2.9.08

Mencoba Kembali Menulis


pada mata yang dingin
bidadari bercermin
dalam hening

ia letakkan kelembutan
pada wajah kasar
ia hapus gurat kemenduraan
dengan senyum kebahagiaan
ia selimuti tubuh yang hampa
lewat kasih sayang sempurna

fajar datang perlahan
malam sibuk menarik kelam
mentari sebarkan sinar terang
menimpa tubuh lelaki di kesunyian

Tidak ada komentar: