401266164706?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6961646401266164706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6961646401266164706' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6961646401266164706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6961646401266164706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/anjuran-untuk-menikah.html' title='Anjuran Untuk Menikah'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-8824881938246934667</id><published>2008-11-16T15:27:00.001-08:00</published><updated>2008-11-16T15:27:44.845-08:00</updated><title type='text'>Kriteria Memilih Pasangan Hidup</title><content type='html'>1. Menentukan Kriteria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menentukan kriteria calon pasangan, Islam memberikan dua sisi yang perlu diperhatikan. Pertama, sisi yang terkait dengan agama, nasab, harta maupun kecantikan. Kedua, sisi lain yang lebih terkait dengan selera pribadi, seperti masalah suku, status sosial, corak pemikiran, kepribadian, serta hal-hal yang terkait dengan masalah pisik termasuk masalah kesehatan dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Masalah Yang Pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah yang pertama adalah masalah yang terkait dengan standar umum. Yaitu masalah agama, keturunan, harta dan kecantikan. Masalah ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW dalam haditsnya yang cukup masyhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena agamanya, nasabnya, hartanya dan kecantikannya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. (HR. Bukhari, Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus masalah agama, Rasulullah SAW memang memberikan penekanan yang lebih, sebab memilih wanita yang sisi keagamaannya sudah matang jauh lebih menguntungkan ketimbang istri yang kemampuan agamanya masih setengah-setengah. Sebab dengan kondisi yang masih setengah-setengah itu, berarti suami masih harus bekerja ekstra keras untuk mendidiknya. Itupun kalau suami punya kemampuan agama yang lebih. Tetapi kalau kemampuannya pas-pasan, maka mau tidak mau suami harus “menyekolahkan” kembali istrinya agar memiliki kemampuan dari sisi agama yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja yang dimaksud dengan sisi keagamaan bukan berhenti pada luasnya pemahaman agama atau fikrah saja, tetapi juga mencakup sisi kerohaniannya (ruhiyah) yang idealnya adalah tipe seorang yang punya hubungan kuat dengan Allah SWT. Secara rinci bisa dicontohkan antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Aqidahnya kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Ibadahnya rajin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Akhlaqnya mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Pakaiannya dan dandanannya memenuhi standar busana muslimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Menjaga kohormatan dirinya dengan tidak bercampur baur dan ikhtilath dengan lawan jenis yang bukan mahram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Tidak bepergian tanpa mahram atau pulang larut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Fasih membaca Al-Quran Al-Kariem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Ilmu pengetahuan agamanya mendalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Aktifitas hariannya mencerminkan wanita shalilhah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Berbakti kepada orang tuanya serta rukun dengan saudaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Pandai menjaga lisannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Pandai mengatur waktunya serta selalu menjaga amanah yang diberikan kepadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Selalu menjaga diri dari dosa-dosa meskipun kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Pemahaman syariahnya tidak terbata-bata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Berhusnuzhan kepada orang lain, ramah dan simpatik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dari sisi nasab atau keturunan, merupakan anjuran bagi seorang muslim untuk memilih wanita yang berasal dari keluarga yang taat beragama, baik status sosialnya dan terpandang di tengah masyarakat. Dengan mendapatkan istri dari nasab yang baik itu, diharapkan nantinya akan lahir keturunan yang baik pula. Sebab mendapatkan keturunan yang baik itu memang bagian dari perintah agama, seperti yang Allah SWT firmankan di dalam Al-Quran Al-Kariem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. ( QS. An-Nisa : 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila istri berasal dari keturunan yang kurang baik nasab keluarga, seperti kalangan penjahat, pemabuk, atau keluarga yang pecah berantakan, maka semua itu sedikit banyak akan berpengaruh kepada jiwa dan kepribadian istri. Padahal nantinya peranan istri adalah menjadi pendidik bagi anak. Apa yang dirasakan oleh seorang ibu pastilah akan langsung tercetak begitu saja kepada anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan memilih istri dari keturunan yang baik ini bukan berarti menjatuhkan vonis untuk mengharamkan menikah dengan wanita yang kebetulan keluarganya kurang baik. Sebab bukan hal yang mustahil bahwa sebuah keluarga akan kembali ke jalan Islam yang terang dan baik. Namun masalahnya adalah pada seberapa jauh keburukan nasab keluarga itu akan berpengaruh kepada calon istri. Selain itu juga pada status kurang baik yang akan tetap disandang terus di tengah masyarakat yang pada kasus tertentu sulit dihilangkan begitu saja. Tidak jarang butuh waktu yang lama untuk menghilangkan cap yang terlanjur diberikan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bila masih ada pilihan lain yang lebih baik dari sisi keturunan, seseorang berhak untuk memilih istri yang secara garis keturunan lebih baik nasabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Masalah Yang Kedua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah kedua terkait dengan selera subjektif seseorang terhadap calon pasangan hidupnya. Sebenarnya hal ini bukan termasuk hal yang wajib diperhatikan, namun Islam memberikan hak kepada seseorang untuk memilih pasangan hidup berdasarkan subjektifitas selera setiap individu maupun keluarga dan lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, meski pun dari sisi yang pertama tadi sudah dianggap cukup, bukan berarti dari sisi yang kedua bisa langsung sesuai. Sebab masalah selera subjektif adalah hal yang tidak bisa disepelekan begitu saja. Karena terkait dengan hak setiap individu dan hubungannya dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh adalah kecenderungan dasar yang ada pada tiap masyarakat untuk menikah dengan orang yang sama sukunya atau sama rasnya. Kecenderungan ini tidak ada kaitannya dengan masalah fanatisme darah dan warna kulit, melainkan sudah menjadi bagian dari kecenderungan umum di sepanjang zaman. Dan Islam bisa menerima kecenderungan ini meski tidak juga menghidup-hidupkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab bila sebuah rumah tangga didirikan dari dua orang yang berangkat dari latar belakang budaya yang berbeda, meski masih seagama, tetap saja akan timbul hal-hal yang secara watak dan karakter sulit dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lainnya adalah selera seseorang untuk mendapatkan pasangan yang punya karakter dan sifat tertentu. Ini merupakan keinginan yang wajar dan patut dihargai. Misalnya seorang wanita menginginkan punya suami yang lembut atau yang macho, merupakan bagian dari selera seseorang. Atau sebaliknya, seorang laki-laki menginginkan punya istri yang bertipe wanita pekerja atau yang tipe ibu rumah tangga. Ini juga merupakan selera masing-masing orang yang menjadi haknya dalam memilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memberikan hak ini sepenuhnya dan dalam batas yang wajar dan manusiawi memang merupakan sebuah realitas yang tidak terhindarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Melihat Langsung Calon Yang Terpilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim apabila berkehendak untuk menikah dan mengarahkan niatnya untuk meminang seorang perempuan tertentu, diperbolehkan melihat perempuan tersebut sebelum ia mulai melangkah ke jenjang perkawinan, supaya dia dapat menghadapi perkawinannya itu dengan jelas dan terang, dan supaya tidak tertipu. Sehingga dengan demikian, dia akan dapat selamat dari berbuat salah dan jatuh ke dalam sesuatu yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah justru karena mata merupakan duta hati dan kemungkinan besar bertemunya mata dengan mata itu menjadi sebab dapat bertemunya hati dan berlarutnya jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra berkata “Saya pernah di tempat kediaman Nabi, kemudian tiba-tiba ada seorang laki-laki datang memberitahu, bahwa dia akan kawin dengan seorang perempuan dari Anshar, maka Nabi bertanya: Sudahkah kau lihat dia? Ia mengatakan: Belum! Kemudian Nabi mengatakan: Pergilah dan lihatlah dia, karena dalam mata orang-orang Anshar itu ada sesuatu.” (Riwayat Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Mughirah bin Syu`bah bahwa dia pernah meminang seorang perempuan. Kemudian Nabi s.a.w. mengatakan kepadanya:”Lihatlah dia! Karena melihat itu lebih dapat menjamin untuk mengekalkan kamu berdua.” Kemudian Mughirah pergi kepada dua orang tua perempuan tersebut, dan memberitahukan apa yang diomongkan di atas, tetapi tampaknya kedua orang tuanya itu tidak suka. Si perempuan tersebut mendengar dari dalam biliknya, kemudian ia mengatakan: Kalau Rasulullah menyuruh kamu supaya melihat aku, maka lihatlah. Kata Mughirah: Saya lantas melihatnya dan kemudian mengawininya. (Riwayat Ahmad, Ibnu Majah, Tarmizi dan ad-Darimi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadis ini Rasulullah tidak menentukan batas ukuran yang boleh dilihat, baik kepada Mughirah maupun kepada lain-lainnya. Justru itu sebagian ulama ada yang berpendapat: yang boleh dilihat yaitu muka dan dua tapak tangan, tetapi muka dan dua tapak tangan yang boleh dilihat itu tidak ada syahwat pada waktu tidak bermaksud meminang. Dan selama peminangan itu dikecualikan, maka sudah seharusnya si laki-laki tersebut boleh melihat lebih banyak dari hal-hal yang biasa. Dalam hal ini Rasulullah s.a.w. pernah bersabda dalam salah satu hadisnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila salah seorang di antara kamu hendak meminang seorang perempuan, kemudian dia dapat melihat sebahagian apa yang kiranya dapat menarik untuk mengawininya, maka kerjakanlah.” (Riwayat Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Batasan Untuk Melihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ulama ada yang sangat ekstrim dalam memberikan kebebasan batas yang boleh dilihat, dan sementara ada juga yang ekstrim dengan mempersempit dan keras. Tetapi yang lebih baik ialah tengah-tengah. Justru itu sebagian ahli penyelidik memberikan batas, bahwa seorang laki-laki di zaman kita sekarang ini boleh melihat perempuan yang hendak dipinang dengan berpakaian yang boleh dilihat oleh ayah dan mahram-mahramnya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya mereka berkata: bahwa si laki-laki itu boleh pergi bersama wanita tersebut dengan syarat disertai oleh ayah atau salah seorang mahramnya dengan pakaian menurut ukuran syara` ke tempat yang boleh dikunjungi untuk mengetahui kecerdikannya, perasaannya dan kepribadiannya. Semua ini termasuk kata sebagian yang disebut dalam hadis Nabi di atas yang mengatakan: “... kemudian dia dapat melihat sebagian apa yang kiranya dapat menarik dia untuk mengawininya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibolehkan juga si laki-laki melihat perempuan dengan sepengetahuan keluarganya; atau sama sekali tidak sepengetahuan dia atau keluarganya, selama melihatnya itu bertujuan untuk meminang. Seperti apa yang dikatakan Jabir bin Abdullah tentang isterinya: “Saya bersembunyi di balik pohon untuk melihat dia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dari hadis Mughirah di atas kita tahu, bahwa seorang ayah tidak boleh menghalang-halangi anak gadisnya untuk dilihat oleh orang yang berminat hendak meminang dengan dalih tradisi. Sebab yang harus diikuti ialah tradisi agama, bukan agama harus mengikuti tradisi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di balik itu, seorang ayah dan laki-laki yang hendak meminang maupun perempuan yang hendak dipinang, tidak diperkenankan memperluas mahramnya, seperti yang biasa dilakukan oleh penggemar-penggemar kebudayaan Barat dan tradisi-tradisi Barat. Ekstrimis kanan maupun kiri adalah suatu hal yang amat ditentang oleh jiwa Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-8824881938246934667?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/8824881938246934667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=8824881938246934667' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8824881938246934667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/8824881938246934667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/kriteria-memilih-pasangan-hidup.html' title='Kriteria Memilih Pasangan Hidup'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-1463768787566192534</id><published>2008-11-16T15:25:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T15:26:21.246-08:00</updated><title type='text'>Memilih wanita shalihah</title><content type='html'>Sahabat Ma'qil bin Yasar ra telah berkata: Ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw, seraya berkata: "Ya Rasulullah, aku mencintai seorang wanita berdarah biru (berketurunan tinggi) lagi kaya, hanya saja dia mandul. Bolehkah aku mengawininya?" Maka Rasulullah pun melarangnya. Kemudian datang blagi seorang lelaki lain (yang kedua), mengajukan pertanyaan serupa. Lalu datang lagi lelaki lain (yang ketiga), mengajukan pertanyaan serupa. Maka kemudian Rasulullah saw bersabda: "Niikahilah wanita yang keibuan dan banyak anak (kuat bersanggama). Sebab dengan anak turunmu kelak (pada hari kiamat) aku akan berlomba banyak- banyakan umat." (HR Abu Dawud dan Hakim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Abdillah bin Mas'ud ra berkata, bahwa Rasulul­lah saw telah bersabda: "Hai para pemuda, barangsiapa telah mampu menikah (siap lahir batin), maka menikahlah. Sebab menikah dapat memejamkan mata dan lebih bisa memelihara alat kelamin (dan perzinaan) Dan barangsiapa belum mampu, maka hendaklah berpuasa. Sebab berpuasa dapat mengurangi syahwat." (HR. Bukhari dan Muslim, sedang teks hadis ini menurut riwayat Imam Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Anas bin Malik ra berkata, bahwa dia pemah mendengar Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa ingin bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih lagi suci, maka hendaklah menikah dengan orang-orang merdeka." (HR. Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Ibnu Abbas ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: "Dunia ini adalah harta kekayaan. Dan sebaik-baik harta kekayaan adalah wanita yang shalihah " (HR. Muslim dan Nasai).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SaHabat IbmrAbbas ra berkata, bahwa Nabi saw telah bersabda: "Empat perkara, barangsiapa memilikinya berarti dia mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat: Hati yang selalu bersyukur, lisan yang selalu berdzikir, badan yang sabar dikala mendapat musibah, dan istri yang dapat menjaga kehormatan diri serta dapat menjaga harta suami." (HR. Thabrani dalam kitab Al-Kabir dan Al- Ausath, sedang sanad dalam salah satu dan dua riwayat adalah bagus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Baihaqi mengetengahkan sebuah riwayat, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: "Apabila seseorang telah melaksanakan pemikahan, maka sempumalah separo agamanya. Maka bertaqwalah (takutlah) kepada Allah terhadap separo yang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Abi Najih ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: "Barangsiapa memiliki kemampuan menikah, tetapi dia tidak mau menikah, maka dia tidak termasuk golongan umatku." (HR. Thabrani dengan sanad hasan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Anas bin Malik ra telah berkata: Ada sekelompok orang datang ke rumah istri-istri Nabi saw, menanyakan tentang ibadah yang dilakukan Rasulullah. Ketika kepada mereka dikhabarkan tentang ibadah Rasulullah, seakan-akan mereka saling berkata: "Manakah bagian yang bisa kita lakukan dari apa yang telah dilaksanakan Rasulullah, padahal beliau telah menda­patkan jaminan ampunan dari dosa yang telah lalu maupun yang akan datahg?" Di antara mereka ada yang berkata; "Aku akan melakukan shalat malam sepanjang malam." Ada pula yang berkata: "Aku akan berpuasa sepanjang tahun, tidak akan pemah berbuka pada siang hari." Ada lagi yang berkata: "Aku akan menjauhi wanita, tidak akan menikah selamanya." Lalu Rasulul­lah saw datang, seraya bersabda:" Adakah kamu orang-orang yang berkata begini dan begitu? Demi Allah, aku adalah orang yang paling takut dan paling bertaqwa kepada Allah di antara kamu. Tetapi aku masih juga berpuasa dan berbuka, shalat malam dan tidur, serta menikahi wanita. Barangsiapa benci kepada sunnahku, maka dia tidak termiasuk golongan umatku." (HR. Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Abi Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: "Seorang wanita dinikahi karena empat perkara: Karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Berbahagialah orang yang menikahi wanita karena agamanya, dan merugilah orang yang menikahi wanita hanya karena harta, kecantikan, dan keturunannya." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Abdillah bin Amrin ra berkata, bahwa Rasu­lullah saw telah bersabda: "Janganlah kamu menikahi wanita hanya karena kecantikannya, sebab kecantikan itu pada saatnya akan hilang. Janganlah kamu menikahi wanita hanya karena hartanya, sebab harta boleh jadi membuatnya congkak, Tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab seorang wanita budak yang jelek lagi hitam kelam yang memiliki agama (kuat dalam beragama) adalah lebih baik daripada wanita merdeka yang cantik lagi kaya, tetapi tidak beragama." (HR. Ibnu Majah).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-1463768787566192534?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/1463768787566192534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=1463768787566192534' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1463768787566192534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1463768787566192534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/memilih-wanita-shalihah.html' title='Memilih wanita shalihah'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7774349676045594431</id><published>2008-11-16T15:23:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T15:24:47.348-08:00</updated><title type='text'>Menikah menurut al Qur'an</title><content type='html'>Dalam kitab suci Al Qur'an terdapat surat Al 'Alaq ayat 1:"Iqro &lt;br /&gt;bismirabbikallazi kholaq" artinya Bacalah dengan menyebut nama Tuhan Yang &lt;br /&gt;menciptakan. Jadi intinya seruan kepada umat Islam untuk membaca. Adanya seruan &lt;br /&gt;ini memberikan manfaat kepada umat Islam yakni mnejadi orang yang beriman dan &lt;br /&gt;berpengetahuan. Sehingga dalam hal ini mencari pengetahuan itu adalah &lt;br /&gt;sangat-sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang sempurna, dan hanya agamalah yang bisa menjelaskan &lt;br /&gt;hal-hal yang ghoib, karena tidak semua yang ada di dunia ini dapat di &lt;br /&gt;tangkap/terima oleh akal/rasional, sehingga orang-orang philosoph banyak &lt;br /&gt;menemui masalah ketika harus menjelaskan masalah- masalah yang tidak bisa di &lt;br /&gt;jelaskan oleh akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh menjadikan dunia ini indah, maka kuciptakan sesuatu itu &lt;br /&gt;berpasang-pasangan. Hikmah diciptakannya sesuatu berpasang-pasangan:&lt;br /&gt;1. sesuatu dikatakan baik karena ada yang tidak baik, jadi sebagai tolak ukur.&lt;br /&gt;2. Untuk mengembangkan specias makhluk hidup, jadi setelah menikah mendapatkan &lt;br /&gt;anak/keturunan/agar spy berkembang biak. Melanjutkan keturunan ini hanya &lt;br /&gt;dibolehkan yaitu melalui institusi pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Al Qur'an pernikahan itu adalah mitsaqon gholizo artinya suatu &lt;br /&gt;ikatan/perjanjian yang kuat. Didalam surat AnNisa ayat 21 Alloh Swt berfirman " &lt;br /&gt;Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali( harta yang telah kamu berikan), &lt;br /&gt;padahal sebagian kamu telah bercampur sebagai suami istri. Dan mereka (istri- &lt;br /&gt;istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat." Nikah itu adalah &lt;br /&gt;suatu yang sakral adalah merupakan sunah Rasulullah Saw. Sebagamana Sabda &lt;br /&gt;Rasulullah Saw: " Nikah itu adalah sunnahku, maka siapa yang benci sunnahku &lt;br /&gt;maka sesungguhnya ia bukan dari golonganku ". ( Riwayat Ibnu Majah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana caranya menjaga agar pernikahan itu langgeng?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.memiliki kemampuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw bersabda " Wahai pemuda-pemuda, barang siapa yang mampu di &lt;br /&gt;antara kamu, hendaknya ia menikah karena sesungguhnya pernikahan itu akan &lt;br /&gt;menjaga kamu dari yang tidak halal dan barang siapa yang tidak mampu menikah &lt;br /&gt;hendaklah ia berpuasa, puasa itu menjadi benteng". ( Riwayat Muslim )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila mana anak kita belum mampu, jangan dipaksakan segera menikah. Kita tidak &lt;br /&gt;bisa hanya berdasarkan pada dalil bahwa pada diri setiap anak ada rezeki.Kita &lt;br /&gt;juga harus melihat dalil yang lain kamu mendapatkan suatu hasil dari yang kamu &lt;br /&gt;usahakan. Sebagaimana kita ketahui bahwa anak kita bisa menjadi fitnah atau &lt;br /&gt;bahkan ujian buat kita, oleh karena kita harus bertanggung jawab mendidik dan &lt;br /&gt;menuntunnya ke jalan yang benar. Untuk itu penting sekali adanya kemampuan pada &lt;br /&gt;setiap individu yang akan menikah,kita tidak bisa hanya bermodalkan nekat atau &lt;br /&gt;karena cinta, tapi harus ada kemampuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Pilih yang baik sebagai pasanganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari surat An Nisa ayat 3, intinya yaitu kawinilah perempuan yang baik/yang &lt;br /&gt;kamu senangi. Oleh karena itu penting sekali untuk memilih yang tepat, jangan &lt;br /&gt;sampai kita salah pilih karena dikawatirkan dikemudian hari akan menjadi &lt;br /&gt;masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Motivasi menikah&lt;br /&gt;Umumnya ada 4 motivasi menikah:&lt;br /&gt;1.      karena hartanya&lt;br /&gt;2.      karena keturunannya/nasabnya/kebangsawanannya&lt;br /&gt;3.      karena kecantikannya&lt;br /&gt;4.      karena agamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw bersabda "Wanita dinikahi karena empat perkara : "karena &lt;br /&gt;hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya. Maka pilihlah yang beragama &lt;br /&gt;(shalehah) niscaya engkau akan bahagia". (Muttafaqun Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sangat menganjurkan kepada para pemuda agar mereka lebih &lt;br /&gt;memprioritaskan memilih dzaatuddin (baca : wanita shalihah) untuk dijadikan &lt;br /&gt;pendamping hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah orang yang menikah karena pertimbangan motivasi yang ke empat &lt;br /&gt;yaitu karena agamanya. Jangan jadikan harta, atau kecantikan ataupun keturunan &lt;br /&gt;saja sebagai dasar untuk menikah, karena bisa jadi motivasi tersebut membawa &lt;br /&gt;masalah di dalam pernikahan. Misalkan menikah dengan pasangannya karena &lt;br /&gt;kecantikan, bila kecantikan tersebut pudar, maka pudarlah rasa cintanya, &lt;br /&gt;goyahlah pernikahannya. Nikah karena dasar kecantikan apa perlu, benar ini &lt;br /&gt;sangat perlu. "Allah itu Mahaindah dan Dia mencintai keindahan". Dengan &lt;br /&gt;Rahmat-Nya, Allah menanamkan pada hati hamba-hamba-Nya rasa suka akan &lt;br /&gt;keindahan.Yang menjadi masalah adalah jangan jadikan kecantikan itu &lt;br /&gt;satu-satunya faktor yang memotivasi pernikahan. Pernikahan konon menjadi kekal &lt;br /&gt;bilamana motivasi menikah itu karena agamanya.Bahkan seorang wanita yang &lt;br /&gt;memiliki budi pekerti yang baik akan tampak lebih cantik dari sekedar wanita &lt;br /&gt;cantik. Rasulullah Saw. bersabda : "Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik- &lt;br /&gt;baik perhiasan adalah wanita shalihah." (HR. Muslim). Oleh karena itu pesan &lt;br /&gt;untuk para pria, nikahilah wanita karena kesholihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Islam mengajarkan membina keluarga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.memperkokoh rasa cinta kita dan saling menjaga kehormatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta suami istrinya hendaknya senantiasa di perbaharui, jika perlu tiap hari &lt;br /&gt;diberi nafkah batin, sebab bila cinta mulai pudar, suami dapat saja melirik &lt;br /&gt;kesana kemari. Alloh Swt berfirman:"Di antara tanda-tanda kebesaran Alloh &lt;br /&gt;adalah bahwa Dia telah menciptakan pasangan bagi kamu agar kamu menjadi &lt;br /&gt;tenteram (sakinah) bersamanya. Dia menjadikan kamu saling mencintai (mawaddah) &lt;br /&gt;dan kasih sayang (rahmah). Itu adalah pelajaran yang berharga bagi orang-orang &lt;br /&gt;yang berfikir". (Q.S. al-Rum, 30: 21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik suami maupun istri harus senantiasa menjaga kehormatan/harga diri. Seorang &lt;br /&gt;istri sebaiknya bila dipandang menyenangkan suaminya. Semua dilakukan dengan &lt;br /&gt;niat iklas. Oleh karena itu berusahalah memantain cinta dalam rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.saling menghormati dan menghargai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh Swt berfirman dalam surat An Nisa ayat 19"......bergaullah dengan mereka &lt;br /&gt;(istri-istrimu) dengan cara yang patut/baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai &lt;br /&gt;mereka, maka bersabarlah karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal &lt;br /&gt;Alloh menjadikan padanya kebaikan yang banyak"&lt;br /&gt;Artinya disini ada respect (penghargaan) satu sama lain. Setiap manusia sangat &lt;br /&gt;merasa suka bila dirinya dihargai dan dihormati. Itulah makanya banyak sekali &lt;br /&gt;keutuhan rumah tangga memudar dikarenakan tidak adanya penghargaan ataupun &lt;br /&gt;penghormatan terhadap pasangan kita.&lt;br /&gt;Ada kejadian seorang suami yang berpenghasilan tidak menghargai istrinya yang &lt;br /&gt;tidak bekerja, dia beranggapan bahwa bila istrinya tidak keluar rumah untuk &lt;br /&gt;bekerja dianggap bukan bekerja, padahal perkerjaan rumah tangga yang dilakukan &lt;br /&gt;istrinya bukanlah pekerjaan yang mudah.&lt;br /&gt;Oleh karena itu sebaiknya seorang suami senantiasa memuji istrinya yang telah &lt;br /&gt;bekerja di rumah, demikian pula istri harus senantiasa memuji suaminya yang &lt;br /&gt;bekerja di luar rumah.&lt;br /&gt;Ucapan terima kasih konon banyak memberi pengaruh terhadap diri kita, ada sense &lt;br /&gt;of respect. Kita banyak lihat di Australi, orang australia sering kali &lt;br /&gt;mengucapkan excuse me, thank you, ini juga merupakan bentuk respect atau &lt;br /&gt;penghargaan terhadap orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.jangan menyebarkan kekurangan pasangan kita masing-masing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istrimu adalah pakaian bagimu, demikian pula suamimu adalah pakaian bagimu. &lt;br /&gt;Oleh karena itu jangan sampai kekurangan yang ada pada pasangan kita sampai &lt;br /&gt;keluar dari rumah. Menjelekkan pasangan kita sama saja dengan mengotori pakaian &lt;br /&gt;kita sendiri (menjelekkan dirimu sendiri).Bila ada masalah sebaiknya &lt;br /&gt;diselesaikan dengan cara yang dingin, bahkan dapat pula diselesaikan ditempat &lt;br /&gt;tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Harus ada kerjasama (ta'awun)antara suami istri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada anggapan bahwa kerjaan rumah dan mendidik anak tanggung jwb &lt;br /&gt;ibu/istri,padahal sebenarnya kerjaan dan mendidik anak tsb adalah tugas bersama &lt;br /&gt;pasangan suami-istri. Firman Allah "....Dan tolong menolonglah kamu dalam &lt;br /&gt;(mengerjakan) kebaikan dan ketakwaan dan janganlah kamu tolong menolong dalam &lt;br /&gt;berbuat dosa dan pelanggaran..." (Al-Ma'idah: 2). Memang ada dalil yang &lt;br /&gt;menyebutkan " Al Ummu madrasatun kubra", ibu diumpamakan seperti sekolah, maka &lt;br /&gt;siapkanlah sekolah itu, agar generasinya menjadi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kecenderungan anak lebih mendengar ibunya, atau orangtuanya ketimbang &lt;br /&gt;gurunya atau psikiater, oleh karena perlu adanya komunikasi yang baik antara &lt;br /&gt;orangtua dan anak. Jangan sampai kesibukan bekerja diluar, mebuat orangtua &lt;br /&gt;tidak sempat lagi memperhatikan dan berkomunikasi dengan anak. Sesibuk apapun, &lt;br /&gt;bila ada sedikit waktu manfaatkan waktu yang sedikit itu untuk berkomunikasi &lt;br /&gt;lebih baik dengan anak, sehingga hubungan orang tua dan anak menjadi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Hubungan baik itu ada semacam ikatan batin ataupun ikatan emosional antara &lt;br /&gt;anak dengan orang tua. Hal ini penting sekali terutama memenangkan atau &lt;br /&gt;menundukkan hati anak kita, sebab bila anak kita sudah tunduk, maka mudahkan &lt;br /&gt;kita ajarkan, agama, moral dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.memfungsikan keluarga kita dengan optimal guna membentuk manusia &lt;br /&gt;paripurna,muttaqin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah penting bagi orang tua mengajarkan anaknya pendidikan agama sejak dini. &lt;br /&gt;Anak merupakan amanah Allah kepada orangtuanya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah &lt;br /&gt;s.a.w bersabda:&lt;br /&gt;"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci yakni Muslim). Kedua &lt;br /&gt;orangtuanyalah yang menjadikan dia Yahudi, Nasrani atau Majusi."(Bukhari)&lt;br /&gt;Pendidikan agama Islam sejak dini sangat penting terutama didalam membentuk &lt;br /&gt;karakter anak. Ketika ada kesalahan pada anak, segera tegur, namun tegurlah &lt;br /&gt;dengan cara yang baik, tidak dengan kekerasan. Sebab bila kita mendidik dengan &lt;br /&gt;kekerasan maka generasi yang terbentuk akan keras juga.&lt;br /&gt;Ajarkan anak untuk menjadi manusia yang muttaqin yaitu senantiasa menjalankan &lt;br /&gt;perintahNya dan menjauhi laranganNya. Suami juga harus mendidik &lt;br /&gt;istrinya,menjadi istri yang baik. Bila istri ada kesalahan maka tergurlah, bila &lt;br /&gt;tidak didengar setelah ditegur sekali,dua kali, tiga kali, maka berpisah &lt;br /&gt;ranjanglah, bila tidak mempan juga maka pukullah (pukul disini maksudnya &lt;br /&gt;ditegur dengan keras). Jadi mendidik keluarga disini sangatlah penting dalam &lt;br /&gt;rangka membentuk manusia yang paripurna (muttaqin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bila kita menjalankan hal - hal penting di atas, insha Alloh keluarga &lt;br /&gt;ataupun rumah tangga kita akan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin ya Rabbal Alamin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7774349676045594431?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7774349676045594431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7774349676045594431' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7774349676045594431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7774349676045594431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/menikah-menurut-al-quran.html' title='Menikah menurut al Qur&apos;an'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6661746236668615016</id><published>2008-11-16T15:20:00.001-08:00</published><updated>2008-11-16T15:20:48.831-08:00</updated><title type='text'>Hakikat Menikah</title><content type='html'>Benarkah menikah didasari oleh kecocokan? Kalau dua-duanya suka musik, berarti ada gejala bisa langgeng.. Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah…(That simple?……..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa? MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang&lt;br /&gt;kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya? Harus ada ‘Komunikasi Dua Arah’, ‘Ada kerelaan mendengar kritik’, ‘Ada keikhlasan meminta maaf’, ‘Ada ketulusan melupakan kesalahan,dan Keberanian untuk mengemukakan pendapat’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa, bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya&lt;br /&gt;membuat keluarga saling tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa memahami oranglain…?? Tanpa bisa memperhatikan diri&lt;br /&gt;sendiri, bagaimana anda bisa memperhatikan pasangan hidup…??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk ‘Menerima’ dan ‘Memaafkan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kesalahan terbesar kita dalam memilih pasangan adalah kita lebih mementingkan dengan siapa kita menikah bukan seperti apa orang yang akan kita nikahi. Kita lebih melihat dari fisik orang tersebut bukan kualitas orang tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6661746236668615016?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6661746236668615016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6661746236668615016' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6661746236668615016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6661746236668615016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/hakikat-menikah.html' title='Hakikat Menikah'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-1798434382691257259</id><published>2008-11-16T15:19:00.001-08:00</published><updated>2008-11-16T15:19:38.013-08:00</updated><title type='text'>Taaruf, Pacaran secara Islam</title><content type='html'>Masih meneruskan artikel sebelumnya tentang indahnya menikah, kali ini aku akan bercerita tentang ta’aruf, cara “berpacaran” ala islami. Mungkin istilah berpacaran ini kurang tepat karena sejatinya apa yang terjadi dalam taaruf ini berbeda jauh dengan pengertian berpacaran kaum muda jaman sekarang. Tapi, agar mudah ditangkap, biarlah istilah ini aku pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam merupakan agama yang sempurna, yang mengatur segala urusan hidup seluruh manusia. Menikah merupakan aturan dalam Islam yang sangat indah maknanya, untuk kehidupan kini dan nanti. Menikah merupakan salah satu bentuk upaya manusia untuk mempertahankan jenisnya, memperoleh keturunan, dan mengendalikan salah satu sifat dasar manusia yang jika diumbar akan merusak sendi-sendi kehidupan bermoral : syahwat! Dengan menikah, nafsu syahwat ini bisa terkendali dan tersalurkan secara benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam sangat memperhatikan proses penyebaran keturunan ini dan mengatur persoalan menikah secara detil.Bagaimana memilih pasangan yang cocok, bagaimana tindak lanjut ketika sudah menemukan pasangan, bagaimana tatacara pernikahan, apa persyaratannya, dan sampai ke hal-hal setelah pernikahan, yakni kehidupan berumah tangga, semuanya diatur oleh Islam dengan demikian indahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau selama ini kita mengenal pacaran, yakni proses pengenalan terhadap calon pasangan kita, Islam mengatur proses perkenalan ini sebagai taaruf. Jangan membayangkan bahwa kedua proses ini sama kecuali namanya saja yang berbeda. Pengertian di benak setiap orang tentang pacaran sangat berbeda dengan proses taaruf. Konotasinya juga berbeda. Proses bernama pacaran membolehkan untuk berduaan, berpegangan tangan, berpelukan, bahkan sampai berciuman. Astaghfirullah… Yang lebih parah lagi, ada yang sampai melakukan hubungan yang hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri. Naudzubillah!! Alasannya biar lebih mengenal calon pasangannya luar dalam. Kalau cocok ya diterusin, kalau tidak ya… bubar. Nah lo, siapa yang dirugikan kalau sudah begini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses taaruf jelas berbeda dari pengertian pacaran seperti tersebut di atas. Islam mengatur perkenalan antar calon pasangan dengan saling silaturahmi antar keluarga, untuk mengenal keturunan sang calon pasangan. Dalam adat Jawa, mengenal keturunan calon pasangan ini dikenal dengan istilah bibit, yakni asal sang calon. Setelah mengetahui calon pasangan berasal dari keturunan baik-baik, saatnya mengenal sang calon sendiri. Biasanya dijelaskan oleh keluarganya tentang kelebihan dan kekurangan orang dimaksud. Kalau belum puas hanya dengan mendapat keterangan dari keluarga, kita bisa bertanya kepada tetangga atau orang lain yang mengenalnya sehingga informasi yang diperoleh lebih obyektif. Di Jawa dikenal dengan istilah bobot. Kalau kita sudah merasa sreg dengan orang yang kita pilih, dengan mengetahui keturunan, sifat-sifat, serta kelebihan dan kekurangan calon pasangan (bibit, bebet, bobotnya bagus), maka proses taaruf ini sudah selesai dan dilanjutkan ke tahapan berikutnya yakni meminang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang bertanya-tanya, bagaimana mungkin proses perkenalan yang hanya selintas dan kurang mendalam demikian dapat membuat rumah tangga langgeng. Rumah tangga adalah sebuah proses menyatukan 2 hati, 2 pikiran, dan 2 keluarga yang sudah pasti banyak perbedaannya untuk menuju 1 tujuan, yakni kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Apa mungkin keharmonisan berumah tangga dapat tercapai kalau prosesnya seperti taaruf?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara gampang kita dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan melemparkan pertanyaan lain : Apakah pasangan yang melalui proses pacaran (dalam pengertian umum) lebih menjamin keutuhan dan keharmonisan dalam hidup berumah tangganya? Kenyataan menunjukkan bahwa proses perkenalan yang katanya lebih mendalam melalui pacaran, tidak menjamin kelanggengan hubungan rumah tangga. Lebih banyak perceraian (meskipun tidak ada data yang valid) dari pasangan yang melalui proses berpacaran dulu. Berdasarkan pengalaman, lebih awet pasangan orang-orang tua kita yang notabene menikah karena dijodohkan dibandingkan dengan generasi penerusnya yang menikah karena pilihan sendiri dan menjalani proses pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku pribadi lebih melihat apa latar belakang dan tujuan seseorang menikah. Jika seseorang menikah karena mencintai secara fisik (cantik, tampan, elok, gagah) pasangannya, bisa diramalkan hubungannya tidak akan lama karena fisik pasti berubah seiring perjalanan waktu dan perasaan cinta yang demikian sangat cepat merasakan kebosanan. Jika seseorang menikah karena perasaan (nafsu, syahwat dengan penghalusan bahasa menjadi cinta), hubungannya juga tidak bakal langgeng karena perasaannya akan gampang berpindah ke lain hati. Jika seseorang menikah karena harta, hubungannya juga tidak akan lama karena harta sifatnya tidak kekal. Namun, jika seseorang menikah karena ingin memperoleh keturunan dan berdasarkan keyakinan (menunaikan perintah Allah dan mengikuti sunah Rasulullah), keyakinannya ini akan membawa kepada usaha untuk mempertahankan rumah tangganya dari segala macam cobaan demi mencapai keluarga bahagia seperti yang diidam-idamkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda termasuk yang mana?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-1798434382691257259?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/1798434382691257259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=1798434382691257259' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1798434382691257259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1798434382691257259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/taaruf-pacaran-secara-islam.html' title='Taaruf, Pacaran secara Islam'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6353379314540571658</id><published>2008-11-16T15:16:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T15:17:03.070-08:00</updated><title type='text'>JANGAN MENIKAH KARENA...</title><content type='html'>1. Jangan menikah karena harta&lt;br /&gt;Tidak ada gunanya hidup bergelimangan harta tanpa cinta. Harta dapat datang dan pergi setiap saat. "Cinta" yang sesat dan sesaat dapat diperoleh setiap saat, tapi cinta yang sejati tidak dapat dibeli dengan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan menikah karena perasaan asmara&lt;br /&gt;Rasa tertarik, simpati, naksir, yang merupakan asmara yang sering disalahartikan sebagai cinta. Asmara itu bukan cinta. Asmara dapat cepat berubah oleh rupa, harta, tempat dan keadaan. Asmara itu buta, tidak tahan lama dan tidak tahan uji . Cinta perlu diuji dalam suka dan duka dengan mata terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan menikah karena rupa saja&lt;br /&gt;Kecantikan yang diluar memang indah, tapi dapat luntur termakan umur.&lt;br /&gt;Utamakanlah kecantikan yang di dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan menikah karena iba&lt;br /&gt;Iba (rasa kasihan) memang baik dan harus ada dalam hidup kita, tapi tidak boleh menjadi dasar pernikahan. Kasihan dapat habis,tapi kasih tidak berkesudahan. Dasar pemikahan adalah kasih, bukan kasihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan menikah untuk kepuasan sex saja&lt;br /&gt;Memang sex suci dan penting dalam hubungan suami-istri, namun tidak boleh menjadi tujuan utama dari pemikahan. Sex hanyalah salah satu bagian dari pernikahan. Orang yang hanya mengejar kenikmatan sex akan kecewa dan terjerat oleh kesusahan yang diciptakannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan menikah karena paksaan keluarga&lt;br /&gt;Seorang anak harus berbakti kepada keluarga, namun tidak boleh menyerah dalam hal nikah, kalau mereka memang salah dan anda benar. Berdoalah dan berikanlah penjelasan kepada mereka , jangan dengan kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jangan menikah karena desakan usia&lt;br /&gt;Bila semakin bertambahnya usia dan rekan-rekan sudah berpasangan, orang akan mulai gelisah (terutama pada wanita). Banyak orang akhimya asal tabrak dan sikat." Hindarilah tindakan tersebut. Sabarlah dan yakinilah bahwa Tuhan sudah menyediakan yang terbaik untuk anda. Jangan takut kehabisan jatah dan kadaluarsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jangan menikah untuk membalas jasa&lt;br /&gt;Orang yang telah berbuat baik perlu dibalas, tapi jangan dengan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal lain yang tidak boleh dilupakan, dan merupakan yang terpenting adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Menikah Tanpa Pengertian Dan Persiapan Dengan tindakan Yang Nyata.&lt;br /&gt;-Menikahlah Menurut Pola Rencana Tuhan. Daripada Salah Dan Mengundang Derita, Lebih Baik Menunggu Menikah. Jika tidak diteguhkan oleh Tuhan. Karena Tuhan yang menciptakan manusia sepasang-sepasang. Tanpa persetujuan Tuhan, tidak mungkin manusia dapat bersatu !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6353379314540571658?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6353379314540571658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6353379314540571658' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6353379314540571658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6353379314540571658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/jangan-menikah-karena.html' title='JANGAN MENIKAH KARENA...'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-1326714186081141362</id><published>2008-11-16T15:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T15:14:57.646-08:00</updated><title type='text'>cinta atau harta???</title><content type='html'>meski sama-sama bekerja, pendapatan yang diterima Resti lebih besar daripada yang mampu diperoleh Randu, pasangannya. Memang belum ada kepastian dan pembicaraan yang cukup intens dari mereka berdua soal masa depan. Yang pasti mereka sama-sama saling tahu bahwa mereka saling mencintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hare gene, m&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;asih takut hal begituan? &lt;/span&gt;Mungkin itu yang pertama kali ada di benak Anda. Atau: Nggak masalah lah, perempuan lebih maju!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada banyak masalah timbul, contoh yang paling nyata adalah sebagian besar artis kita yang bercerai, ketika suaminya dianggap tidak mampu “memimpin” ekonomi keluarganya. Terlepas dari kemungkinan adanya masalah lain di luar hal tersebut. Karena ekonomi keluarga memang bisa menghadirkan permasalahan yang lebih kompleks lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah itu, soal cinta atau soal harta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berikan pendapat Anda dong, kalo perlu the worst case scenarionya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-1326714186081141362?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/1326714186081141362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=1326714186081141362' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1326714186081141362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1326714186081141362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/cinta-atau-harta.html' title='cinta atau harta???'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6570869325753622115</id><published>2008-11-16T15:08:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T15:10:40.389-08:00</updated><title type='text'>menikah</title><content type='html'>“Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang&lt;br /&gt;isterinya (dengan kasih &amp; sayang) dan isterinya juga&lt;br /&gt;memandang suaminya (dengan kasih &amp; sayang), maka&lt;br /&gt;Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih &amp;&lt;br /&gt;sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari&lt;br /&gt;isterinya (dengan kasih &amp; sayang) maka berjatuhanlah&lt;br /&gt;dosa-dosa dari segala jemari keduanya” (HR. Abu Sa’id)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah&lt;br /&gt;berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang&lt;br /&gt;diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. Ibnu Ady&lt;br /&gt;dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia&lt;br /&gt;menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu&lt;br /&gt;sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram&lt;br /&gt;kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan&lt;br /&gt;sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar&lt;br /&gt;terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Ar-Ruum&lt;br /&gt;21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara&lt;br /&gt;kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba&lt;br /&gt;sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang&lt;br /&gt;perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN&lt;br /&gt;MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas&lt;br /&gt;(pemberianNya) dan Maha Mengetahui.”&lt;br /&gt;(An Nuur 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan,&lt;br /&gt;supaya kamu mengingat kebesaran Allah” (Adz Dzariyaat&lt;br /&gt;49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah kalian mendekati zina, karena zina itu&lt;br /&gt;perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk” (Al-Isra&lt;br /&gt;32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dialah yang menciptakan kalian dari satu orang,&lt;br /&gt;kemudian darinya Dia menciptakan istrinya, agar&lt;br /&gt;menjadi cocok dan tenteram kepadanya” (Al-A’raf 189)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang&lt;br /&gt;keji, dan laki-laki yang keji adalah buat&lt;br /&gt;wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang&lt;br /&gt;baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki&lt;br /&gt;yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”&lt;br /&gt;(An-Nur 26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berikanlah mahar (mas kawin) kepada wanita (yang kamu&lt;br /&gt;nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan” ( An&lt;br /&gt;Nisaa : 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka,&lt;br /&gt;bukan golonganku” (HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu :&lt;br /&gt;berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan&lt;br /&gt;menikah” (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah seorang laki-laki berdua-duan (khalwat)&lt;br /&gt;dengan seorang perempuan, karena pihak ketiga adalah&lt;br /&gt;syaithan” (Al Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang&lt;br /&gt;telah mampu untuk kawin, maka hendaklah dia menikah.&lt;br /&gt;Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan&lt;br /&gt;pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa&lt;br /&gt;yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena&lt;br /&gt;sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya”&lt;br /&gt;(HR. Bukhori-Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat,&lt;br /&gt;sebab syaithan menemaninya. Janganlah salah seorang di&lt;br /&gt;antara kita berkhalwat, kecuali wanita itu disertai&lt;br /&gt;mahramnya” (HR. Imam Bukhari dan Iman Muslim dari&lt;br /&gt;Abdullah Ibnu Abbas ra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir,&lt;br /&gt;hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang&lt;br /&gt;wanita yang tidak disertai mahramnya, karena&lt;br /&gt;sesungguhnya yang ketiga adalah syetan” (Al Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dunia ini dijadikan Allah penuh perhiasan, dan&lt;br /&gt;sebaik-baik perhiasan hidup adalah istri yang&lt;br /&gt;sholihah” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika datang (melamar) kepadamu orang yang engkau&lt;br /&gt;senangi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia&lt;br /&gt;(dengan putrimu). Jika kamu tidak menerima&lt;br /&gt;(lamaran)-nya niscaya terjadi malapetaka di bumi dan&lt;br /&gt;kerusakan yang luas” ( H.R. At-Turmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa yang diberi istri yang sholihah oleh&lt;br /&gt;Allah, berarti telah ditolong oleh-Nya pada separuh&lt;br /&gt;agamanya. Oleh karena itu, hendaknya ia bertaqwa pada&lt;br /&gt;separuh yang lain” (Al Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadilah istri yang terbaik. Sebaik-baiknya istri,&lt;br /&gt;apabila dipandang suaminya menyenangkan, bila&lt;br /&gt;diperintah ia taat, bila suami tidak ada, ia jaga&lt;br /&gt;harta suaminya dan ia jaga kehormatan dirinya” (Al&lt;br /&gt;Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah : a.&lt;br /&gt;Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. b.&lt;br /&gt;Budak yang menebus dirinya dari tuannya. c. Pemuda / i&lt;br /&gt;yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang&lt;br /&gt;haram” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai generasi muda! Bila diantaramu sudah mampu&lt;br /&gt;menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih&lt;br /&gt;terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara”&lt;br /&gt;(HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang&lt;br /&gt;mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu&lt;br /&gt;sebagai umat yang terbanyak” (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah&lt;br /&gt;kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku&lt;br /&gt;bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah&lt;br /&gt;umat yang lain” (HR. Abdurrazak dan Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan&lt;br /&gt;sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah”&lt;br /&gt;(HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang&lt;br /&gt;hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling&lt;br /&gt;hina adalah kematian orang yang memilih hidup&lt;br /&gt;membujang” (HR. Abu YaÂ¡Â?la dan Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari Anas, Rasulullah SAW. pernah bersabda : Barang&lt;br /&gt;siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih&lt;br /&gt;lagi suci, maka kawinkanlah dengan perempuan&lt;br /&gt;terhormat” (HR. Ibnu Majah,dhaif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang&lt;br /&gt;yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah&lt;br /&gt;akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan&lt;br /&gt;menambah keluhuran mereka” (Al Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau&lt;br /&gt;akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan&lt;br /&gt;akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu&lt;br /&gt;dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita&lt;br /&gt;karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang&lt;br /&gt;menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan&lt;br /&gt;memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita&lt;br /&gt;karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan&lt;br /&gt;kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya&lt;br /&gt;karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya&lt;br /&gt;atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah&lt;br /&gt;senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan&lt;br /&gt;itu padanya” (HR. Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya,&lt;br /&gt;mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan&lt;br /&gt;kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin&lt;br /&gt;saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan&lt;br /&gt;tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab,&lt;br /&gt;seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk&lt;br /&gt;wajahnya adalah lebih utama” (HR. Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah&lt;br /&gt;bersabda : Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang&lt;br /&gt;karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan&lt;br /&gt;kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama” (HR.&lt;br /&gt;Muslim dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wanita yang paling agung barakahnya, adalah yang&lt;br /&gt;paling ringan maharnya” (HR. Ahmad, Al Hakim, Al&lt;br /&gt;Baihaqi dengan sanad yang shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan mempermahal nilai mahar. Sesungguhnya kalau&lt;br /&gt;lelaki itu mulia di dunia dan takwa di sisi Allah,&lt;br /&gt;maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi&lt;br /&gt;wali pernikahannya.” (HR. Ashhabus Sunan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya berkah nikah yang besar ialah yang&lt;br /&gt;sederhana belanjanya (maharnya)” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari Anas, dia berkata : ” Abu Thalhah menikahi Ummu&lt;br /&gt;Sulaim dengan mahar berupa keIslamannya” (Ditakhrij&lt;br /&gt;dari An Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adakanlah perayaan sekalipun hanya memotong seekor&lt;br /&gt;kambing.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6570869325753622115?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6570869325753622115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6570869325753622115' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6570869325753622115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6570869325753622115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/menikah.html' title='menikah'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7750481246284982289</id><published>2008-11-07T14:52:00.000-08:00</published><updated>2008-11-07T14:55:33.364-08:00</updated><title type='text'>Radang Tenggorokan</title><content type='html'>sengaja sedikit kuulas penyakit ini karena kemaren tanggal 5 November 2008 penyakit ini sempat singgah dalam diriku lumayan tersiksa berikut sedikit ulasanku mengenai penyakit ini kali aja ada teman yg lebih silakan menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radang tenggorokan berarti dinding tenggorokan menebal atau bengkak, berwarna lebih merah, ada bintik-bintik putih dan terasa sakit bila menelan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa penyebab radang tenggorokan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Virus, 80 % sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, dapat menyebabkan demam .&lt;br /&gt;    * Batuk dan pilek. Dimana batuk dan lendir (ingus) dapat membuat tenggorokan teriritasi.&lt;br /&gt;    * Virus coxsackie (hand, foot, and mouth disease).&lt;br /&gt;    * Alergi. Alergi dapat menyebabkan iritasi tenggorokan ringan yang bersifat kronis (menetap).&lt;br /&gt;    * Bakteri streptokokus, dipastikan dengan Kultur tenggorok. Tes ini umumnya dilakukan di laboratorium menggunakan hasil usap tenggorok pasien. Dapat ditemukan gejala klasik dari kuman streptokokus seperti nyeri hebat saat menelan, terlihat bintik-bintik putih, muntah – muntah, bernanah pada kelenjar amandelnya, disertai pembesaran kelenjar amandel.&lt;br /&gt;    * Merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan radang tenggorokan disebabkan oleh dua jenis infeksi yaitu virus dan bakteri. Sekitar 80% radang tenggorokan disebabkan oleh virus dan hanya sekitar 10-20% yang disebabkan bakteri. Untuk dapat mengatasinya, penting untuk mengetahui infeksi yang dialami disebabkan oleh virus atau bakteri streptokokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi virus biasanya merupakan penyebab selesma (pilek) dan influenza yang kemudian mengakibatkan terjadinya radang tenggorokan. Selesma biasanya sembuh sendiri sekitar 1 minnu begitu tubuh Anda membentuk antibodi melawan virus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan dengan antibiotik tidak akan efektif untuk mengobati infeksi virus. Sebaliknya, pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik. Saat kuman telah kebal terhadap antibiotik tersebut, bila antibiotik kita gunakan, akan tidak ampuh lagi dalam membunuh kuman. Akibatnya, penyakit yang diderita tidak akan sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenali gejala umum radang tenggorokan akibat infeksi virus sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * rasa pedih atau gatal dan kering.&lt;br /&gt;    * batuk dan bersin.&lt;br /&gt;    * sedikit demam atau tanpa demam.&lt;br /&gt;    * suara serak atau parau.&lt;br /&gt;    * hidung meler dan adanya cairan di belakang hidung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi bakteri memang tidak sesering infeksi virus, tetapi dampaknya bisa lebih serius. Umumnya, radang tenggorokan diakibatkan oleh bakteri jenis streptokokus sehingga disebut radang streptokokus. Seringkali seseorang menderita infeksi streptokokus karena tertular orang lain yang telah menderita radang 2-7 hari sebelumnya. Radang ini ditularkan melalui sekresi hidung atau tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenali gejala umum radang streptokokus berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * tonsil dan kelenjar leher membengkak&lt;br /&gt;    * bagian belakang tenggorokan berwarana merah cerah dengan bercak-bercak putih.&lt;br /&gt;    * demam seringkali lebih tinggi dari 38 derajat celsius dan sering disertai rasa menggigil&lt;br /&gt;    * sakit waktu menelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radang streptokokus memerlukan bantuan dokter karena bila penyebabnya adalah kuman streptokokus dan tidak mendapat antibiotik yang memadai maka penyakit akan bertambah parah dan kuman dapat menyerang katup jantung sehingga menimbulkan penyakit Demam Rhematik.&lt;br /&gt;Cari Tahu Penyebab Radang Tenggorokan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memberi pengobatan, sangat penting bagi para dokter untuk mencari penyebab radang tenggorokan guna menegakkan diagnosa yang benar dengan tujuan mencegah pemberian antibiotik yang tidak tepat bagi sebagian besar penderita radang tenggorokan karena dapat menimbulkan organisme yang resisten terhadap antibiotik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter akan memeriksa tenggorokan dan kelenjar getah bening di leher. Pendekatan lanjutannya adalah dengan tes usap tenggorok untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri. Usap tenggorokan perlu dilakukan jika ada dugaan diagnosis radang tenggorokan akibat bakteri streptokokus berdasarkan temuan klinis dan epidemiologis dan pasien belum mengkonsumsi antibiotik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kultur hasil usap tenggorokan biasanya merupakan satu-satunya tes yang dibutuhkan. Namun sensitivitas terhadap antibiotik juga perlu dilakukan pada pasien yang alergi terhadap penisilin karena adanya bakteri streptokokus yang resisten terhadap eritromisin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7750481246284982289?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7750481246284982289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7750481246284982289' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7750481246284982289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7750481246284982289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/radang-tenggorokan.html' title='Radang Tenggorokan'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5180601743009539758</id><published>2008-11-05T20:16:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T20:19:56.109-08:00</updated><title type='text'>9 Jenis Makanan Anti Kolesterol</title><content type='html'>* Soya&lt;br /&gt;      Kacang soya mengandung 48 % protein, lesitin, vitamin dan zat galian. Ia juga dapat        menghindarkan penyakit jantung dan kencing manis. Kaya kalsium dan mineral yang membantu memecah lemak. Ia membantu menyusutkan kadar lemak jahat (LDL) dan meningkatkan kadar lemak baik (HDL).&lt;br /&gt;    * Kuaci. Kuaci mempunyai kandungan zat besi. Melakukan pengambilan kuaci jenis tawar               seperti dari jenis labu atau bunga matahari untuk menambah zat besi serta mengurangkan kolesterol.&lt;br /&gt;    * Buah Kering&lt;br /&gt;      Antar berbagai jenis buah kering, limau kering adalah yang paling banyak mengandung flavanoid. Pengambilannya mampu menyingkirkan lebihan lemak LDL sehingga dapat mengurangkan resiko serangan jantung.&lt;br /&gt;    * Ikan Tuna. Termasuk sumber asid lemak omega 3 yang popular, selain salmon dan makarel.              Omega 3 secara khusus melindungi tubuh daripada peningkatan kadar kolesterol LDL.&lt;br /&gt;    * Kacang Tanah&lt;br /&gt;      Kacang tanah yang dipanggang mengandungi lemak sehat dan kaya dengan vitamin E. Ia boleh menghalang radikal bebas agar tidak merusakkan kolesterol LDL dan dapat  menghindari tubuh daripada serangan jantung.&lt;br /&gt;    * Mangga&lt;br /&gt;      Vitamin C banyak terdapat dalam mangga. Sumber lain belimbing, kedodong, betik, rambutan, strawberry dan kiwi. Vitamin C berupaya mencegah kolesterol LDL dalam  tubuh. &lt;br /&gt;    * Kismis&lt;br /&gt;      Mengandung sebatian yang mampu menurunkan kolesterol. Sesiap yang mengamalkan diet dengan 400 kalori kismis setiap hari boleh menurunkan kadar kolesterol dalam darah sebanyak 8 %.&lt;br /&gt;    * Oat&lt;br /&gt;      Lebih daripada kajian saintifik yang dijalankan telah menunjukkan bahwa pengambilan  oat setiap pagi boleh menurunkan kolesterol dalam darah. Serat mudah larut dalam oat boleh mengurangkan resiko penyakit jantung sekiranya dijadikan sebagian diet rendah lemak dan kolesterol Anda.&lt;br /&gt;    * Jambu Batu&lt;br /&gt;      Ia mampu menurunkan panas. Kolesterol dalam badan sebanyak 18,8 %. Disyorkan           mengambilnya setiap hari dalam jumlah mencukupi bagi memastikan khasiatnya bertindak balas kepada tubuh. Jumlah yang disyorkan ialah 400 gm sehari, yang sebiji setengah selama 4 minggu. Bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan tanpa melupakan diet seimbang, jambu batu adalah pilihan yang sesuai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5180601743009539758?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5180601743009539758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5180601743009539758' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5180601743009539758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5180601743009539758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/9-jenis-makanan-anti-kolesterol.html' title='9 Jenis Makanan Anti Kolesterol'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5402668014117193642</id><published>2008-11-05T19:44:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T20:09:28.212-08:00</updated><title type='text'>Ikrar rindu Bulan November</title><content type='html'>Pagi dalam hidup&lt;br /&gt;awan cantik&lt;br /&gt;Di awal November&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada embun menetes lembut&lt;br /&gt;pada daun-daun yang tersenyum&lt;br /&gt;Ada hujan berjanji datang&lt;br /&gt;Bersama langit yang berawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ada aku&lt;br /&gt;Yang menanti hujan bulan November&lt;br /&gt;Karena pada rintiknya&lt;br /&gt;Ada cinta terbiarkan&lt;br /&gt;indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Embun….&lt;br /&gt;Daun…..&lt;br /&gt;Awan…..&lt;br /&gt;Hujan….&lt;br /&gt;Dan aku….&lt;br /&gt;Semua datang untuk menghadiri&lt;br /&gt;Ikrar rindu&lt;br /&gt;Bulan November&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ada ribuan malaikat&lt;br /&gt;Mengirim doa menyaksikan&lt;br /&gt;ikrar rindu dikumandangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ada aku&lt;br /&gt;Terbawa bahagia&lt;br /&gt;Terhanyut haru&lt;br /&gt;Karena rindu&lt;br /&gt;Pada akhirnya terpaut&lt;br /&gt;satu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5402668014117193642?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5402668014117193642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5402668014117193642' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5402668014117193642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5402668014117193642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/ikrar-rindu-bulan-november.html' title='Ikrar rindu Bulan November'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-4202878270597411385</id><published>2008-11-02T18:29:00.000-08:00</published><updated>2008-11-02T18:31:01.531-08:00</updated><title type='text'>lelaki diujung sunyi</title><content type='html'>blog tua yang kehilangan makna&lt;br /&gt;tertegun antara cinta usang dan rindu tak bermakna&lt;br /&gt;lelaki itu memandang dunia dengan selaksa kebencian&lt;br /&gt;ia menghujat,memaki,menceramahi kehidupan yang tak berpihak&lt;br /&gt;lihatlah................&lt;br /&gt;ia melempari dunia dengan tangisan..........&lt;br /&gt;menjadikannya sungai dalam kesyahduan...........&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ia tak butuh cinta karena cinta telah mencampakkannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;ia hanya butuh sunyi.........&lt;br /&gt;sunyi yang mampu mendekapnya.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-4202878270597411385?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/4202878270597411385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=4202878270597411385' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/4202878270597411385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/4202878270597411385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/11/lelaki-diujung-sunyi.html' title='lelaki diujung sunyi'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7420078524121495865</id><published>2008-10-19T00:42:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T00:43:39.624-07:00</updated><title type='text'>Aku ingin mencintaimu dengan sederhana</title><content type='html'>"De'... de'... Selamat Ulang Tahun..." bisik seraut wajah tampan tepat di hadapanku. "Hmm..." aku yang sedang lelap hanya memicingkan mata dan tidur kembali setelah menunggu sekian detik tak ada kata-kata lain yang terlontar dari bibir suamiku dan tak ada sodoran kado di hadapanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shubuh ini usiaku dua puluh empat tahun. Ulang tahun pertama sejak pernikahan kami lima bulan yang lalu. Nothing special. Sejak bangun aku cuma diam, kecewa. Tak ada kado, tak ada black forest mini, tak ada setangkai mawar seperti mimpiku semalam. Malas aku beranjak ke kamar mandi. Shalat Subuh kami berdua seperti biasa. Setelah itu kuraih lengan suamiku, dan selalu ia mengecup kening, pipi, terakhir bibirku. Setelah itu diam. Tiba-tiba hari ini aku merasa bukan apa-apa, padahal ini hari istimewaku. Orang yang aku harapkan akan memperlakukanku seperti putri hari ini cuma memandangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat shalat kubereskan dan aku kembali berbaring di kasur tanpa dipanku. Memejamkan mata, menghibur diri, dan mengucapkan. Happy Birthday to Me... Happy Birthday to Me.... Bisik hatiku perih. Tiba-tiba aku terisak. Entah mengapa. Aku sedih di hari ulang tahunku. Kini aku sudah menikah. Terbayang bahwa diriku pantas mendapatkan lebih dari ini. Aku berhak punya suami yang mapan, yang bisa mengantarku ke mana-mana dengan kendaraan. Bisa membelikan blackforest, bisa membelikan aku gamis saat aku hamil begini, bisa mengajakku menginap di sebuah resor di malam dan hari ulang tahunku. Bukannya aku yang harus sering keluar uang untuk segala kebutuhan sehari-hari, karena memang penghasilanku lebih besar. Sampai kapan aku mesti bersabar, sementara itu bukanlah kewajibanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"De... Ade kenapa?" tanya suamiku dengan nada bingung dan khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggeleng dengan mata terpejam. Lalu membuka mata. Matanya tepat menancap di mataku. Di tangannya tergenggam sebuah bungkusan warna merah jambu. Ada tatapan rasa bersalah dan malu di matanya. Sementara bungkusan itu enggan disodorkannya kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat ulang tahun ya De'..." bisiknya lirih. "Sebenernya aku mau bangunin kamu semalam, dan ngasih kado ini... tapi kamu capek banget ya? Ucapnya takut-takut.&lt;br /&gt;Aku mencoba tersenyum. Dia menyodorkan bungkusan manis merah jambu itu. Dari mana dia belajar membukus kado seperti ini? Batinku sedikit terhibur. Aku buka perlahan bungkusnya sambil menatap lekat matanya. Ada air yang menggenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf ya de, aku cuma bisa ngasih ini. Nnnng... Nggak bagus ya de?" ucapnya terbata. Matanya dihujamkan ke lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubuka secarik kartu kecil putih manis dengan bunga pink dan ungu warna favoritku. Sebuah tas selempang abu-abu bergambar Mickey mengajakku tersenyum. Segala kesahku akan sedikitnya nafkah yang diberikannya menguap entah ke mana. Tiba-tiba aku malu, betapa tak bersyukurnya aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jelek ya de'? Maaf ya de'... aku nggak bisa ngasih apa-apa.... Aku belum bisa nafkahin kamu sepenuhnya. Maafin aku ya de'..." desahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu dia harus rela mengirit jatah makan siangnya untuk tas ini. Kupeluk dia dan tangisku meledak di pelukannya. Aku rasakan tetesan air matanya juga membasahi pundakku. Kuhadapkan wajahnya di hadapanku. Masih dalam tunduk, air matanya mengalir. Rabbi... mengapa sepicik itu pikiranku? Yang menilai sesuatu dari materi? Sementara besarnya karuniamu masih aku pertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"A' lihat aku...," pintaku padanya. Ia menatapku lekat. Aku melihat telaga bening di matanya. Sejuk dan menenteramkan. Aku tahu ia begitu menyayangi aku, tapi keterbatasan dirinya menyeret dayanya untuk membahagiakan aku. Tercekat aku menatap pancaran kasih dan ketulusan itu. "Tahu nggak... kamu ngasih aku banyaaaak banget," bisikku di antara isakan. "Kamu ngasih aku seorang suami yang sayang sama istrinya, yang perhatian. Kamu ngasih aku kesempatan untuk meraih surga-Nya. Kamu ngasih aku dede'," senyumku sambil mengelus perutku. "Kamu ngasih aku sebuah keluarga yang sayang sama aku, kamu ngasih aku mama...." bisikku dalam cekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang wajah mama mertuaku yang perhatiannya setengah mati padaku, melebihi keluargaku sendiri. "Kamu yang selalu nelfon aku setiap jam istirahat, yang lain mana ada suaminya yang selalu telepon setiap siang," isakku diselingi tawa. Ia tertawa kemudian tangisnya semakin kencang di pelukanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbana... mungkin Engkau belum memberikan kami karunia yang nampak dilihat mata, tapi rasa ini, dan rasa-rasa yang pernah aku alami bersama suamiku tak dapat aku samakan dengan mimpi-mimpiku akan sebuah rumah pribadi, kendaraan pribadi, jabatan suami yang oke, fasilitas-fasilitas. Harta yang hanya terasa dalam hitungan waktu dunia. Mengapa aku masih bertanya. Mengapa keberadaan dia di sisiku masih aku nafikan nilainya. Akan aku nilai apa ketulusannya atas apa saja yang ia berikan untukku? Hanya dengan keluhan? Teringat lagi puisi pemberiannya saat kami baru menikah... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7420078524121495865?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7420078524121495865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7420078524121495865' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7420078524121495865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7420078524121495865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/aku-ingin-mencintaimu-dengan-sederhana.html' title='Aku ingin mencintaimu dengan sederhana'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2373714591115124124</id><published>2008-10-19T00:40:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T00:42:14.584-07:00</updated><title type='text'>Biar Kuncupnya Mekar Jadi Bunga</title><content type='html'>Cinta itu bunga; bunga yang tumbuh mekar dalam taman hati kita. Taman itu adalah kebenaran.&lt;br /&gt;Apa yang dengan kuat menumbuhkan, mengembangkan dan memekarkan bunga; Air dan matahari adalah kebaikan. Air memberinya kesejukan dan ketenangan, tapi matahari memberinya gelora kehidupan. Cinta,dengan begitu, merupakan dinamika yang bergulir secara sadar diatas latar wadah perasaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka begitulah seharusnya Umar mencintai; menyejukkan, menenangkan, namun jua menggelorakan. Dan semua makna itu terangkum dalam kata ini; menghidupkan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar mungkin akan dekat dengan peristiwa ini; bagaimana calon istri Umar nanti melahirkan seorang bayi, lalu merawatnya, menumbuhkannya, mengembangkannya, menjaganya. Ia dengan tulus berusaha memberinya kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Umar ingin mencintai dengan kuat, maka Umar harus mampu memperhatikan dengan baik, menerima apa adanya dengan tulus, lalu berusaha mengembangkannya semaksimal mungkin, kemudian merawat dan menjaganya dengan sabar. Itulah rangkaian kerja besar para pencinta; pengenalan, penerimaan, pengembangan dan perawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Umar telah mengenal sang calon istri dengan seksama? Apakah Umar udah mengetahui dengan baik titik kekuatan dan kelemahannya? Apakah kecenderungan-kacenderungannya ? Apakah Umar mengenal pola-pola ungkapannya; melalui pemaknaan khusus dalam penggunaan kata, melalui gerak motorik refleksnya, melalui isyarat rona wajahnya, melalui tatapannya, melalui sudut matanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Umar dapat merasakan getaran jiwanya, saat ia suka dan saat ia benci, saat ia takut dan begitu membutuhkan perlindungan? Apakah Umar dapat melihat gelombang mimpi-mimpinya, harapan-harapannya? Pengenalan yang baik harus disertai dengan penerimaan yang utuh. Umar harus mampu menerimanya apa adanya. Apa yang sering menghambat dalam proses penerimaan total itu adalah pengenalan yang tidak utuh atau obsesi yang berlebihan terhadap fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar tidak akan pernah dapat mencintai seseorang secara kuat dan dalam kecuali jika Umar dapat menerimanya apa adanya. Dan ini tidak selalu berarti bahwa Umar menyukai kekurangan dan kelemahannya. Ini lebih berarti bahwa kelemahan dan kekurangan itu bukan kondisi akhir kepribadiannya, dan selalu ada peluang untuk berubah dan berkembang. Dengan perasaan itulah seorang ibu melihat bayinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang ia harap dari bayi kecil itu? Ketika ia merawatnya, menjaganya dan menumbuhkannya, apakah ia yakin bahwa kelak anak itu membalas kebaikan-kebaikannya? Tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang ada dalam jiwanya adalah keyakinan bahwa bayi ini punya peluang untuk berubah dan berkembang, dan karenanya ia menyimpan harapan besar dalam hatinya bahwa kelak hari-hari juga lah yang akan menjadikan segalanya lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerimaan positif itulah yang mengantar kita kepada kerja mencintai selanjutnya; pengembangan. Pada mulanya seorang wanita itu adalah kuncup yang tertutup. Ketika ia memasuki rumah Umar, memasuki wilayah kekuasaan Umar, menjadi istri Umar, menjadi ibu&lt;br /&gt;anak-anak Umar; UMARLAH YANG BERTUGAS MEMBUKA KELOPAK KUNCUP ITU, MENIUPNYA PERLAHAN, AGAR IA MEKAR JADI BUNGA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umarlah yang harus menyirami bunga itu dengan air kebapakkan, membuka semua pintu hati anda baginya, gar ia dapat menikmati cahaya matahari yang akan memberinya gelora kehidupan. Hanya dengan kebaikanlah bungu-bunga cinta bersemi, dengan ungkapan AKU CINTA KAMU boleh jadi akan kehilangan makna katika ia dikelilingi perlakuan yang tidak simpatik dan tidak mengembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus Umar berikan kepada calon istri Umar adalah peluang untuk berkembang.... keberanian menyaksikan perkembangannya tanpa harus merasa bahwa superioritas Umar terganggu. Ini tidak berarti Umar harus memberi semua yang ia senangi, tapi berikanlah apa yang ia butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi setiap perkembangan harus tetap berjalan dalam keseimbangan, dan inilah fungsi perawatan dari rasa cinta. Tidak boleh ada perkembangan yang mengganggu posisi dan komunikasi. Itulah sebabnya terkadang Umar perlu memotong sejumlah ranting yang sudah kepanjangan agar tetap selalu terlihat serasi dan harmoni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini adalah simponi yang kita mainkan dengan indah, maka duduklah sejenak bersama istri Umar nanti, tatap matanya lamat-lamat, dengarkan suara batinnya, getaran nuraninya, dan diam-diam bertanyalah pada diri sendiri APAKAH IA TELAH MENJADI LEBIH BAIK SEJAK HIDUP BERSAMA UMAR ?! mungkinkan suatu saat ia akan mengucapkan puisi Iqbal tentang gurunya :&lt;br /&gt;DAN... NAFAS CINTANYA..... MENIUP KUNCUPKU..... MAKA ... IA MEKAR JADI BUNGA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karangan Ust Anis Matta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2373714591115124124?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2373714591115124124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2373714591115124124' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2373714591115124124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2373714591115124124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/biar-kuncupnya-mekar-jadi-bunga.html' title='Biar Kuncupnya Mekar Jadi Bunga'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7670505171161191836</id><published>2008-10-19T00:27:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T00:31:46.746-07:00</updated><title type='text'>PEREMPUAN (khususnya untuk para lelaki)</title><content type='html'>Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.&lt;br /&gt;Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu Tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu. Dialah yang akan menutupi kekuranganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu. Dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan.&lt;br /&gt;Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akuratBahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-lakiTetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... Kata-kata yang lembut... Ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... Namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes. Sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai Dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... Seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lembut bukan untuk diinjak. Rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki......Itu akan menyita seluruh hidupnya..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki. Karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... Apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu. Keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... Karena kau dan dia adalah satu.... Dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------ Disadur dari situsnya Dudung Abdussomad Toha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7670505171161191836?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7670505171161191836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7670505171161191836' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7670505171161191836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7670505171161191836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/perempuan-khususnya-untuk-para-lelaki.html' title='PEREMPUAN (khususnya untuk para lelaki)'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5554573063770809884</id><published>2008-10-18T01:18:00.000-07:00</published><updated>2008-10-18T01:20:53.926-07:00</updated><title type='text'>Hari Penentuan</title><content type='html'>Dalam tafakur pagi...,&lt;br /&gt;Aku termenung sebuah arti&lt;br /&gt;....sesuatu tentang hidup dan mati&lt;br /&gt;Dari mana aku berasal.....&lt;br /&gt;...sedang apa saat ini....&lt;br /&gt;...dan menuju mana di akhir nanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelum aku terlahir ke dunia fana ini....&lt;br /&gt;aku tak tahu saat itu aku berada dimana&lt;br /&gt;sungguh aku tak ingat dan tak tahu apa - apa dan kini langkahku sedang melaju ke suatu tempat ntah dimana...dan ntah menuju kemana dan jika aku sampai di gerbang itu....&lt;br /&gt;akupun tak tahu aku akan berjalan kemana....&lt;br /&gt;dengan siapa....&lt;br /&gt;dan terus kemana.....&lt;br /&gt;tidak ada peta jalan yang kumiliki&lt;br /&gt;tidak ada kompas tuk menyertai...&lt;br /&gt;tidak ada lalu listas yang bisa kutumpangi aku tak tahu...sungguh ku tak tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ketika aku di tempat itu...&lt;br /&gt;aku tak tahu apa yang sedang kau lakukan....&lt;br /&gt;dan kalaupun aku bertanya padamu&lt;br /&gt;aku tak tahu...apakah kau sudi menjawabnya ataukah kau hanya akan berlari sungguh aku tak mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup adalah perjalanan panjang yang terjal dan berliku hidup pun bagai kampus yang penuh ujian dan tugas - tugas ...sehingga kita perlu mengerjakannya dengan sungguh - sungguh...&lt;br /&gt;karena hidup bukanlah permainan....&lt;br /&gt;tapi ajang pembuktian tuk memilih umat yang taat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku termenung....&lt;br /&gt;seandainya di pengadilan ada pembela&lt;br /&gt;...adakah pembela di pengadilan akhir nanti ?&lt;br /&gt;ataukah semua pembuktian menunjukkan jaksa - jaksa yang menakutkan dimana pasal demi pasal pelanggaran disebutkan dan akhirnya timbangan penentuan pun diperhatikan...&lt;br /&gt;ntah berat ke kiri ataukah ke kanan....&lt;br /&gt;hati berdebar kencang....&lt;br /&gt;keringat dingin semakin bercucuran....&lt;br /&gt;Linangan air mata penuh kekhawatiran.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanakah hal - hal yang sering kubanggakan....?&lt;br /&gt;Dimanakah orang - orang yang selalu menyertai....&lt;br /&gt;Kenapa ku hanya sendirian ?&lt;br /&gt;Sepi...sunyi tanpa teman yang menemani&lt;br /&gt;Andaikan kau ada di situ....&lt;br /&gt;Mungkin ku kan bersimpuh....&lt;br /&gt;Tapi disana...tak ada seorangpun yang bisa menolong....&lt;br /&gt;selain amal kebajikan dan keikhlasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat..., andaikan aku boleh berpesan...&lt;br /&gt;Mari kita lakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan Lakukan dengan kesungguhan...keilkhlasan....dan kesabaran Semoga kita semua menjadi hamba yang selalu diridloi-Nya. &lt;br /&gt;Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5554573063770809884?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5554573063770809884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5554573063770809884' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5554573063770809884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5554573063770809884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/hari-penentuan.html' title='Hari Penentuan'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7176930099648113046</id><published>2008-10-18T01:12:00.000-07:00</published><updated>2008-10-18T01:13:33.519-07:00</updated><title type='text'>Jika masa itu tiba</title><content type='html'>Sahabat....&lt;br /&gt;Dalam penelusuran malam menjelang pagi&lt;br /&gt;Aku melihat perguliran waktu begitu cepat Ternyata jarak malam dan pagi begitu singkat Sebagaimana tipisnya jarak hidup dan mati Sebagaimana saat ini ...aku masih sempat menulis...&lt;br /&gt;Dan engkau sempat membaca....&lt;br /&gt;Tapi percayalah bahwa jarak menulis dan membaca itu terlalu pendek...&lt;br /&gt;Boleh jadi inilah tulisan terakhirku&lt;br /&gt;Atau...inilah bacaan terakhirmu&lt;br /&gt;Karena esok hari tak ada seorangpun yang tahu Apakah kita masih memiliki kesempatan ..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat....&lt;br /&gt;Kematian adalah suatu kepastian...&lt;br /&gt;...tapi terkadang hidup kita sering melupakannya Kematian adalah waktu yang dijanjikan...&lt;br /&gt;...tapi kita tak pernah punya waktu untuk munajat kepada-Nya Manusia sering lupa dengan waktunya...&lt;br /&gt;Manusia sering lupa dengan ajalnya...&lt;br /&gt;Padahal Sang maut akan datang tiba - tiba....&lt;br /&gt;Bisa karena serangan jantung di kantor....&lt;br /&gt;Pecah pembuluh darah di kepala...&lt;br /&gt;Kecelakaan di jalan raya...&lt;br /&gt;Atau apapun juga...&lt;br /&gt;Tapi yang pasti ia akan datang tiba - tiba...&lt;br /&gt;Tanpa pemberitahuan atau surat teguran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah tanah - tanah pekuburan yang pernah kita lewati Tidakkah bisa memberi pelajaran buat kita....&lt;br /&gt;Mungkin di sana terletak mayat saudara kita....&lt;br /&gt;Mungkin di sana terkubur jasad sahabat kita...&lt;br /&gt;Padahal rasanya baru kemarin kita berjumpa dan bersama....&lt;br /&gt;Ternyata sekarang berbeda alam dan suasana...&lt;br /&gt;Begitupun dengan kita saat ini...&lt;br /&gt;Ya...kita semua sedang antri...&lt;br /&gt;Antri untuk menjadi penghuni kuburan - kuburan itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi kita mandi sendiri...&lt;br /&gt;Mungkinkah esok pagi kita telah dimandikan orang....?&lt;br /&gt;Pagi tadi kita berpakaian sendiri...&lt;br /&gt;Mungkinkah esok pagi kita sudah dipakaikan pakaian kafan ?&lt;br /&gt;Saat ini kita masih bisa sholat berjamaah...&lt;br /&gt;Mungkinkah esok lusa kita sudah pada di-sholatkan...?&lt;br /&gt;Sore nanti kita kembali ke rumah....&lt;br /&gt;Mungkinkah esok pagi kita sudah dikembalikan ke dalam tanah ?&lt;br /&gt;Saat ini kita masih bisa berkumpul dengan keluarga...&lt;br /&gt;Mungkinkah esok pagi kita hanya ditemani cacing dan rayap tanah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita disana...&lt;br /&gt;Tak ada lagi gunanya harta....&lt;br /&gt;Tak ada gunanya lagi kecantikan / ketampanan...&lt;br /&gt;Tak ada gunanya lagi jabatan dan pasukan Karena mereka semua takkan pernah ada yang mau menemani...&lt;br /&gt;Selain amal sholeh dan kebajikan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan beberapa tahun kemudian....&lt;br /&gt;Kita hanya menjadi seonggok tulang belulang...&lt;br /&gt;Kalau pertama kali kita di kubur...&lt;br /&gt;Banyak handai taulan yang datang mengunjungi....&lt;br /&gt;Lama kelamaan akan menyusut....&lt;br /&gt;Dan paling itupun tinggal saudara dekat kita....&lt;br /&gt;Itupun kalau mereka masih mau berkunjung....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat....&lt;br /&gt;Tutuplah matamu sejenak....&lt;br /&gt;Hirup nafas dalam - dalam....&lt;br /&gt;Lihatlah dengan mata bathin kita....&lt;br /&gt;Tataplah sebuah nisan dengan sebuah nama yang kau kenal...&lt;br /&gt;Itulah peninggalan akhir atas namanya....&lt;br /&gt;Dan ...tiba - tiba kan berubah menjadi namamu Dan masa itu pasti kan datang...&lt;br /&gt;Ini hanya soal waktu yang terus berputar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika masa itu tiba....&lt;br /&gt;Semoga kita telah siap menyambutnya...&lt;br /&gt;Dengan penuh keikhlasan dan kebersihan jiwa Lalu dikumpulkan menjadi manusia - manusia yang mulia. &lt;br /&gt;Amien&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7176930099648113046?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7176930099648113046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7176930099648113046' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7176930099648113046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7176930099648113046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/jika-masa-itu-tiba.html' title='Jika masa itu tiba'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7003337978557356554</id><published>2008-10-16T16:23:00.000-07:00</published><updated>2008-10-16T16:37:00.214-07:00</updated><title type='text'>Hari ulang tahunku</title><content type='html'>Kemaren, tepatnya beberapa jam yang lalu adalah hari ulang tahunku. 16 Oktober. Tak terasa memang umur sudah bertambah tua, tetapi untung muka masih keliatan muda. Muka sedikit berubah yaitu menjadi lebih dewasa dan bijaksana. Koq muka doank? Wataknya bagaimana? Moga-moga juga, Amin.&lt;br /&gt;Thanks juga semuanya di hari yang special ini atas doa dan selamatnya. Mulai dari keluarga terdekat, orang-orang terdekat yang kucintai dan kusayangi, keluarga besar webforum.plasa.com dan juga rekan sekantor, semua blogosphere dan FS mania, dan semua pihak yang bila disebutkan namanya satu per satu maka tidak akan cukup di halaman ini.&lt;br /&gt;Semoga umur yang telah kulalui menjadikan berkah, dan sisa umur yang akan kulewati dapat kujalani dengan lebih baik. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7003337978557356554?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7003337978557356554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7003337978557356554' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7003337978557356554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7003337978557356554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/hari-ulang-tahunku.html' title='Hari ulang tahunku'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-119349081325331496</id><published>2008-10-15T16:40:00.000-07:00</published><updated>2008-10-15T16:42:03.359-07:00</updated><title type='text'>kado ultah</title><content type='html'>Cinta….&lt;br /&gt;Aku ingin menjadi seseorang&lt;br /&gt;Yang membuat mu tertawa di kala sedih&lt;br /&gt;Menangis di kala mengikuti alur ceritaku&lt;br /&gt;Tak sabar menanti penanyangan kehadiranku&lt;br /&gt;Mencatat hari-hari indah hidup kita&lt;br /&gt;Aku ingin setiap hari kau memandangku&lt;br /&gt;Dengan senyum, dengan tawa&lt;br /&gt;Dengan serius, dengan bercanda&lt;br /&gt;Dengan kelelahan ataupun dengan kesedihan&lt;br /&gt;Aku ingin selalu hadir di jiwamu&lt;br /&gt;Aku ingin selalu bisa menghiburmu&lt;br /&gt;Menyatakan kalau dunia ini begitu indah&lt;br /&gt;Jawaban dari setiap keluh kesahmu&lt;br /&gt;Panutan dari setiap keputusanmu&lt;br /&gt;Aku ingin menyatakan&lt;br /&gt;Bahwa ucapan syukur lebih indah dari keluh kesah&lt;br /&gt;Karena aku ingin engkau mensyukuri aku ada di dekatmu&lt;br /&gt;Mencintaiku apa adanya&lt;br /&gt;Menerima setiap detil yang di peruntukkan untukku&lt;br /&gt;Ada kata-kata indah yang mendamaikan perasaanku&lt;br /&gt;Saat ku menemukanmu hadir di hidupku yang kacau&lt;br /&gt;Kau memang mahadewi untukku&lt;br /&gt;Senangku adalah membuatmu bahagia&lt;br /&gt;Aku selalu tidak sabar untuk itu&lt;br /&gt;Sayang….&lt;br /&gt;Jawaban yang aku butuhkan dari setiap pertanyaan hidupku&lt;br /&gt;Hanyalah dirimu&lt;br /&gt;Dirimu yang membuatku merasa berharga&lt;br /&gt;Terima Kasih Sayangku…&lt;br /&gt;Apalah artinya aku dan hari-hariku&lt;br /&gt;Tanpa ada kau yang menemaniku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-119349081325331496?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/119349081325331496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=119349081325331496' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/119349081325331496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/119349081325331496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/kado-ultah.html' title='kado ultah'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-4130103245139701910</id><published>2008-10-14T23:07:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T23:08:23.651-07:00</updated><title type='text'>Seventeen - Untuk Mencintaimu</title><content type='html'>apa yang harus aku lakukan&lt;br /&gt;untuk membuat kau mencintaiku&lt;br /&gt;segala upaya tlah kulakukan untukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang harus aku temukan&lt;br /&gt;untuk membuat kau menyayangiku&lt;br /&gt;inilah aku yang memilih kau untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reff:&lt;br /&gt;karna aku mencintaimu&lt;br /&gt;dan hatiku hanya untukmu&lt;br /&gt;tak akan menyerah&lt;br /&gt;dan takkan berhenti mencintaimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku berjuang dalam hidupku&lt;br /&gt;untuk selalu memilikimu&lt;br /&gt;seumur hidupku, setulus hatiku&lt;br /&gt;hanya untukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;repeat reff&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seumur hidupku, setulus hatiku&lt;br /&gt;ooohhhh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-4130103245139701910?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/4130103245139701910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=4130103245139701910' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/4130103245139701910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/4130103245139701910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/seventeen-untuk-mencintaimu.html' title='Seventeen - Untuk Mencintaimu'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2567649201381009294</id><published>2008-10-14T11:58:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T12:03:50.725-07:00</updated><title type='text'>Mengapa engkau menangis???</title><content type='html'>Kata Ibnu Qayyim - ada 10 Jenis Tangis yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1) Menangis kerena kasih sayang &amp; kelembutan hati.&lt;br /&gt; 2) Menangis kerena rasa takut.&lt;br /&gt; 3) Menangis kerena cinta.&lt;br /&gt; 4) Menangis kerena gembira.&lt;br /&gt; 5) Menangis kerena menghadapi penderitaan.&lt;br /&gt; 6) Menangis kerena terlalu sedih.&lt;br /&gt; 7) Menangis kerena terasa hina dan lemah.&lt;br /&gt; 8) Menangis untuk mendapat belas kasihan orang.&lt;br /&gt; 9) Menangis kerena mengikut-ikut orang menangis.&lt;br /&gt; 10) Menangis orang munafik - pura-pura menangis. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "..dan bahawasanya DIA lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis." (An Najm : 43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dari ayat diatas, sesungguhnya Allah lah yang menciptakan ketawa dan tangis, serta menciptakan sebab tercetusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan menangislah kau sahabatku kerena menginsafi dosa-dosa yang silam atau tangis kerena takut akan azab dan siksa Allah, sesungguhnya itu dapat memadamkan api Neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rasulullah saw bersabda : Tidaklah mata seseorang menitiskan air mata kecuali Allah akan mengharamkan tubuhnya dari api neraka. Dan apabila air matanya mengalir ke pipi maka wajahnya tidak akan terkotori oleh debu kehinaan, apabila seorang daripada suatu kaum menangis, maka kaum itu akan di rahmati. Tidaklah ada sesuatupun yang tak mempunyai kadar dan balasan kecuali air mata. Sesungguhnya air mata dapat memadamkan lautan api neraka."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2567649201381009294?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2567649201381009294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2567649201381009294' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2567649201381009294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2567649201381009294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/mengapa-engkau-menangis.html' title='Mengapa engkau menangis???'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7065926670623316593</id><published>2008-10-14T11:03:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T11:06:35.142-07:00</updated><title type='text'>arti senyuman</title><content type='html'>Harganya tidak seberapa, tetapi sangat bermanfaat&lt;br /&gt;Senyum memperkaya mereka yang menerima&lt;br /&gt;Tanpa merugikan mereka yang memberikan&lt;br /&gt;Senyum hanya terjadi dalam sekejap&lt;br /&gt;Namun dikenang selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum menciptakan kebahagiaan di rumah&lt;br /&gt;Membangun itikad baik dalam berusaha&lt;br /&gt;Senyum merupakan balas jasa dalam persahabatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum adalah istirahat bagi yang lelah&lt;br /&gt;Sinar bagi yang kecewa, matahari bagi yang lelah&lt;br /&gt;dan penangkal kesulitan yang terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi senyum tidak dapat dibeli,&lt;br /&gt;tidak dapat dipinjam atau dicuri&lt;br /&gt;karena itu senyum sama sekali tidak berguna&lt;br /&gt;sampai ia diberikan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7065926670623316593?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7065926670623316593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7065926670623316593' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7065926670623316593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7065926670623316593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/arti-senyuman.html' title='arti senyuman'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7979995349480275475</id><published>2008-10-14T10:59:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T11:02:36.812-07:00</updated><title type='text'>Ai</title><content type='html'>Ini rasa salah&lt;br /&gt;ku terlanjur mengagumi matahari&lt;br /&gt;yang punya semua orang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku memetik bintang&lt;br /&gt;yang dipetik semua orang&lt;br /&gt;dalam mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan tidak sakit lagi&lt;br /&gt;saat kau tusuk dengan serpih detik&lt;br /&gt;yang beku di depan sinar matamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7979995349480275475?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7979995349480275475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7979995349480275475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7979995349480275475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7979995349480275475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/ai.html' title='Ai'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-1888790175566234800</id><published>2008-10-14T10:58:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T10:59:07.390-07:00</updated><title type='text'>matahariku</title><content type='html'>hujan lagi di sini, matahariku...&lt;br /&gt;rinainya membuatku terngiang tawamu yang segar itu....&lt;br /&gt;................&lt;br /&gt;ya....&lt;br /&gt;aku di sini, matahariku...&lt;br /&gt;terdiam.... berusaha mencari penyair dalam diriku&lt;br /&gt;yang entah sedang pergi ke mana....&lt;br /&gt;ku ingin menulis puisi2 lagi....&lt;br /&gt;seperti saat aku masih bisa memandangmu dengan kedua mata ini&lt;br /&gt;seperti saat masih bisa aku menatapmu dengan keterpanaan yg&lt;br /&gt;mengharukan&lt;br /&gt;...........&lt;br /&gt;kini... lihat..&lt;br /&gt;lihatlah aku...&lt;br /&gt;jatuh di dasar jurang kesia-siaan...&lt;br /&gt;berusaha melangkah... walaupun tak tahu ke mn..&lt;br /&gt;menjalani hari2 kosong dengan setitik semangat yg dibuat2....&lt;br /&gt;sudahlah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah kamu akan membaca ini atau tidak&lt;br /&gt;entah di mana kini kamu bersinar&lt;br /&gt;semoga... di sudut2 hatimu masih tersisa sesuatu...&lt;br /&gt;ya.. sesuatu dariku yg menyedihkan ini...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-1888790175566234800?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/1888790175566234800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=1888790175566234800' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1888790175566234800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/1888790175566234800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/matahariku.html' title='matahariku'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-7012962190095775541</id><published>2008-10-14T10:55:00.001-07:00</published><updated>2008-10-14T10:55:58.581-07:00</updated><title type='text'>perjalanan</title><content type='html'>detik menjumputi waktu perlahan-lahan&lt;br /&gt;tanpa bosan&lt;br /&gt;tak terasa mimpi kan jadi kusam&lt;br /&gt;kelakar-kelakar di sela kopi akan layu&lt;br /&gt;dan puisi-puisi akan terus berserakan&lt;br /&gt;bagai daunan dihembus angin dingin desember&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perjalanan ini terlalu panjang:&lt;br /&gt;ribuan jiwa menempa kerapuhan sejuta asa&lt;br /&gt;sedang akal tidaklah selalu bisa&lt;br /&gt;beristirahat di hening jiwa yang nyaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;titipkanlah hatimu pada angin timur&lt;br /&gt;berharaplah agar ia mau&lt;br /&gt;menerbangkan semua kerapuhanmu&lt;br /&gt;mencapai ujung pelangi biru itu&lt;br /&gt;menutup segala kisah sendumu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-7012962190095775541?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/7012962190095775541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=7012962190095775541' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7012962190095775541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/7012962190095775541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/perjalanan.html' title='perjalanan'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-2194570013269068384</id><published>2008-10-14T10:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T10:54:28.909-07:00</updated><title type='text'>inspiring</title><content type='html'>gw baru aja dengerin sebuah cerita di radio... inspiring... mau gw bagiin, tapi bingung di mana... gw tulis aja di sini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, di sebuah kampus, di kelas perkenalan mahasiswa baru... seorang dosen menyuruh para mahasiswa baru itu saling berkenalan. Seorang wanita tiba-tiba menyalami seorang gadis....&lt;br /&gt;" hai... saya Rose... umur 87 tahun.... kamu?"&lt;br /&gt;si gadis itu terpana... "ehh.. s saya Meg..."&lt;br /&gt;mereka pun mulai mengobrol....&lt;br /&gt;dan akhirnya si Meg mulai menanyakan hal yg sangat lazim, " eh... Rose kenapa sih.. di usia yang 'muda' ini kamu masih mau kuliah?"&lt;br /&gt;"oh..." Rose menjawab, "yah... sebenernya sih aku cuman mau ngerasain lagi tantangan... ngerasain lagi bagaimana rasanya memiliki motivasi di dalam hidup..."&lt;br /&gt;Dan... setelah beberapa menit bercakap, ternyata si Rose ini orangnya asik n lucu, belom lagi pengalaman hidupnya yang banyak yang membuatnya punya banyak wawasan dan pandangan, shg si Meg ngerasa mulai cocok dengannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi... ternyata setelah hari-hari berlalu, Rose juga cepat dekat dg semua orang, ya, krn ke'unik'annya itu dan semangatnya itu... Rose akhirnya menjadi sesosok mahasiswa yang cukup berpengaruh di kampus itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun berlalu, n mereka akhirnya lulus.... di upacara wisuda, Rose(91 th :) ) didaulat utk membacakan pidato sambutan perwakilan mahasiswa....&lt;br /&gt;dalam pidato itu, ia mengungkapkan 4 rahasianya yang membuatnya tetap muda, bersemangat dan produktif :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. tetap tertawa, dan selalu punya hal yang bisa ditertawakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.tetap bermimpi, setiap orang yg kehilangan atau tak punya mimpi berarti sama saja dg org mati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.mengerti bahwa semakin tua tidak sama dengan semakin dewasa. Jadi tua itu pasti, jadi dewasa itu pilihan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.jangan pernah menyesali apapun! baik menyesali hal-hal yang pernah kamu lakukan, atau hal-hal yang belum pernah kamu lakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seminggu stl wisuda... Rose meninggal... namun dia telah menjalani hidupnya dg penuh arti... n telah membagikan arti itu ke banyak org... baik secara langsung maupun tak langsung.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-2194570013269068384?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/2194570013269068384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=2194570013269068384' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2194570013269068384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/2194570013269068384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/inspiring.html' title='inspiring'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6871151037701509625</id><published>2008-10-14T10:51:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T10:52:34.488-07:00</updated><title type='text'>dipenghujung tahun</title><content type='html'>tiba-tiba sunyi mengulurkan jarak&lt;br /&gt;padamu, perjalanan tak berhenti pada genangan kolam&lt;br /&gt;atau lorong basah cakrawala desember&lt;br /&gt;bayanganmu yang kuyup duka dan mawar&lt;br /&gt;seperti kamboja di sudut taman&lt;br /&gt;menggugurkan daun menyambut bunga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak-anak bangun lebih pagi&lt;br /&gt;dan bertanya berapa sisa usianya&lt;br /&gt;sunyi pun menghidangkan keabadian semula&lt;br /&gt;: esok tak terduga, waktu yang tak terpecahkan&lt;br /&gt;dalil-dalil&lt;br /&gt;dan engkau sering berbalik membelakangi cermin&lt;br /&gt;mengingat-ingat jenis tanah yang membangun kamarmu&lt;br /&gt;siapa yang lebih kental&lt;br /&gt;darahkah atau karunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tabungan yang pecah di tangan cinta&lt;br /&gt;minta dihitung kembali&lt;br /&gt;cukupkah sumur di ladang hatimu bagi&lt;br /&gt;kemarau tahun depan?atau ruang tamu perlu&lt;br /&gt;ornamen baru&lt;br /&gt;:topeng-topeng dan beberapa pucuk senjata?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seandainya engkau diam, waktu tak mungkin menunggu&lt;br /&gt;kartu-kartu undangan dalam antrian panjang&lt;br /&gt;ke dalam mimpi pun engkau tak dibiarkan sendiri&lt;br /&gt;perjalanan tak berhenti oleh genangan kolam&lt;br /&gt;atau lorong basah kemarau&lt;br /&gt;yang menghidangkan kilau untuk sedikit makna&lt;br /&gt;sesunyi apa pun pahala dukamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6871151037701509625?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6871151037701509625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6871151037701509625' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6871151037701509625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6871151037701509625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/dipenghujung-tahun.html' title='dipenghujung tahun'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5370529533023393847</id><published>2008-10-14T10:48:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T10:49:59.513-07:00</updated><title type='text'>lelaki diujung sunyi</title><content type='html'>seorang lelaki duduk menepi&lt;br /&gt;menanti hujan berhenti&lt;br /&gt;berpikir satu kali lagi&lt;br /&gt;tentang waktu-waktu yang tlah pergi:&lt;br /&gt;adakah sesuatu berguna?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara kabut tetap tebal&lt;br /&gt;dan jurang di depan tak terlihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini semuanya mulai bergerak melambat&lt;br /&gt;esok mendatangi tidur dalam mimpi-mimpi buruk&lt;br /&gt;dan kesombongan yang selama ini menyembuhkan&lt;br /&gt;mulai melemah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;langkah masih tertatih&lt;br /&gt;dan peta bahkan ku tak punya&lt;br /&gt;tapi keangkuhan itu masih berbicara&lt;br /&gt;masih berpijar walau samar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahun-tahun akan berganti&lt;br /&gt;dan puisi akan berakhir&lt;br /&gt;tapi kini marilah kita duduk saja&lt;br /&gt;memutar lagi film drama itu&lt;br /&gt;dan lihat apakah tokoh utama&lt;br /&gt;akan bahagia di akhir cerita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5370529533023393847?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5370529533023393847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5370529533023393847' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5370529533023393847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5370529533023393847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/lelaki-diujung-sunyi.html' title='lelaki diujung sunyi'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5607373465373279680</id><published>2008-10-14T10:35:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T10:45:31.535-07:00</updated><title type='text'>kabut oktober</title><content type='html'>kesepian tak pernah butuh pemuja&lt;br /&gt;kesepian tak butuh puji-pujian&lt;br /&gt;ia hanyalah percikan embun di pucuk cemara&lt;br /&gt;hanya ingin ditemani nyanyi sunyi roh-roh masa lalu&lt;br /&gt;yang melayang penuh sesal di antara kabut oktober&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5607373465373279680?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5607373465373279680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5607373465373279680' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5607373465373279680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5607373465373279680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/kabut-oktober.html' title='kabut oktober'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5804813430910031746</id><published>2008-10-14T09:45:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T09:47:15.578-07:00</updated><title type='text'>Ruang Rindu</title><content type='html'>Lama tak sua. Tiap kali Save us lama gak hadir ke hadapan pelupuk mata kalian, selalu aja ada berita-berita miring, ada yang bilang Save us udah mati lah. Ada yang mau coba ngidupin Save us lagi… eh sembarangan, emangnya Save us udah jadi mayat. Kemarin setelah lama gak buka blog, bahkan ada yang nyeletuk jangan-jangan gue udah bosan dakwah…. Yee.. enak aja, nggak gue banget gituh. Padahal kan udah gue wanti-wanti jauh-jauh hari. Save us itu media yang serba gak jelas, bentuknya gak jelas, yang bikin gak jelas siapa, isinya gak jelas, aturan edisinya gak jelas (loncat-loncat), kapan pertama terbit gak jelas, terbit tiap kapan gak jelas, dan kapan mau terbit lagi juga gak jelas, termasuk yang ngebaca kayaknya juga gak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk menghadapi gosip-gosip gak sedap itulah (yah, ternyata Save us udah jadi selebritis makanya ikut-ikutan digosipin) akhirnya…. Jreeeengg…. Save us mau gak mau mesti muncul lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hahaha… paling-paling sekitar satu dua edisi lagi juga ngilang lagi… itu biasa mah… dulu-dulu juga gitu” celetuk seseorang dari ujung sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya… biarin.. semau gue dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, pren. Kalian sering denger lagu Ruang Rindunya Letto, gak?. Iya sih, emang terlampau melow. Tapi lagu itu asik juga, kan? Nah, ngomong-ngomong tentang ruang rindu itu… Percaya nggak walau Save us lama sekali gak nongol namun sesungguhnya tiap kali denger lagu itu benak gue langsung aja terbayang-bayang kalian. Gue rindu loe-loe pade, walau kita gak saling kenal dan pertemuan kita hanya lewat perantara media butut ini. Tapi sesungguhnya loe-loe udah tersimpan di dalam bilik hati gue yang terdalam. Walau lama tak bertemu, namun seperti katanya Letto, di ruang rindu kita tetap bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian percaya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha… mau-maunya percaya? Ngapain juga gue ngerinduin loe… ih kayak gak ada kerjaan aja. Mending gue ngerinduin yang lain…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ngomong-ngomong soal ruang rindu… loe percaya nggak tentang keberadaan ruang rindu? Iya, ruang rindu… dimana konon walaupun si perindu tak bertemu langsung, namun di suatu tempat yang bernama ruang rindu, mereka bisa bertemu bermesraan saling melepas rindu. Sehingga kepedihan yang lama terpendam bisa terobati begitu rupa. Ruang rindu ada gak yach…. karena kalau memang ada, gue ingin segera bertamasya ke sana sekarang juga. Karena kepedihan gue saat ini begitu membuncah! Kerinduan gue sudah tak terperikan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi gue lihat di Televisi tentang rencana penggusuran ribuan rumah warga yang berada di sapanjang jalan tol. Pemerintah DKI Jakarta tak menggubris kepedihan mereka dan tetep keukeuh bakal menggusur ‘perumahan mewah’ milik warga miskin itu. (Loe paham kan maksud gue bikin miring tu tulisan? Rumah yang dimaksud sebenarnya hanyalah gubuk reot dan tumpukan kardus!) Huh, alih-alih memberikan rumah yang layak, eh ini udah miskin dipelorotin lagi. Lalu kemana lagi mereka harus pergi… bila senantiasa diusir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemanapun aku pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayang-bayangmu mengejar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersembunyi dimanapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slalu engkau temukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa letih….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Ebiet G Ade sendiri tak tahu harus menjawab apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue geregetan. Mana katanya Pemerintah yang berupaya mensejahterakan rakyatnya?! Woi, Om Fauzi Bowo! Loe juga mungkin nanti tampaknya sama saja. Kampanye sih manis-manis, tapi gue gak yakin loe bakal menghentikan penggusuran-penggusuran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kepedihan hati ini maka mendadak gue ingin lekas menuju ruang rindu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruang rindu gue ingin ketemu sama Bang Umar bin Khattab!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue akan mengadu pada beliau, sebagaimana dulu seorang Yahudi tua pernah menghadap pada beliau. ”Woi, bang Umar! Lihat tuh atas nama keindahan kota, ribuan rumah warga miskin di DKI Jakarta mau digusur paksa!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah bang Umar pun mengerut dan memerah. Giginya menggeretak. Diambilnya sebuah tulang dan digoresnya keras dengan sebilah pedangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ini, serahkan pada Gubernur DKI Jakarta, berlaku luruslah. Ingatlah kamu akan menjadi tulang belulang. Kalau tidak berlaku lurus, maka aku yang akan meluruskanmu dengan pedangku!” tegas Bang Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ahhh… Bang Umar! Satu tulang mana cukup. Masalahnya yang perlu dikirimi tulang ini ada ribuan oknum. Rakyat yang digusur ribuan. Dan bukan sekali saja… kejadian ini sudah jadi hal yang biasa….” protes gue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apaa!!!” Bang Umar terhenyak tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi pula gue lihat berita di layar tivi tentang penyiksaan TKW di Malaysia, Pemerintah hanya diam melihat warga-warga muslimnya dianiaya, bahkan ada yang sampai mati terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aargghhh…. apa pula ini! Bukankah kata Allah nyawa seorang muslim begitu berarti. Bahkan lebih berarti daripada isi bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue terperangah. Kembali gue berlari ke ruang rindu. Gue set pertemuan dengan Khalifah Mu’tashim billah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Khalifah… khalifah…. di sana khalifah… kembali muslim dianiaya!” teriak gue sambil berlari ke arah beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau terkejut. Beliau yang dulunya, karena mendengar seorang muslimah dilucuti kehormatannya oleh tentara romawi dan langsung mengerahkan pasukan untuk menyerbu Romawi yang panjangnya nauzubillah…. ketika ujung depan pasukan sampai ke tempat perang, ujung belakang masih ada di dalam kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oke! Panggil para panglima! Kita segera mobilisasi pasukan. Kali ini mesti lebih banyak…. eh tapi dimana tempatnya… dan siapa pelakunya? Romawi lagi? Atau Persia?” tanya Khalifah Mu’tashim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mmm…. bukan Khalifah…. di Malaysia…. negri yang penduduknya juga muslim. Pemerintahnya juga muslim….” sahut gue sambil menggaruk-garuk kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brak! Khalifah Mu’tashim terduduk mendadak tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue kemudian baca koran hari ini. Harga-harga naik lagi. Para pengungsi korban Lapindo terancam kelaparan, sementara di beberapa desa terpaksa memakan nasi aking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubrak! Aduh, karena tergesa berlari, gue sampai kesandung. Gue udah tak tahan. Gue mau segera ke ruang rindu. Gue pengen ketemu dengan Khalifah Umar bin Abdul Azis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, di ruang rindu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Umar bin Abdul Azis menyambut gue dengan ramah di rumahnya yang teramat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sebentar… ini masalah umat atau masalah pribadi…. soalnya kalau masalah pribadi kita tidak akan memakai lampu yang didanai dari uang umat ini” Tahan beliau sebelum gue memulai pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masalah umat, mas khalifah! Ini lho…….” gue langsung menunjukkan Koran yang tadi gue baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Umar bin Abdul Aziz menangis deras. Beliau terpana, di pemerintahan, beliau pernah memacahkan rekor dimana tak seorangpun ditemukan warga miskin yang hidup di daerah kekhilafahan. Sekarang…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Panggil Yahya, petugas amil zakatku…. suruh dia menguras baitul maal. Dan segera selesaikan masalah kemiskinan ini. Aku tak akan pernah bisa tidur nyenyak sebelum masalah ini terselesaikan.” titah beliau masih dalam keadaan terisak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue tercenung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palestina kembali membara. Daerah-daerah umat kembali dicaplok oleh zionis Israel la’natullah. Palestina ini….. ini tanah umat. Tak berhak diinjak oleh Yahudi keparat itu. Gue setting Ruang Rindu, kali ini tujuan gue Sultan Abdul Hamid 2, sultan yang termasuk deretan khalifah terakhir di masa Kekhilafahan Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sultan….Gue…” gue terdiam sejenak. Muka beliau tampak merah padam. Entah apa yang beliau hadapi. Gue tunggu sampai kemarahan beliau mereda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oh, maaf…” kata Sultan setelah menyadari kehadiran gue. ”barusan tadi ada seorang Yahudi bernama Theodore Hertzl memohon kepadaku untuk memberikan tanah Palestina untuk pemukiman Yahudi” Lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lalu apa jawab Sultan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Demi Allah! selama aku masih hidup, aku tak akan membiarkan sejengkal pun tanah Palestina di tangan mereka. Tanah itu bukan milikku… tanah itu milik umat!” jawab beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sultan, sayang sekali….” sahut gue. ”Sepeninggal sultan, dan setelah kekhilafahan runtuh pada maret 1924, Kaum Yahudi telah merampas dengan paksa tanah suci itu. Darah kaum muslim membanjir di sana. Sementara Pemerintah negri-negri muslim tak bergeming, dan….” kata-kata gue terhenti. Gue lihat muka Sultan kembali merah padam. Hii.. mending gue kabur… gue set ruang rindu segera ke tempat lain…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hei, anak muda. Jangan menghalangi jalan kami!” teriak seseorang mengejutkan gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue buruan minggir. Sosok tegap berwibawa di atas kuda itu…. tak salah lagi. Pasti ini Panglima Salahuddin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Panglima Salahuddin kan….?” tanya gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Maaf, anak muda. Tapi aku dan pasukanku mau bergegas menuju Baitul Maqdis untuk membebaskan tanah itu dari kaum salibis yang merenggutnya. Tak akan kubiarkan mereka mengotori tanah suci itu. Allahu Akbar!” serunya yang disahut denan takbir serupa oleh segenap pasukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oii… Panglima…. tunggu dong…. gue mau foto-foto dan minta tanda tangan dulu….!” Tapi terlambat, pasukan itu telah melaju dengan cepat. Huuhh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke habitat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palestina masih terjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negri muslim yang lainnya terobarak-abrik terpecah-pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguasa-penguasa bermuka manis dengan rakyat sementara tangannya menindas dengan zalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat terbebani hutang. Kemiskinan merajalela. Harta rakyat dikuras habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqidah tercerabut, syariat dipinggirkan. Hukum kufur merajalela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhhh… gue gak betah hidup di sini! Gue pengen di ruang rindu aja! Saat kedamaian di bawah naungan islam menaungi semesta. Saat islam meraja, saat bumi menjadi hamparan sajadah, saat ukhuwah terpelihara, saat taqwa mengakar melangit. Gue pengen di sana aja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanku hampa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kusentuh dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terasa hangat oh di dalam hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata terpejam dan hati menggumam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruang rindu kita bertemu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5804813430910031746?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5804813430910031746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5804813430910031746' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5804813430910031746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5804813430910031746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/ruang-rindu.html' title='Ruang Rindu'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6252150881812519359</id><published>2008-10-14T09:44:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T09:45:23.350-07:00</updated><title type='text'>menemukan syahadat yang hilang</title><content type='html'>Jika diantara kita ditanya, “bisa baca syahadat pa tidak?” so pasti kita akan menjawab “ ya, pasti bisa-lah...”. Malahan ada juga yang merasa tersinggung dengan pertanya itu dikiranya ngeledek. Memang benar sih, syahadat itu mudah untuk diucapkan dan dihafalkan. Kalimat yang berbunyi “Asyhadu Alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadarrosulullah”, memang tak asing terdengar ditelinga kita. Maklum sejak bayi lahir kita sudah mendengar kaliamat itu lewat adzan dan iqomah yang diperdengarkan ditelinga kanan dan kiri kita. Saat ustazd ceramah tak lupa mengucapkan kalimat itu. Saat ijab qobul pernikahan selalu diawali dengan syahadat, juga saat terakhir mayat dikebumikan tak lupa ditalkin dengan kalimah syahadat. Kalimat ini sudah menjadi budaya masyarakat kita untuk diucapkan dalam berbagai acara. Dasyat memang! Ikrar suci sudah menjadi tradisi seolah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari. Tapi benarkah ikrar suci terbukti nyata dalam fakta kehidupan kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, bibir tipis kita sering berkata ” Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadarrosullullah” yang artinya ”saya bersumpah tiada ILLAH (Tuhan : pencipta, pengatur, pemberi rizki, yang menghidupkan dan mematikan mahluknya, yang patut disembah, yang patut di ibadahi, yang patut dituruti semua perintahnya) selain Allah, Dan saya bersumpah bahwa Muhammad SAW adalah utusan Allah”. Apakah saat bibir kita berucap kata ikrar mengucap dua kalimah syahadat , kedua teliga kita juga ikut mendengarkannya? Apakah hati kita ikut meyakinininya dan apakah kaki tangan dan semua panca indera kita ikut membuktikannya dengan gerak dan langkah perilaku hidup kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Syahadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, biar lebih ”mak nyess!!!” pemahaman kita tentang syahadat yo’ kita kupas seputar syahadat. Kalimat syahadat yang sering kita ucapkan dikenal dengan syahadatain atau dua kaliamat syahadat. Yaitu kesaksian kita kepada Allah dan kesaksian kita terhadap Rosul Muhamad utusan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata syahadah mengandung tiga makna;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Iqrar (pengakuan) kita kepada Allah dan Rosulullah. Sehingga syahadat yang kita ucapkan merupakan suatu pengakuan diri bahwa tidak ada Illah selain Allah dan saya ”mengakui” bahwa Muhammad adalah utusan Allah. 2) Sumpah kita kepada Allah dan Rosulullah. Sehingga syahadat yang kita ucapkan mengandung arti, saya ”bersumpah” bahwa tidak ada Illah selain Allah dan saya ”bersumpah” bahwa Muhammad adalah utusan Allah. 3) Suatu ikatan Perjanjian kita kepada Allah dan Rosulullah. Perjanjian kita untuk mengikuti perintah Allah dan Rosul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu contoh, Kalau ada orang yang ngaku-ngaku cinta sama kita apakah kita akan percaya begitu saja? Tentu tidak! Karena semua orang bisa ngaku-ngaku suka tanpa kita diketahui apakah dia main-main atau serius. Siapa tahu lain dibibir lain pula dihati. Akhirnya untuk meyakinkan keseriusaanya kita minta orang itu untuk bersumpah. Setelah bersumpah-pun kadang masih ada keraguan, khawatir sumpahnya palsu. Jangan sampai seperti pepatah habis manis sepah dibuang atau ada uang abang disayang tiak ada uang abang ditendang. Akhirnya dibuatlah ikatan perjanjian (pernikahan) yang didalamnya terdapat hak dan kewajiban masing-masing. Barulah kita perlu bukti atas sumpah dan janjinya dari perbuatan dan tingkah laku sehari-hari, misal adanya kasih sayang, perhatian, tanggung jawab, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat tatkala mulut kita berikrar mengakui tiada Illah kecuali Allah dan Muhammada Rosullallah, dibarengi dengan sumpah pembenaran dari ikrar tersebut didalam hati serta adanya pembuktian janji dalam kehidupan sehari-hari dengan mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka inilah yang dikatakan Orang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat iman sudah bersemayam dalam diri seseorang. Bukan berarti lepas semua beban dan tinggal ongkang-ongkang kaki sambil kipas-kipas. Akan datang ujian keimanan dengan berbagai model dan bentuk yang Allah pilihkan untuk kita. Ujian iman bisa dalam bentuk kekayaan melimpah, kemiskinan yang tak berujung, musibah yang beruntun, hasrat cinta yang menggelora, jodah belum juga tiba, atau ujian yang lainnya. Sobat, itu semua karena Allah ingin mengetahui kesungguhan kita ”Benarkah Tiada Illah kecuali Allah” sudah mendarah daging dalam diri kita! Atau masih mengawang dibawa angin lalu. Kita tengok sobat-sobat kita yang lunglai menghadapi ujian keimanan hingga mereka lupa akan syahadat yang pernah diucapkan. Kita tinggalkan masa lalu yang kelam dan kembali menguatkan semangat untuk sungguh-sunguh menepati sumpah dan janji yangtelah kita ucapkan dalam syahadat. Bagi yang sanggup istiqomah meneguhkan diri menghadapi semua ujian, janji Allah dalam surat Fushishilat:30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yo’ kita tanya pada diri kita sembari mengoreksi diri. Kita tanya dari hati yang paling dalam dan biarlah hati pula yang menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Benarkah tiada tempat berlindung selain pada-Nya, adakah terbersit dalam hati terlintas dalam pikiran atau pernah kita lakukan mencari perlindungan dari benda-benda yang dikeramatkan, paranormal, dukun, jin, setan atau sebangsannya?. Benarkah! tiada yang selalu kita rindu dan kita cintai selai-Nya, adakah cinta kepada kekasih mengalahkan cinta kita pada Allah dan Rosullullah. hingga sholat terlewatkan, iman tergadaikan, akhlaq tak terkontrol lagi! demi mengejar kepuasan diri. Sobat, benarkah Dia yang paling kita takuti hingga kita akan selalu tunduk pada perintah dan larangan-Nya. Hanya kepada-Nyalah kita menghambakan diri karena Dialah yang menciptakan kita dan alam semesta ini. Hanya kepada-Nya kita menghinakan dini, tiada daya dan kekuatan sedikitpun tanpa Dia yang menggerakannya. Hanya Dia tempat kita menyembah dan berserah diri, sesungguhnya sholat kita, ibadah kita, hidup dan mati kita hanya untuk Allah azza wajalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat yang gugur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Allah di persekutukan dengan mahkluknya, dengan menjadikan apapun ciptaan-Nya memiliki kekuatan seolah diatas kekuatan Allah. Sehingga kita meresa tergantung pada hal tersebut maka ”Syirik-lah kita” dan gugur syahadat kita. Saat kita mengakui masih adanya nabi dan rosul setelah Rosulullah Muhammad Sholallahu alaihi wassalam, maka gugurlah syahadat kita. Sobat, jika terjadi seperti itu. Sesegera mungki taubatan Nashuha dan mengulang syahadat kita. Jika kita menolak bahwa Alqur’an adalah kita wahyu Allah yang kita jadikan tuntunan dan pedoman hidup kita, maka gugurlah syahadat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, siapa tahu tanpa kita sadari kita pernah menyekutukan Allah, atau megiyakan masih adanya nabi setelah Muhammad SAW, atau mengagap Alqur’an hanyalah kitab biasa yang sama dengan buku lainnya. Ayo’ shobat kita putihkan aqidah kita dengan mengucap kembali dua kalimah syahadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Asyhadualla ilaha ilallah wa asyhadu anna muhammadarrosulullah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Saya mengakui dan berjanji dengan sepenuh hati, bersumpah atas nama Allah bahwa tiada Tuhan yang patut saya sembah, tempat saya bergantung atas hidup dan matiku hanyalah Allah yang maha agung penguasa alam semesta, dan nabi besar Muhammad SAW adalah nabi akhirul zaman nabi penutup para nabi dan pembawa risalah terakhir sampai akhir zaman”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedasyatan Syahadat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam syahadat mengandung kalimah tauhid ” Laa Ilaha Illallah ” yang memiliki kedasyatan dengan banyak keutaman. Suatu saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar muazin mengucapkan ‘Asyhadu alla ilaha illallah’. Lalu beliau mengatakan pada muazin tadi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Engkau terbebas dari neraka.” (HR. Muslim no. 873)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga.” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah kebaikan yang paling utama. Abu Dzar berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajarilah aku amalan yang dapat mendekatkanku pada surga dan menjauhkanku dari neraka.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapatkan sepuluh yang semisal.” Lalu Abu Dzar berkata lagi, “Wahai Rasulullah, apakah ‘laa ilaha illallah’ merupakan kebaikan?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sallam bersabda, “Kalimat itu (laa ilaha illallah, pen) merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah dzikir yang paling utama. Hal ini sebagaimana terdapat pada hadits yang disandarkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (hadits marfu’),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dzikir yang paling utama adalah bacaan ‘laa ilaha illallah‘.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah amal yang paling utama, paling banyak ganjarannya, menyamai pahala memerdekakan budak dan merupakan pelindung dari gangguan setan Sebagaimana terdapat dalam shohihain (Bukhari-Muslim) dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa mengucapkan ‘laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syay-in qodiir’ [tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu] dalam sehari sebanyak 100 kali, maka baginya sama dengan sepuluh budak (yang dimerdekakan, pen), dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus darinya 100 kejelekan, dan dia akan terlindung dari setan pada siang hingga sore harinya, serta tidak ada yang lebih utama darinya kecuali orang yang membacanya lebih banyak dari itu.” ( HR. Bukhari no. 3293 dan HR. Muslim no. 7018 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah Kunci 8 Pintu Surga, orang yang mengucapkannya bisa masuk lewat pintu mana saja yang dia sukai Dari ‘Ubadah bin Shomit radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa mengucapkan ’saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, dan (bersaksi) bahwa ‘Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba-Nya, dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Ruh dari-Nya, dan (bersaksi pula) bahwa surga adalah benar adanya dan neraka pun benar adanya, maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga dari delapan pintu surga yang mana saja yang dia kehendaki.” (HR. Muslim no. 149)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6252150881812519359?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6252150881812519359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6252150881812519359' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6252150881812519359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6252150881812519359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/menemukan-syahadat-yang-hilang.html' title='menemukan syahadat yang hilang'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-959837571465468863</id><published>2008-10-14T09:22:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T09:41:11.440-07:00</updated><title type='text'>Akhir sebuah cinta</title><content type='html'>Kain Putih yang menutupi rambut Chika melambai-lambai tertiup angin saat duduk di serambi masjid al-Hijri UIKA Bogor selepas shalat Dzuhur. Suasana masjid yang sejuk membawa hati dan fikiran terasa tenang dan tentram. Chika tidak langsung beranjak pulang setelah dua mata kuliahnya berakhir, sangat sayang jika dia buru-buru pulang tanpa bercakap-cakap terlebih dahulu dengan teman kuliah barunya, Indri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dalam masjid sepasang mata misterius tampak memperhatikannya, sosok pemuda dengan sorot mata tajam penuh kesejukan, rambut tertata rapi dengan baju koko putih yang dipakai sangat serasi dengan wajahnya yang bersih bercahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hey…, Chika!! Liatin siapa sih loe? serius amat!” Indri mengagetkan Chika yang sedang asyik membalas jauh tatapan sesosok pemuda yang sekilat telah pergi entah kemana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah elu, In. ngagetin aja! Eh…In, tadi ada Cowok ngelitain gua terus lho… Wah, ganteng banget In, serius!!” Chika membalas dengan ceria dan memainkan kerlingan matanya yang putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Huh, Ge-er aja loe! Sudah ah, kita ngobrolnya di Shelter, sambil nunggu bis Rudi.” Indri mencubit pinggang Chika dan beranjak pergi meninggalkan Chika yang sedang mengaduh kesakitan bercampur geli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chika mengikuti Indri, berjalan disampingnya dan saling menceritakan pengalaman hidupnya. Bercerita tentang hal yang tidak pernah diduga oleh manusia, sesuatu yang terkadang luput dalam ingatan, walaupun hanya sekedar untuk diingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berlari dalam dekapan sang malam, berkejaran dengan manusia-manusia pencari dunia. Semuanya berjalan seperti hembusan nafas yang datang pergi silih berganti, semua jiwa merangkak mengejar hari yang penuh cinta. Mendamba kebahagian dan keindahan surga. Semua manusia selalu saja disemayamkan benih-benih cinta, merembes kedalam hati menyejukkan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak hari itu Chika merasa ada sesuatu yang tersembunyi dalam hatinya, tatapan mata pemuda di masjid membuat dirinya merasa penasaran, siapa gerangan sosok pemuda itu. Tatapan matanya dirasa benar untuk dirinya, bukan untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Assalamu’aliakum, maaf mengganggu,” terdengar suara lelaki disamping Chika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wa’alaikum salam, O…, nggak! gak apa-apa kok!!” balas Chika gelagapan saat mengetahui yang menyapanya pemuda yang dua hari lalu terlihat di dalam masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenalkan, saya Pengeran, Mahasiswa fakultas agama islam, semester lima. Kamu Chika kan??!” tanya Pangeran dengan ramah dan senyuman penuh cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oia.., Pangeran. Gua Chika! Kok kamu tahu nama gua sih?!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ehmm…, tau aja. Kamu kan peserta ospek terbaik kemarin, siapa sih yang gak kenal perempuan cantik kayak kamu…” Chika tersipu, tubuhnya melayang-layang keatas langit, untung saja atap perpustakaan tidak terlalu tinggi jadi tubuhnya kembali ketempat duduknya semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kok bengong, kamu ikutan kegiatan apa disini?” Pangeran menyadarkan Chika yang jiwanya sedang berputar-putar diperpustakaan yang sejuk oleh AC bersuhu 16 derajat CC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Owh…, gua ya??” Chika sekali lagi kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya… iyalah. Masak sih ibu perpus itu…!!” pangeran tertawa kecil sambil melirikkan matanya ke petugas perpus yang mesem-mesem memperhatikan Pangeran dan Chika yang sedang asyik ngobrol di meja baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat ini gua belum ikut apa-apa sih. Loe ikutan apa? Mang disini organisasi yang bagus apaan sih??” tanya Chika penuh harap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku… ikut BEM, LDK sama ASSTI. Disini organisasinya bagus-bagus, tergantung kitanya juga sih, mau dibikin bagus ya… bagus, mau dibikin jelek ya… jelek. Kan organisasi itu bisa dilihat dari orang-orang didalamnya. Saran aku sih kamu ikut ASSTI atau LDK aja.” jelas Pangeran sambil promosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“O…, gitu ya. Oke deh tar gua pikir-pikir dulu. Tapi emang gua bisa masuk gitu??” tambah Chika dengan perasaan pesimis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masa perempuan gaul kayak gua bisa ikut organisasi keislaman… tapi, kalau dia yang ngajak? Hmm…, gimana ya?” pikir Chika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Why not, dik manis. Kamu bisa ikutan, nanti kita bisa sering ketemu.” jelas Pangeran dengan sedikit merayu dan memberikan harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan pun terus berlanjut saling bercerita tentang pengalaman hidup, seiring berputarnya jarum jam, seiring hembusan salju yang keluar dari AC, seiring keluar masuknya pengunjung perpus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ok. Chika, gitu aja ya…, aku ada acara lagi nih, Insyaallah kalau ada umur panjang. Nanti disambung lagi. maaf kalau mengganggu.” Pangeran lalu meninggalkan Chika sendirian yang wajahnya berseri merona. Jiwanya merasakan keinginan kuat untuk berlama-lama dengannya. Namun, hanya mampu menatap Pangeran yang setapak demi setapak meninggal gedung perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haripun kembali berganti. Wajah-wajah manusia berputar menghiasi skenario sang ilahi, merubah hal yang terkadang takut untuk dibayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chika terlihat gusar, tatapannya kosong. Jiwanya melayang terbang mengelilingi angkasa raya. Hatinya dipenuhi asa yang entah seperti apa rasanya. Ruang kuliah yang terlihat baru dibangun membuat suasana bersih. Beberapa ruang kelas tampak terisi oleh mahasiswa yang sedang mendengarkan dosennya berceramah. Begitu juga di ruang B, pak Sakti serius menjelaskan materi kuliahnya. Namun, tampaknya Chika yang sedang asyik menatap jauh tidak terlalu memperhatikan penjelasan Pak Sakti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Chika! Coba kamu buat jurnal soal nomor 5 sampai 10 ?!!” pak Sakti bertanya setengah berteriak sambil menyodorkan spidol kearah Chika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pak??” Chika mengacungkan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya kamu, dari tadi kamu bengong aja.” tegas pak Sakti, Dosen Pengantar akuntansi yang sedikit sewot karena tidak diperhatikan Chika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chika pun beranjak dari tempat duduknya menuju papan tulis dan menggoreskan angka-angka yang tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eng… Uh.. maaf pak saya gak bisa,” Chika tertunduk malu setelah berusaha keras mengutak-atik huruf dan angka. Suara gaduh teman-temannya terdengar jelas oleh Chika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya udah, kamu duduk sana!! Nah, ini contoh kalau kalian tidak memperhatikan pelajaran. Padahal tadi Bapak sudah menjelaskannya dan,” bla… bla… bla… pak Sakti berceramah. Sedangkan Chika hanya terdiam, tubuhnya bercucuran keringat, pipi ayunya memerah dengan bening-bening putih memenuhi mata yang sekilas seperti awan yang hendak turun hujan, berkali-kali pulpen yang dipegangnya jatuh dengan tangan lembut gemetar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari ini memang Chika terlihat bimbang, kuliahnya tidak dapat konsentrasi lagi. Keceriaan yang dimilikinya berubah drastis. Ingatannya hanya tertuju pada seseorang yang kini bersemayam dihatinya. Seorang kakak kelasnya yang membuat hari-harinya dipenuhi keinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Chika, lu dikelas kenapa??” tanya Indri sambil mengaduk-aduk mie Ayam yang baru dihidangkan oleh pak Alpa di kantin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gua…, gua lagi punya masalah nih, In.” jawab Chika lalu meminum es teh manis dengan hausnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Loe punya masalah, kok gak bilang-bilang ke gua… emang ada apa sih?” tanya Indri heran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Loe tau gak, In. Cowok yang suka ngobrol sama gua tempo hari??” serius Chika sambil menatap temannya yang sudah dianggapnya sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“O…, Pangeran!!. Sebentar gua tebak. Hah!!, jangan… jangan… loe jadian sama dia??” gertak Indri, saking kerasnya nyaris mangkok mienya terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengerin dulu…, berisik amat sih loe!, gua belum jadian, justru sekarang gua inget terus sama dia. Loe tau sendiri dia alim banget, salaman sama gua aja pake jurus jarak jauh. Mana berani gua jadian sama dia. Tapi, In. Terus terang gua jatuh cinta sama dia, please!! Gimana dong??” Chika menjelaskan perasaannya yang terdalam, hatinya sudah dipenuhi oleh bunga-bunga mawar yang hendak menebarkan wanginya. Hatinya sudah terketuk oleh sosok Pangeran yang sholeh dan berwajah ganteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm, gimana ya…?? Kamu mau tahu solusinya??” tawar Indri serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, In. gimana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm, gampang! Tapi, kamu harus sewa nona Indri dulu biar konsultasinya mulus.. he… he…!!” canda Indri sambil nyeruput mienya yang mulai dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, Elu… becanda terus, Serius nih!!” sambung Chika sedikit kesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saran gua sih loe bilang terus terang aja sama dia, gua perhatiin dia juga ada perhatian sama loe.” balas Indri dengan mimik serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang bener, In. Gua harus terus terang sama dia?? wah malu dong!! dia kan kakak kelas.” Chika terlihat pesimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Loe gimana sih, katanya minta nasehat ke gua tapi loe sendiri gak percaya ke gua, dah lakuin aja saran itu. Gua jamin lu sukses!!” Indri memantapkan hati Chika, yang masih terdiam dengan sejuta angan dikepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi dipayungi langit yang berwarna hitam, tak ada cahaya terang disana. Hanya sekilas bulan yang mengintip disela-sela awan yang juga tampak malu untuk bersombong dimalam hari. Rengekan bayi dirumah sebelah terdengar jelas menemani kegundahan Chika yang mematut di depan cermin, memandangi wajahnya yang cantik jelita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampu neon kamar, menemani suasana malam seorang Chika yang bimbang. Wajah bersih pangeran masih terbayang-bayang dihadapannya. Selalu menggoda setiap detik dalam setiap perjalanan menit. Chika tak mampu menghabiskan makan malamnya, karena jiwa yang terlalu jauh melayang menembus bayangan seorang lelaki yang diidamkan hatinya. Chika lalu merebahkan tubuhnya dikasur empuk. Sekuat tenaga memejamkan matanya, tapi bukan mata yang terpejam malah senyuman pengeran yang melambai-lambai menggoda jiwa menemani suasana malam yang semakin dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperempat jam sudah Chika hanya membalik-balikan tubuhnya yang terawat bersih. Menatap langit-langit kamar yang berwarna putih. Masih dalam bayangan lelaki yang membuat dirinya tak bisa tidur. Rambutnya yang hitam panjang dibiarkan terurai kusut. Hati Chika tidak bisa dibohongi lagi, dirinya telah jatuh cinta kepada Pangeran, jiwanya telah menyatu dengan pangeran. Tidak ada kata yang bisa mengungkap rasa cinta yang demikian dalam, dalam keresahan yang dalam ia tak sanggup untuk menyimpannya, sebuah buku yang terpajang dimeja belajar segera diambilnya. Menyusun kata dan kalimat sekedar melepas rasa rindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diaryku, malam ini aku benar-benar tidak bisa menahan asmara ini. Aku telah jatuh cinta, Diary!. Setelah sekian lama menanti seorang lelaki yang dapat membuat hati ini berbunga. Kini dia benar-benar menjelma dalam jiwaku. Hadir dalam hidup kita. Tapi, Diaryku. Aku tidak berani mengungkapkan semua rasa cintaku padanya. Dia teramat suci bagiku. Dia begitu indah, dan gagah. Aku tak berani mengatakannya. Aku telah terpenjara dalam indahnya cinta. Terpenjara dalam jeruji Pangeran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chika kembali merebahkan tubuh anggunnya di kasur, memberanikan diri memejamkan matanya. Namun cinta sudah mengikat hati yang begitu lembut. Chika tidak mampu memalingkan buah cintanya. Kata-kata Indri terngiang ditelinga, membisikkan kekuatan cinta seorang gadis belia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saran gua sih loe bilang terus terang aja sama dia, gua perhatiin dia juga ada perhatian sama loe.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa benar dia suka juga sama gua?”gumam Chika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hape Nokia type 2300 diambilnya, angannya masih bertanya-tanya. Kekuatan cinta yang membara semakin menggodanya untuk mengirimkan pesan cinta. Untuk mengabarkan berita besar sebuah kisah Romeo dan Juliet atau sekedar membisikkan tiga kata indah: Aku Cinta Kamu. Tapi, keberaniannya kembali hilang. Meletakkan kembali hapenya diatas meja yang bertumpuk buku pelajaran akuntansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaaaaaaaaakh, apa yang harus gua lakukan?” hatinya berbicara keras ditengah-tengah kebimbangan jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, Allah. Apa yang harus aku lakukan? Berilah petunjukmu. Aku hamba yang lemah, penuh dosa. Tapi, ya Allah hati ini telah di curi oleh hambaMu yang Sholeh, hambaMu yang senantiasa mencintaiMu. Apa yang harus aku lakukan?” dengan lirih Chika mendadak merangkai kata-kata doa kepada Dzat penggenggam jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Chika menekan keypad Hape dan merangkai kata-kata yang telah terpendam selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pangeran, sebelumnya gua minta maaf sama loe. Atas ketidak sopanan ini, Pangeran, sejak tatapan mata loe di masjid. Jiwa gua tak bisa diam. Hati gua selalu berbisik akan diri loe. Gua mungkin terlalu cepat menyukai orang yang baru gua kenal, tapi hati gua tidak bisa di bohongi. Gua suka sama loe, gua Cinta benget sama loe. Hari-hari gua selalu diisi oleh bayangan dan senyuman loe. Loe mau kan menerima gua jadi kekasih loe? Balas. Please!! Dari: Chika.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicarinya nomor hape Pangeran yang disave saat perbincangan di perpustakaan tempo hari. Dengan sejuta perasaan di tekanlah tombol. OK,(send)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sebuah Hape pemuda yang sedang mengetik sebuah Novel cinta, terdengar nyaring. Suara dimalam hari memang terdengar keras, apalagi jam setengah dua belas. Suasana diluar sangat sepi. Dibacanya sms yang dikirim oleh seseorang, yang belakangan ini sangat dekat dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca sms hati pemuda yang tak lain adalah Pangeran, tidak tenang, ada asa yang mengharu biru. Namun, disisi lain ada perasaan takut yang teramat sangat. Perkenalannya dengan Chika beberapa minggu yang lalu membawanya kesebuah suasana yang mencekam, ada kebahagiaan namun di hantui rasa berdosa. Keinginan untuk mengajak adik-adik kelasnya dalam organisasi menjadi jalan tumbuhnya rasa suka, mendambanya dan mencintainya. Bahkan novel yang sedang dibuatnya menjadi hidup saat dia mengenal Chika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran tidak langsung membalas sms Chika, pikirannya terbelah terpencar kesegala penjuru alam. Lalu dibukalah selembar kertas dari sebuah Rumah sakit. Hatinya tertunduk. Lalu menekan huruf demi huruf dalam hapenya, dan mengirimkan balasan ke nomor Chika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Chika, seandainya mentari pagi mampu berbisik. Cahaya rembulan bersedia mendongeng. Maka, hati yang kurasakan akan selalu disisimu. Sebenarnya aku memiliki rasa yang tidak pantas aku miliki. Aku juga menyukai kamu, sejak pandangan di masjid siang itu. Namun, aku tidak bisa mencintaimu dan menerima cintamu. Ada hal yang tidak kamu ketahui dan ada sesuatu yang belum bisa aku terima dari dirimu. Maafkan!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur, memejamkan mata, membayangkan kehidupannya selama ini. Sudah dua tahun ia harus mengikuti perawatan dokter atas penyakitnya. Beberapa saat, ia tersenyum. Membayangkan kehidupannya jika sudah memiliki keluarga, dengan istri yang disisinya. Membina keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah. Sekilat ia membayangkan wajah cantik Chika ditutupi dengan jilbab seperti temannya Lely Nurhayati. Ia terbawa dalam dunia khayal yang tak bertepi, saat dirinya bersanding dipelaminan bersama Chika, saat malam-malam pertama dengan Chika, saat berpelukan mesra dengan Chika. Saat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Astaghfirullah….” hatinya berisitighfar keras saat khayalannya terlalu jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chika menghela nafas panjang, jiwanya terasa ada sesuatu yang merembes, sejuk. Ada sedikit kebahagiaan yang terbesit dalam hatinya. Walaupun dia masih tidak mengerti apa yang belum bisa diterima oleh Pangeran dari dirinya. Secepat kilat ia menekan keypad dan mengirim balasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pangeranku…, aku akan berusaha menjadi apa yang kau inginkan, semua perilaku yang biasa aku lakukan akan kuubah, gaya bahasa, tingkah laku dan apapun yang kau inginkan akan kuturuti. Asalkan aku bisa bersamamu. Dan berhak mencintaimu. Memangnya apa yang membuatmu aku belum bisa kau terima??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Chika, jika kau benar mencintai dan menyayangiku maka aku ingin kau seperti teh Lely, berjilbab lebar, rapi, sopan, lemah lembut, penyayang dan dewasa. Kamu bisa seperti itu?, namun ada juga sesuatu yang tidak bisa aku ceritakan kepadamu.” Pangeran membalas sms Chika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika Chika terdiam, dia tidak langsung membalas sms pangeran. Meletakkan hapenya diatas meja belajar. Ingatan yang tertuju kepada sosok kakak kelasnya yang akhir-akhir ini terlihat dekat dengannya. Sosok wanita yang dari umur tidak jauh beda dengannya, namun, kedewasaan dan kesholehannya membuat setiap orang yang dekat dengannya kagum. Chika menjatuhkan dirinya di kasur empuk berwarna pink. Matanya berkaca-kaca, permintaan sang Pangeran baginya sangat berat, namun di sisi lain cinta dan kasih sayangnya sudah terpatri kepada pangeran yang membuat hatinya luluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seperti teh Lely?” gumamnya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah malam itu Chika merenungi dirinya, menemui ustadzah di desanya dan bertanya banyak tentang busana muslim. Bertanya tentang arti hidup bagi seorang muslimah. Matahari beranjak dari timur kebarat. Waktu tak mampu di tahan meskipun sedetik. Ia berlalu bak anak panah yang telah dilepaskan dari busurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pangeranku, kamu akan lihat seperti apa sekarang, Chika. Dengan niat ikhlas dan mengharap ridho dari Allah, aku sudah berubah!!. Hmm…, ternyata memakai jilbab lebar ini tidak seperti yang aku bayangkan, dulu aku kira memakai jilbab hawanya panas, tapi nggak juga. Subhanallah…, sejak aku naik Bis tidak ada tangan-tangan jahil yang biasa memegang tubuhku, walaupun dengan alasan mau lewat atau mau pindah tempat. Wah, malah aku sekarang dapat duduk, ada seorang bapak berjenggot memberikan tempat duduknya padaku, mungkin dia kasihan atau apalah. Pangeranku, sengaja aku tidak membalas sms dua hari yang lalu, karena aku ingin memberikan kejutan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Neng…, kampus UIKA??” kondektur membangunkan lamunan Chika yang sepanjang perjalanan tersenyum membayangkan perubahan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“O…, iya pak. Kiri…kiri…” Chika langsung beranjak dari tempat duduknya dan buru-buru keluar dari bis. Berjalan cepat masuk kedalam kampus. Mahasiswa disekeliling tampak memperhatikan dirinya yang rapi berbalut jilbab. Namun , dengan mantap Chika terus melangkah. Sejurus dia melihat arlojinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jam 8 kurang seperempat.” gumamnya, dan langsung menuju masjid berniat shalat Dhuha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan terlihat beberapa mahasiswa mengerumuni mading masjid, di sekretariat DKM beberapa aktifis terlihat berwajah muram, sekelompok lainnya nampak berbincang-bincang serius, tidak terlihat wajah manis disana, yang nampak wajah kesedihan. Mata Chika menembus semua tempat di masjid, memperhatikan orang-orang yang ada, siapa tahu pangerannya muncul. Tapi, tak kelihatan batang hidungnya. Ia pun melangkahkan kakinya menuju Mading yang sedikit demi sedikit ditinggalkan oleh mahasiswa yang sedari tadi membacanya. Lalu dia memelototi satu per satu pengumuman. Tidak ada yang luar biasa, hanya pengumuman yang sejak kemarin tertempel disitu. Tapi, saat matanya tertuju pada satu pamflet kuning jiwanya bergejolak, seakan tidak percaya apa yang dibacanya, ia eja satu per satu tulisan hasil print out itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhnya lemas, dadanya sesak. Dunia terasa berhenti. Ia ulangi lagi mengeja pamflet itu, siapa tahu dia salah baca, tapi tetap saja tertulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Innalillahi wa innalillahi rajiun., Telah meninggal dunia, PANGERAN SASTRAWIJAYA, Mahasiswa FAI semester 5”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—TAMAT—&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-959837571465468863?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/959837571465468863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=959837571465468863' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/959837571465468863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/959837571465468863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/akhir-sebuah-cinta.html' title='Akhir sebuah cinta'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5781164649356368228</id><published>2008-10-14T08:46:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T08:49:04.334-07:00</updated><title type='text'>wanita pilihan</title><content type='html'>Baca dan renungkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“ wanita ini tak secantik zulaikha...,&lt;br /&gt;yang mungkin tak mampu menyejukkan pandangan mu..,&lt;br /&gt;wanita ini pun tak secerdas Siti Aisyah…namun kemiskinan ilmunya tetap selalu diamalkan untuk melalui hidup bersama mu…,&lt;br /&gt;wanita ini tak sesabar bunda khadijah…namun berusaha untuk patuh pada-Nya, kepada junjungan-Nya juga kepada mu…,&lt;br /&gt;wanita ini tak seikhlas Siti Fatimah azzahra, namun tetap berusaha qana’ah atas pemberian-Nya melalui dirimu..,&lt;br /&gt;wanita sederhana ini kah pilihanmu??...,&lt;br /&gt;tengadahkan wajah, coba mengagumi keelokan ciptaan-Nya…,&lt;br /&gt;lihat….., dilangit tak hanya satu bintang….,&lt;br /&gt;jika mengandaikan diri bagai bintang….,&lt;br /&gt;maka….,&lt;br /&gt;bintang paling kecil yang sinarnya paling redup….,&lt;br /&gt;dan pesonanya tak lebih indah dari bintang-bintang disekitarnya…..,&lt;br /&gt;itulah wanita ini….,&lt;br /&gt;wanita ini kah yang akan jadi bagian dari pilihan mu..??”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duhai…, wanita manakah yang memiliki syair seindah ini..? mencoba mensejajarkan dirinya dengan para ummul mukminin, meski hatinya selalu merendah dan merendah…, sayang….., sepertinya syairnya tak semanis isinya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kulit jeruk-kah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb…, jadikan pelajaran yang hamba dapatkan, menjadikan cinta kepada-Mu semakin bergelora…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhkan lah sebutir biji keikhlasan di jiwa hamba saat menghadapi semesta kekecewaan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sebesar biji jeruk sekalipun….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanakah engkau??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5781164649356368228?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5781164649356368228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5781164649356368228' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5781164649356368228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5781164649356368228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/wanita-pilihan.html' title='wanita pilihan'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-3039883336559109104</id><published>2008-10-14T08:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T08:45:49.158-07:00</updated><title type='text'>the ring</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SPS9R9BSvxI/AAAAAAAAAEs/xHlZ90Hxv4w/s1600-h/Claddagh-Inset-Wedding-Ring-Yellow.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SPS9R9BSvxI/AAAAAAAAAEs/xHlZ90Hxv4w/s200/Claddagh-Inset-Wedding-Ring-Yellow.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257034781183622930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kulangkahkan kaki ke dalam areal pertokoan yang penuh dengan manusia berbagai bentuk, kedua mataku melirik tajam setiap perhiasan emas yang dipajang teratur dalam kaca etalase. Escalator di depan berhasil membujukku untuk menaikinya, ya, siapa tahu saja, di lantai satu kawasan pertokoan ini ada sasaran yang sedang kucari. Satu, dua, tiga etalase-etalase yang sarat dengan perhiasan terbuat dari emas itu kulewati, dan aku belum memutuskan di mana aku akan memulai aksiku?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Toko-toko itu terlalu ramai oleh para pembeli, aku merasa tidak nyaman beraksi di antara orang banyak. Ah, itu dia, di sudut sebelah kanan terdapat sebuah toko emas yang tidak terlalu ramai, penjaganya pun hanya dua orang wanita muda berjilbab. Sepertinya aksiku lebih mudah jika kulancarkan di toko ini. Mudah-mudahan perkiraanku tak meleset. Kuhampiri perlahan, sambil tetap menatap tajam ke berbagai arah. Salah seorang dari penjaga toko emas tersebut menyapaku dengan ramah. Aku tak bergeming, hanya ulas tipis senyum yang kuhadiahkan padanya. Mataku terlalu sibuk mencari benda itu, benda yang hampir beberapa pekan ini selalu mengusik pikiranku. Bagaimanapun aku harus mendapatkannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku menatap lebih dalam, mencari yang mana yang kira-kira cocok. Kedua penjaga berjilbab itu menatapku diam-diam, hati-hati, dan curiga. Ya, aku dapat merasakannya, mereka mencurigaiku, apakah gerak-gerikku terlalu mencurigakan. Tas berisi laptop hadiah itu ku cengkram kuat. Khawatir terjadi sesuatu. Akhirnya, salah seorang dari mereka mulai menyapaku lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            “cari apa mas?” katanya, dengan nada ramah yang terlalu dipakasakan, hmm, kamuflase. Pikirku. Aku belum juga menjawabnya. Sebaliknya, aku malah terus menekuri sebuah benda dalam etalase itu, sebuah cincin berwarna putih yang berhasil mecuri perhatianku. Penjaga toko itu sepertinya mengikuti arah tatapanku. Dia ikut mencermati cincin yang kutatap, meski sembunyi-sembunyi. Dari sudut yang lain, seorang laki-laki bertubuh tegap bersergam putih dan sebuah pentungan kayu ditangannya, berjalan ke arahku. Aku tak ambil pusing dengan itu. Aku hanya berfikir bagaimana caranya mendapatkan cincin itu. Aku tak perduli dengan satpam itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fyuuh, ini ketiga kalinya aku masuk pertokoan emas seperti ini, setelah dua kali sebelumnya mengantarkan ibuku untuk menjual perhiasan emasnya guna membayar uang ujian sekolahku. Tapi itu dulu sekali, 7 tahun yang lalu saat aku masih duduk di SMU. Dan sekarang, aku kembali berada di jajaran toko emas untuk sebuah tujuan yang lain, yaitu mendapatkan sebuah cincin. Bukan menjualnya.satpam itu sudah berlalu melewatiku, semakin menjauh. Hmm, aman. Inilah saat yang tepat untuk memulai aksiku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku menatap sekelilingku, tak ada yang memperhatikan kami, dan aku mulai beraksi&lt;br /&gt;            “Mbak, kalo cincin mas putih, segramnya berapa ya?” tanyaku. Langsung tanpa basa-basi.&lt;br /&gt;            “yang mana ya?” penjaga toko itu balik bertanya.&lt;br /&gt;            “Yang itu tuh..!!” telunjukku menunjukkan sebuah cincin mungil putih di sebuah sudut. Dengan cekatan ia mengambilnya dan menyerahkannya padaku.&lt;br /&gt;            “Yang ini?” Tanyanya kembali. Aku meraihnya, mengamati lingkaran kecil itu dengan seksama. Ya, sebuah cincin mas putih yang akan ku berikan pada seorang Bidadari sebagai mahar, sebuah cincin yang sangat sederhana, dengan nilainya yang sederhana pula, baik secara harfiah dan nominal. Tapi menyimpan esensi yang begitu besar, begitu dahsyat. Sebuah pesan cinta terukir di dalamnya, dua nama pemenang di pahatkan dalam lingkarannya. Segera kubayar lunas harga cincin tersebut. Perasaanku lega kini. Sebuah cincin putih telah ku persiapkan untuk mahar di acara walimahanku lusa nanti. Kunamai cincin itu “The Princes Of The Ring”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-3039883336559109104?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/3039883336559109104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=3039883336559109104' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3039883336559109104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/3039883336559109104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/ring.html' title='the ring'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Zcc42jmQ_Sw/SPS9R9BSvxI/AAAAAAAAAEs/xHlZ90Hxv4w/s72-c/Claddagh-Inset-Wedding-Ring-Yellow.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-5345376311059855206</id><published>2008-10-14T08:30:00.001-07:00</published><updated>2008-10-14T08:35:27.364-07:00</updated><title type='text'>diujung pernikahan</title><content type='html'>“Tidak terlihat diantara dua orang yang saling mencintai (sesuatu yang sangat menyenangkan) seperti pernikahan” (Sunan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan Allah SWT sebagai pemersatunya.Dan tidak ada yang melebihi ikatanni. Dan inilah puncak segala kenikmatan cinta itu, dimana kedua orang yang saling menyinta itu memilih untuk hidup bersama dan saling berjanji untuk saling mengasihi dan berbagi hidup baik suka maupun duka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuucapkan selamat tinggal pada matahari, yang telah setia menemaniku selama perjalanan pencarian. Menerangi jalanku ketika pekat membuatku terhimpit. Memasakkan oksigen saatku sesak. Mengeringkan pakaian basahku. Dan banyak hal lain yang telah dilakukannya untukku. Dan pagi ini, kan kuucapkan selamat tinggal padanya, kuucapkakn dengan tegas bahwa aku tak akan lagi menemui matahari esok hari. Ya, bahkan aku tak berbisik saat mengucapkan salam perpisahaan itu, tapi berteriak lantang, tegas, hingga gemanya membentur dinding-dinding gunung tempat matahari bersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggetarkan sangkar-sangkar burung yang sepagi itu masih terlelap. Ya, aku tak ingin kalah start dengan matahari pagi ini. Akan kuhadapi dia dengan gagah, akan kuhadapi dia dengan sedikit ponggah, kuangkat daguku kearahnya, saat semburat-semburat jingga itu mulai memenuhi lanskap langit, aku tahu, tak lama lagi dia akan datang, mengenyahkan embun, mengenyahkan sunyi, mengenyahkan senyap, mengusir gelap seperti yang biasa ia lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, matahari akan datang sebentar lagi, tak pelu alu yang menumbuk padi seperti yang pernah dilakukan oleh dayang sumbi. Aku hanya akan menunggunya datang dan mengucapakan selamat tinggal. Karena tak lama lagi, mungkin beberapa saat lagi, hitungan jam akan mengantarkanku satu kakiku melangkah ke tempat terindah bernama surga. Mengantarkanku pada kesempurnaan separuh agama. Ya, beberapa jam lagi aku akan mengemban salah satu dari tiga mitsaqan ghalidzan. Maka kuucapkan selamat tinggal pada semua cerita tentang kesendirian. Pada sebuah waktu yang selalu mengharu biru, pada sebuah sudut bernama sunyi. Karena esok, aku akan kembali menemui mereka dalam keadaan yang berbeda. Karena kini pelangi akan segera menggurati langitku. Karena seorang bidadari akan segera menghapus gundah, menghapus gelisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar Ruum : 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa'kan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do'a mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi, 18 Agustus 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-5345376311059855206?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/5345376311059855206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=5345376311059855206' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5345376311059855206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/5345376311059855206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/diujung-pernikahan.html' title='diujung pernikahan'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-6418520238163876730</id><published>2008-10-14T08:28:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T08:29:57.889-07:00</updated><title type='text'>Menangis karena cinta, salah siapa??</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hal menyedihkan dalam hidup&lt;br /&gt;Ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta,&lt;br /&gt;hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu&lt;br /&gt;dan kau telah menyiakan ber-tahun2 untuk seseorang yang tidak layak.&lt;br /&gt;Kalau sekarang ia sudah tak layak,&lt;br /&gt;10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak.&lt;br /&gt;Biarkan dia pergi, lupakan..!!&lt;br /&gt;(anonymous)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berapa kali kita kecewa dalam hidup? Sekali, duakali, tigakali, sejutakali mungkin, lalu kekecewaan terhadap apa yang pernah dan paling menyakitkan yang kita alami? Sebagian besar mungkin akan berkata kalau cintalah penyebab dari kekecewaan itu. Maka beuntunglah, ikhwah yang pandai menjaga cintanya dan kemudian jatuh cinta ketika ikrar telah terpatri&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Siapa yang enggan bicara tentang cinta, sinetron apa yang tidak menggunakan tema ini sebagai inspirasi, novel apa yang tidak berbicara cinta? Fyuh, sepertinya tema yang sudah diakui sebagai tema universal ini tidak pernah kehilangan mediasinya untuk selalu tumbuh berkecambah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Melirik jurnal masa lalu sedikit: kapan pertama kali kita jatuh cinta? Tanpe perlu mengkotak-kotakan cinta dalam benyak wujudnya, (cinta monyet, cinta gorilla, ataupun cinta kingkong) dari jurnal inilah kita akan menyadari, bahwa tahapan-tahapan itu menghasilkan sebuah mahkota yang sekarang mekar, yang di sebut pernikahan, rumah tangga dan sebagainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seleksi, yang sering dilakukan oleh sebagian orang yang kemudian disebut pacaran-misalnya- adalah hasil seleksi alam terkahir yang kita dapatkan. Bukan hasil dari saringan terbaik yang kita dapatkan selama proses pencarian tersebut. Lantas bagaimana bisa orang menikah tanpa tahap seleksi itu? Sangat mungkin. Dan hasil dari seleksi tanpa melalui –katakanlah- pacaran, adalah hasil terbaik yang pernah kita saring. Kita mendapatkan saringan awal yang terbaik, yang mucul begitu saja ketika saringan kita goyangkan untuk mendapatkan hasil terhalus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan rizki yang melimpah (yaitu : Surga)" (Qs. An Nuur (24) : 26).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tahapan itu kita lakukan dalam bentuk pacaran, maka itulah hasil dari pencarian tersebut, jika dalam pencarian itu kita pacaran lebih dari sekali, misalnya. Maka itulah hasil dari seleksi yang kita lakukan berkali-kali. Dan kemudian kita akan meanganggap bahwa Allah tengah melakukan hal yang sama, memilah orang-orang terbaik untuk dapat mendampingi kita melalui hidup. Namun kita meyakini, bahwa Allah takkan kebingungan memilihkan jodoh untuk kita. Karena hal tersebut sudah menjadi kesepakatan antara mahluk dengan Khaliknya, jauh sebelum kita menangis untuk pertama kalinya di dunia ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan, jika tiba-tiba saja mucul seseorang dalam hidup kita, kemudian terjadi sebuah ikatan suci dalam bentuk pernikahan, hal tersebut adalah salah satu bentuk tanggung jawab kita yang pernah kita sepakati dengan Tuhan, dulu, saat kita masih berada di alam ruh. Maka siapapun dia, bagaimanapun rupanya, jawablah panggilan itu tanpa harus mengorbankan hati kita dengan kesedihan-kesedihan yang kita alami dalam putus sambung cinta sebelum pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, sebenarnya, berkali-kali cerita ini terjadi pada kita, dan pilihan ada di tangan kita: Terluka lalu berhenti melangkah, atau merangkak untuk kemudian pulih?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5936951083225427354-6418520238163876730?l=randucinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://randucinta.blogspot.com/feeds/6418520238163876730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5936951083225427354&amp;postID=6418520238163876730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6418520238163876730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5936951083225427354/posts/default/6418520238163876730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://randucinta.blogspot.com/2008/10/menangis-karena-cinta-salah-siapa.html' title='Menangis karena cinta, salah siapa??'/><author><name>RanduCinta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15950257825634705461</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i73.photobucket.com/albums/i207/wicdev/66kda9s.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5936951083225427354.post-203007432779015557</id><published>2008-09-08T13:48:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T13:50:06.769-07:00</updated><title type='text'>Berbuka dan Sahur</title><content type='html'>Para pembaca hafizhakumullahu wa yarhamukum (semoga Allah k senantiasa menjaga dan merahmati anda semua). Ketahuilah, banyak pribadi muslim yang menyatakan: “Saya cinta kepada Allah k.” Dan mereka pun ingin mendapatkan kecintaan Allah k. Peryataan tersebut sangat mudah untuk diucapkan, akan tetapi dalam pengamalannya tentu saja memerlukan pengorbanan yang besar. Allah k berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فَاتَّبِعُوْنِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَاللهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah (wahai Muhammd): ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Ali ‘Imran: 31)&lt;br /&gt;Al-Imam Ibnu Katsir t berkata: “Ayat yang mulia ini adalah hakim (yang mengadili) bagi setiap orang yang mengaku cinta pada Allah k namun dia tidak berada di jalan Nabi Muhammad n. Maka dia adalah orang yang berdusta dalam pengakuannya hingga dia mengikuti ajaran Nabi Muhammad n.” (Tafsir Ibnu Katsir, 1/467)&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ketika kita mengeluarkan pernyataan tersebut sementara kita jauh dari ajaran Rasulullah n maka kita termasuk orang yang berdusta atas pernyataan kita. Al-Hasan Al-Bashri dan ulama salaf lainnya t berkata: “Sekelompok kaum telah menyangka bahwasanya mereka mencintai Allah h maka Allah k menguji mereka dengan ayat ini (yang tersebut di atas).” (Tafsir Ibnu Katsir, 1/467)&lt;br /&gt;Maka dari sinilah hendaknya kita melihat kembali kepada apa yang telah kita lakukan! Apakah kita telah mengikuti Nabi kita Muhammad n dengan sebenar-benarnya ataukah belum?&lt;br /&gt;Kaitannya dengan pengamalan ayat di atas, kami paparkan ke hadapan anda suatu risalah ringkas tentang sahur dan ifthar (buka puasa) serta sunnah-sunnahnya, sehingga dalam sahur dan ifthar kita benar-benar sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh Nabi kita Muhammad n.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Sahur&lt;br /&gt;Dalam bahasa Arab, as-sahur (&lt;br /&gt;السَّحُوْرُ&lt;br /&gt;) dengan mem-fathah huruf sin adalah benda makanan dan minuman untuk sahur. Adapun as-suhur (&lt;br /&gt;السُّحُوْرُ&lt;br /&gt;) dengan men-dhommah huruf sin adalah mashdar yakni perbuatan makan sahur itu sendiri. (An-Nihayah, 2/347)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Sahur&lt;br /&gt;Hukum makan sahur adalah sunnah, berdasarkan hadits dari Anas bin Malik z bahwa Rasulullah n bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat barakah.” (Muttafaqun ‘alaih)&lt;br /&gt;Al-Imam An-Nawawi t berkata: “Para ulama telah bersepakat tentang sunnahnya makan sahur dan bukan suatu kewajiban.” (Syarh Shahih Muslim, 7/207)&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain, Nabi n mendorong kita untuk tidak meninggalkan makan sahur meskipun hanya dengan seteguk air. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Abu Sa’id Al-Khudri z, ia berkata bahwa Rasulullah n bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;السَّحُوْرُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوْهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Makan sahur adalah barakah maka janganlah kalian meninggalkannya meskipun salah seorang di antara kalian hanya minum seteguk air.” (HR. Ahmad, hadits hasan, lihat Shahihul Jami’ish Shaghir, 1/686 no. 3683)&lt;br /&gt;Al-Hafizh Ibnu Hajar t berkata: “Sahur dapat diperoleh seseorang yang makan dan minum meskipun hanya sedikit.” (Fathul Bari, 4/166)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Sahur&lt;br /&gt;Adapun mengenai keutamaan sahur, Rasulullah n telah menjelaskannya dalam beberapa hadits di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dalam sahur terdapat barakah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Anas bin Malik z, ia berkata bahwa Nabi n bersabda: “Sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat barakah.” (Muttafaqun ‘alaih)&lt;br /&gt;Al-Hafizh Ibnu Hajar t berkata dalam kitabnya (Fathul Bari, 4/166): “Dan yang utama (dari tafsiran “barakah” yang terdapat dalam hadits) sesungguhnya barakah dalam sahur dapat diperoleh dari beberapa segi, yaitu:&lt;br /&gt;a. Mengikuti Sunnah Nabi n.&lt;br /&gt;b. Menyelisihi ahli kitab.&lt;br /&gt;c. Menambah kemampuan untuk beribadah.&lt;br /&gt;d. Menambah semangat.&lt;br /&gt;e. Mencegah akhlak yang buruk yang timbul karena pengaruh lapar.&lt;br /&gt;f. Mendorong bersedekah terhadap orang yang meminta pada waktu sahur atau berkumpul bersamanya untuk makan sahur.&lt;br /&gt;g. Merupakan sebab untuk berdzikir dan berdoa pada waktu mustajab.&lt;br /&gt;h. Menjumpai niat puasa bagi orang yang lupa niat puasa sebelum tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pujian Allah k dan doa para malaikat terhadap orang-orang yang sahur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;السَّحُوْرُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوْهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ، فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ وَالْمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِيْنَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Sa’id Al-Khudri z beliau berkata, Rasulullah n bersabda: “Makan sahur adalah barakah. Maka janganlah kalian meninggalkannya meskipun salah satu di antara kalian hanya minum seteguk air. Sesungguhnya Allah k dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang sahur.” (HR. Ahmad, hadits hasan, lihat Shahihul Jami’ish Shaghir, 1/686 no. 3683)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menyelisihi puasa ahli kitab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ‘Amr bin Al-‘Ash z, sesungguhnya Rasulullah n bersabda: “Yang membedakan antara puasa kami (orang-orang muslim) dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR. Al-Imam Muslim dan lainnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Imam Sarafuddin Ath-Thiibi t berkata: “Sahur adalah pembeda antara puasa kita dengan puasa Ahli Kitab, karena Allah k telah membolehkan kita sesuatu yang Allah k haramkan bagi mereka, dan penyelisihan kita terhadap ahli kitab dalam masalah ini merupakan nikmat (dari Allah k) yang harus disyukuri.” (Syarhuth-Thiibi, 5/1584)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Sahur&lt;br /&gt;Waktu yang utama untuk makan sahur adalah dengan mengakhirkan waktunya hingga mendekati terbit fajar. Dan mengakhirkan waktu sahur ini merupakan sunnah Rasulullah n sebagaimana hadits yang diriwayatkan Anas bin Malik dari Zaid bin Tsabit z, beliau bekata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلاَةِ. قُلْتُ: كَمْ كَانَ قَدْرُ مَا بَيْنَهُمَا؟ قَالَ: خَمْسِيْنَ آيَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami makan sahur bersama Rasulullah n kemudian (setelah makan sahur) kami berdiri untuk melaksanakan shalat. Aku (Anas bin Malik) berkata: ‘Berapa perkiraan waktu antara keduanya (antara makan sahur dengan shalat fajar)?’ Zaid bin Tsabit z berkata: ‘50 ayat’.” (Muttafaqun ‘alaih)&lt;br /&gt;Al-Imam Al-Bukhari t mengatakan dalam Shahih Al-Bukhari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بَابُ قَدْرِ كَمْ بَيْنَ السُّحُوْرِ وَصَلاَةِ الْفَجْرِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bab perkiraan berapa lama waktu antara sahur dengan shalat fajar”. Maksudnya (jarak waktu) antara selesainya sahur dengan permulaan shalat fajar. (Fathul Bari, 4/164)&lt;br /&gt;Dan hal ini sebagaimana telah diterangkan oleh Al-Imam Al-Bukhari t dalam Shahih Al-Bukhari pada kitab Tahajjud, dari Anas bin Malik z, beliau ditanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَمْ كَانَ بَيْنَ فَرَاغِهِمَا مِنْ سُحُوْرِهِمَا وَدُخُوْلِهِمَا فِي الصَّلاَةِ؟ قَالَ: قَدْرُ مَا يَقْرَأُ الرَّجُلُ خَمْسِيْنَ آيَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berapakah jarak waktu antara selesainya Nabi n dan Zaid bin Tsabit z makan sahur dengan permulaan mengerjakan shalat (subuh)? Beliau menjawab: ‘Seperti waktu yang dibutuhkan seseorang membaca 50 ayat (dari Al Qur`an)’.”&lt;br /&gt;Al-Hafizh Ibnu Hajar t dalam Fathul Bari (4/164) menyebutkan: “(Bacaan tersebut) bacaan yang sedang-sedang saja (ayat-ayat yang dibaca), tidak terlalu panjang dan tidak pula terlalu pendek, dan (membacanya) tidak cepat dan tidak pula lambat”.&lt;br /&gt;Bila kita sebutkan dengan catatan waktu maka kira-kira jarak antara keduanya 10-15 menit. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamr (Kurma) Sebaik-baik Makanan Untuk Sahur&lt;br /&gt;Terkadang di antara hidangan makan sahur kita terdapat beberapa jenis makanan dengan beragam rasanya, sehingga kita dapat memilih makanan yang baik dan disukai. Akan tetapi tahukah anda jenis makanan apa yang paling baik untuk sahur? Ketahuilah! Sebaik-baik makanan untuk sahur adalah tamr (kurma), dan sahur dengan tamr merupakan Sunnah Nabi n berdasarkan hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah z dari Nabi n, beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;نِعْمَ سَحُوْرِ الْمُؤْمِنِ التَّمْرُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaik-baik makanan sahur seorang mukmin adalah tamr (kurma).” (HR. Abu Dawud, Ibnu Hibban dan Al-Baihaqi, dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani t dalam Ash-Shahihah no. 562 dan Shahihul Jami’ish Shaghir, 2/1146 no. 6772)&lt;br /&gt;Ketika kita telah mengetahui hal ini maka selayaknyalah bagi kita untuk mengamalkan Sunnah Nabi kita Muhammad n.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ifthar (Berbuka)&lt;br /&gt;Waktu Berbuka&lt;br /&gt;Allah k telah menjelaskan pada kita tentang waktu dibolehkannya seseorang yang berpuasa untuk berbuka yaitu dengan tenggelamnya matahari, sebagaimana firman Allah k:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudian sempurnakanlah puasa itu hingga (datang) malam.” (Al-Baqarah: 187)&lt;br /&gt;Demikian pula Nabi Muhammad n telah menjelaskan dalam haditsnya:&lt;br /&gt;Dari ‘Umar bin Al-Khaththab z berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا أَقْبَلَ اللَّيْلُ وَأَدْبَرَ النَّهَارُ وَغَابَتِ الشَّمْسُ فَقَدْ أَفْطَرَ الصَّائِمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah n bersabda: “Apabila malam telah datang dan siang telah pergi serta matahari telah terbenam maka sungguh orang yang berpuasa telah berbuka.” (Muttafaqun ‘alaih)&lt;br /&gt;Al-Imam An-Nawawi t berkata: “Makna (sabda Nabi n di atas) adalah puasanya telah selesai dan sempurna, dan (pada waktu matahari sudah tenggelam dengan sempurna) dia bukan orang yang berpuasa. Maka dengan terbenamnya matahari habislah waktu siang dan malam pun tiba, dan malam hari bukanlah waktu untuk berpuasa.” (Syarh Shahih Muslim, 7/210)&lt;br /&gt;Dari keterangan di atas, dapatlah kita ketahui bahwasanya ketika menjelang malam dan siangpun telah pergi, serta matahari telah tenggelam dengan sempurna, maka itulah saat dibolehkannya bagi kita untuk berbuka puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang Disunnahkan ketika Berbuka&lt;br /&gt;1. Bersegera ifthar (berbuka) ketika telah tiba waktunya.&lt;br /&gt;Rasulullah n bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Senantiasa manusia dalam kebaikan selama mereka menyegerakan ifthar (berbuka).” (Muttafaqun ‘alaih dari shahabat Sahl bin Sa’d z)&lt;br /&gt;Al-Imam Ibnu Daqiq Al-‘Ied t mengatakan: “Dalam hadits ini merupakan bantahan terhadap orang-orang Syi’ah yang mengakhirkan buka puasa hingga tampak bintang-bintang.” (disebutkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari, 4/234)&lt;br /&gt;Keutamaan bergegas untuk berbuka ketika telah tiba waktunya:&lt;br /&gt;a. Mengikuti Sunnah Rasulullah n.&lt;br /&gt;b. Bersegera untuk berbuka ketika telah tiba waktunya merupakan akhlak para Nabi u.&lt;br /&gt;Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abud-Darda’ n sesungguhnya Nabi n bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثَلاَثٌ مِنْ أَخْلاَقِ النُّبُوَّةَ تَعْجِيْلُ اْلإِفْطَارِ وَتَأْخِيْرُ السُّحُوْرِ وَوَضْعُ الْيَمِيْنِ عَلَى الشِّمَالِ فِي الصَّلاَةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiga (perkara) termasuk akhlak kenabian (yaitu): mensegerakan berbuka, mengakhirkan sahur dan meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dalam shalat.” (HR. Ath-Thabrani, dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani t, lihat Shahihul Jami’ish Shaghir, 1/583 no. 3038)&lt;br /&gt;c. Menyelisihi Yahudi dan Nashrani&lt;br /&gt;Mengakhirkan berbuka hingga tampak bintang-bintang merupakan perbuatan Yahudi dan Nashrani (Syarhuth-Thiibi, 5/1584 dan Fathul Bari, 4/234). Sedangkan kita dilarang menyerupai mereka, oleh karena itu bersegera untuk berbuka puasa ketika telah tiba waktunya termasuk menyelisihi perbuatan mereka. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah z dari Nabi n, beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ يَزَالُ الدِّيْنُ ظَاهِرًا مَا عَجَّلَ النَّاسُ الْفِطْرَ لأَنَّ الْيَهُوْدَ وَالنَّصَارَى يُؤَخِّرُوْنَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Agama ini senantiasa tampak, selama manusia bersegera untuk berbuka puasa karena Yahudi dan Nashrani mengakhirkan (ifthar/berbuka).” (Hadits hasan, riwayat Abu Dawud dan lainnya, lihat Shahih Sunan Abi Dawud, 2/58 no. 2353 dan Shahihul Jami’ish Shaghir, 2/1272 no. 7689 dan Al-Misykah, 1/622 no. 1995)&lt;br /&gt;Al-Imam Sarafuddin Ath-Thiibi t berkata: “Dalam sebab ini (yang terdapat dalam hadits ‘karena Yahudi dan Nashrani mengakhirkan (ifthar)’) menunjukkan bahwa penopang agama yang lurus ini dengan menyelisihi musuh-musuh (agama Islam) dari Yahudi dan Nashrani, dan sesungguhnya mencocoki mereka merupakan keretakan dalam agama.” (Syarhuth-Thiibi, 5/1589 no. 1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bacaan ketika berbuka&lt;br /&gt;Dari ‘Abdullah bin ‘Umar c beliau berkata: Rasulullah n apabila berbuka beliau mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasa haus telah pergi dan urat-urat telah terbasahi serta mendapat pahala insya Allah.” (Hadits hasan, riwayat Abu Dawud, lihat Shahih Sunan Abi Dawud, 2/59 no. 2357 dan Al-Irwa’, 4/39 no. 920)&lt;br /&gt;3. Berbuka dengan ruthab (kurma yang setengah matang), bila tidak dijumpai maka berbuka dengan tamr (kurma), dan bila tidak ada maka dengan minum air.&lt;br /&gt;Sebagaimana mengikuti amalan Nabi n yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik z beliau berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٍ فَعَلَى ثَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasulullah n berbuka dengan ruthab sebelum melaksanakan shalat (Maghrib), maka jika tidak ada ruthab (beliau berbuka) dengan tamr, jika tidak ada (tamr) maka beliau berbuka dengan meneguk air.” (Hadits hasan shahih, riwayat Abu Dawud dan lainnya, lihat Shahih Sunan Abi Dawud, 2/59 no. 2356 dan Al-Irwa, 4/45 no. 922)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Memberi Buka Orang Puasa&lt;br /&gt;Suatu kenikmatan yang sangat besar apabila dengan rizki yang telah Allah k karuniakan, kita dapat menyisihkan sebagiannya untuk memberi makanan berbuka kepada orang-orang yang berpuasa dikarenakan pahalanya yang sangat besar. Nabi n bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa memberi makanan berbuka seorang yang puasa maka baginya (orang yang memberi buka) semisal pahala (orang yang puasa) tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang puasa.” (HR. At-Tirmidzi dan lainnya, dari Zaid bin Khalid z)&lt;br /&gt;Al-Imam At-Tirmidzi t berkata: “Hadits ini hasan shahih.” (Al-Jami’ush Shahih, 3/171 no. 807) dan Asy-Syaikh Al-Albani t menshahihkan hadits ini, lihat Shahihul Jami’ish Shaghir, 2/1095 no. 6414)&lt;br /&gt;Setelah memandang begitu besarnya pahala yang akan didapatkan oleh orang-orang yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, selayaknyalah bagi kita untuk berlomba-lomba dalam meraih keutamaan yang sangat besar ini dengan menyisihkan rizki yang Allah k karuniakan kepada kita untuk memberi makanan berbuka orang yang berpuasa. Sekalipun kita hanya mampu memberikan kepada satu atau dua orang saja. Atau mungkin kita hanya mampu memberi satu biji kurma atau sekedar air minum. Maka janganlah kesempatan yang baik ini kita sia-siakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Orang yang Diundang Makan/ Minum untuk Orang yang Mengundang&lt;br /&gt;Ketika kita diundang untuk makan/ minum, maka disunnahkan bagi yang diundang untuk mendoakannya ketika telah selesai makan/ minum dengan doa yang telah dicontohkan Rasulullah n:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ اْلأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semoga orang-orang yang puasa berbuka di sisi kalian dan orang-orang yang shalih lagi bertakwa makan makanan kalian serta para malaikat mendoakan kalian.” (Hadits shahih riwayat Abu Dawud, lihat Shahih Sunan Abi Dawud, 2/459 no. 3854 dan Shahihul Jami’ish Shaghir, 1/253 no. 1137)&lt;br /&gt;Juga perlu diingat bahwa dalam makan baik sahur atau berbuka, kita dilarang berlebih-lebihan, Allah k berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلاَ تُسْرِفُوا إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-An’am: 141)&lt;br /&gt;Demikian yang dapat kami haturkan ke hadapan anda mengenai hal-hal yang berkaitan dengan sahur dan ifthar serta sunnah-sunnahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Malam Seribu Bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Diterjemahkan dan dirangkum oleh Qomar Suaidi, Lc.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Lailatul Qadar adalah malam yang dimuliakan Allah k. Allah k menamainya dengan Lailatul Qadar, menurut sebagian pendapat, karena pada malam itu Allah k mentakdirkan ajal, rizki dan apa yang terjadi selama satu tahun dari aturan-aturan Allah k. Hal ini sebagaimana Allah k firmankan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيْمٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. (Ad Dukhan: 4)&lt;br /&gt;Di dalam ayat tersebut Allah k menamai Lailatul 
