22.11.08

jiwa sepi

Malam sudah menari gemulai
Menebar kelam di setiap ayunan lentik jarinya

Sukma dingin Lembab dan sepi
Laksana Jurang hampa tak berdasar
Dan hatiku sedang deras melayang jatuh

Malam adalah gelap sempurna
Tanpa ada riap bintang satu kejap pun
Gelap yang indah,
Sunyi yang tentram..

Wahai jiwa yang sepi abadi
Akankah terbiasa dengan kelam seperti ini?

Tidak ada komentar: